Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Effectiveness of Mindfulness-Based Stress Management Module on Stress and Healthy Behavior of Hypertensive Patients in Primary Health Services Hanan, Abdul; Widiani, Esti; Kasiati, Kasiati
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Special Issue: Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i3.5242

Abstract

Stres merupakan faktor risiko utama dalam hipertensi yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien. Intervensi berbasis mindfulness telah banyak digunakan dalam manajemen stres, namun efektivitasnya terhadap pasien hipertensi di layanan kesehatan primer masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas modul manajemen stres berbasis mindfulness dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan perilaku kesehatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Dinoyo, Kota Malang. Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 pasien hipertensi yang mengalami stres sedang hingga tinggi. Intervensi diberikan dalam enam sesi yang mencakup latihan mindfulness, edukasi kesehatan, dan diskusi kelompok. Data dikumpulkan menggunakan Perceived Stress Scale (PSS) dan kuesioner perilaku kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini efektif dalam menurunkan tingkat stres responden, dengan skor PSS rata-rata turun dari 28,7 menjadi 17,5 (p < 0,001). Selain itu, perilaku kesehatan pasien juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 62,3 menjadi 85,6 (p < 0,001). Sebagian besar responden memberikan umpan balik positif terhadap modul, menyatakan bahwa pendekatan ini relevan dengan kebutuhan mereka. Modul manajemen stres berbasis mindfulness terbukti efektif dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan perilaku kesehatan pada pasien hipertensi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan modul secara lebih luas di layanan kesehatan primer sebagai bagian dari strategi holistik dalam pengelolaan hipertensi.
Family Education in Increasing Exclusive Breastfeeding Coverage In Lakarsantri District Surabaya Pratami, Evi; S, Rekawati; Isfentiani, Dina; Sukesi, Sukesi; Kasiati, Kasiati; Purwanti, Dwi; Evi Yunita Nugrahini; Pipitcahyani, Tatarini Ika; Titi Maharrani; Novita Eka Kusuma Wardhani
Frontiers in Community Service and Empowerment Vol. 4 No. 2 (2025): June
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ficse.v4i2.95

Abstract

Breast milk is the best food for babies and always disseminated by the government and health workers. Regulations explains that every baby has the right to get exclusive breast milk from birth for 6 (six) months. There are 34.64% of mothers in Lakarsantri Subdistrict, Surabaya who do not provide exclusive breastfeeding to their babies. There are many reasons given, including breast milk does not come out, the baby does not want to breastfeed and the mother works. Community service activities in the form of education on exclusive breastfeeding mothers and families. This community service activity aims to increase the commitment of mothers and families in exclusive breastfeeding. The counseling material includes the definition of exclusive breastfeeding, how to breastfeed, how to store breast milk properly and efforts to increase breast milk production. The participants were mothers and families with infants and toddlers. The number of participants was around 20 people. The media used were leaflets and demonstrations on how to pump breast milk. The results of the activity were able to increase the community's knowledge of the definition, how to store breast milk, factors that affect breast milk and the correct way to express breast milk.
Improving Basic Color Recognition Skills Through Drawing Activities in Playgroups at Sahabat Galaxy Kindergarten Bekasi Kasiati, Kasiati; Lily Yuntina; Delina Kasih
Bulletin of Early Childhood Vol. 4 No. 1 (2025): Bulletin of Early Childhood
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bec.v4i1.2005

Abstract

This classroom action research was motivated by the low ability of children in the Sahabat Galaksi Bekasi kindergarten playgroup to recognize basic colors, distinguish mixed colors, and understand the results of mixing primary colors. This study aimed to determine the improvement in the ability of 3-4-year-old children to recognize basic colors through drawing activities. The method used was Kemmis and McTaggart's classroom action research model, which was carried out in two cycles. The research subjects consisted of 10 children, namely 3 boys and 7 girls. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively and quantitatively with an emphasis on comparing the average scores for each cycle. The results showed an increase in children's basic color recognition skills, from 33% in the pre-cycle to 73% in Cycle I and 86% in Cycle II. These findings prove that drawing activities are effective in improving basic color recognition skills in early childhood.
Model Pembelajaran Sentra Pada Anak Usia Dini Kasiati, Kasiati; Al-jufry, Lubna; Fransiska Daisiu, Konny; Wonna Wara, Ludgardis; Priyanti, Nita
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i2.80

Abstract

Penerapan model pembelajaran Sentra pada anak usia dini. Permasalahan ini diteliti dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya studi kasus. Subyek penelitian yang terlibat adalah anak, guru, dan orangtua. Data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik uji validitas data dengan perpanjangan pengamatan,ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi tenik. Hasil penelitian penerapan model pembelajaran sentra dilakukan dengan penyelenggaraan pembelajaran berfokus pada anak dalam lingkaran menggunakan empat jeniDrs pijakan yaitu pijakan lingkungan main, pijakan sebelum main, pijakan selama main, dan pijakan setelah main. Penerapan model pembelajaran sentra dapat menstimulus anak untuk dapat mengoptimalkan enam bidang perkembangana anak. Media pembelajaran yang digunakan yaitu APE dan juga pemanfaatan barang bekas.
Pengembangan Kreatifitas dalam Islam pada Anak Usia Dini di TK Al Khairat Ternate Kasiati, Kasiati; Al-jufry, Lubna; Fransiska Daisiu, Konny; Wonga Wara, Ludgardis; Chalid, Nurbani
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.86

Abstract

Pengembangan kreativitas dalam pembelajaran merupakan usaha yang dilakukan oleh setiap elemen Pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik atau guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dengan menarik dengan menggunakan bahan ajar yang sesuai dengan tuntunan materi. Permasalahan ini diteliti dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitiannya studi kasus. Subyek penelitian yang terlibat adalah anak atau peserta didik, kepala sekolah dan guru sebagai sample penelitian. Sumber data yang digunakan oleh peneliti adalah sumber data primer dan sumber data sekunder dan data yang dikumpulkan oleh peneliti melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Video Implementation in Learning English in Class VIII MTs Al-Hasanah Islamic Boarding School Bengkulu Tengah Iniartini, Iniartini; Herlina, Henny; Kasiati, Kasiati
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v2i1.145

Abstract

The Implementation of video in Teaching and Learning Process at Class VIII of MTS Ponpes Al-Hasanah Bengkulu Tengah. This research aims to know the use of video in teaching and learning process in MTS Ponpes Al-Hasanah Bengkulu Tengah. The research applied quantitative approach by using questionnaires. The questionnaires shared by 41 students of class VIII containing 5 questions. Based on the data, it was obtained that 59% answered that the video was never used during teaching and learning. 63% of the were interested if video would be used in future learning. They also agreed that the video would make them easily understand English.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MENJAGA KUALITAS PRODUK OLAHAN LOKAL DAUN KATUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Pujiastuti, Nurul; Kundarti, Finta Isti; Widiani, Esti; Asiyah, Siti; Kasiati, Kasiati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25903

Abstract

Abstrak: Kader posyandu merupakan kader kesehatan yang berasal dari warga masyarakat yang dipilih oleh masyarakat serta bekerja secara sukarela untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah kerja posyandunya. Selain itu, agar dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, dapat dilakukan melalui kewirausahaan. Salah satu kewirausahaan yang dilakukan yaitu membuat olahan lokal daun katuk, yang memerlukan cara dalam menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat yaitu kegiatan pelatihan dalam menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk. Sasaran pelatihan yaitu kader posyandu Desa Martopuro Kec. Purwosari Kab. Pasuruan sebanyak 40 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta saat pre-test sebesar 50% baik dan post-test sebesar 90% baik. Hasil pelatihan untuk nilai keterampilan, saat pre-test sebesar 45% baik dan post-test sebesar 85% baik. Kesimpulan dari pelatihan menjaga kualitas produk olahan lokal daun katuk berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dapat meningkatkan jiwa kewirausahaannya dan membantu ibu menyusui dalam memilih bahan yang tepat dan berkualitas untuk asupan sehari-hari.Abstract: Posyandu cadres are health cadres selected by the community and work voluntarily to help improve the health of the community in their posyandu area. Additionally, in order to improve the economic welfare of families, entrepreneurship can be undertaken. One form of entrepreneurship is the production of local processed katuk leaves, which requires methods to maintain the quality of the products produced. The aim of this community service is to enhance the knowledge and skills of posyandu cadres in maintaining the quality of local processed katuk leaf products to increase breast milk production. The method used in this community service is training activities on maintaining the quality of local processed katuk leaf products. The training targets are 40 posyandu cadres from Martopuro Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. The training results showed that participants' knowledge during the pre-test was 50% good and 90% good during the post-test. The training results for skill scores showed 45% good during the pre-test and 85% good during the post-test. The conclusion of the training on maintaining the quality of local processed katuk leaf products successfully increased the knowledge and skills of posyandu cadres regarding how to select the right and quality materials, process raw materials into flour, food packaging, and product aesthetics (product design). It is hoped that by increasing the knowledge and skills of posyandu cadres, their entrepreneurial spirit will be enhanced, and they can assist breastfeeding mothers in selecting the right and quality materials for daily consumption.
EDUKASI KADER TENTANG GIZI SEIMBANG CALON PENGANTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Mairo, Queen Khoirun Nisa’; Alfiah, Siti; Sukesi, Sukesi; Kasiati, Kasiati; Munaf, Ade Zakiya Tasman; Sholichah, Agustina Mar’atus; Pipitcahyani, Tatarini Ika; Isfentiani, Dina; Rijanto, Rijanto
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Maret 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i2.2404

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem that affects physical growth, cognitive development, and human resource quality. Prevention efforts should begin during the preconception period through improving nutritional knowledge among prospective brides and grooms. Community health cadres play a strategic role as health educators at the community level. This community service program aimed to enhance cadres’ awareness, commitment, and knowledge regarding balanced nutrition for prospective couples as a strategy to prevent stunting. A community-based participatory approach was employed through interactive education sessions, group discussions, case studies, demonstrations of balanced local food menus, and pre-test and post-test evaluations. A total of 35 health cadres participated in the program. Most participants were aged 31–50 years (57%) and had secondary education (66%). The proportion of cadres with good knowledge increased from 57% in the pre-test to 86% in the post-test. Qualitatively, cadres demonstrated improved awareness, active participation, and commitment to integrating nutrition education into routine posyandu activities and counseling for prospective couples. The program positively strengthened cadres’ capacity as health promotion agents and shows potential sustainability through community empowerment. Preconception nutrition education for cadres is recommended as a promotive and preventive strategy to accelerate stunting reduction at the community level.