Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI MATERIAL UNTUK AKSESORI BUSANA ANTING DAN KALUNG Antonio Junico Da Cruz Soares; Hanif Azhar; Fajar Sadika
eProceedings of Art & Design Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank sampah merupakan wadah atau tempat pengumpulan sampah yang sudah di ambil dari tempat pengumpulan sampah yang berukuran kecil dan disatukan di tempat yang mengumpulkan sampah itu yang nantinya kemudia dipilih, dipilah, ditimbang, dicatat dan akan di kirimkan langsung ke pihak pengepul atau industri. Permasalahan sampah plastik yang dialami oleh masyarakat saat ini sangat sangat kompleks, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadapa dampak sampah plastik yang nantinya dihasilkan. Mengelolah dan mendaur ulang sampah plastik menjadi material alternatif seper anting dan kalung yang memiliki nilai dan bermanfaat akan menjadi nilai tersendiri. Mendaur ulang sampah plastik menjadi aksesori busana adalah salah satu alternatif dari sekian banyak pengolahan sampah yang sudah dilakukan oleh para peneliti sebelumnya. Bank sampah bersinar (BSB) menjadi organisasi yang melakukan hal yang peduli terhadap lingkungan dengan proses mengumpulkan, menyortir, menimbang dan meneruskan sampah plastik ke pihak pengepul atau industri pengolahan sampah plastik. Daur ulang sampah plastik menjadi aksesori busana anting dan kalung adalah tujuan bank sampah bersinar (BSB) hal ini karena melihat potensi yang mereka miliki sangat besar. maka dari itu peneliti dan pihak bank sampah bersepakat untuk membuat aksesori busana anting dan kalung yang nantinya mampu diaplikasikan kedepan nya pada bank sampah bersinar.Kata kunci : bank sampah, sampah plastik, aksesori busana
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI MATERIAL UNTUK AKSESORI BUSANA ANTING DAN KALUNG (Studi kasus: Bank Sampah Bersinar Baleendah) Antonio Junico Da Cruz Soares; Hanif Azhar; Fajar Sadika
eProceedings of Art & Design Vol 10, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bank sampah merupakan wadah atau tempat pengumpulan sampah yang sudah di ambil dari tempat pengumpulan sampah yang berukuran kecil dan disatukan di tempat yang mengumpulkan sampah itu yang nantinya kemudia dipilih, dipilah, ditimbang, dicatat dan akan di kirimkan langsung ke pihak pengepul atau industri. Permasalahan sampah plastik yang dialami oleh masyarakat saat ini sangat sangat kompleks, dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadapa dampak sampah plastik yang nantinya dihasilkan. Mengelolah dan mendaur ulang sampah plastik menjadi material alternatif seper anting dan kalung yang memiliki nilai dan bermanfaat akan menjadi nilai tersendiri. Mendaur ulang sampah plastik menjadi aksesori busana adalah salah satu alternatif dari sekian banyak pengolahan sampah yang sudah dilakukan oleh para peneliti sebelumnya. Bank sampah bersinar (BSB) menjadi organisasi yang melakukan hal yang peduli terhadap lingkungan dengan proses mengumpulkan, menyortir, menimbang dan meneruskan sampah plastik ke pihak pengepul atau industri pengolahan sampah plastik. Daur ulang sampah plastik menjadi aksesori busana anting dan kalung adalah tujuan bank sampah bersinar (BSB) hal ini karena melihat potensi yang mereka miliki sangat besar. maka dari itu peneliti dan pihak bank sampah bersepakat untuk membuat aksesori busana anting dan kalung yang nantinya mampu diaplikasikan kedepan nya pada bank sampah bersinar. Kata kunci : bank sampah, sampah plastik, aksesori busana
PERANCANGAN TRACKSUIT FASHION UNTUK BRAND CHAMBRE DE LA VAIN Labadjo, Hadiyansyah Akmal; Sadika, Fajar; Atamtajani, Asep Sufyan Muhakik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Chambre de la Vain merupakan brand lokal asal Bandung yang berdiri sejaktahun 2020, didirikan oleh Ardy Rachman Fauzi sebagai owner dan brand director, sertaMaria Aparesina Marcelin sebagai creative director dan head designer. Chambre dikenaldengan desain apparel yang mengikuti tren fashion terkini, dengan ciri khas tulisan"CHMB" dan simbol bintang. Pada tahun 2022, Chambre berhasil menarik perhatiandengan koleksi hoodie bertema Y2K. Brand ini terus bereksplorasi dengan tema sepertigorpcore dan blokecore. Dalam pengembangan tracksuit dengan konsep blokecore,penjualan produk ini belum secepat koleksi lainnya. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan analisis kompenensial dan analisis tematik, menemukan bahwa pola dandesain menjadi faktor kurang diminatinya tracksuit Chambre. Rekomendasi perbaikanmencakup penggunaan material cotton fleece 280gsm untuk memberikan kesan kaku,potongan boxy fit yang sesuai dengan target pasar usia 15-30 tahun, sertamempertahankan identitas brand melalui tulisan "CHMB" dan simbol bintang. Inovasitambahan berupa fitur zipper pada bagian bawah trackpants diusulkan sebagaipengembangan desain, terinspirasi dari model tracksuit Adidas Firebird yang populer.Selain itu, umpan balik konsumen dan strategi pemasaran yang efektif disarankan untukmeningkatkan daya tarik dan penjualan produk. Melalui pendekatan ini, Chambre de laVain diharapkan dapat memperkuat posisinya dalam industri fashion lokal. Kata Kunci : Chambre de la Vain, tracksuit, blokecore, fashion, desain.
EKPSPLORASI BATOK KELAPA AGAR MUDAH DI BENTUK MENGGUNAKAN LASER CUTTING Arlyansyah, Mochamad Alief; Sadika, Fajar; Setiawan, Alvian Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coconut shell is a by-product of coconut consumption that has several physical properties that vary depending on the age and type of coconut. Currently, the use of coconut shell as a raw material for craft products has not been accepted in the higher market because the production technique is still not well developed due to underdeveloped production techniques and lack of added value design. Development of craft making techniques using laser cutting is needed. The use of laser cutting can be an alternative in material processing because it has accuracy and efficiency in cutting coconut shells, as well as reducing material waste. In this study, the focus is on exploring the characteristics of the material so that it can be easily processed with laser cutting and identifying factors that influence the use of laser cutting technology. The research methods used include literature studies, direct observation, interviews, and exploration so that they can determine the characteristics of the material and efficiency in processing coconut shells. The results of material exploration with laser cutting technology can be used as an alternative in processing coconut shells in the form of decorative products that have high aesthetics and selling value. Keywords: coconut shells, laser cutting, crafts
PENGAPLIKASIAN LIMBAH POTONGAN KAIN RAJUT HASIL SISA PRODUKSI KAMPOENG RADJOET BINONG JATI Shidiq, Hafiid; Sadika, Fajar; Muchlis, Muchlis
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Radjoet is a knitting industry in Bandung. Kampoeng Radjoet produces various types of knitted products ranging from sweaters, vests, cardigans, etc. However, the massive production in Radjoet Village produces production waste such as pieces of knitted fabric that can disturb the environment. Therefore, Kampung Radjoet wants to utilize the potential of fabric scraps waste from the remaining knitted production to produce new wearable products. Through an observational approach, this research aims to understand the phenomenon of leftover knitted fabric waste by conducting a field survey at Kampoeng Radjoet. In addition, it uses simple processing techniques and exploratory methods to find the potential of the waste. The final result is an exploration of the leftover knit fabric waste that can be used as recommendations for new product innovations for Kampoeng Radjoet from more valuable knit fabric waste. Keywords : Kampoeng Radjoet, exploration, waste knit fabric scraps from leftover production.
PENGEMBANGAN TAS SELEMPANG DENGAN LIMBAH MATERIAL POLIPROPILENA DI UKM KAMPOENG RADJOET Amirullah, Burhan Fajar; Sadika, Fajar; Muchlis, Muchlis
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Small and medium enterprises have a very important role in the economic cycle in the community. Especially in creating jobs and a source of income for the middle to lower economic community. Kampoeng Radjoet is a knitting industry in Bandung. Kampoeng Radjoet produces a wide range of products ranging from sweaters, cardigans, vests, etc. However, the large-scale production produced by Kampoeng Radjoet also has a negative impact on the industry itself. Namely with the emergence of various knitting wastes from fabrics to knitting yarns. Therefore, Kampoeng Radjoet wants to utilize this knitting waste to become a new wearable product from the existing waste. Through an observational approach, this research aims to understand the phenomenon of waste knitting fabric pieces from leftover production by conducting a field survey at Kampoeng Radjoet. In addition, with the MFC (Morphological Force Connection) method and polypropylene product waste materials, various new products can be developed that are worth selling for Kampoeng Radjoet while reducing the impact of knitting waste. Keywords: Kampoeng Radjoet, knitting waste, MFC , polypropylene.
PERANCANGAN KEMASAN PENGIRIMAN PRODUK (STUDI KASUS LITTLE THING BY EYRA) Armawan, Ammar Dzun Nurain; Putri, Sheila Andita; Sadika, Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac: Lately, new business opportuni}es have emerged that can be done byentrepreneurs from various background which is the home culinary businesses or morecommonly called household businesses and the seller can use E-commerce to help sell theirproduct. This home-based culinary business ini}ated a variety of products such as dailycatering, hampers, drinks, and so on. One example of a household-based brand is Li琀琀leThing by EYRA which o昀昀ers silky milk pudding and milk co昀昀ee products. Li琀琀le Thing byEYRA operates with household-based produc}on and sales with digital plavorms,especially social media WhatsApp and Instagram. Products sold by Li琀琀le Thing by EYRAare sent to consumers using delivery services such as online motorcycle taxis and paxel sothere is a lot of poten}al of damage when the product is in the hands of the delivery serviceproviders, therefore it is necessary to do case studies to develop packaging and packingmethods used by Li琀琀le Thing by EYRA. So as to reduce poten}al damage so that the ownercan avoid loss of pro昀椀t and consumer con昀椀dence Keywords: packaging, packing, delivery
PERANCANGAN EXHIBITION BOOTH BERDASARKAN ASPEK MATERIAL SECARA MODULAR UNTUK BRAND SKINTIFIC GUNA MEMUDAHKAN MOBILISASI BOOTH SKINTIFIC (Studi Kasus : PT Pentaprima Adv) Setiawan, Alvian Fajar; Aji, Damar Nusantoro; Sadika, Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri periklanan dan pameran memainkan peran penting dalam membanguncitra merek dan menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menyoroti peran perusahaanperiklanan dan kontraktor dalam merancang booth pameran yang efektif dan efisien,dengan fokus pada merek Skintific dan PT. Pentaprima Adv. Tujuan utama dari penelitianini adalah untuk menciptakan booth yang efisien, menarik, dan sesuai dengankebutuhanipengguna, dengan perhatian khusus pada pemilihan material untuk desainbooth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji aspek desainproduk, pameran dan penggunaan booth, serta menggunakan analisis SWOT dan metodeSCAMPER untuk menghasilkan ide-ide kreatif. Tinjauan literatur memberikan wawasantentang berbagai pendekatan desain stan, sementara penelitian kualitatif dan studi kasusmengeksplorasi aspek desain dan penggunaannya, khususnya untuk Skintific. Hasil daripenelitian ini adalah desain booth Trans Hotel Bandung berukuran 6x6 meter untuk acaraBandung X Beauty 2024 yang menampilkan berbagai item danjperlengkapan yang sesuaidengan kebutuhan acara. Kata kunci: desain booth, pameran, material, Skintific, SCAMPER.
PERANCANGAN GPS TRACKER UNTUK ORANG DENGAN DEMENSIA ALZHEIMER Tresna, Rifa Drajat; Yunidar, Dandi; Sadika, Fajar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang dengan demensia alzheimer merupakan sebuah gejala yang sering terjadipada lansia yang berusai 65 tahun ke atas, orang dengan demensia memiliki beberapaperubahaan perilaku, salah satunya adalah wandering atau mengembara tanpa tujuan,perilaku wandering ini dapat membuat orang dengan demensia tersesat dan hilang, halini membuat pendamping atau keluarga dari orang dengan demensia merasa khawatirdan perlu mencarinya. Untuk mengatasi hal ini maka diperlukan pemantauan aktivitasorang dengan demensia alzheimer, salah satu teknologi yang biasa digunakan untukmelacak atau memantau adalah gps. Maka dari itu diperlukan gps tracker yang dapatdigunakan sesuai dengan aktivitas orang dengan demensia alzheimer. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan wawancara serta observasi terhadap aktivitasorang dengan demensia alzheimer. Lalu menggunakan metode perancangan usercentered design, dengan melibatkan user pada setiap tahapan perancangan. Gps trackeryang dibuat dapat menjadi berbagai wearable device seperti ikat pinggang, gelang, baju,dan kalung. Produk dapat digunakan sesuai keinginan orang dengan demensia alzheimerdan dioperasikan oleh pendampingnya. Meski begitu beberapa aspek pada produk inimasih belum sempurna dan perlu untuk ditingkatkan. Keywords: demensia, caregivers, gps
PERANCANGAN JAKET WANITA UNTUK COMMUTING (STUDI KASUS : BRAND WIZI) Suwandi, Jessica Lavenia; Sadika, Fajar; Yunidar, Dandi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaket olahraga mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, Jaket olahraga saat ini ada yang dibuat dengan material yang tipis, ringan dibawa dan dapat melindungi penggunanya dari sinar matahari. Jaket tersebut biasa dinamakan jaket anti UV, banyak berada di pasaran seperti toko online dan cocok digunakan pada musim panas. Proses perancangan diawali dengan observasi lapangan dan review produk dari para pengguna, mengidentifikasi kebutuhan spesifik wanita dalam penggunaan jaket. Berdasarkan hal tersebut maka dipilih material dengan teknologi breathable dan lentur untuk menjaga kesejukan dan kekeringan selama aktivitas fisik. Desain jaket juga diperhatikan dengan cermat untuk memberikan kebebasan bergerak dengan menerapkan sistem modular pada produk nya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode perancangan SCAMPER dan metode penelitian kualitatif.Kesimpulannya, perancangan jaket olahraga wanita dari brand Wizi berhasil memenuhi kebutuhan pengguna. Penelitian ini berfokus pada pengembangan produk pakaian olahraga yang lebih memfokuskan pada pasar pengguna aktivitas commuting. Kata kunci: jaket wanita, brand Wizi, material, sistem modular. commuting