Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Sistem Otomatisasi dalam Penerapan Smart Farming di SMA 10 Nasional Makassar Akmal Hidayat; Hartini Ramli; Dewi Puspitasari; Jusran Jusran; Muhlis Muhlis
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 1 (Januari 2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/cv4enn15

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMA 10 Nasional Makassar, Sulawesi Selatan, berfokus pada pengenalan teknologi otomatis dalam bidang pertanian untuk mengatasi tiga permasalahan krusial. Permasalahan pertama berkaitan dengan minimnya sarana pertanian mutakhir, seperti laboratorium IoT dan rumah kaca otomatis. Kedua, rendahnya tingkat pemahaman tenaga pengajar dan peserta didik mengenai teknologi pertanian presisi, meliputi sensor tanah serta sistem pengairan otomatis. Ketiga, produk pertanian yang dihasilkan sekolah belum dimanfaatkan secara maksimal guna pengembangan usaha mandiri. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) penyelenggaraan pelatihan intensif mengenai pengoperasian sensor IoT dan sistem irigasi otomatis bagi guru dan siswa, (2) pembangunan sarana praktik berupa rumah kaca otomatis yang dilengkapi peralatan pemantauan secara langsung, (3) integrasi materi pertanian cerdas ke dalam kurikulum kejuruan, serta (4) pemberdayaan kewirausahaan melalui strategi pemasaran digital, seperti platform e-commerce dan jejaring sosial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para peserta telah mampu menguasai dan mengoperasikan teknologi otomatisasi dengan baik, sementara laboratorium IoT pertanian bertransformasi menjadi pusat pengembangan inovasi. Kegiatan ini secara sistematis mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya terkait pengalaman belajar mahasiswa di luar lingkungan kampus, kontribusi dosen, dan optimalisasi luaran penelitian. Lebih jauh, inisiatif ini memperkuat citra sekolah sebagai teladan dalam pertanian ramah lingkungan yang memadukan tiga pilar nilai: kemajuan teknologi, kearifan keagamaan, dan pelestarian lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan 87% siswa mengalami peningkatan ketertarikan terhadap pertanian digital, dan 80% peserta mampu mengoperasikan sensor IoT secara mandiri setelah pelatihan.