Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kombinasi Pemangkasan dan Pembumbunan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) Dwi Agustin Rosalina; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 4, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemangkasan dan pembumbunan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di lahan pekarangan Dusun Joyomulyo Desa Kedawung kulon Grati - Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian ± 4 mdpl, pada bulan Juli - September 2018. Suhu rata-rata 28oC – 33oC.Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan; tanpa pemangkasan dan tanpa pembumbunan (A1), tanpa pemangkasan dan dibumbun 10 cm (A2), tanpa pemangkasan dan dibumbun 20 cm (A3), dipangkas dan tanpa pembumbunan (A4), dipangkas dan dibumbun 10 cm (A5) dan dipangkas dan dibumbun 20 cm (A6).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa teknik budidaya pemangkasan dan pembumbunan memberikan hasil lebih tinggi pada perlakuan dipangkas dan dibumbun 20 cm dengan hasil 50,44 ton ha-1 dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan dipangkas dan dibumbun 10 cm dengan hasil 40,14 ton ha-1. Perlakuan tanpa pemangkasan dan tanpa pembumbunan memberikan hasil lebih rendah yaitu sebesar 21,37 ton ha-1.
Pengaruh Umur Bibit dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Dengan Pola Tanam SRI (System of Rice Intensification) Muhammad Khakim; Sri Hariningsih Pratiwi; Nur Basuki
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 1, No 1 (2017): JULI 2017
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur bibit dan jarak tanam yang tepat agar diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman padi yang optimal pada pola tanam SRI. Penelitian dilaksanakan di Desa Toyaning Kec. Rejoso-Kab. Pasuruan pada ketinggian ± 4 mdpl pada bulan Juli-Desember 2015. Penelitian disusun secara faktorial. Faktor pertama adalah umur bibit yaitu; 10 hari, 15 hari, 20 hari dan 25 hari serta faktor kedua adalah jarak tanam yaitu; 20 cm x 20 cm, 25 cm x 25 cm dan 30 cm x 30 cm, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang masing-masing kombinasi diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan umur bibit dan jarak tanam pada jumlah anakan, bobot kering tanaman bagian atas pada umur 44 HST serta bobot gabah.rumpun-1. Produksi tertinggi terdapat pada perlakuan umur bibit 20 hari yaitu sebesar 10,62 ton.ha-1, diikuti umur bibit 15 hari sebesar 9,77 ton.ha-1, umur bibit 25 hari sebesar 9,36 ton.ha-1 dan hasil terendah pada umur bibit 10 hari sebesar 9,31 ton.ha-1, sedangkan pada perlakuan jarak tanam, hasil tertinggi terdapat pada jarak tanam 20 cm x 20 cm sebesar 11,07 ton.ha-1, diikuti jarak tanam 25 cm x 25 cm sebesar 9,54 ton.ha-1 serta hasil terendah pada jarak tanam 30 cm x 30 cm sebesar 8,68 ton.ha-1.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dengan Berbagai Takaran Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae, L.) Mintarjo Mintarjo; Sri Hariningsih Pratiwi; A. Zainul Arifin
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai takaran pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis. Penelitian dilaksanakan di Desa Kedawung Wetan Kec. Grati, Kab. Pasuruan pada ketinggian tempat ± 32 m dpl. Suhu rata-rata berkisar antara + 22 0C - 31 °C, curah hujan rata-rata +  1430 mm tahun-1. Pelaksanaan penelitian dimulai bulan Mei - September 2016.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dan diulang enam kali, perlakuan yang diujikan adalah takaran pupuk kandang sapi yang terdiri dari empat level yaitu: S0 = kontrol, S1= pupuk kandang sapi sebesar 5 ton ha-1, S2 = pupuk kandang sapi sebesar 6 ton ha-1 dan S3 = pupuk kandang sapi sebesar 7 ton ha-1.Hasil penelitian menunjukkan hasil kubis bunga pada perlakuan pupuk kandang sapi sebesar 7 ton ha-1 memberikan hasil lebih tinggi yaitu sebesar 76,04 ton ha-1, pupuk kandang sapi 6 ton ha-1 memberikan hasil sebesar 75,47 ton ha-1, pupuk kandang sapi 5 ton ha-1 memberikan hasil sebesar 69,63 ton ha-1 dan kontrol memberikan hasil terendah sebesar 50,63 ton ha-1.
Respon Pemberian Pupuk Organik dan An Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleraceae, L.) Dataran Rendah Gita Dinda Fransiska; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 1, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk petroganik dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Penelitian dilaksanakan di lahan Kelurahan Tembok Rejo Kota Pasuruan dengan ketinggian tempat ± 4 m dpl pada bulan Juni – Oktober 2017. Penelitian disusun secara faktorial. Faktor pertama adalah pupuk petroganik dengan empat level, yaitu; tanpa pupuk petroganik, petroganik 1 ton ha-1, petroganik 1,5 ton ha-1 dan petroganik 2 ton ha-1, Faktor kedua adalah pupuk NPK dengan tiga level yaitu; NPK 200 kg ha-1, NPK 225 kg ha-1 dan NPK 250 kg ha-1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang masing-masing kombinasi perlakuan diulang tiga kali.Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan pemberian pupuk petroganik dengan pemberian pupuk NPK pada luas daun, bobot kering bagian atas, bobot kering bagian bawah dan bobot bunga tanaman-1. Kombinasi pemberian pupuk petroganik 2 ton ha-1 dan pupuk NPK 250 kg ha-1 memberikan hasil yang lebih besar yaitu 200,79 g tanaman-1 yang tidak berbeda nyata dengan kombinasi pemberian pupuk petroganik 1,5 ton ha-1 dan pupuk NPK 250 kg ha-1 dengan hasil sebesar 194,58 g tanaman-1. Hasil terendah terdapat pada kombinasi tanpa pupuk petroganik dan pupuk NPK 200 kg ha-1 sebesar 102,54 g tanaman-1
Pengaruh Defoliasi Daun pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Krop (Brassica oleraceae Var.Capitata L.) Ahmad Busri; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh defoliasi daun pada pertumbuhan dan hasil tanaman kubis krop. Penelitian dilaksanakan di Desa Gerongan, Kec. Kraton Kab. Pasuruan dengan ketinggian tempat ± 2 mdpl pada bulan Juni - Oktober 2017 dengan jenis tanah aluvial dan rata-rata curah hujan 11.337 mm tahun-1 dengan suhu udara mencapai 300C. Penelitian dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non factorial yang masing-masing diulang sebanyak enam kali dan empat perlakuan yang diujikan terdiri dari D0= tanpa defoliasi daun (kontrol), D1= defoliasi 3 helai daun, D2= defoliasi 4 helai daun dan D3= defoliasi 5 helai daun.Hasil penelitian perlakuan defoliasi 5 helai daun bagian bawah pada tanaman kubis krop menunjukkan pertumbuhan dan hasil lebih baik dibandingkan perlakuan defoliasi daun yang lain dan tanpa defoliasi daun. Perlakuan defoliasi daun dengan memotong 5 helai daun mampu menghasilkan bobot segar krop terbesar yaitu sebesar 262,92 g sedangkan bobot segar krop lebih rendah dengan tanpa defoliasi daun sebesar 184,72 g. Diameter krop lebih tinggi terdapat pada perlakuan defoliasi 5 helai daun dengan diameter 10,22 cm dan diameter lebih kecil dengan tanpa defoliasi yaitu 8,39 cm.
Pengaruh Pupuk Nitrogen Padat dan Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Khoirudin Khoirudin; Sri Hariningsih Pratiwi; Sulistyawati Sulistyawati
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 5, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk nitrogen padat dan cair terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan di Dusun Sure, Desa Menyarik Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan dengan jenis tanah lempung dan ketinggian tempat ± 12 m dpl. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – September 2020. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor terdiri dari empat perlakuan dan enam ulangan dengan perlakuan sebagai berikut:P1 : Pupuk Urea 150 kg ha-1, P2 : Pupuk ZA 250 kg ha-1, P3: Pupuk Hanamaru (NP) 2 ml l-1, P4 : Pupuk Hanamaru (NP) 4 ml l-1. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F), apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%.Berdasarkan hasil penelitian perlakuan pupuk nitrogen padat dan cair menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Perlakuan pupuk ZA memberikan bobot buah hektar-1 tertinggi 28,37 ton diikuti perlakuan pupuk urea sebesar 22,97 ton, sedangkan perlakuan pupuk Hanamaru 4 ml l-1 menghasilkan bobot lebih rendah sebesar 10,15 ton dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk Hanamaru 2 ml l-1 sebesar 10,42 ton.
Efektifitas Pemberian Pupuk Kascing Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Sendok (Brasicca rapa L.) Gede Mas Artha U. I; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 2, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil sawi sendok. Penelitian dilaksanakan di Desa Klampisan, Kec. Kraton, Kab. Pasuruan pada ketinggian ± 6,9 m dpl dengan rata-rata curah hujan 1300 mm tahun-1 pada bulan Agustus - Oktober 2015.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Pemberian dosis kascing terdiri dari empat taraf yaitu: K0=   tanpa pupuk kascing, K1 = pupuk kascing 13 ton ha-1, K2 = pupuk kascing 19 ton ha-1 dan K3 = pupuk kascing 26 ton ha-1.Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kascing 26 ton ha-1 memberikan bobot segar hektar-1 tertinggi yaitu sebesar 5,28 ton ha-1 diikuti perlakuan pupuk kascing 19 ton ha-1 sebesar 4,52 ton ha-1, perlakuan pupuk kascing 13 ton ha-1 sebesar 2,68 ton ha-1 dan bobot segar sawi sendok yang lebih rendah terdapat pada perlakuan tanpa pupuk kascing yaitu 2,45 ton ha-1.
Efek Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Waktu Aplikasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea L.) Dana Rilo Pambudi; Retno Tri Purnamasari; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 4, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pemberian pupuk kandang ayam dan waktu aplikasi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kubis bunga. Penelitian dilaksanakan di lahan Perhutani Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian ± 800 m dpl suhu rata-rata 20?C-26?C pH tanah 6 – 6,5 Penelitian dimulai bulan Maret - Juni 2018 dengan curah hujan rata rata 917,5 mm – 914,5 mm.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan pemberian pupuk kandang (pukan ayam) dan waktu aplikasi yang masing – masing diulang 4 kali sebagai berikut: P0: tanpa pukan, P1: pukan ayam15 ton ha-1 + 4 minggu sebelum tanam (MST), P2: pukan ayam 15 ton ha-1 + 8 MST, P3: pukan ayam 20 ton ha-1 +  4 MST, P4: pukan ayam 20 ton ha-1+ 8 MST, P5: pukan ayam 25 ton ha-1+ 4 MST dan P6: pukan ayam 25 ton ha-1+ 8 MST.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam 25 ton ha-1 dan waktu pemberian 8 MST menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik yaitu sebesar 11,34 ton ha-1, sedangkan hasil yang lebih rendah jika tanpa pemberian pupuk kandang ayam adalah sebesar 7,52 ton ha-1.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.) Dataran Rendah Terhadap Efisiensi Pemupukan Nitrogen Dengan Penambahan Pupuk Organik Umar Faruk; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 1, No 1 (2017): JULI 2017
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kubis merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh manusia. Salah satu upaya peningkatkan produksi dalam budidaya tanaman kubis adalah dengan memberikan nutrisi bagi tanaman dalam bentuk pupuk anorganik, salah satunya pupuk urea yang mengandung 46% nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman kubis dataran rendah terhadap efisiensi pemupukan nitrogen dengan penambahan bahan organik. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Kedawung Wetan Kec. Grati Kabupaten Pasuruan pada ketinggian ± 4 mdpl dengan suhu rata-rata 22oC-31oC serta curah hujan sebesar 143 mm/bulan pada bulan Juni-September 2016.Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non-faktorial dengan perlakuan efisiensi pupuk urea yang terdiri dari 4 level yaitu efisiensi N 0% tanpa pupuk granul, efisiensi N 25% dengan pupuk granul, efisiensi N 50% dengan pupuk granul dan efisiensi N 75% dengan pupuk granul yang diulang enam kali.Hasil penelitian menunjukkan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 25% dengan penambahan pupuk organik mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik pada semua parameter pengamatan. Hasil kubis pada perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 25% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil lebih tinggi yaitu sebesar 42,46 ton ha-1, perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 50% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil sebesar 39,61 ton ha-1, perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 75% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil sebesar 39,24 ton ha-1 dan perlakuan pemupukan nitrogen sebesar 100% tanpa pupuk organik memberikan hasil lebih rendah yaitu sebesar 37,95 ton.ha-1.
Analisis Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi(Oryza sativa L.) Pada Pola Tanam SRI (System of Rice Intensification) dengan Perbedaan Umur Bibit dan Jarak Tanam Muhammad Khakim; Sri Hariningsih Pratiwi; Nur Basuki
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 3, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada pola tanam SRI dengan perbedaan umurbibit dan jarak tanam yang tepat.Penelitian dilaksanakan di Desa Toyaning Kec. Rejoso-Kab. Pasuruan pada ketinggian ±4 m dpl pada bulan Juli-Desember 2015. Penelitian disusun secara faktorial. Faktor pertama adalah umur bibit yaitu; 10 hari, 15 hari, 20 hari dan 25 hari serta faktor kedua adalah jarak tanam yaitu; 20 cm x 20 cm, 25 cm x 25 cm dan 30 cm x 30 cm, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Penelitianini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang masing-masing kombinasi diulang tiga kali.Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan umur bibit dan jarak tanam pada indeks luas daun. Produksi tertinggi terdapat pada perlakuan umur bibit 20 hari, diikuti umur bibit 15 hari, umur bibit 25 hari dan hasil terendah pada umur bibit 10 hari. sedangkan pada perlakuan jarak tanam, hasil tertinggi terdapat pada jarak tanam 20 cm x 20 cm diikuti jarak tanam 25 cm x 25 cm serta hasil terendah pada jarak tanam 30 cm x 30 cm.