Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI MANAJEMEN STRATEGIS DI RUMAH SAKIT: TINJAUAN LITERATUR THE ROLE OF ORGANIZATIONAL CULTURE IN SUPPORTING THE IMPLEMENTATION OF STRATEGIC MANAGEMENT IN HOSPITALS: A LITERATURE REVIEW Erick Juniyantho Wijaya; Latesia Pramagistra Nurshabrina; Grace Bambulu; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) Vol 5 No 1 (2026): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)
Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/eb.v5i1.282

Abstract

Organizational culture is a key factor that plays a crucial role in supporting the successful implementation of strategic management in hospitals. Amid increasing demands for service quality, regulatory changes, and intensifying competition in the healthcare industry, hospitals are required not only to formulate appropriate strategies but also to ensure that these strategies are effectively implemented by all organizational elements. This study aims to systematically examine the role of organizational culture in supporting the implementation of strategic management in hospitals through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method involved identifying relevant scientific articles from Google Scholar, Scopus, PubMed, and ScienceDirect databases, covering publications from 2020 to 2025. The literature selection process followed the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines, with inclusion criteria focusing on studies addressing organizational culture, strategic management, and hospital settings. The selected articles were analyzed using a thematic analysis approach to identify patterns, roles, and mechanisms through which organizational culture supports strategy implementation. The findings indicate that a strong, adaptive organizational culture aligned with the hospital’s strategic vision enhances employee commitment, strengthens strategic communication, fosters innovation, and supports organizational sustainability. Therefore, strategic management of organizational culture is a critical determinant of successful strategic management implementation in hospitals.
Digital Curriculum Integration and Learning Quality in Higher Education: Evidence from a Cross Sectional Survey in West Java, Indonesia Purwadhi Purwadhi; Ade Mubarok
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 1 March (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i1.859

Abstract

Purpose: This study examines why digital curriculum integration has become essential for improving learning quality in higher education, particularly in the context of rapid educational digitalization in West Java, Indonesia. It argues that the effectiveness of digital transformation depends not only on technology adoption, but on the strategic integration of digital tools into curriculum design, instructional delivery, learning activities, and assessment. Methods: The study employed a quantitative cross-sectional survey design involving 356 lecturers and undergraduate students from selected public and private higher education institutions in West Java. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics, validity and reliability testing, Pearson correlation, and structural model analysis to test the relationships among digital curriculum integration strategy, lecturers’ digital competence, institutional support and digital infrastructure, and learning quality. Findings: The results show that digital curriculum integration strategy had a positive and significant effect on learning quality (β = 0.421, p < 0.001). Lecturers’ digital competence significantly influenced digital curriculum integration (β = 0.368, p < 0.001), while institutional support and digital infrastructure significantly strengthened the relationship between digital curriculum integration and learning quality (β = 0.187, p = 0.001). The model explained 54.8% of the variance in learning quality. Research implications: The cross-sectional design and self-reported data limit causal inference and may affect generalizability beyond West Java. Originality: This study contributes by positioning digital curriculum integration as a strategic pedagogical and institutional approach to improving higher education learning quality in a regional Indonesian context.
Penguatan SDM dalam Mendukung Transformasi Digital di RSUD Dr. Adjidarmo Andi Fittrani; Acep Rohendi; Bambang Sukajie; Purwadhi Purwadhi
Journal of Knowledge Management Vol 19 No 1 (2025): Journal of Knowledge Management
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan menuntut rumah sakit, termasuk RSUD Dr. Adjidarmo Kabupaten Lebak, untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi. Keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada kapasitas SDM yang mampu mengoperasikan sistem informasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk menganalisis strategi peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi pelatihan kompetensi digital, peningkatan literasi teknologi, dan pemanfaatan sistem manajemen SDM berbasis digital. Tantangan utama yang dihadapi adalah pelatihan yang belum optimal dan resistensi SDM terhadap perubahan. Diperlukan dukungan manajemen serta budaya organisasi yang adaptif terhadap teknologi. Pengembangan kepemimpinan digital dan platform internal juga menjadi langkah strategis agar SDM lebih siap menghadapi era digitalisasi dan mampu memberikan layanan kesehatan yang optimal.
Persepsi Faktor Pemasaran Digital Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien Klinik Watumas Harleyna Rokhison; Purwadhi Purwadhi; Rinawati Rinawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10168

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong fasilitas kesehatan untuk mengadopsi pemasaran digital guna mempertahankan loyalitas pasien di tengah persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pasien mengenai faktor pemasaran digital (Interaktivitas, Aksesibilitas, dan Informativitas) dan pengaruhnya terhadap minat kunjungan ulang pasien di Klinik Watumas, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan dekonstruksi, interpretasi, dan rekonstruksi untuk memahami makna di balik pengalaman digital pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor pemasaran digital berperan krusial dalam membentuk minat kunjungan ulang. Interaktivitas melalui respons cepat dan personal di WhatsApp membangun hubungan emosional dan kepercayaan. Aksesibilitas berupa kemudahan pendaftaran daring dan kejelasan jadwal dokter menjadi faktor utama kepuasan karena memberikan efisiensi waktu dan meminimalisasi antrean. Informativitas melalui konten edukasi dan ulasan daring (online reviews) terbukti efektif mendorong pembelian layanan tambahan (cross-buying) dan memperkuat kredibilitas klinik. Kesimpulannya, integrasi layanan digital yang efisien dengan pelayanan fisik yang konsisten (omnichannel) membentuk persepsi positif yang mendorong loyalitas, rekomendasi, dan intensi kunjungan ulang pasien secara berkelanjutan.
Pengaruh Implementasi SIMRS Terhadap Kecepatan Pelayanan dengan Pengetahuan dan Sikap Karyawan Sebagai Variabel Mediasi serta Perilaku Karyawan Sebagai Variabel Moderator di RS Hermina Samarinda Syamsul Rizal; A. Rohendi; Ign. Wiseto P. Agung; Purwadhi Purwadhi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.676

Abstract

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berperan dalam integrasi alur pelayanan dan administrasi sehingga berpotensi mempercepat pelayanan, khususnya pada layanan rawat jalan yang sensitif terhadap waktu tunggu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi SIMRS terhadap kecepatan pelayanan, dengan pengetahuan dan sikap karyawan sebagai variabel mediasi serta perilaku karyawan sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang pada karyawan pengguna SIMRS di RS Hermina Samarinda, dengan jumlah responden layak analisis sebanyak 120 orang. Data implementasi SIMRS, pengetahuan, sikap, perilaku karyawan, dan persepsi kecepatan pelayanan dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan pengujian mediasi, moderasi, dan moderated mediation melalui PROCESS macro (bootstrapping). Hasil menunjukkan implementasi SIMRS berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kecepatan pelayanan (koefisien 0,468; p < 0,001). Pengetahuan dan sikap karyawan terbukti memediasi pengaruh implementasi SIMRS terhadap kecepatan pelayanan (efek tidak langsung melalui pengetahuan = 0,112; melalui sikap = 0,086; interval kepercayaan bootstrap tidak melintasi nol). Selain itu, perilaku karyawan memoderasi hubungan implementasi SIMRS dan kecepatan pelayanan (koefisien interaksi 0,158; p < 0,05), dengan pengaruh implementasi SIMRS lebih kuat pada tingkat perilaku kerja yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi SIMRS perlu disertai penguatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, serta pengelolaan perilaku kerja agar percepatan pelayanan rawat jalan dapat tercapai secara konsisten
Manajemen Tenaga Kesehatan di UPT Puskesmas Siantan Hilir Kalimantan Barat: Studi Kasus Kualitatif Indry Nurafsari; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 3, June 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i3.366

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di UPT Puskesmas Siantan Hilir yang belum optimal, yang dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, ketidakseimbangan distribusi beban kerja, serta tantangan dalam digitalisasi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen SDM yang mencakup perencanaan, pengorganisasian tugas, pelaksanaan strategi, serta monitoring dan evaluasi. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDM telah dilakukan secara formal melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja untuk memperkirakan kebutuhan tenaga ideal, serta didukung oleh perencanaan operasional seperti penjadwalan, rotasi tugas, dan pemanfaatan sistem digital. Pengorganisasian diterapkan melalui sistem berbasis klaster dan kompetensi, yang mendukung koordinasi kerja namun juga menimbulkan multitasking akibat keterbatasan jumlah tenaga. Pelaksanaan strategi ditandai oleh fleksibilitas dan koordinasi adaptif yang tinggi, sehingga pelayanan tetap berjalan dan tercipta lingkungan kerja yang kolaboratif. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan antara perencanaan kebutuhan tenaga dan realisasi formasi, yang berdampak pada ketidakseimbangan beban kerja, meningkatnya risiko kelelahan kerja, serta belum optimalnya pemanfaatan sistem digital. Mekanisme monitoring dan evaluasi telah tersedia, tetapi masih perlu diperkuat. Kesimpulannya, optimalisasi manajemen SDM di puskesmas memerlukan perencanaan berbasis data, struktur organisasi yang adaptif, serta penyesuaian distribusi tenaga sesuai dengan beban kerja aktual guna menjamin keberlanjutan pelayanan.
Hospital Adaptation Strategies in the Face of Changes in Health Policies Victoria Cyntia Yogya Astuti; Yunita Indah Dewi; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1772

Abstract

This study aims to analyze hospital adaptation strategies in facing changes in health policies, identify obstacles encountered during these processes, and formulate efforts to improve organizational readiness and resilience. A qualitative approach is utilized to explore the phenomena of adaptation, involving data collection through literature reviews of relevant books and scientific journals analyzed descriptively. Results indicate that managerial agility, digital transformation, and the strengthening of human resource capacity are the primary pillars for hospitals to maintain operational stability amidst frequently shifting regulations. Challenges frequently encountered include internal staff resistance to change, limitations in information technology infrastructure, financial pressure due to uncertain claim schemes, and overlapping bureaucracy between central and regional governments. Strategic efforts that can be pursued include establishing a regulation adaptation task force, investing in integrated information systems, and building a communicative and adaptive work culture. Collaboration through strategic partnerships between health facilities and periodic data-based performance evaluations are proven to strengthen the bargaining position and service effectiveness even when institutions are under pressure from dynamic policies.
Persepsi Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Puskesmas Arjuno Kota Malang Umar Usman; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja; Mira Veranita
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pasien terhadap mutu pelayanan di Puskesmas Arjuno Kota Malang, dengan fokus pada kualitas pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kesiapan tenaga medis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali pengalaman pasien secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan pasien, observasi lapangan, serta telaah dokumen Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Puskesmas Arjuno Semester I Tahun 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan Puskesmas Arjuno secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik. Aspek sikap dan komunikasi petugas menjadi kekuatan utama yang paling diapresiasi oleh pasien, ditandai dengan keramahan, empati, dan kejelasan informasi yang diberikan. Sarana dan prasarana, khususnya kebersihan lingkungan serta ketersediaan obat, dinilai memadai dan mendukung kenyamanan pelayanan. Kesiapan tenaga medis juga dipersepsikan sangat baik dari sisi kompetensi, profesionalisme, dan perhatian terhadap pasien. Namun demikian, penelitian ini menemukan kelemahan pada aspek proses pelayanan, terutama waktu tunggu yang cenderung meningkat pada jam sibuk serta belum terukurnya waktu tunggu secara sistematis. Selain itu, keterbatasan kapasitas area parkir juga menjadi kendala aksesibilitas bagi sebagian pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mutu pelayanan Puskesmas Arjuno sangat dipengaruhi oleh kekuatan faktor manusia (human factor), sementara peningkatan mutu ke depan perlu difokuskan pada penguatan manajemen proses pelayanan dan sistem antrean berbasis data.
Literature Review : Implementasi Manajemen Strategi di Industri Global Indah Dwi Mentari; Raysha Ramadhani; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i2.6174

Abstract

Manajemen strategi merupakan kunci untuk membantu perusahaan mencapai tujuan jangka panjang, mempertahankan keunggulan kompetitif, dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis yang cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis literatur terkini tentang implementasi manajemen strategi di berbagai industri di seluruh dunia, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan strategi, kesulitan implementasi, dan metode yang berhasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah, buku, dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital, dukungan kepemimpinan, adaptabilitas organisasi, dan budaya perusahaan sangat mempengaruhi keberhasilan implementasi strategi. Kesimpulan : Penerapan manajemen strategi di industri global membutuhkan pendekatan yang fleksibel dan berbasis data. Studi ini juga memberikan pemahaman yang komprehensif tentang praktik terbaik dalam penerapan strategi serta saran untuk perusahaan global yang ingin meningkatkan efektivitas manajemen strateginya untuk menangani tantangan masa depan.
Implementasi Pendekatan Lean Hospital dalam Meningkatkan Kualitas di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Dr. Suhatman, Mars Anna Hanifa Defrita; Purwadhi Purwadhi; Rinawati Rinawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15173

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi efisiensi alur pelayanan farmasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan farmasi menggunakan pendekatan Lean Hospital di RSUD. Dr. Suhatman, MARS. Populasi dalam penelitian ini adalah partisipan berasal dari poliklinik bedah di RSUD dr. Suhatman, MARS, pada penelitian ini adalah 25 (dua puluh lima) pasien jaminan asuransi BPJS rawat jalan yang berobat di RSUD dr. Suhatman, MARS. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode strategi deskriptif berupa wawancara dan observasi dengan memakai konsep lean thinking. Hasilnya menunjukkan adanya temuan berupa waste Defect, overproduction , waiting, transportation, inventory, motion , over processing dan human potential. Proses yang banyak ditemukan yaitu waste waiting yaitu menunggu seluruh proses pelayanan farmasi rawat jalan. Usulan perbaikan jangka pendek diberikan berupa koordinasi dan komitmen dengan unit terkait mengenai hal- hal yang dapat menimbulkan non value added seperti konfirmasi kelengkapan resep, menunggu pelayanan yang sudah sesuai jadwal dan penerapan 5R. Usulan perbaikan jangka panjang yang diberikan berupa perbaikan alur pelayanan rawat jalan dengan mempertimbangkan pengurangan waste yang ditemukan.