Claim Missing Document
Check
Articles

Found 76 Documents
Search
Journal : KESMAS

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS YENDIDORI KABUPATEN BIAK PROVINSI PAPUA Karawanep, Cesilia M.; Rumayar, Adisti A.; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pegawai menjadi sangat penting dikarenakan penurunan kinerja baik individu maupun kelompok dalam suatu perusahaan dapat memberikan dampak yang berarti dalam suatu perusahaan, yaitu akan berdampak pada tercapainya tujuan organisasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai  adalah motivasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – Desember 2020.  Tempat penelitian, dilakukan di Puskesmas Yendidori Kabupaten Biak Provinsi Papua.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai di puskesmas. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 30 pagawai.  Hasil uji hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai di Puskesmas Yendidori Kabupaten Biak dengan menggunakan uji statistik  Chi-square dengan nilai p= 0,019 atau (p> 0,05).  menunjukan ada  hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Yendidori. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Yendidori Kabupaten Biak Provinsi Papua. Kata kunci: Kinerja Karyawan, Motivasi ABSTRACTEmployee performance is very important because a decrease in the performance of both individuals and groups in a company can have a significant impact in a company, which will have an impact on the achievement of organizational goals. One of the factors that influence employee performance is work motivation. This research is an analytic survey research with a cross sectional approach (cross sectional). When this research was conducted in February - December 2020. The research site was conducted at the Yendidori Health Center, Biak Regency, Papua Province. The population in this study were all employees at the health center. The number of samples in the study was 30 staff. The results of the correlation test between work motivation and employee performance at the Yendidori Health Center, Biak Regency, used the Chi-square statistical test with a value of p = 0.019 or (p> 0.05). shows that there is a relationship between work motivation and employee performance at the Yendidori Health Center. The conclusion of this study is that there is a relationship between work motivation and employee performance at the Yendidori Health Center, Biak Regency, Papua Province.                                                                                                                                 Keywords: Employee Performance, Motivation
HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEDAGANG ASONGAN DI KOTA MANADO Renaldi, Brian; Kawatu, Paul A. T.; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal disorder (MSDs) atau gangguan otot rangka adalah gangguan yang dialami karena kerusakan pada otot, saraf, tendon, ligament, persendian, kartilago, dan diskus invertebralis. Gangguan dapat berupa kerusakan pada otot yang dapat berupa ketegangan otot, inflamasi, dan degenerasi. Menurut International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD) bahwa distribusi pasien di rumah sakit di indonesia pada tahun 2008 mencatat ada 26.897 kasus penyakit muskuloskeletal yang menjalani rawat inap dengan presentase berdasarkan jenis kelamin yaitu pada laki-laki ada 13.425 kasus sedangkan perempuan ada 13.472 kasus. Pedagang asongan adalah pekerjaan yang menjual barang dagangannya dengan cara menawarkan langsung pada calon pembeli. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara masa kerja beban kerja fisik dengan keluhan muskuloskeletal pada pedagang asongan di Kota Manado. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Varialbel dependen (keluhan Muskuloskeletal pada pedagang asongan) dengan varialbel independen (masa kerja dan beban kerja fisik) diuji secara bersamaan. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling yang dimana seluruh populasi cocok dengan kriteria inklusidan eksklusi. Maka didapatkan jumlah responden sebanyak 40 pedagang asongan. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara masa kerja dengan keluhan musculoskeletal (p = 0,000) serta terdapat juga  hubungan antara beban kerja fisik dengan keluhan musculoskeletal (p = 0,016). Kata kunci : Masa kerja, Beban kerja fisik, Keluhan Muskuloskeletal ABSTRACT Musculoskeletal disorders (MSDs) or skeletal muscle disorders are disorders that are experienced due to damage to muscles, nerves, tendons, ligaments, joints, cartilages, and invertebral discs. Disorders can be in the form of damage to the muscles which can be in the form of muscle tension, inflammation, and degeneration. According to the International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD) that the distribution of patients in hospitals in Indonesia in 2008 recorded that there were 26,897 cases of musculoskeletal disease undergoing hospitalization with a percentage based on gender, namely in males there were 13,425 cases while females had 13,472 cases. Asongan are jobs that sell merchandise by offering directly to prospective buyers. The purpose of this research is to find out the relationship between the physical workload and working period with musculoskeletal complaint of asongan merchants in Manado City. Research conducted by researchers is a quantitative study using analytic observational methods with a cross sectional study approach. Dependent variables (Musculoskeletal complaints with hawkers) with independent variables (years of service and physical workload) are tested simultaneously. Sampling uses the Accidental Sampling method in which the entire population matches the inclusion and exclusion criteria. Then obtained the number of respondents as many as 40 asongan merchants. Bivariate analysis using the Spearman correlation test. The results showed that there is a relationship between the working period and the musculoskeletal complaint (P = 0.000) and there is also a relationship between physical workloads and musculoskeletal complaints (P = 0.016) Keywords: Working period, Physical workloads, Musculoskeletal disorders
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG GIZI SEIMBANG PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 NANUSA KABUPATEN TALAUD Iyong, Elvira Aprelia; Kairupan, B.H. Ralph; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan gizi pada peserta didik merupakan upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan status gizi peserta didik. Upaya peningkatan pengetahuan peserta didik melalui penyebaran informasi tentang gizi simbang perlu dilakukan agar mereka tahu dan mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka. Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat untuk mendorong dan memandirikan mereka malalui pesan kesehatan yang telah diterimanya. Metode ceramah atau curah pendapat adalah salah satu bentuk metode yang sering digunakan agar ada interaksi antara sasaran penyuluhan dengan pemberi informasi.Tujuan enelitian untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan tentang gizi seimbang pada peserta didik di SMP Negeri 1 Nanusa Kabupaten Talaud. Metode penelitian yaitu penelitian eksperimen semu one group pre-test and post-test design. Populasi yang juga menjadi sampel dalam penelitian ini yakni seluruh peserta didik kelas VII sampai kelas IX SMP Negeri 1 Nanusa Kabupaten Talaud yang berjumlah 63 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu materi penyuluhan dalam bentuk slide power point, Laptop dan alat tulis menulis. Penelitian ini menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian sebelum dilakukan penyuluhan terdapat 47,6% peserta didik yang berada pada kategori pengetahuan kurang baik dengan nilai rata-rata 6,08. Terjadi peningkatan pengetahuan pada pelajar sesudah penyuluhan dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 14,37 dan terdapat 65,1% peserta didik yang berada pada kategori pengetahuan baik. Ada pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan pelajar dengan nilai ρ value = 0,000 dengan perbedaan nilai rata-rata sebesar 8,29. Penyuluhan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan tentang gizi seimbang pada peserta didik di SMP Negeri 1 Nanusa Kabupaten Talaud Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Gizi Seimbang, Peserta didik ABSTRACTThe fulfillment of nutrition requirement for adolescents is an effort that needs to be done to improve their nutritional status. Efforts to increase the knowledge of adolescents through the distribution of information on balanced nutrition need to be done so that they know and can meet their nutritional needs. Health education is one way to disseminate health information to the public to encourage and empower them through the health messages they have received. The lecture or brainstorming method is one form of method that is often used so that there is an interaction between the target of the counselling and the information provider. Research objective to analyze the effect of health education on knowledge about balanced nutrition in adolescents at SMP Negeri 1 Nanusa, Talaud Regency. This research used quasi-experimental, one group pre-test and post-test design. The sample of this research is the entire population, namely all adolescents who are in class VII to class IX SMP Negeri 1 Nanusa Talaud Regency, totaling 63 students.The research instrument used was lecture’s material in the form of power point slides, questionnaire, computers and writing instruments. This study used a paired t-test. Research results is prior to the counselling, 47.6% of adolescents were in the poor knowledge category with an average score of 6.08. There was an increase in students' knowledge after counseling with an average score increasing to 14.37 and there were 65.1% of adolescents who were in the good knowledge category. There is an influence of counseling on increasing student knowledge with a value of ρ value = 0.000 with a difference in the average value of 8.29. Health education affects knowledge about balanced nutrition in adolescents at SMP Negeri 1 Nanusa, Talaud Regency. Keyword: Health Education, balanced nutrition, adolescents
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA KANEYAN KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Ondang, Maya Marini; Engkeng, Sulaemana; Raule, Jean H.
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah masih menjadi salah satu faktor yang dapat menimbulkan masalah kesehatan di masyarakat. Penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada masyrakat untuk menambah pengetahuan serta memengaruhi sikap dan perubahan perilaku kepada masyrakat. Penyuluhan kesehatan dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu promosi kesehatan seperti leaflet serta menggunakan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Kaneyan Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan one group pretest-posttest design. Populasi seluruh masyarakat desa Kaneyan, sampel berjumlah 73 masyarakat. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu materi penyuluhan dalam bentuk slidepower point, Laptop dan leaflet. Penelitian ini menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis variabel pengetahuan baik sebelum penyuluhan sebanyak 58,9%, sesudah penyuluhan meningkat menjadi 84,9%, nilai ρ value pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan = 0,000. Sikap sebelum dan sesudah sama yaitu 35,6% tetapi ada peningkatan nilai rata-rata, untuk pengaruh penyuluhan terhadap sikap masyrakat nilai ρ value = 0,035 dan untuk perilaku baik masyarakat sebelum penyuluhan sebanyak 28,8% dan sesudah penyuluhan sebanyak 39,7%, dan pengaruh penyuluhan terhadap perilaku masyarakat nilai ρ value = 0,001. Kesimpulan penelitain yaitu penyuluhan kesehatan berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Kaneyan Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap,Perilaku Masyarakat  ABSTRACTGarbage is still one of the factors that can cause health problems in the community. Health education is a method that can be used to provide information to the community to increase knowledge and influence attitudes and behavior changes in the community. Health education can be done by using health promotion aids such as leaflets and by using the lecture method. This study aims to see the effect of health education on community behavior in waste management in Kaneyan Village, Tareran District, South Minahasa Regency. This type of research used quasi-experimental with one group pretest-posttest design. The entire population of the Kaneyan village community, a sample of 73 masyarakatts. The research instrument used was extension material in the form of slidepower points, laptops and leaflets. This study used a paired t-test. The results of the analysis of the variable knowledge category both before extension were 58.9%, after extension increased to 84.9%, the value of ρ value the effect of extension on knowledge = 0.000. The attitude category before and after was the same, namely 35.6% but there was an increase in the average value, for the effect of counseling on community attitudes the value of ρ value = 0.035 and for community behavior before counseling, the good category was 28.8% and after counseling was 39.7 %, and the influence of counseling on community behavior with a value of ρ value = 0.001. The conclusion of this research is that health education has an effect on community behavior in waste management in Kaneyan Village, Tareran District, South Minahasa Regency. Keywords: Knowledge, Attitudes, and Community Behavior
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAUAN DAN SIKAP PESERTA DIDIK TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMA DAN SMK LIRUNG TALAUD Sinundeng, Oktavian M.; Engkeng, Sulaemana; Ratag, Budi. T.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan merokok merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian khusus dimana perilaku ini tidak hanya ditemukan pada orang dewasa tapi juga pada anak-anak, laki-laki maupun perempuan. Merokok merupakan suatu bentuk perilaku yang buruk yang dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Dalam mencegah kebiasaan merokok bagi peserta didik dapat di lakukan tindakan promotif melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan media audio visual yang memberikan informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetauan dan sikap yang baik terhadap pencegahan merokok. TujuanPenelitiannyaUntuk  Menegtahui Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan dan Sikap Peserta didik tentang Bahaya  Merokok di SMA dan SMK Lirung Talaud. Dengan metode penelitian menggunakan Quasy Experimental dengan rancangan Pre test – Post with Control Group, Sampel dalam penelitian ini menggunakan 2 kelas yaitu kelas X dan XI, dengan jumlah responden 66 peserta didik, Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode Purposive Sampling, penelitian di lakukan pada bulan Desember 2019. Hasil uji statistic Paired t test yaitu nilai mean pengetahuan kelompok eksperimen pada saat pre-test berjumlah 2,61 dan nilai mean pada saat post-test berjumlah 3,18 dengan nilai p-velue 0.00. hasil uji statistic Paired t test yaitu pengetahuan kelompok kontrol pada saat pre-test berjumlah 2,58 dan nilai mean pada saat post-test berjumlah 2,61dengan nilai p-value 0.831. Kesimpulannya Terdapat Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetauan dan Sikap peserta didik tentang bahaya merokok. Kata Kunci : Media Audio Visual dan Bahaya Merokok ABSTRACTThe smoking habit is a public health problem that needs special attention where this behavior is not only found in adults but also in children, men and women. Smoking is a form of bad behavior that can cause health hazards. In preventing smoking for students, promotive action can be taken through health education by using audio-visual media that provides information and education to increase knowledge and good attitudes towards smoking prevention. The aim of the research was to determine the effect of audio visual media on the knowledge and attitudes of students about the dangers of smoking in SMA and SMK Lirung Talaud. With the research method using Quasy Experimental with a pre-test - post control group design, the sample in this study used 2 classes, namely class X and XI, with the number of respondents 66 students, the sampling technique used in this study was the purposive sampling method, The research was carried out in December 2019. The results of the Paired t test statistical test were the mean value of the experimental group's knowledge at the pre-test amounted to 2.61 and the mean value at the post-test was 3.18 with a p-velue value of 0.00. Statistical test results Paired t test, namely the control group knowledge at the time of pre-test amounted to 2.58 and the mean value at the time of the post-test amounted to 2.61 with a p-value of 0.831. The conclusion is that there is an effect of audio visual media on knowledge and attitudes of students about the dangers of smoking. Keywords: Audio Visual Media and the Dangers of Smoking
HUBUNGAN ANTARA PENEGETAHUAN, SIKAP, KEJADIAN DIARE DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA PESERTA DIDIK SD NEGERI 2 KOTA TOMOHON Pangemanan, Kimiko Intan Strysi; Tumurang, Marjes N; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PHBS di sekolah merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru, dan masyarakat di lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Penelitian ini Untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dengan kejadian diare dan (PHBS) pada Peserta didik Sekolah Dasar Negeri 2 Kota Tomohon. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan, metode survey analitik dengan desain cross sectional atau studi potong lintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 62 peserta didik,  Terdapat Hubungan Antara Pengetahuan dengan nilai p=0,015, Sikap dengan nilai p=0,000 dan Kejadian Diare dengan nilai p=0,008  Dengan PHBS Pada Peserta didik SD Negeri 2 Kota Tomohon. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Kejadian Diare, PHBS, Peserta didik ABSTRACTPHBS in schools is a set of behaviors that are practiced by students, teachers and the community in the school environment on the basis of awareness as a result of learning, so that they can independently prevent disease, improve their health, and play an active role in creating a clean and healthy environment. This study was to analyze the relationship between knowledge, attitudes with the incidence of diarrhea and (PHBS) in students of SD Negeri 2 Tomohon City. This research is a quantitative study using analytical survey method with cross sectional design or cross sectional study. The results showed that of a total of 62 students, there was a relationship between knowledge with a value of p = 0.015, attitude with a value of p = 0,000 and the incidence of diarrhea with a value of p = 0.008 with PHBS in students of SD Negeri 2 Tomohon City. Keywords: Knowledge, Attitudes, Diarrhea Incidence, PHBS, Students
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA PESERTA DIDIK DI SD INPRES LIKUPANG SATU KABUPATEN MINAHASA UTARA Dalending, Intania Chimylova; Engkeng, Sulaemana; Rahman, Asep
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan suatu perilaku yang dilakukan untuk menjadikan kehidupan khususnya kesehatan lebih baik dengan dasar pengetahuan dan pembelajaran. Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu tindakan untuk menjadi bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit. Tujuan dari penelitian ini Untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan Sikap Cuci Tangan Pakai Sabun pada peserta didik di SD Inpres Likupang Satu Kabupaten Minahasa Utara, Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan  dengan pendekatan cross-sectional, Penelitian ini dilakukan di SD Inpres Likupang Satu, Kabupaten Minahasa Utara, Pada Bulan juli 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Adanya pengaruh signifikan antara pengetahuan dengan Sikap Cuci Tangan Pakai Sabun pada peserta didik di SD Inpres Likupang Satu Kabupaten Minahasa Utara dengan nilai p-value = 0,026<0,05. Bagi kepala sekolah diharapkan untuk dapat menciptakan kegiatan yang positif untuk meningkatkan kreativitaspelajar, serta memberikan sangsi kepada siswa atau semua yang ada dalam lingkungan sekolah jika tidak melaksanakan kegiatan CTPS sesuai dengan peraturan menteri kesehatan. Kata kunci : PHBS, Cuci Tangan Pakai Sabun, Peserta Didik ABSTRACT Clean and Healthy Living Behavior is a behavior that is done to make life, especially health, better based on knowledge and learning. Washing hands with soap is one of the actions to be clean and healthy and avoid disease. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and the attitude of washing hands with soap among students at SD Inpres Likupang Satu, Minahasa Utara Regency. This type of research used quantitative research method with a cross-sectional approach. This research was conducted at SD Inpres Likupang. One, North Minahasa District, in July 2020. Based on the research conducted there was a significant influence between knowledge and the attitude of washing hands with soap on students at SD Inpres Likupang Satu, Minahasa Utara district with a p-value = 0.026 <0.05. The principal is expected to be able to create positive activities to increase the creativity of students, as well as to give sanctions to students or all those in the school environment if they do not carry out CTPS activities in accordance with the regulations of the minister of health. Keywords: PHBS, Washing Hands With Soap, Students
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI JAJANAN PADA PESERTA DIDIK SD GMIM RAMBUNAN KABUPATEN MINAHASA Rumengan, Prisckylla; Engkeng, Sulaemana; Kaunang, Wulan P. J.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator PHBS di sekolah yaitu mengonsumsi jajanan yang sehat dan aman. Masalah konsumsi jajanan anak tampaknya hanya masalah yang sepele akan tetapi memberi pengarun besar bagi kesehatan baik jangka panjang maupun jangka pende karena makanan yang dijual di sekolah sebagian telah tercemar baik cemaran kimia ataupun cemaran biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi jajanan dan hubungan antara sikap dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik di SD Gmim Rambunan Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa.. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectiona. Sampel penelitian ini adalah peserta didik SD Gmim Rambunan yang berjumlah 38 responden. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik SD Gmim Rambunan (sig 2-tailed=0.008) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik SD Gmim Rambunan (sig. 2-tailed=0.213). Kata kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, konsumsi jajanan ABSTRACTOne of the indicators of Clean and Healthy Behavior  in schools is consuming healthy and safe snacks. The problem of consuming snacks for children seems to be only a trivial problem, but it has a big impact on health, both in the long term and in the short term, because some of the food sold in schools has been contaminated with either chemical or biological contaminants. This study aims to determine the relationship between knowledge and snack consumption behavior and the relationship between attitudes and snack consumption behavior among students at SD Gmim Rambunan, Sonder District, Minahasa Regency. This research is a quantitative study using an analytical survey with a cross section approach. The sample of this research was 38 students of SD Gmim Rambunan. This study uses univariate and bivariate analysis using the correlation test. The results of this study indicate that there is a relationship between knowledge and snack consumption behavior in SD Gmim Rambunan students (sig 2-tailed = 0.008) and there is no significant relationship between attitude and snack consumption behavior in SD Gmim Rambunan elementary students (sig. 2-tailed. = 0.213). Keywords : knowledge, attitude, behaviour, consumption of snacks
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MEROKOK PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 LOLAK KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Salamu, Sri Maharani; Engkeng, Sulaemana; Tucunan, Ardiansa A.T. Tucunan
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan masalah kesehatan masyarakat karena merokok merupakan faktor resiko dari beberapa penyakit antara lain penyakit kardiovaskular, penyakit serebrovaskuler, Iimpotensi, Iberbagai Ijenis Ikanker Iyang Idisebabkan Ioleh berbagai Ibahan Ikimia Iatau Ipartikel Iyang Iada Idi Idalam Iasap Irokok Itersebut. Data Riskesdas (2018) menunjukkan prevalensi perokok umur >10 tahun ditemukan meningkat dari tahun 2013, sebesar  28,8 menjadi 29,3%  pada tahun 2018. Konsumsi rokok Idi Ikalangan Iremaja Iusia Isekolah Iterus Imengalami Ipeningkatan. IDi IIndonesia, berdasarkan Idata IKemenkes IRI Imenunjukkan Ibahwa Iprevalensi Iremaja Iusia I16-19 tahun Iyang Imerokok Imeningkat I3 Ikali Ilipat Idari I7,1% Idi Itahun I1995 Imenjadi I20,5% pada Itahun I2014. IMenurut Ipengamatan Ipenulis Idi ISMA INegeri I1 ILolak, Isiswa Ilebih banyak I Iberada Idi Iluar Irumah Ibersama Idengan Iteman-teman Isebaya Isebagai kelompok, I Imaka Idapatlah Idimengerti Ibahwa Ipengaruh Iteman-teman Isebaya Ipada sikap, Ipembicaraan, Iminat, penampilan, dan perilaku sangat besar pengaruhnya. Kata kunci: Merokok, Penyakit, Remaja ABSTRACTSmoking is a public health problem because smoking is a risk factor for several diseases including cardiovascular disease, cerebrovascular disease, impotence, various types of cancer caused by various chemicals or particles in cigarette smoke. Data from Riskesdas (2018) shows that the prevalence of smokers aged> 10 years is found to have increased from 2013, amounting to 29.3% to 28.8% in 2018. Cigarette consumption among school-aged adolescents continues to increase. In Indonesia, based on data from the Indonesian Ministry of Health, it shows that the prevalence of adolescents aged 16-19 years who smoke has increased 3 times from 7.1% in 1995 to 20.5% in 2014. According to the author's observations at SMA Negeri 1 Lolak, students are more often out of the house with their peers as a group, so it is understandable that the influence of peers on attitudes, speech, interests, appearance, and behavior is very influential. Keywords: Smoking, Disease, Teenage
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN PESERTA DIDIK TENTANG BAHAYA MENGONSUMSI ALKOHOL DI SMK KRISTEN KAWANGKOAN KABUPATEN MINAHASA Mawitjere, Mega Putri Belia; Engkeng, Sulaemana; Kairupan, B .H.R
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan atau suatu instansi dengan tujuan kepada seseorang atau kelompok untuk lebih baik dan sehat. Alkohol adalah zat psikoaktif yang dapat menyebabkan ketergantungan bagi yang mengonsumsi. Penyalahggunaan alkohol dapat menyebabkan penyakit fisik, mental, dan berdampak pada beban sosial dan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan peserta didik tentang bahaya mengonsumsi alkohol di SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Penelitian Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. penelitian ini dilaksanakan di SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa pada Desember 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan peserta didik tentang bahaya mengonsumsi alkohol di SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa, Hasil analisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test untuk membuktikan hipotesis penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan meningkatkan pengetahuan responden (nilai Asym. Sig. (2 tailed) bernilai < 0.05 (0.000). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penyuluhan memiliki pengaruh yang signifikan/bermakna terhadap tingkat pengetahuan peserta didik SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Alkohol, Penyalahggunaan Alkohol ABSTRACTHealth counseling is an activity carried out by health workers or an agency with the aim of giving a person or group a better and healthier condition. Alcohol is a psychoactive substance that can cause dependence on those who consume it. Alcohol abuse can cause physical, mental illness, and have an impact on social and economic burdens. The purpose of this study was to determine the effect of counseling on the level of knowledge of students about the dangers of consuming alcohol at SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency. Research This study used a quasi-experimental study with a one group pretest posttest approach. This research was conducted at SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency in December 2020. Based on the research conducted on the effect of counseling on the level of knowledge of students about the dangers of consuming alcohol at SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency, the results of the analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test to prove the hypothesis of this study indicate that Extension increases the respondent's knowledge (value Asym. Sig. (2 tailed) value <0.05 (0.000). The results of this study prove that counseling has a significant / significant effect on the level of knowledge of students of SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency.  Keywords: Health Counseling, Alcohol, Alcohol Abuse
Co-Authors A. J.M Rattu, A. J.M Adam, Hilman Adam, Reski Eka Pratiwi Adisti A. Rumayar, Adisti A. Akili, Rahayu H Ali, Christania Cindy Natasya Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Asrifudin, Afnal Avriline, Yossie B H. R. Kairupan Bontong, Novira Emanuela Boseke, Mikael Billy bowonseet, Priska Budi T. Ratag Chreisye K.F Mandagi, Chreisye K.F Chreisye Mandagi, Chreisye Christian R. Tilaar, Christian R. Clara, Karwur Regina Claudio Dalending, Intania Chimylova Daslety, Vindhy Daud, Juwita Demar, Angellina I. Egeten, Esri Andrew Koresa Egeten, Evita Christiani Febi Kolibu, Febi Ghufron, Deisy Trihandayana Hasiru, Febrianti Herdy Munayang Hermawan, Lestari Amaliadi Irianto, Erliena E. Iyong, Elvira Aprelia Jacob, Firginya K. Jeanvili Jenifer Anti, Berliana Brighitta Jumria Kadi, Nurhaliza Kalangi, Regina Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kantohe, Stefanus Karawanep, Cesilia M. Kawatu, Paul A.T Kimati, Rahmawati Kolibu, Febi K. Laode, Alya Laurensia, Veronika Lempoy, Jimmy Junior Limbat, Rio Daniel Christovel Linelejan, Monalisa Lumenta, Prisilia Gloria Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny E. Malonda, Nancy S.H Mambo, Hizkia Mamengko, Venezha A.L. Mandagi, Chreisye K. F. Manongga, Wiendra Nicodemus Maramis, F R Raymond Maureen I. Punuh, Maureen I. Mawitjere, Mega Putri Belia Medila, Kristy Mino, Zety Salasabilah Mokodompit, Pratiwi Munayan, Herdy Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nayoan, Listiowati Neu, Cicilia Nurmidin, M Fadel Nusu, Servitia Nusu, Servitia Ointu, Nadya Ondang , Tesalonika Ondang, Maya Marini Pabiaran, Anita Pakaja, Jeifisa C. Palar, Trianda A. L. Pandey, Lestari Angraina Pangemanan, Kimiko Intan Strysi Paraso, Saskia Parengkuan, Virginia Parinding, Reva Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Pertiwi, Chrismy Maharani Putri Ponimin, Priska Bella Vionie Punuh, Maureen I Punuh, Maureen Irinne Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ratag, Budi. T. Rattu, A. J.M. Rattu, Angelheart Joy Maynart Ratu, Rifkha Elisabeth Raule, Jean H. Renaldi S. Sondakh, Renaldi S. Renaldi, Brian Riyandi, Muhamad Rumengan, Prisckylla Runia, Buamona Sagai, Seska Shinta Sagune, Novanda Sri Regina Salamu, Sri Maharani Sanger, Paulus Ezra Sari, Intan Iman Sari, Nur Imas Sekeon, Sekplin Sekeon, Sekplin S. Seko, Militia Kristi Sinundeng, Oktavian M. Soeprodjo, Raden R. O. K. Sonjaya, Kurnia Herdalita Sudiyono, Tri Setiawati Sumoked, Ade Diana Sunkudon, Stephanie D. Suoth, Visi Supit, Rinny P. Supit, Rinny P. Tambuwun, Nieke Vinka Tambuwun, Soviany R. Tanggang, Stela Tebisi, Dwi Ayu Ningsi Tiara, Chasandra Tiwa, Madeline Gracia Toar, Azriel Elisabeth Tompunu, Fransien Tulangow, Ralfi R. Tumurang, Marjes Tumurang, Marjes N Umboh, Elisabeth Marselina Umboh, Tirsa Wagiu, Megi Irene Walangitan, Vrischa F. Walesasi, Intan Permata Sari Watugigir, Angle T.G Watulangkow, Enggelin Chelin Wawointana, Ivana Putri Youlma Wenas, Crifianny P. Wowiling, Majesty Wowor, Prisca Wulan P. J. Kaunang Yolanda Anastasia Sihombing Yulianty Sanggelorang