Stres merupakan faktor risiko utama dalam hipertensi yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien. Intervensi berbasis mindfulness telah banyak digunakan dalam manajemen stres, namun efektivitasnya terhadap pasien hipertensi di layanan kesehatan primer masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas modul manajemen stres berbasis mindfulness dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan perilaku kesehatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Dinoyo, Kota Malang. Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 pasien hipertensi yang mengalami stres sedang hingga tinggi. Intervensi diberikan dalam enam sesi yang mencakup latihan mindfulness, edukasi kesehatan, dan diskusi kelompok. Data dikumpulkan menggunakan Perceived Stress Scale (PSS) dan kuesioner perilaku kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini efektif dalam menurunkan tingkat stres responden, dengan skor PSS rata-rata turun dari 28,7 menjadi 17,5 (p < 0,001). Selain itu, perilaku kesehatan pasien juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 62,3 menjadi 85,6 (p < 0,001). Sebagian besar responden memberikan umpan balik positif terhadap modul, menyatakan bahwa pendekatan ini relevan dengan kebutuhan mereka. Modul manajemen stres berbasis mindfulness terbukti efektif dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan perilaku kesehatan pada pasien hipertensi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan modul secara lebih luas di layanan kesehatan primer sebagai bagian dari strategi holistik dalam pengelolaan hipertensi.