Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENGENALAN APLIKASI-APLIKASI E-COMMERCE PADA KOPERASI SUMBER SEJAHTERA MANDIRI PAGAR ALAM Idi Jang Cik; Kasman; Wita Hariani; Abdi Nasrullah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Teknologi Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Teknologi
Publisher : Gloal Research Institut Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan internet dan perkembangan teknologi smartphone (telpon pintar) yang cukup pesat telah merevolusi proses jual beli akhir-akhir ini. Ditengah kesibukan orang-orang dalam bekerja sehingga fenomena jual beli via online menjadi semakin marak dan menjamur. Melihat paradigma tersebut, maka kemampuan membuat toko online akan menjadi nilai tambah bagi setiap orang atau lembaga berbadan hukum seperti koperasi yang ingin memasalkan produknya secara virtual . Disamping itu, kemampuan membuat toko online itu dapat menjadi modal untuk ditawarkan kepada koperasi lainnya untuk bisa juga memanfaatkan toko online untuk meningkatkan pangsa pasar mereka. Permasalahan yang terdapat di Koperasi Sumber Sejahtera Mandiri adalah pengurus belum memiliki keterampilan dalam pembuatan toko online, sehingga Institut Teknologi Pagar Alam melalui kegiatan pengabdian masyarakat memberikan Penyuluhan Teknologi Informasi tentang aplikasi-aplikasi e-commerce beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Agar para pengurus Koperasi Sumber Sejahtera Mandiri ini dapat memiliki keterampilan dalam pembuatan toko online, maka materi pelatihan yang diberikan adalah macam-macam aplikasi CMS e-commerce, kelebihan masong-masing CMS e-commerce, studi kasus cara membuat toko online dengan aplikasi WooComerce. Hasil dari pelatihan pembuatan toko online ini masih dalam bentuk prototype dan masih perlu tindak lanjut pengembangan pelatihan agar ditindaklanjuti dengan pelatihan tambahan dari sisi marketing dan pengetahuan produk.
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA BAGI MASYARAKAT KELURAHAN BERINGIN JAYA KOTA PAGAR ALAM lesi Anggraini; Wita Hariani; Apriana Apriana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarkat ABDIKAT
Publisher : Gloal Research Institut Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan yang dibedakan ke dalam golongan-golongan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba sekaligus memotivasi masyarakat melakukan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi diri sendiri maupun lingkungan. Metode pengabdian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara dan terdiri dari dua tahapan, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan kegiatan. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Beringin Jaya Kota Pagar Alam dengan kehadiran, keaktifan dan tanya jawab peserta. Hasil yang diperoleh melalui sosialisasi ini untuk menambah pengetahuan dan kesadaraan tentang bahaya narkoba (memahami jenis-jenis, dampak negatif terhadap fisik dan mental, konsekuensi hukum yang akan ditimbulkan akibat narkoba).
PELUANG DAN POTENSI USAHA EKONOMI DESA BERBASIS EKONOMI KREATIF DI DESA KARANG CAYA Tri Susanti; Fameira Dhiniati; Wita Hariani
JURNAL NGABDIMAS Vol. 5 No. 01 Juni (2022): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v5i01 Juni.249

Abstract

Pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Lahat khususnya di Desa Karang Caya masih terpantau rendah, Ada banyak kemungkinan di industri kreatif yang kurang dimanfaatkan. Dilihat dari potensinya di Desa Karang Caya, sektor pertanian merupakan sektor penopang perekonomian daerah, namun belum dioptimalkan dengan baik dengan atau tanpa peluang ekonomi lainnya. Tujuan pengabdian ini untuk menggali potensi desa Karang Caya yang berpotensi menjadi peluang ekonomi kreatif. Ada banyak kemungkinan di industri kreatif yang kurang dimanfaatkan. Dilihat dari potensinya di Desa Karang Caya, sektor pertanian merupakan sektor penopang perekonomian daerah, namun belum dioptimalkan dengan baik dengan atau tanpa peluang ekonomi lainnya. Tujuan pengabdian ini untuk menggali potensi desa Karang Caya yang berpotensi menjadi peluang ekonomi kreatif.Untuk itu perlu diberi arahan khusus tentang bagaimana menciptakan produk yang kreatf di era seperti sekarang ini. Tujuan khusus yang diharapkan dalam kegiatan didesa tersebut untuk menggali peluang ekonomi kreatif dengan cara meningkatkan kualitas produk unggulan desa, salah satunya dengan melibatkan media social.
Implementasi Pembuatan Surat Izin Mengemudi Oleh Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi Polisi Resor Kota Pagar Alam Wita Hariani; Yohanes Susanto
Jurnal STIA Bengkulu Vol 9 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v9i2.97

Abstract

The purpose of this research is to find out the standard operating procedure for making a driver's license. The implementation of standard operating procedures in public services is one way to realize good governance in public services. As well as the importance of order and smooth traffic in order to avoid traffic accidents that can result in death, injury or damage and loss of property. So Law no. 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation that everyone who owns a motorized vehicle is required to have a driving license in accordance with the type of motorized vehicle being driven as a legitimacy of the driver's competence. This research method is a qualitative research method with descriptive analysis techniques. Techniques Data collection is done by interview, observation and documentation. Determination of informants based on purposive technique. For the aspect of completion time is less than the standard time set. The standard service completion time is two hours, but the implementation is less than two hours because there are several processes that are not carried out such as written tests and practical tests. The cost aspect of making a driving license is greater than the provisions stipulated in PP no. 50 of 2010 concerning PNBP. This is because of the system for making a Shooting Driver's License. For the aspect of competence of service providers as well as aspects of the completeness of facilities and infrastructure are sufficient.
STRENGTHENING SOCIAL SUPPORT FOR DRUG CASE INMATES IN PRISONS THROUGH COUNSELING AND CHARACTER DEVELOPMENT PROGRAMS: STRENGTHENING SOCIAL SUPPORT FOR DRUG CASE INMATES IN PRISONS THROUGH COUNSELING AND CHARACTER DEVELOPMENT PROGRAMS Hariani, Wita; Yohanes Susanto; Kasman
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i1.1291

Abstract

The high number of drug convicts in correctional institutions (prisons) causes various problems, including low social support which has an impact on psychological well-being and the risk of recidivism. This community service program aims to strengthen social support for inmates through the implementation of counseling and character building. The activities were carried out at the Class III Penitentiary in Pagar Alam City with a participatory approach. The methods used included individual counseling, group therapy, and character building based on spirituality and nationalism. The results of the activities showed an increase in self-esteem, self-awareness, and social adaptation abilities of inmates. However, challenges such as limited human resources and lack of family support are still obstacles to optimal program implementation.
PELAYANAN PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS DIKOTA PAGAR ALAM Hariani, Wita; Susanto, Yohanes; Kasman, Kasman
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.29-34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi dan mengevaluasi kualiras pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di kota Pagar Alam pelayanan publik yang inklusif merupakan aspek penting ybtuk menjamin hak-hak penyandang disabilitas yang diatur dalam Undang-Undang nomor  8 tahun 2016 tentang penyandang Disabiltas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif  dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, Observasi dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari Penyandang Disabiliras, Petugas Pelayanan Publik, serta perwakilan dari organisasi disabilitas kota Pagar Alam. Fasil Penelitian ini menunjukkan upaya Pemerintah Kota Pagar Alam dalam menyediakan fasilitas  dan aksebilitas, Seperti Jalur landai dan loket khusus, akan tetapi implementasi dilapangan masih menghadapi kendala dilapangan  termasuk kurang perhatiannya petugas, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya pemahaman terhadap kebutuhan disabilitas. Oleh sebab itu perlu adanyamy penguatan regulasi lokal, peningkatan kapasitas  petugas layanan dan kolobarasi antara pemerintah dengan komunitas untuk menciftakan pelayanan publik yang benar-benar iklusif dan adil bagi penyandang disabilitas.  
REVITALISASI SISTEM KONTROL SOSIAL FOMO BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI SUBJECTIVE WEEL-BEING (SWB) DAN JOY OF MISSING OUT (JOMO) Cika, Kasman; Kasman; Wita Hariani
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/czx5df45

Abstract

Fase masyarakat industri 4.0 dan 5.0 mengandung persaingan yang semakin ketat. Era society digital, supra informasi cepat mendorong terjadinya pola fikir dan tindakan agar memiliki keunggulan kompetitif dan menciptkan FoMO berupa ketakutan perasaan "tertinggal" beraktivitas tertentu, perasaan cemas dan takut melewatkan hal baru. Rasa takut berkaitan pandangan orang lain lebih bahagia, menarik, sukses karena memiliki kehidupan/profesi yang lebih baik. Media sosial, seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan Twitter, platform ini berfungsi sebagai wadah utama di mana FOMO berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah Revitalisasi Sistem Kontrol Sosial FOMO berbasis Kearifan Lokal Melalui Subjective Weel-Being dan Joy of Missing Out (JoMO) untuk menganalisa hubungan antara FOMO dengan JOMO dan social well-being. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deksriptif Kuantitaif. Hasil penelitian ini menunjukan skor hipotetik dari kedua variabel penelitian dengan skor mean empirik pada variabel Fomo lebih rendah dari mean hipotetik yaitu 84 < 78. Hal ini menujukkan subjek penelitian memiliki Fomo yang lebih tinggi dari dugaan penelitian ini dan tergolong kategori Tinggi. Sama hal dengan skor mean empirik joy of missing out yang lebih tinggi dari pada skor hipotetik yaitu 94 > 88. Artinya, subjek penelitian memiliki joy of missing out yang rendah dari dugaan alat ukur dan tergolong kategori sedang. Self Welbeing Juga Menunjukan Skor Empirik lebih besar daripada Hipotetik 90,5>84 hal ini menunjukan ada hubungan Sel Welbeing terhadap Fomo dan Jomo Dengan demikian bahwa ada keterkaitan antara FOMO, JOMO dan Social Well-Being dalam revitaliasi control social pada masyarakat.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI ERA DIGITAL Wita Hariani; Yohanes Susanto
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.7.1.1-8

Abstract

This study aims to analyze community empowerment strategies in improving social welfare in the digital era. The rapid development of information technology has brought significant changes in various aspects of life, including efforts to enhance community welfare. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation studies involving community members and relevant stakeholders. The findings indicate that digital-based community empowerment strategies, such as digital literacy training, the use of social media for business development, and assistance provided by social workers, are able to improve access to information, economic opportunities, and social participation. However, the implementation of these programs still faces several challenges, including low levels of digital literacy, limited technological infrastructure, and insufficient sustainable assistance. Therefore, synergy among the government, social institutions, and the community is essential in designing and implementing inclusive and sustainable empowerment programs. With appropriate strategies, digital-based community empowerment is expected to become an effective solution for improving social welfare more equitably in the digital era.
Pengabdian PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN AMPAS KOPI DAN CENGKEH SEBAGAI AROMATERAPI ANTI NYAMUK Wita Hariani; Yohanes Susanto; Kasman; Shinta Wiji Rahayu
Jurnal Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/crcnd683

Abstract

This community service program aims to enhance community capacity, independence, and welfare through the utilization of coffee grounds waste and cloves as an environmentally friendly and economically valuable mosquito-repellent aromatherapy product. The main problems faced by the community include high dependence on chemical-based mosquito repellents, which may pose negative impacts on health, and the low utilization of household waste that is often considered to have no value. The implementation method employs a community empowerment approach through several stages, including problem identification, socialization, product manufacturing training, and continuous assistance. This activity involves active community participation in a practice-based learning process, ranging from processing coffee grounds, mixing clove ingredients, to packaging aromatherapy products. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, as well as observation of changes in participants’ knowledge and skills. The results show an increase in community knowledge by approximately 85% and improved skills in independently producing aromatherapy products. In addition, a small business group based on natural resource utilization was established, which has the potential to be developed as an additional source of income. This program not only contributes to improving environmental health through the use of natural materials but also strengthens the economic and social empowerment of the community. Therefore, this community service activity can serve as a sustainable model of community empowerment innovation based on local potential.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA LAHAT Resty Seftiany; Wita Hariani; Trecy Austin
PARETO : Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Vol. 8 No. 2 (2025): PARETO
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/agdm6a24

Abstract

Poverty remains a significant social problem in Lahat City, as it directly affects the quality of life of the community. The local government has implemented various poverty alleviation policies; however, their implementation has not yet achieved optimal outcomes. This study aims to examine the implementation of poverty alleviation policies in Lahat City by analyzing data collection processes, aid distribution mechanisms, the role of implementing officials, and the impact of policies on the social and economic conditions of poor communities. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation involving local government officials, program beneficiaries, and community leaders. The findings indicate that poverty alleviation policies in Lahat City have provided tangible benefits, particularly through social assistance programs and the fulfillment of basic needs. Nevertheless, policy effectiveness is constrained by inaccurate beneficiary data, limited budget allocation, and weak coordination among related institutions. Conversely, strong commitment from the local government, active involvement of frontline officials, and support from community leaders serve as important supporting factors. This study concludes that improving data accuracy, strengthening institutional coordination, and developing long-term economic empowerment programs are essential to enhance the effectiveness and sustainability of poverty alleviation policies in Lahat City.