Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Eksplorasi Visual Ragam Hias Madura pada Ukiran Bangunan Tradisional Dalam Perspektif Seni Desain Soelistyowati, Soelistyowati
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3914

Abstract

Kekayaan budaya visual beragam menjadi sumber pada pengembangan seni dan desain. Salah satu bentuk kekayaan visual di Madura ragam hias yang hadir pada bangunan tradisional dan merepresentasikan nilai estetika, simbolik, serta identitas budaya lokal. Ragam hias Madura pada ukiran bangunan tradisional memiliki visual yang khas, menunjukkan jejak pertemuan berbagai budaya. Namun, kajian yang mengulas ragam hias Madura pada ukiran bangunan tradisional dari perspektif seni desain serta potensinya sebagai sumber inspirasi desain masih relatif terbatas. Fenomena multikulturalisme visual pada ragam hias Madura pengaruh budaya Tionghoa, Belanda, Jawa, Sulawesi, dan nilai-nilai keagamaan Hindu-Buddha berpadu kearifan lokal. Pengaruh terdapat pada motif mitologis seperti naga dan kuda terbang, stilisasi flora,  komposisi ornamen  kuat dan ekspresif. Penelitian ini bertujuan mengurai makna ragam hias Madura secara mendalam melalui perspektif seni desain, dapat dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan desain seni, khususnya seni desain,  memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian akademik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, data primer melalui observasi visual dan wawancara ahli budaya, perajin, dan pelaku desain,  data sekunder studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori estetika meliputi elemen desain dan prinsip desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam hias Madura memiliki visual yang terstruktur, mengandung nilai simbolik, serta berpotensi untuk dikembangkan dalam desain kontemporer. Kesimpulannya, ragam hias Madura tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai sumber ide kreatif yang relevan bagi pengembangan seni dan desain berbasis budaya lokal.
Pendampingan Hukum Waris dan Pertanahan bagi Masyarakat Desa Pakisrejo untuk Mencegah dan Menyelesaikan Sengketa Poespasari, Ellyne Dwi; Helmi, Hanum Rahmaniar; Soelistyowati, Soelistyowati; Sumedi, Muhammad; Erlangga, Afga Samudera
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): IJPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.548

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat Desa Pakisrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung seringkali terjadi sengketa pembagian harta warisan dan pertanahan. Masyarakatnya mayoritas beragama Islam dan sistem kekerabatan parental. Meskipun ada pilijan hukum dalam hukum waris, namun masyarakatnya sering terjadi sengketa hukum waris dan pertanahan. Sengkata hukum waris dan pertanahan dapat diselaikan dengan musyawarah keluarga, jika tidak menemukan jalan keluar, maka sengketa hukum waris tersebut melibatkan aparat desa dan para pihak dapat juga mengajukan gugatan sengketa hukum waris dan pertanaha ke pengadilan negeri. Sengketa tanah pada Masyarakat Desa Pakisrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung juda sering terjadi yang berkaitan dengan klaim ahli waris atau batas-batas tanah, jual beli tanah, peralihan hak atas tanah dan sengketa tanah tersebut berkaitan dengan dokumen pertanahan seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) yang menjadi bukti otentik dari kepemilikan tanah. Metode pengabdian yang dilakukan dengan cara penyuluhan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh bawah permasalahan hukum yang dialami oleh Masyarakat sangat beraneka-ragam, tetapi paling banyak ada di bidang hukum waris dan pertanahan. Oleh karenanya, tim pengabdian masyarakat sepakat untuk melakukan sosialisai dan penyuluhan, pembimbingan mengenai hukum waris dan pertanahan di desa tersebut.
Membangun Kemandirian Ekonomi Kreatif bagi Perempuan Disabilitas melalui Fesyen Berkelanjutan Gondoputranto, Olivia; Soelistyowati, Soelistyowati; Budidharmanto , Lexi Pranata
Journal Community Service Consortium Vol 6 No 1 (2026): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v6i1.6205

Abstract

Industri fashion dikenal sebagai salah satu sektor penyumbang limbah tekstil terbesar, terutama dalam bentuk potongan kain perca yang sering kali dianggap tidak bernilai. Fenomena ini justru membuka peluang untuk menciptakan model bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga mengedepankan nilai sosial dan keberlanjutan lingkungan. Program ini melibatkan 10 perempuan penyandang disabilitas daksa dari komunitas Kinarya Digdaya yang memiliki keterampilan dasar menjahit dan menyulam, namun hanya memproduksi untuk kebutuhan pribadi atau pesanan skala kecil. Melalui program pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan teknis dalam mengolah limbah perca menjadi produk fashion bernilai jual tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang menelusuri proses pemberdayaan mulai dari peningkatan aspek teknis, pengembangan desain kreatif, hingga manajemen usaha kecil dan strategi pemasaran digital berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif yang diakhiri dengan evaluasi kualitas, fungsi, dan estetika produk. Hasil program menunjukkan bahwa pengolahan limbah perca mampu menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian kelompok perempuan disabilitas. Limbah tekstil yang semula dipandang sebelah mata dapat ditransformasikan menjadi sumber daya produktif yang membawa manfaat ekonomi bagi komunitas serta dampak positif bagi kelestarian lingkungan.