Claim Missing Document
Check
Articles

Found 76 Documents
Search
Journal : KESMAS

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PELAJAR DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI SMK KRISTEN EL’FATAH MANADO Palar, Trianda A. L.; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia, sering muncul sebagai kejadian luar biasa dan menimbulkan keresahan di masyarakat kerena menyebar dengan cepat dan tidak jarang dapat menyebabkan kematian. Demam berdarah adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pengetahuan, sikap dan tindakan merupakan faktor yang banyak mempengaruhi Demam Berdarah dengue karena pengetahuan, sikap dan tindakan adalah hal yang dimiliki oleh masyarakat, sehingga pada dasarnya masyarakatlah yang memiliki peranan yang paling besar untuk mengurangi kasus Demam Berdarah Dengue.Tujuan: Untuk menganalisis apakah ada perubahan perilaku terhadap pelajar dalam pencegahan demam berdarah dengue di SMK Kristen El’Fatah Manado. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan true eksperiment design pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pelajar kelas XI, XII di SMK Kristen El’ Fatah Manado yang berjumlah 73 orang. Hasil: Untuk pelajar yang tidak dilakukan penyuluhan (kontrol)  tidak terdapat pengaruh pada variabel pengetahuan, sikap dan tindakan dapat dilihat bahwa nilai p.value sebesar 1,000 dan untuk pelajar yang dilakukan penyuluhan (eksperimen) terdapat pengaruh pada variabel pengetahuan, sikap dan tindakan dengan nilai p.value 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap perilaku pelajar dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di SMK Kristen El’Fatah Manado Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Pencegahan DBD ABSTRACTBackground: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a contagious disease that is still a public health problem in the world including Indonesia, often appears as an extraordinary event and cause unrest in the community because it spreads quickly and not infrequently can cause death. Dengue fever is an acute disease caused by dengue virus that enters human blood circulation through the bite of Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. Knowledge, attitudes and actions are many factors that influence dengue hemorrhagic fever because knowledge, attitudes and actions are things that are owned by the community, so that basically the community has the biggest role in reducing the case of dengue hemorrhagic fever. The purpose of this study: To analyze whether there is a change in behavior towards students in the prevention of dengue hemorrhagic fever at the El'Fatah Christian Vocational School in Manado. Research methods: Quantitative research using true experimental design pretest-posttest. The population in this study were all students of class XI, XII at El ’Fatah Christian Vocational School in Manado, amounting to 73 people. Results of the study: For students who are not treatment (control) there is no influence on the variables of knowledge, attitudes and actions can be seen that the p.value is 1,000 and for students who do treatment (experiment) there is an influence on the variables of knowledge, attitudes and actions with p values. value of 0,00. Conclusion: There is an influence of health education on student behavior in the prevention of dengue hemorrhagic fever (DHF) in the El'Fatah Christian Vocational School in Manado Keywords: Knowledge, Attitude, Action and Prevention of DHF
KAJIAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMP NEGERI 10 KOTA MANADO Tebisi, Dwi Ayu Ningsi; Engkeng, Sulaemana; Adam, Hilman
KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah segala aspek kesehatan yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya yang berada dalam keadaan sempurna baik secara fisik, mental, dan sosial yang bukan semata-mata terbebas dari penyakit atau kecacatan. Hasil Survei Demografi dan kesehatan Indonesia-Kesehatan Reproduksi Remaja (SDKI-KRR) tahun 2012 tentang pengetahuan remaja perempuan ditemukan sebesar 4,7% tidak tahu tentang perubahan fisik pubertas anak perempuan dan 10,1% tidak tahu tentang perubahan fisik pubertas laki-laki. Pada remaja laki-laki ditemukan 11,1% tidak tahu tentang perubahan fisik pubertas laki-laki dan 21,2% tidak tahu tentang perubahan fisik pubertas perempuan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan dan sikap dengan kesehatan reproduksi remaja di SMP Negeri 10 Manado. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Informan yang diambil dalam penelitian ini Kepala Sekolah, Guru Bimbingan Konseling, dan Guru Wali kelas yang dapat menjelaskan mengenai keadaan sekolah dan yang mengetahui mengenai siswa dan siswi di sekolah, informan berikutnya diambil satu orang siswa dan satu orang siswi kelas IX. Dalam penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di SMP Negeri 10 Manado belum cukup baik, karena dari hasil wawancara informan siswa dan siswi belum mengetahui lebih jelas mengenai keputihan, Penyakit Menular Seksual dan alat kontrasepsi. Namun, mengenai sikap informan siswa dan siswi sudah baik, karena dari hasil wawancara mendalam informan setuju tentang hal-hal positif yang dilakukan mengenai kesehatan reproduksi dan tidak setuju dengan hal-hal yang negatif. Untuk fakta kondisi saat ini yang dimiliki informan siswa dan siswi, mereka dalam kondisi yang sehat bagian reproduksinya. Pengetahuan yang dimiliki dua informan siswa dan siswi masih belum cukup, karena sebagian besar mereka hanya sekedar tahu dan tidak mengetahui lebih spesifik beberapa pertanyaan yang ditanyakan. Sikap tentang kesehatan reproduksi pada kedua informan sudah sangat baik dengan mereka menyikapi dengan positif melalui wawancara mendalam. Fakta kondisi saat ini kesehatan reproduksi kedua informan terjamin kesehatannya.Kata Kunci: Kesehatan, Reproduksi, Pengetahuan, SikapABSTRACTReproductive health is the entire aspects of health associated with the reproductive system, along with its functions and processes which are in perfect condition both physically, mentally, and socially, which are not solely free from disease or disability. Basically, the knowledge regarding the reproductive health has to be obtained early from the parents, because the level of knowledge about reproductive health is one factor which can affect the adolescent sexual behavior. The result of Indonesia Demographic and Health Survey - Adolescent Reproductive Health of 2012 on the knowledge of female adolescents, it was found that 4.7% of them did know about the physical changes of puberty on female and 10.1% of them did not know about the physical changes of puberty on male. In male adolescents, 11.1% did not know about the physical changes of puberty on male and 21.2% did not know about the physical changes of puberty on female. The purpose of this research was to determine the knowledge and attitude towards adolescent reproductive health in Junior High School 10, Manado. This research used qualitative research. Informants taken inthis research were Principals, Counseling Teachers and Class Teachers who may explain the condition of the school and who understood the students in school, the next informant was one female student and one male student from grade IX. In this research, it is known that the knowledge about reproductive health in Junior High School 10, Manado was not favorable, because from the interview result of students, they do not have clear knowledge about leucorrhoea, Sexually Transmitted Diseases ranging from various of STD, the cause of STD, and the way of transmission, and about contraceptives. However, the attitude of students (informants) were favourable, because from the results of in-depth interviews, informants agreed about the positive things conducted on reproductive health and disagree with the negative matters. For the fact on the current condition of the informants, they were in a healthy reproductive condition, because during this research, the informants have never felt any pain in the reproductive organs. Knowledge owned by the two informants is still inadequate, because most of them did not know several questions asked more specifically. Attitudes about reproductive health on both informants have been very good with them responding positively through in-depth interviews. The fact on the current condition of reproductive health of both informants is guaranteed as healthy because it can be seen from the way of responding with positive reproductive health.Keyword : Reproductive, Health, Knowledge, Attitudes
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PESERTA DIDIK TENTANG PENCEGAHAN NARKOBA DI SMA NEGERI 2 BITUNG Nayoan, Listiowati; Engkeng, Sulaemana; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan kesehatan merupakan suatu kegiatan yang berlandasan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan dimana masyarakat bisa mengubah atau mempengaruhi perilaku manusia secara individu, kelompok maupun masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup sehat. Narkoba merupakan obat atau zat yang terbuat dari bahan zat kimia sintesis maupun semisintetis (buatan) atau zat ilmiah yang berasal dari tanaman. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Experiment dengan desain  Non Equivalen Control Group. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bitung pada bulan Oktober-November, 2019 dengan jumlah sampel sebanyak 70 peserta didik dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh pValue = (0,000<0,05)  yang artinya terdapat peningkatan yang bermakna  terhadap pengetahuan dan sikap peserta didik tentang narkoba. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Narkoba, Peserta didik ABSTRACKHealth education effect is an activity that is based on learning principles to achieve a situation where people can change or influence human behavior in individuals, groups and communities to be more Achieving a healthy life goal. Drugs or substances made from chemicals synthesis as well as semisynthetic (artificial) or scientific substances derived from plants. This study using  an Quasi Experiment with a Non Equivalent Control Group design. The place of this research was conducted at the SMA Negeri 2 Bitung on October-November 2019 with the sample used amounteda 70 students by purposive sampling. This study used a questionnaire as instrument. The result in this study is obtained pValue = (0,000<0,05)  witch means that there is a significant in increase in student knowladge and atitude of drug prevention. Keywords : Knowledge, Attitude, Drug, Students
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN AKTIVITAS MEROKOK PELAJAR SMA NEGERI 1 AIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA Sonjaya, Kurnia Herdalita; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data survei dari Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2014 dari total remaja yang disurvei ditemukan 19,4% remaja pengisap tembakau selama 30 hari terakhir. Pada remaja yang disurvei tersebut didapatkan 35,3% remaja laki-laki dan 3,4% remaja perempuan. Sementara itu dari total remaja yang disurvei didapatkan 18,3% remaja pengisap rokok selama 30 hari terakhir, sebanyak 33,9% pada remaja laki-laki dan 2,5% pada remaja perempuan. Total remaja yang disurvei sebanyak 32,1% pernah merokok walaupun hanya 1-2 isapan, dan pada remaja tersebut ditemukan 54,1% remaja laki-laki dan 9,1% remaja perempuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap pelajar dengan aktivitas merokok pelajar SMA Negeri 1 Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret 2019 di SMA Negeri I Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai karakteristik responden, pengetahuan, sikap dan aktivitas merokok mrupakan instrument yang dilakukan dalam penelitian ini. Uji chi-square digunakan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan aktivitas merokok.. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan aktivitas merokok pelajar SMA Negeri Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Aktivitas Merokok.  ABSTRACTBased on survey data from the 2014 Global Youth Tobacco Survey (GYTS) of the total teens surveyed it was found that 19.4% of teenagers smoked tobacco for the past 30 days. The teens surveyed found 35.3% of adolescent boys and 3.4% of adolescent girls. Meanwhile, of the total teens surveyed, 18.3% of teenagers smoked cigarettes for the past 30 days, 33.9% in adolescent boys and 2.5% in adolescent girls. A total of 32.1% of teens surveyed had ever smoked even though they were only 1-2 sucking, and in these adolescents found 54.1% of adolescents and 9.1% of adolescents. This study was conducted to determine the relationship between students' knowledge and attitudes to smoking activities of students of Airmadidi 1 Public High School in North Minahasa Regency. This research is a quantitative study with a cross sectional approach. The research was conducted in March 2019 at the Airmadidi State High School in North Minahasa Regency. The questionnaire containing questions about respondents' characteristics, knowledge, attitudes and smoking activities was the instrument carried out in this study. The chi-square test was used to determine the relationship between knowledge and attitudes with smoking activity. The results of this study indicate there is a relationship between knowledge and attitudes with smoking activities of students of the Airmadidi High School in North Minahasa Regency Keywords: Knowledge, Attitude, Smoking Activity.
HUBUNGAN PERILAKU KESEHATAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KARIES GIGI PADA ANAK DI SD INPRES WINANGUN KOTA MANADO. SKRIPSI. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT Hasiru, Febrianti; Engkeng, Sulaemana; Asrifuddin, Afnal
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit gigi dan mulut menjadi masalah dunia yang dapat memengaruhi kesehatan umum dan kualitas hidup. National Institution of Health di Amerika Serikat melaporkan bahwa karies gigi menjadi penyakit kronis yang paling sering diderita anak umur 5 – 17 tahun, yang kasusnya lima kali lebih banyak dibanding asma dan tujuh kali dari demam akibat alergi. Jika tidak diobati, karies gigi dapat menyebabkan timbulnya rasa sakit pada gigi, gangguan penyerapan makanan, mempengaruhi pertumbuhan tubuh anak dan hilangnya waktu sekolah karena sakit gigi. Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui hubungan perilaku kesehatan menggosok gigi dengan karies gigi anak kelas V dan VI SD Inpres Winangun Kota Manado. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Inpres Winangun pada bulan Agustus 2019. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan karies gigi menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara sikap dan tindakan dengan karies gigi. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Karies Gigi. ABSTRACTDental and oral diseases are a global problem that can affect general health and quality of life. The National Institution of Health in the United States reports that dental caries is the most common chronic disease among children aged 5-17 years, five times more cases than asthma and seven times from allergic fever. If left untreated, dental caries can cause pain in the teeth, impaired absorption of food, affect the growth of the child's body and loss of school time due to toothache. The purpose of this study was to determine the relationship between health behavior of brushing teeth with dental caries of children in class V and VI SD Inpres Winangun, Manado City. This research is an analytic observational study with cross sectional study design. This research was conducted at Winangun Inpres Elementary School in August 2019. To determine the relationship between knowledge, attitudes and actions with dental caries using the Chi Square test. The results of this study indicate there is a relationship between attitude and action with dental caries Keywords: Knowledge, Attitude, Action, Dental Caries.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA PESERTA DIDIK DI SD GMIM 14 MANADO Umboh, Elisabeth Marselina; Engkeng, Sulaemana; Munayan, Herdy
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan atau instansi dengan tujuan seseorang bahkan kelompok untuk hidup lebih baik dan sehat. Perilaku cuci tangan pakai sabun sangat efektif untuk mencegah penyakit serta membersihkan tangan dari kuman. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengetahui Pengaruh penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun terhadap pengetahuan dan sikap pada peserta didik di SD GMIM 14 Manado. Penelitian ini ialah eksperimental, menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi experiment design) dengan rancangan penelitian Nonequivalent control group. penelitian ini dilaksanakan di SD GMIM 14 Manado. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk Pengaruh penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun terhadap pengetahuan dan sikap pada peserta didik di SD GMIM 14 Manado, Hasil uji Independent T-test, perlakuan ceramah dan Leaflet pada grup eksperimen lebih berpengaruh dibandingkan dengan tidak adanya perlakuan pada grup kontrol. Adapun pengaruh penyuluhan dapat dilihat pada grup eksperimen dengan rata-rata skor pengetahuan dan sikap cuci tangan pakai sabun yang lebih tinggi pada post-testdari grup kontrol yang tidak diberikan apa-apa (18.19>11.15) dengan selisih Mean 7,04. erdapat Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Cuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Peserta Didik Di SD GMIM 14 Manado Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Leaflet, Cuci Tangan Pakai Sabun, Peserta Didik ABSTRACTHealth education is an activity carried out by health workers or institutions with the aim of someone or even a group to live better and healthier. Washing hands with soap is very effective in preventing diseases and cleaning hands from germs. The purpose of this study was to determine the effect of health education on hand washing with soap on knowledge and attitudes of students at SD GMIM 14 Manado. This research is experimental, using a quasi-experimental design (quasi experiment design) with the Nonequivalent control group research design. this research was carried out at SD GMIM 14 Manado.Based on research conducted for the effect of health education on washing hands with soap on knowledge and attitudes of students at SD GMIM 14 Manado, the results of the Independent T-test, lecture treatment and leaflets in the experimental group were more influential compared to the absence of treatment in the control group. The effect of counseling can be seen in the experimental group with the higher average score of knowledge and attitude of washing hands with soap in the post-test of the control group that was not given anything (18.19> 11.15) with a difference of Mean 7.04. There Is The Effect Of Health Counseling About Handwashing With Soap On Knowledge And Attitudes Of Students In SD GMIM 14 Manado Keywords: Health Counseling, Leaflets, Handwashing with Soap, Students
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK TERHADAP SIKAP PEMUDA GMIM DIASPORA KARAME KOTA MANADO Ali, Christania Cindy Natasya; Kairupan, B . H. Ralph; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok adalah aktivitas menghisap gulungan tembakau yang dibungkus dengan kertas. Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, senyawa berbahaya yang terkandung dalam rokok sangatlah banyak dan bersifat racun yang merusak sel-sel tubuh. Jumlah perokok di seluruh dunia mencapai 1,2 miliar orang. di Indonesia, 36,2% anak laki-laki dan 4,3% anak saat ini menggunakan tembakau dalam bentuk merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyuluhan kesehatan tentang bahaya merokok berpengaruh terhadap sikap pemuda GMIM diaspora karame. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design.  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53, teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan menggunakan Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan kategori sikap baik 41,5%, sikap kurang baik 58,5%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan didapatkan hasil bahwa kategori sikap baik menjadi 94,3%, sika kurang baik 5,7%. Hasil Paired T-Test didapatkan bahwa p=0,000 oleh karena p=(0.000<0,05) maka terjadi peningkatan signifikan tentang bahaya merokok terhadap sikap Pemuda GMIM diaspora kota Manado setelah diberikan penyuluhan. Kata Kunci: Merokok, Penyuluhan, Sikap, Pemuda ABSTRACTSmoking is the activity of smoking a tobacco roll wrapped in paper. Cigarettes are hazardous to human health. Dangerous compounds contained in cigarettes are very numerous and are toxic that damage the body’s cells. The number of smokers around the world reaches 1,2 billion people. In Indonesia, 36,2% of smokers are boys, and currently, 4,3% of children use tobacco in the form of smoking. The purpose of this study is to find out whether health education about the dangers of smoking affect the attitudes of the young GMIM diaspora karame. This type of research uses quasi-experimental with one group pretest posttest design approach. The population in this study amounted to 53, data collection techniques using questionnaires using Paired t-Test. The results showed that before giving the health education, the good attitude category was 41,5% and 58,5% in not good attitude category. After being given health education, the results show that 94,3% are in good category, and 5,7% are in the not good category. The paired t-test showed that p=0,000 because of p=(0.000<0,05) so, there was a significant enhancement in the dangers of smoking to the attitude of GMIM Diaspora youth in Manado City after being given seminar. Keywords: Smoking, Counceling, Attitude, Youth
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI JAJANAN PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 52 MANADO Ghufron, Deisy Trihandayana; Engkeng, Sulaemana; Mandagi, Chreisye K.F
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak adalah harapan bangsa maka dari itu kualitas hidup mereka harus diperhatikan. Salah satu penunjung kualitas hidup anak dalam tubuh kembangnya yakni pemenuhan gizi anak, dengan makan makanan yang beragam dan terjamin kadar gizinya dan kebersihannya. Saat ini telah banyak makanan jajan anak yang dapat dijumpai baik itu di lingkungan sekolah atau di luar sekolah seperti makanan yang manis, asin, memiliki warna yang menarik, bentuk yang unik serta murah. Karena situasi tersebut perilaku jajan anak tidak dapat di hindari. Peran orang tua, guru serta teman sebaya sangat memengaruhi perilaku seseorang. Jika perilaku jajan anak tidak di perhatikan maka dapat meningkatkan risiko peyakit infeksi, keracunan bahkan masalah gizi berupa kekurangan gizi bahkan obesitas. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik di SD Negeri 52 Manado. Penelitian ini menggunakan metode Observational study dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini  menjadi sampel penelitian yaitu seluruh peserta didik yang ada di kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 74 peserta didik, yang dilakukan pada bulan Januari-April 2020, hasil penelitian kemudia di uji menggunakan uji chi square. Hasil uji sampel yakni pengetahuan gizi orang tua (p=0,864), kebiasaan sarapan pagi (p=0,022), kebiasaan membawa bekal (p=0,006), besaran uang jajan peserta didik (p=0,012) dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik. Tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi orang tua dengan perilaku konsumsi jajanan. Terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, kebiasaan membawa bekal, besaran uang jajan dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik di SD Negeri 52 Manado. Kata Kunci: Sarapan pagi, Membawah bekal, Uang Jajan, Perilaku Konsumsi Jajan ABSTRACTChildren are the hope of the nation and therefore their quality of life must be considered. One of the observers of the quality of life of children in their developmental body is the fulfillment of children's nutrition, by eating a variety of foods and guaranteed nutritional levels and cleanliness. Nowadays there are many children's snacks that can be found either in the school environment or outside the school such as sweet, salty, interesting colors, unique shapes and inexpensive. Because of this situation, children's snack behavior cannot be avoided. The role of parents, teachers and peers greatly influences a person's behavior. If the child's snack behavior is not noticed it can increase the risk of infection, poisoning and even nutritional problems such as malnutrition and even obesity. The purpose of this study is to analyze the factors associated with the behavior of consumption of snacks in students at SD Negeri 52 Manado. This research uses observational study method with cross sectional design. The population in this study became the study sample of all students in classes IV, V, and VI, amounting to 74 students, conducted in January-April 2020, the results of the research were then tested using the chi square test. The results of the sample test are the parents' nutritional knowledge (p = 0.864), breakfast habits (p = 0.022), the habit of carrying provisions (p = 0.006), the amount of student pocket money (p = 0.012) with the behavior of consumption of snacks on students. There is no relationship between parents' nutritional knowledge with food consumption behavior. There is a relationship between the habit of breakfast, the habit of carrying lunch, the amount of pocket money with the behavior of consumption of snacks for students at SD Negeri 52 Manado.Keywords: Breakfast, Bringing lunch, pocket money, Snack consumption behavior
DETERMINAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA PESERTA DIDIK DI SMP KRISTEN IRENE MANADO Paraso, Saskia; Engkeng, Sulaemana; Punuh, Maureen Irinne
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatiikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Anak sekolah merupakan suatu aset yang sangat berharga bagi bangsa di masa depan yang harus dijaga serta ditingkatkan kesehatannya dengan program kesehatan untuk melindungi anak sekolah dari berbagai penyakit. Institusi sekolah juga merupakan rumah bagi anak sekolah yang dapat membantu upaya optimalisasi tumbuh kembang anak dengan menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat agar anak sekolah berperan aktif dalam mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dan di masyarakat. Tujuan penelitian  adalah mengetahui determinan perilaku hidup bersih dan sehat pada peserta didik di SMP Kristen Irene Manado. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini  adalah seluruh peserta didik kelas VII. VIII, IX SMP Kristen Irene Manado. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,005), sikap (p= 0,005), peran guru (p= 0,013), dan sarana prasarana dengan PHBS (p= 0,002). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, peran guru, sarana prasarana dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada peserta didik di SMP Kristen Irene Manado. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Peran Guru, Sarana Prasarana, PHBS. ABSTRACTClean and Healthy Behavior (PHBS) is a reflection of family life patterns that always pay attention and maintain the health of all family members. School children are a very valuable asset for the nation in the future that must be maintained and improved health with health programs to protect school children from various diseases. The school institution is also a home for school children who can help efforts to optimize the growth and development of children by instilling clean and healthy living behaviors so that school children play an active role in promoting clean and healthy behavior in schools and the community. The purpose of this study was to determine the determinants of clean and healthy living behavior among students at Irene Manado Christian Middle School. This type of research is quantitative research with a cross-sectional design. The population of this study was all students of class VII. VIII, IX Irene Manado Christian Middle School. Data analysis using the Chi-square test. The results of the study there is a relationship between knowledge (p = 0.005), attitude (p = 0.005), the role of the teacher (p = 0.013), and infrastructure and PHBS (p = 0.002). The conclusion is that there is a relationship between knowledge, attitudes, the role of the teacher, infrastructure, and clean and healthy behavior of students in Irene Manado Christian Middle School. Keywords: Knowledge, Attitude, Teacher Role, Infrastructure Facilities, PHBS.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN PERKAWINAN USIA MUDA PADA PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 3 MANADO Ointu, Nadya; Engkeng, Sulaemana; Asrifuddin, Afnal
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan usia muda merupakan perkawinan yang dilakukan pada usia remaja umumnya akan menimbulkan masalah baik secara fisiologis, psikologis maupun sosial ekonomi. Dampak perkawinan pada usia muda lebih tampak nyata pada remaja putri dibandingkan remaja laki-laki. Dampak nyata dari perkawinan usia muda adalah terjadinya abortus atau keguguran karena secara fisiologis organ reproduksi (khususnya rahim) belum sempurna. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan perkawinan usia muda pada peserta didik di SMK Negeri 3 manado. Penelitian ini adalah penelitian  kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian  ini dilakukan di SMK Negeri 3 Manado pada bulan januari ? april 2020 untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan pencegahan perkawinan usia muda pada peserta didik di SMK Negeri 3 Manado. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 82 peserta didik. Hasil penelitian kemudian di uji menggunakan uji chi square, . Hasil uji chi square didapati pengetahuan dengan pencegahan perkawinan usia muda (p=0,007), adat istiadat dengan pencegahan perkawinan usia muda nilai (p=0,004), pergaulan bebas dengan pencegahan perkawinan usia muda nilai (p=0,008). Ada hubungan antara pengetahuan, adat istiadat, pergaulan bebas dengan pencegahan perkawinan usia muda pada peserta didik di SMK Negeri 3 Manado. Kata Kunci: Pengetahuan, Adat Istiadat, Pergaulan Bebas, Pencegahan perkawinan usia muda ABSTRACTA young marriage is a marriage that is carried out at a teenage age which will cause problems both physiologically, psychologically and socio-economically. The impact of a young marriage is more evident in adolescent girls than in adolescent boys. The real impact of a young marriage is the occurrence of abortion or miscarriage because physiologically the reproductive organs (especially the uterus) are not perfect. The purpose of this research is to analyze the factors related to the prevention of young marriages in students in SMK 3 Manado. This research is a quantitative study using cross sectional design. This research was conducted at SMK Negeri 3 Manado in January - April 2020 to determine the factors associated with the prevention of young marriage in students at SMK Negeri 3 Manado. The sample in this study amounted to 82 students. Then, the results of the research tested using the chi square test. Results of chi square test found knowledge with prevention of young marriage (p = 0.007), customs and traditions with prevention of young marriage (p = 0.004), promiscuity with prevention of young marriage value (p = 0.008). There is relation between knowledge, customs and traditions, promiscuity and prevention of young marriage among students at SMK Negeri 3 Manado. Keywords: knowledge, customs and traditions, promiscuity and prevention of young marriage
Co-Authors A. J.M Rattu, A. J.M Adam, Hilman Adam, Reski Eka Pratiwi Adisti A. Rumayar, Adisti A. Akili, Rahayu H Ali, Christania Cindy Natasya Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Asrifudin, Afnal Avriline, Yossie B H. R. Kairupan Bontong, Novira Emanuela Boseke, Mikael Billy bowonseet, Priska Budi T. Ratag Chreisye K.F Mandagi, Chreisye K.F Chreisye Mandagi, Chreisye Christian R. Tilaar, Christian R. Clara, Karwur Regina Claudio Dalending, Intania Chimylova Daslety, Vindhy Daud, Juwita Demar, Angellina I. Egeten, Esri Andrew Koresa Egeten, Evita Christiani Febi Kolibu, Febi Ghufron, Deisy Trihandayana Hasiru, Febrianti Herdy Munayang Hermawan, Lestari Amaliadi Irianto, Erliena E. Iyong, Elvira Aprelia Jacob, Firginya K. Jeanvili Jenifer Anti, Berliana Brighitta Jumria Kadi, Nurhaliza Kalangi, Regina Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kantohe, Stefanus Karawanep, Cesilia M. Kawatu, Paul A.T Kimati, Rahmawati Kolibu, Febi K. Laode, Alya Laurensia, Veronika Lempoy, Jimmy Junior Limbat, Rio Daniel Christovel Linelejan, Monalisa Lumenta, Prisilia Gloria Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny E. Malonda, Nancy S.H Mambo, Hizkia Mamengko, Venezha A.L. Mandagi, Chreisye K. F. Manongga, Wiendra Nicodemus Maramis, F R Raymond Maureen I. Punuh, Maureen I. Mawitjere, Mega Putri Belia Medila, Kristy Mino, Zety Salasabilah Mokodompit, Pratiwi Munayan, Herdy Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nayoan, Listiowati Neu, Cicilia Nurmidin, M Fadel Nusu, Servitia Nusu, Servitia Ointu, Nadya Ondang , Tesalonika Ondang, Maya Marini Pabiaran, Anita Pakaja, Jeifisa C. Palar, Trianda A. L. Pandey, Lestari Angraina Pangemanan, Kimiko Intan Strysi Paraso, Saskia Parengkuan, Virginia Parinding, Reva Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Pertiwi, Chrismy Maharani Putri Ponimin, Priska Bella Vionie Punuh, Maureen I Punuh, Maureen Irinne Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ratag, Budi. T. Rattu, A. J.M. Rattu, Angelheart Joy Maynart Ratu, Rifkha Elisabeth Raule, Jean H. Renaldi S. Sondakh, Renaldi S. Renaldi, Brian Riyandi, Muhamad Rumengan, Prisckylla Runia, Buamona Sagai, Seska Shinta Sagune, Novanda Sri Regina Salamu, Sri Maharani Sanger, Paulus Ezra Sari, Intan Iman Sari, Nur Imas Sekeon, Sekplin Sekeon, Sekplin S. Seko, Militia Kristi Sinundeng, Oktavian M. Soeprodjo, Raden R. O. K. Sonjaya, Kurnia Herdalita Sudiyono, Tri Setiawati Sumoked, Ade Diana Sunkudon, Stephanie D. Suoth, Visi Supit, Rinny P. Supit, Rinny P. Tambuwun, Nieke Vinka Tambuwun, Soviany R. Tanggang, Stela Tebisi, Dwi Ayu Ningsi Tiara, Chasandra Tiwa, Madeline Gracia Toar, Azriel Elisabeth Tompunu, Fransien Tulangow, Ralfi R. Tumurang, Marjes Tumurang, Marjes N Umboh, Elisabeth Marselina Umboh, Tirsa Wagiu, Megi Irene Walangitan, Vrischa F. Walesasi, Intan Permata Sari Watugigir, Angle T.G Watulangkow, Enggelin Chelin Wawointana, Ivana Putri Youlma Wenas, Crifianny P. Wowiling, Majesty Wowor, Prisca Wulan P. J. Kaunang Yolanda Anastasia Sihombing Yulianty Sanggelorang