Claim Missing Document
Check
Articles

Found 76 Documents
Search
Journal : KESMAS

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KEAMANAN JAJANAN PADA PESERTA DIDIK DI SD GMIM PONDANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sunkudon, Stephanie D.; Engkeng, Sulaemana; Punuh, Maureen I
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keamanan jajanan merupakan salah satu masalah kesehatan yang harus diperhatikan, karena jutaan manusia dilaporkan keracunan pangan dan masyarakat yang sering mengalami keracunan pangan adalah anak sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap tentang keamanan jajanan pada peserta didik di SD GMIM Pondang Kabupaten Minahasa Selatan. Ditinjau dari jenis datanya metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu atau quasi experiment dengan metode ceramah dengan rancangan pre-test dan post-test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V dan kelas VI SD GMIM Pondang Kabupaten Minahasa Selatan. Kelas V berjumlah 28 peserta dan kelas VI berjumlah 22 peserta dengan total keseluruhan peserta didik berjumlah 50 peserta didik. Tehnik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji T-test untuk mengetahui perbedaan dan regresi untuk mengetahui pengaruh. Hasil yang diperoleh yaitu ada perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan keamanan jajanan dengan nilai mendapatkan hasil 1,18 setelah dilakukan perlakuan pada peserta didik mengalami peningkatan pengetahuan dan sikap 1,50 pada post-test. pada pre-test sikap didapat hasil 1,22 pretest dan setelah dilakukan perlakuan didapat hasil 1,56. Lewat table diatas dapat dilihat adanya Pengaruh perlakuan tentang keamanan jajanan terhadap pengetahuan pelajar yang signifikan pada peserta didik di SD GMIM Pondang yang terlihat pada kelompok pelajar. Saran peneliti yang direkomendasikan diharapkan sekolah dapat mengambil peran untuk terus memberikan informasi tentang keamanan jajanan dan melakukan kerjasama antara petugas kesehatan dan sekolah untuk diberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kesehatan keamanan jajanan. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Keamanan Jajanan, Peserta Didik. ABSTRACT Food safety is one of the health problems that must be considered, because millions of people are reported to be food poisoning and people who often experience food poisoning are school children. The purpose of this study isto find out the effect of health education on knowledge and attitudes about snacks safety in students in SDIM Pondang, South Minahasa Regency. Judging from the type of data, the research method used in this study is a quantitative method using quasi-experimental method or quasi experiment with lecture method with pre-test and post-test one group design. The population in this study were students of class V and class VI of GMIM Pondang Elementary School in South Minahasa Regency. Class V has 28 participants and Class VI has 22 participants with a total of 50 students.Data collection techniques using a questionnaire. The analysis used is the T-test to find out the differences and regression to determine the effect. The results obtained are there are differences in knowledge and attitudes before and after counseling food security with valuesget results 1.18 after the treatment of students has increased knowledge and attitudes 1.50 on the post-test. in the pre-test attitudes the results obtained 1.22 pretest and after treatment the results obtained 1.56. Through the table above, it can be seen that there is a significant influence of the treatment of snacks on the knowledge of students in students in Pondang GMIM Elementary School seen in student groups.. Suggested researchers' recommendationsIt is hoped that schools will be able to take on the role of continuing to provide information on food safety and collaborating with health workers and schools to provide health education through health education on food security. Keywords: Knowledge, Attitude, Food Safety, Students
DETERMINAN PERILAKU PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS MOLOMPAR TOMBATU TIMUR MINAHASA TENGGARA Wawointana, Ivana Putri Youlma; Engkeng, Sulaemana; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air susu ibu (ASI) adalah makanan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan gizi pada bayi. Akan tetapi saat ini dengan adanya susu formula yang beredar dengan berbagai macam merek dagang untuk bayi usia dibawah 12 bulan, membuat kaum ibu di daerah perkotaan atau di pedesaaan seringkali memberikan susu formula sebagai penganti atau sebagai pendamping ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah Puskesmas Molompar Tombatu Timur Minahasa Tenggara. Desain penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan rancangan studi potong lintang. Populasi dalam penelitian ini 258 ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan. Jumlah sampel 80 ibu, diambil secara acak, penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Penelitian dilakukan pada bulan Maret, pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data diuji dengan mengunakan uji chi square. Analisis hasil penelitian untuk bayi yang diberikan susu formula pada usia < 6 Bulan  sebanyak 56,3% dan ≥ 6 Bulan sebanyak 43,7%. Ibu yang berada pada kategori tingkat pengetahuan baik 63,7 % dan ρ value=0,208. Sikap ibu  berada pada kategori baik 48,8%, dan ρ value=0,000. Untuk  ibu yang mendapat dukungan keluarga pada kategori baik sebanyak 63,7% dan nilai ρ value = 0,004. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan yaitu yang menjadi determinan dalam perilaku pemberian susu formula adalah sikap, tindakan dan dukungan keluarga, karena  Pengetahuan tidak menjadi determinan yang berhubungan dengan perilaku pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan. Disarankan untuk dilakukan pemberdayaan kepada ibu, suami dan keluarga seperti pemberian informasi serta motivasi kepada ibu untuk mendukung upaya pemberian ASI Eksklusif Kata Kunci: Susu Formula, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Keluarga ABSTRACTBreast milk (ASI) is the best food in meeting the nutritional needs of infants. However, now with the presence of formula milk that is circulating with various trademarks for infants under 12 months of age, it makes mothers in urban areas or in rural areas often provide formula milk as a substitute or as a complement to breast milk. This study aims to determine the determinants of infant formula feeding behavior in infants aged 0-6 months in the area of Eastompongan Tombatu Molompar, East Minahasa. The research design used was an analytic survey with a cross-sectional study design. The population in this study were 258 mothers who had babies aged 6-24 months. A total of 80 mothers, taken randomly, determined the number of samples using the Slovin formula. The study was conducted in March, collecting data using questionnaire sheets. Data were tested using the chi square test. Analysis of the results of research for infants who were given formula milk at age <6 months were 56.3% and ≥ 6 months were 43.7%. Mothers who are in the good knowledge level category are 63.7% and ρ value = 0.208. The mother's attitude is in the good category of 48.8%, and ρ value = 0,000. For mothers who received family support in the good category as much as 63.7% and the value of ρ value = 0.004. From these results it can be concluded that what is determinant in the behavior of formula feeding is attitudes, actions and family support, because Knowledge is not a determinant related to the behavior of formula feeding in infants 0-6 months. It is recommended that empowerment be done to mothers, husbands and families such as providing information and motivation to mothers to support efforts to provide exclusive breastfeeding Keyword: Formula Milk, Knowledge, Attitude, Family Support
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK TERHADAP SIKAP PESERTA DIDIK LAKI-LAKI DI SMK COKROAMINOTO KOTA MANADO Adam, Reski Eka Pratiwi; Engkeng, Sulaemana; Rattu, A. J.M
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan suatu fenomenal, artinya meskipun sudah diketahui dampak negatif rokok, jumlah perokok tetap tinggi. Rokok adalah salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar dan dihisap dan atau dihirup asapnya. Sekolah merupakan perpanjangan tangan keluarga, artinya sekolah merupakan tempat lanjutan untuk meletakan dasar perilaku bagi anak, termasuk perilaku kesehatan. Peran guru dalam promosi kesehatan di sekolah sangat penting karena guru pada umumnya lebih dipatuhi oleh anak-anak dari pada orang tuanya. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Bahaya Merokok Terhadap Sikap Peserta Didik Laki-Laki Di SMK Cokroaminoto Kota Manado. Jenis penelitian yang digunakan adalah True-Eksperiment dengan penelitian pretest-posttest control grup design. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI yang berjumlah 40 peserta didik yang diambil secara random. Hasil statistik menggunakan Uji Paired Test menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan sikap bahaya merokok pada kontrol grup yang diberikan leaflet diketahui nilai p value 0.000 dengan nilai rata-rata 18,25, sedangkan nilai p value untuk Perbedaan sikap bahaya merokok pada eksperimen grup yang diberikan penyuluhan yaitu 0,000 dengan nilai rata-rata 25,10. Kesimpulan berdasarkan penelitian yang dilakukan yaitu pemberian perlakuan berupa penyuluhan kesehatan pada eksperimen grup lebih berpengaruh terhadap sikap tentang bahaya merokok dibandingkan dengan pemberian perlakuan berupa leaflet pada kontrol grup. Kata kunci: Merokok, Sekolah, Penyuluhan, Sikap ABSTRACTSmoking is phenomenal, it means that despite the known negative effects of smoking, the number of smokers remains high. Cigarettes are one of the tobacco products that are intended to be burned and smoked and inhaled by the smoke. School is an extended arm of the family, it means the school is a continuation place for laying the foundation of behavior for children, including health behavior. The role of teachers in health promotion in schools is very important because teachers in general are more obeyed by children than their parents.The purpose of this research was to determine the effect of health education on the dangers of smoking on the attitudes of male students in the Cokroaminoto Vocational High School, Manado. This type of research is a True-Experiment with pretest-posttest control group design. This research was conducted in September-October 2019. The sample in this study was class XI, amounting to 40 random peoples. Statistical results using the Paired Test showed that there were differences in the smoking hazard attitudes in the control group given leaflets known to the p value 0,000 with an average value of 18.25, while the p value for the difference in smoking hazard attitudes in the experimental group given counseling 0,000 with an average value of 25,10. Conclusion based on research conducted, the provision of treatment in the form of health education in group experiments has more influence on attitudes about the dangers of smoking compared to the treatment of leaflets in group control. Keywords: Smoke,School, Counseling, Attitudes
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN CARA PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES DI DESA PAKUWERU KECAMATAN TENGA KABUPATEN MINAHASA SELATAN Egeten, Esri Andrew Koresa; Engkeng, Sulaemana; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian skabies di negara berkembang termasuk Indonesia terkait dengan kontak fisik antar individu, kepadatan hunian, kemiskinan dengan tingkat kebersihan yang rendah dan keterbatasan akses air bersih memudahkan transmisi dan infentasi tungau scabies. Pencegahan skabies pada manusia dapat dilakukan dengan cara mengindari kontak langsung dengan penderita dan mencegah penggunaan barang-barang penderita secara bersama-sama Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan cara pencegahan skabies di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Kabupaten Minahasa Selatan pada bulan Juli 2019. Variabel bebas dalam penelitian ini ialah pengetahuan dan sikap sedangkan variable terikat adalah cara pencegahan penyakit. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan cara pencegahan skabies dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan cara pencegahan penyakit scabies. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Cara Pencegahan. ABSTRACTThe incidence of scabies in developing countries including Indonesia is related to physical contact between individuals, occupancy density, poverty with low levels of cleanliness and limited access to clean water facilitates the transmission and infabation of scabies mites. Prevention of scabies in humans can be done by avoiding direct contact with sufferers and preventing the use of patient items together. The purpose of this study is to determine the relationship between knowledge and attitudes by preventing scabies in Pakuweru Village, Tenga District, South Minahasa Regency. This research is an analytic observational study with cross sectional study design. This research was conducted in Pakuweru Village, Tenga District, South Minahasa Regency in July 2019. The independent variable in this study was knowledge and attitude, while the dependent variable was a way to prevent disease. To find out the relationship between knowledge and attitude with prevent of scabies using the Chi Square test. The results of this study shows that there is a relationship between knowledge and attitude with how to prevent scabies Keywords: Knowledge, Attitude, Prevent.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PADA PESERTA DIDIK TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMA YBP BUNTONG MINAHASA Sudiyono, Tri Setiawati; Engkeng, Sulaemana; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok memang mengkhawatirkan, yang berarti bahwa meskipun merokok diketahui memiliki efek negatif, jumlah rokok masih tinggi. Dampak merokok merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencontohkan bahwa merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal dan menyebabkan sekitar 6 juta kematian setiap tahunnya. Dengan bantuan media leaflet dan metode penyuluhan pre-test dan post-test (yang dapat meningkatkan pengetahuan siswa) untuk konsultasi kesehatan, interaksi dengan siswa selama proses konsultasi dapat menarik masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Penelitian yang dilakukan di SMA YBP Buntong Minahasa, khusus untuk siswa XI dan XII ini berjumlah 55 siswa, 27 siswa di XI dan 28 siswa di XII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pada Peserta Didik tentang bahaya merokok di SMA YBP Buntong Minahasa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posstest. Populasi yang diambil pada penelitian ini merupakan Peserta Didik SMA YBP Buntong Minahasa yang berjumlah 55 Peserta Didik. Analisis data menggunakan uji statistik t test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pengujian di dapatkan nilai t hitung pengetahuan sebelum-sesudah penyuluhan di sekolah SMA YBP yaitu t hitung = -35,370 dengan p value = 0,000 yang artinya terdapat peningkatan yang signifikan anatara pengetahuan responden sebelum dan sesudah di laksanakanya penyuluhan. Kata Kunci : Peserta didik, Dampak Merokok,Penyuluhan Kesehatan.  ABSTRACTSmoking is a phenomenal one, which means that despite the known negative impact of cigarettes, the number of cigarettes remains high. The impact of smoking is one of the biggest health problems in the world, the World Health Organization (WHO) states that cigarettes cause serious health problems and become the cause of death of approximately 6 million people per year. Health counseling assisted by leaflet media and pre-test and post-test counseling methods that are able to significantly increase student knowledge of the interactions conducted during counseling on Learners are able to attract interest to be active in the counseling activities.The research was conducted at SMA YBP Buntong Minahasa, especially conducted in grade XI and grade XII students with a total of 55 learners, 27 students and 28 students in class XII. This study aims to find out the effect of health counseling on knowledge and attitudes in learners about the dangers of smoking at SMA YBP Buntong Minahasa. This type of research is quantitative research and uses quasi experimental method with one group pretest posstest approach. The population taken in this study was YBP Buntong Minahasa High School Students who numbered 55 Students. Data analysis using statistical test t test with 95% confidence level. The test results obtained t value of knowledge count before-after counseling in high school YBP namely t count = -35,370 with p value = 0.000 which means there is a significant increase between the knowledge of respondents before and after the implementation of counseling. Keywords: Learners, The impact of smoking, Health Counseling.
PENGARUH PENYULUHAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN TERHADAP SIKAP PENCEGAHAN DIARE PADA PESERTA DIDIK DI SD GMIST IMANUEL ONDONG KABUPATEN SITARO Sagune, Novanda Sri Regina; Engkeng, Sulaemana; Punuh, Maureen I.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cuci tangan merupakan suatu investasi yang paling efektif untuk mengurangi kejadian diare pada anak. Penyuluhan kesehatan sebagai bagian atau cabang dari ilmu kesehatan (Notoatmodjo, 2012). Sikap merupakan reaksi maupun respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu objek (Notoatmodjo, 2003). Penelitian yang dilakukan di SD GMIST Imanuel Ondong Kabupaten Sitaro khususnya yang dilakukan pada peserta didik kelas IV, V, dan VI dengan jumlah total responden 51 peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang cuci tangan pakai sabun terhadap sikap pencegahan diare pada peserta didik di SD GMIST Imanuel Ondong Kabupaten Sitaro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi yang diambil pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV, V, dan VI SD GMIST Imanuel Ondong Kabupaten Sitaro yang berjumlah 51 peserta didik. Analisis data menggunakan uji statistic T-Test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil sikap responden sebelum dilakukan penyuluhan yaitu baik sebanyak sebanyak 18 peserta didik (35,3 %) dan kurang baik sebanyak 33 peserta didik (64,7%) dan hasil sesudah dilakukan penyuluhan yaitu yang mempunyai sikap baik sebanyak 18 peserta didik (100,0%). Hasil analisis dengan menggunakan Uji T sampel berpasangan,dan diperoleh hasil nilai T hitung Sikap Sebelum-Sesudah penyuluhan kelas IV yaitu t hitung= -8,767 dengan P value = ,000, dan Sikap Sebelum-Sesudah penyuluhan kelas V yaitu t hitung= -4,703 dengan P value = 0,003 dan Sikap peserta didik Sebelum-Sesudah penyuluhan kelas VI yaitu t hitung= -7,216 dangan P value = 0,000 artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara sikap responden sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan. Setelah dilakukannya pre test dan post test  terdapat pengaruh yang bermakna terhadap sikap peserta didik SD GMIST Imanuel Ondong Kabupaten Sitaro Kata Kunci : Cuci tangan pakai sabun,sikap pencegahan diare,peserta didik ABSTRACT Washing hands is the most cost effective investment to reduce the incidence of diarrhea in children. Health education as a part or branch of health sciences also has two sides, namely the science and the arts (Notoatmodjo, 2012). Attitude is a reaction or response that is still closed from a person to a stimulus or object (Notoatmodjo, 2003). Research conducted at SD GMIST Imanuel Ondong, Sitaro Regency, especially those conducted on grade IV, V, and VI students with a total number of respondents was 51 students. This study aims to determine the effect of counseling on washing hands with soap on diarrhea prevention attitudes in students at SD GMIST Imanuel Ondong, Sitaro Regency. This type of research is a quantitative study and uses a quasi-experimental method with a one group pretest posttest approach. The population taken in this study were students in grades IV, V, and VI of SD GMIST Imanuel Ondong, Sitaro Regency, totaling 51 students. Data analysis used statistical T-Test with a confidence level of 95%. The results of the respondent's attitude before counseling were good as many as 18 students (35.3%) and less good as many as 33 students (64.7%) and the results after counseling were those who had good attitudes as many as 18 students (100.0 %). The results of the analysis using the paired sample T test, obtained the T value of the attitude before-after counseling class IV, namely t = -8,767 with P value =, 000, the attitude before-after counseling class V, namely t count = -4,703 with P value =, 003 and the attitude before-after counseling in class VI, namely t count = -7.216 with P value = .000 means that there is a significant increase between the attitudes of the respondents before and after the extension. After conducting the pre-test and post-test, there was a significant influence on the attitudes of students at SD GMIST Imanuel Ondong, Sitaro Regency.. Keywords: Learners, Diare, Health Counseling
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI Lempoy, Jimmy Junior; Engkeng, Sulaemana; Malonda, Nancy S.H.
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok merupakan suatu benda yang tentusudah tidak  asing  lagi bagi masyarakat saat ini dan sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Rokok berbentuk silinder dengan dua warna, yakni putih dan cokelat dengan ukuran 70-120 mm. Menurut WHO  prevalensi perokok usia 10-18 tahun yang meningkat ini memberikan gambaranbahwa kampanye-kampanye tentang bahayarokok harus lebih awal diberikan kepadamasyarakat dimulai dari tingkatan usiasekolah dasar, dengan harapan ketikapengetahuan tentang bahaya rokok diberikanlebih awal pengetahuan tersebut akanmenjadi dasar untuk pembentukan sikap terhadap perilaku merokokfaktor yang dominan yang mewarnai perilaku merokok pada mahasiswa terbagi dalam dua domain yaitu pengetahuan dan sikap.Pengetahuan adalah hasil pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya.Sikap merupakan respons tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek  tertentu,  yang  sudah melibatkan faktor pendapat dan emosi yang  bersangkutan. Metodeyang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif.Sampel yang digunakan merupakan mahasiswa sebanyak 46responden pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado.Hasil penelitian dari yang diteliti menunjukkan bahwa sikapmahasiswakategori baik sebanyak 34dengan persentase 73,9%, kurang baik sebanyak 12 mahasiswadengan persentase 26,1%, danpengetahuan mahasiswa kategori baik sebanyak 41 dengan persentase89,1% ,kurang baik sebanyak 5 dengan persentase10,9%.Simpulan dalam penelitian ini yaitu sikap dan pengetahuan perilaku merokokberada dalam kategori baik. Saran dalam penelitian adalah menjaga pola hidup sehat terutama menghindari perilaku merokok dan bahaya merokok agar menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas dan untuk generasi muda yang akan datang dan mendorong kegiatan mengenai pengetahuan, dan sikap terhadap perilaku merokok. Kata Kunci:Pengetahuan, Sikap, Perilaku Merokok ABSRACTCigarettes are an object that is certainly familiar to society today and is often found in everyday life. Cigarettes are cylindrical in two colors, namely white and brown with a size of 70-120 mm. According to WHO, the increasing prevalence of smokers aged 10-18 years gives an idea that campaigns about the dangers of smoking should be given to the public earlier starting from the elementary school age level, with the hope that when knowledge about the dangers of smoking is given earlier this knowledge will become the basis for The formation of attitudes towards smoking behavior, the dominant factors that color smoking behavior in students, are divided into two domains, namely knowledge and attitudes. Knowledge is the result of human senses, or the result of a person's knowing of objects through their senses. Attitude is a person's closed response to a certain stimulus or object, which already involves the opinion and emotional factors concerned. The method used is descriptive quantitative. The sample used is a student of 46 mahasiswats to the students of the Faculty of Public Health, University of Sam Ratulangi Manado. The results of the research studied showed that the attitude of mahasiswats in the good category was 34 with a percentage of 73.9%, 12 mahasiswats with a percentage of 26.1% were not good, and the knowledge of mahasiswats in the good category was 41 with a percentage of 89.1%, 5 with a percentage of 10.9%. The conclusion in this study is that the attitude and knowledge of smoking behavior are in a good category. The suggestion in the research is to maintain a healthy lifestyle, especially avoiding smoking behavior and the dangers of smoking in order to become a good example for the wider community and for the young generation to come and encourage activities regarding knowledge and attitudes towards smoking behavior. Keywords:Knowledge, Attitude, Smoking Behavior
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TANAMAN OBAT KELUARGA (SELEDRI DAN SEREH) UNTUK HIPERTENSI DI DESA MUNDUNG SATU KECAMATAN TOMBATU TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Sagai, Seska Shinta; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak dari zaman dahulu sudah turun temurun tanaman obat sering di jadikan sebagai bahan yang mengatasi macam-macam jenis penyakit serta menjadikan tanaman tersebut sebagai tanaman obat keluarga.  Tanaman obat keluarga (TOGA) dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai obat alamiah pengganti obat kimia. Keberhasilan sosialisasi dapat membuat minat masyarakat meningkat untuk memanfaatkan pengobatan tradisional tersebut karena berasal dari bahan yang alami dan lebih murah serta bahannya lebih mudah didapatkan. Masyarakat desa Mundung Satu Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara mempunyai pengetahuan yang berbeda-beda tentang Tanaman Obat Keluarga untuk Hipertensi. Penelitian ini dengan tujuan untuk dapat mengetahui pengaruh promosi kesehatan dalam tingkat pengetahuan tanaman obat keluarga (seledri dan sereh) untuk hipertensi di desa Mundung Satu. Quasi eksperimen seperti intervensi penyuluhan kesehatan secara langsung dan menggunakan leaflet melalui door to door kepada masyarakat adalah desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitan dengan rancangan one group pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel ini adalah pengambilan sampel secara acak sistematis (Systematic Random Sampling) sebanyak 76 responden. Analisis data menggunakan uji statistik t test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pengujian didapatkan nilai T hitung pengetahuan sebelum-sesudah penyuluhan untuk desa Mundung Satu yaitu T hitung = -46,283 dengan p value = 0,000 artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilaksanakannya penyuluhan.  Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Tanaman Obat Keluarga, Hipertensi   ABSTRACTSince ancient times, medicinal plants have been used for generations to treat various types of diseases and make these plants as family medicinal plants. Family medicinal plants (TOGA) can be processed into various types of preparations so that they can be consumed by the public as natural medicines to replace chemical drugs. The success of the socialization can increase the public's interest to take advantage of these traditional medicines because they come from natural and cheaper ingredients and the ingredients are easier to obtain. The people of Mundung Satu village, Tombatu Timur District, Southeast Minahasa Regency have different knowledge about family medicinal plants for hypertension. This study aims to determine the effect of health promotion on the level of knowledge of family medicinal plants (celery and lemongrass) for hypertension in Mundung Satu village. Quasi-experimental such as direct health counseling interventions and using leaflets through door to door to the public are the research designs used in this study. This research is a type of research with one group pre test and post test design. The sampling technique was systematic random sampling (Systematic Random Sampling) of 76 respondents. Data analysis used statistical t test with a confidence level of 95%. The test results obtained the T value of the knowledge before-after counseling for Mundung Satu village, namely T count = -46,283 with p value = 0,000 meaning that there was a significant increase between the respondent's knowledge before and after the implementation of the counseling. Keywords : Health Promotion, Physic Garden, Hypertension
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PESERTA DIDIK PEREMPUAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMP NEGERI 3 TAHUNA Hermawan, Lestari Amaliadi; Engkeng, Sulaemana; Sekeon, Sekplin S.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan dimana seseorang bebas dari suatu penyakit khususnya pada bagian alat reproduksi, Keputihan adalah suatu cairan yang dikeluarkan dari alat reproduksi yang tidak berupa darah. Pencegahan keputihan merupakan suatu tindakan seseorang menjaga serta merawat daerah alat reproduksi. Tujuan dari penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap peserta didik perempuan dengan tindakan pencegahan keputihan di SMP Negeri 3 Tahuna, Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional, Penelitian ini dilakukan dengan cara door to door ke rumah-rumah peserta didik perempuan kelas VIII dan IX SMP Negeri 3 Tahuna dengan mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan, Pada Bulan Agustus 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Adanya pengaruh yang signifikan antara  pengetahuan dengan tindakan pencegahan keputihan dengan nilai p-value = 0,024<0,05. Dan ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan tindakan pencegahan keputihan dengan nilai P-Vaue=0,019<0,05. Bagi kepala sekolah diharapkan untuk dapat menciptakan kegiatan yang positif untuk meningkatkan kreativitas pelajar, Bagi para peserta didik, diharapkan untuk dapat aktif dalam mencari informasi dari bebagai media yang ada sehingga pelajar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang tinggi agar dapat terhindar dari risiko dan dampak yang ditimbulkan. Kata kunci : Kesehatan Reproduksi, keputihan, pencegahan keputihan ABSTRACT Reproductive health is a condition in which a person is free from a disease, especially in the reproductive organs. Leucorrhoea is a fluid that is released from the reproductive organs which is not in the form of blood. Prevention of vaginal discharge is an act of someone to protect and care for the area of the reproductive organs. The purpose of this study was to analyze the relationship between the knowledge and attitudes of female students with leucorrhoea prevention measures at 3 Tahuna State Junior High School. This type of research used quantitative research with an analytic survey approach with a cross sectional design. Class VIII and IX female students of SMP Negeri 3 Tahuna by complying with and implementing health protocols, in August 2020. Based on the research conducted there was a significant influence between knowledge and leucorrhoea prevention measures with p-value = 0.024 <0.05. And there is a significant relationship between attitude and leucorrhoea preventive measures with a P-Vaue value = 0.019 <0.05. The principal is expected to be able to create positive activities to increase student creativity.For students, it is hoped that they can be active in seeking information from various existing media so that students have high knowledge and understanding in order to avoid the risks and impacts caused. Keywords: Reproductive Health, vaginal discharge, prevention of vaginal discharge
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI BERUSIA 6 BULAN SAMPAI 24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUMINTING Kimati, Rahmawati; Maramis, F R Raymond; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu merupakan makanan anak yang paling sempurna, ASI juga mengandung zat gizi dan cairan yang dibutuhkan anak  untuk memenuhi kebutuhan zat gizi di 6 bulan pertamanya. Tujuan  penelitian Untuk mengetahui pengetahuan ibu sebelum penyuluhan dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif di puskesmas Tuminting Kota  Manado, Untuk mengetahui pengetahuan ibu setelah penyuluhan dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif  di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan ibu. Jenis penelitian  dengan desain cross sectional. Populasi adalah ibu-ibu yang mempunyai anak 6 bulan sampai 24 Bulan di Puskesmas Tuminting, sampel merupakan total populsi yang berjumlah  965 ibu. Instrumen  penelitian  yaitu kuesioner.  Kata Kunci: Penyuluhan , Pengetahuan , Pemberian ASI Eksklusif. ABSTRACT Breastmilk  is the most perfect food for children, breast milk also contains nutrients and fluids that children need to meet their nutritional needs in the first 6 months. The research objective was to determine the knowledge of mothers before counseling in giving exclusive breastmilk at the Tuminting Public Health Center in Manado City. To find out the knowledge of mothers after counseling on giving exclusive breastmilk at the Tuminting Health Center, Manado City. This is to determine the effect of education on maternal knowledge. This type of research is a cross sectional design. The population is mothers who have children 6 months to 24 months at the Tuminting Health Center, the sample is the total population, amounting to 965 mothers. The research instrument was a questionnaire. Keyword: Counseling, Knowledge, Exclusive Breastfeeding.
Co-Authors A. J.M Rattu, A. J.M Adam, Hilman Adam, Reski Eka Pratiwi Adisti A. Rumayar, Adisti A. Akili, Rahayu H Ali, Christania Cindy Natasya Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Asrifudin, Afnal Avriline, Yossie B H. R. Kairupan Bontong, Novira Emanuela Boseke, Mikael Billy bowonseet, Priska Budi T. Ratag Chreisye K.F Mandagi, Chreisye K.F Chreisye Mandagi, Chreisye Christian R. Tilaar, Christian R. Clara, Karwur Regina Claudio Dalending, Intania Chimylova Daslety, Vindhy Daud, Juwita Demar, Angellina I. Egeten, Esri Andrew Koresa Egeten, Evita Christiani Febi Kolibu, Febi Ghufron, Deisy Trihandayana Hasiru, Febrianti Herdy Munayang Hermawan, Lestari Amaliadi Irianto, Erliena E. Iyong, Elvira Aprelia Jacob, Firginya K. Jeanvili Jenifer Anti, Berliana Brighitta Jumria Kadi, Nurhaliza Kalangi, Regina Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kantohe, Stefanus Karawanep, Cesilia M. Kawatu, Paul A.T Kimati, Rahmawati Kolibu, Febi K. Laode, Alya Laurensia, Veronika Lempoy, Jimmy Junior Limbat, Rio Daniel Christovel Linelejan, Monalisa Lumenta, Prisilia Gloria Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny E. Malonda, Nancy S.H Mambo, Hizkia Mamengko, Venezha A.L. Mandagi, Chreisye K. F. Manongga, Wiendra Nicodemus Maramis, F R Raymond Maureen I. Punuh, Maureen I. Mawitjere, Mega Putri Belia Medila, Kristy Mino, Zety Salasabilah Mokodompit, Pratiwi Munayan, Herdy Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nayoan, Listiowati Neu, Cicilia Nurmidin, M Fadel Nusu, Servitia Nusu, Servitia Ointu, Nadya Ondang , Tesalonika Ondang, Maya Marini Pabiaran, Anita Pakaja, Jeifisa C. Palar, Trianda A. L. Pandey, Lestari Angraina Pangemanan, Kimiko Intan Strysi Paraso, Saskia Parengkuan, Virginia Parinding, Reva Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Pertiwi, Chrismy Maharani Putri Ponimin, Priska Bella Vionie Punuh, Maureen I Punuh, Maureen Irinne Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ratag, Budi. T. Rattu, A. J.M. Rattu, Angelheart Joy Maynart Ratu, Rifkha Elisabeth Raule, Jean H. Renaldi S. Sondakh, Renaldi S. Renaldi, Brian Riyandi, Muhamad Rumengan, Prisckylla Runia, Buamona Sagai, Seska Shinta Sagune, Novanda Sri Regina Salamu, Sri Maharani Sanger, Paulus Ezra Sari, Intan Iman Sari, Nur Imas Sekeon, Sekplin Sekeon, Sekplin S. Seko, Militia Kristi Sinundeng, Oktavian M. Soeprodjo, Raden R. O. K. Sonjaya, Kurnia Herdalita Sudiyono, Tri Setiawati Sumoked, Ade Diana Sunkudon, Stephanie D. Suoth, Visi Supit, Rinny P. Supit, Rinny P. Tambuwun, Nieke Vinka Tambuwun, Soviany R. Tanggang, Stela Tebisi, Dwi Ayu Ningsi Tiara, Chasandra Tiwa, Madeline Gracia Toar, Azriel Elisabeth Tompunu, Fransien Tulangow, Ralfi R. Tumurang, Marjes Tumurang, Marjes N Umboh, Elisabeth Marselina Umboh, Tirsa Wagiu, Megi Irene Walangitan, Vrischa F. Walesasi, Intan Permata Sari Watugigir, Angle T.G Watulangkow, Enggelin Chelin Wawointana, Ivana Putri Youlma Wenas, Crifianny P. Wowiling, Majesty Wowor, Prisca Wulan P. J. Kaunang Yolanda Anastasia Sihombing Yulianty Sanggelorang