Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

MEMBUDAYAKAN LITERASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MENDONGENG Nurul Fajariah; Hendra Hendra; Muslim Muslim
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2791

Abstract

Literasi pada usia dini adalah fondasi penting dalam perkembangan anak, memainkan peran kunci dalam membentuk keterampilan bahasa, imajinasi, dan pemahaman dunia. Mendongeng telah diakui secara luas sebagai sarana yang efektif dalam membudayakan literasi pada anak usia prasekolah. Artikel ini menyelidiki efektivitas dan manfaat mendongeng dalam memperkaya kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun. Dengan mengeksplorasi teori-teori psikologis dan penelitian terkait, kita dapat memahami bagaimana mendongeng memengaruhi perkembangan kognitif dan bahasa anak-anak. Selain itu, artikel ini juga membahas strategi praktis bagi orang tua, guru, dan pengasuh dalam memanfaatkan mendongeng secara efektif untuk memperkaya pengalaman literasi anak. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pembaca tentang pentingnya mendongeng sebagai alat penting dalam membudayakan literasi pada anak usia prasekolah.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK A DI TK NEGERI 19 SANTI Indi Rahmah; Hendra Hendra; Lukman Lukman; Aris Iwansyah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.3000

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya pengembangan bahasa pada Anak Usia Dini, terutama fokus pada keterampilan berbicara. Penelitian ini mengamati bagaimana anak-anak pada usia 4 tahun mengembangkan kemampuan berbicara mereka dalam konteks Taman Kanak-kanak (TK). Berbicara merupakan keterampilan bahasa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termaksud aspek linguistik dan non-linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas untuk memperbaiki kemampuan berbicara Anak Usia Dini. Subjek penelitian ini adalah 20 anak kelompok A di TK Negeri 19 Santi. Melalui penggunaan media gambar cerita atau berseri, peneliti berusaha meningkatkan kemampuan berbicara anak-anak tersebut. Hasil penilian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara anak–anak setelah penerapan strategi pembeljaran, dengan skor meningkat dari siklus I (148,5) ke siklus II (211). Impilkasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media gambar dalam meningkatkan kemampuan berbicara Anak Usia Dini di TK.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK JIA LESTARI Mariani Mariani; Hendra Hendra; Lukman Lukman; Ichwan P Syamsuddin
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam pendidikan Anak Usia Dini di TK Jia Lestari. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak di masa depan, dan keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pendidikan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari orang tua murid, guru, dan kepala sekolah TK Jia Lestari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran signifikan dalam berbagai aspek pendidikan Anak Usia Dini, termasuk aspek emosional, kognitif, dan sosial. Partisipasi aktif orang tua terlihat dalam bentuk dukungan moral, pengawasan belajar di rumah, serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah seperti pertemuan orang tua, acara sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang efektif antara orang tua dan guru sangat penting untuk memaksimalkan perkembangan anak. Tantangan yang dihadapi dalam peran orang tua antara lain kurangnya waktu karena kesibukan kerja dan keterbatasan pemahaman mengenai metode pendidikan Anak Usia Dini yang efektif.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN 9 PILAR KARAKTER DALAM MEMBANGUN SIKAP PERCAYA DIRI ANAK DI TK NEGERI 05 WOJA Siti Najmah; Hendra Hendra; Muslim Muslim; Ihlas Ihlas
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran 9 Pilar Karakter dalam membangun sikap percaya diri anak di TK Negeri 05 Woja. Topik ini didasarkan pada pentingnya karakter dan sikap percaya diri dalam perkembangan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran 9 Pilar Karakter di TK Negeri 05 Woja memberikan dampak positif terhadap pengembangan sikap percaya diri anak. Pilar-pilar karakter seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati berperan penting dalam membentuk rasa percaya diri anak dalam berinteraksi dan berpartisipasi di lingkungan sekolah. Penerapan metode yang menyenangkan dan melibatkan anak secara aktif juga memperkuat pembentukan karakter tersebut. Temuan penting bahwa, implementasi pembelajaran 9 Pilar Karakter terbukti efektif dalam membangun sikap percaya diri anak di TK Negeri 05 Woja Dompu, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan pendidikan karakter di tingkat pendidikan anak usia dini. Kata Kunci: 9 Pilar Karakter, Sikap Percaya Diri, Anak Usia Dini, Pendidikan Karakter
PERAN GURU DALAM PENANGANAN ANAK ATTENTION DEFICIT AND HYPERACTIVITY DISORDER USIA 5-6 TAHUN (STUDI KASUS DI TK HANDAYANI DUMU) Arfah Arfah; Hendra Hendra; Retnoningsih Retnoningsih
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menangani anak dengan Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD) usia 5-6 tahun di TK Handayani Dumu. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya tantangan yang dihadapi anak ADHD dalam aspek konsentrasi, pengendalian impuls, dan keterampilan sosial, yang berdampak pada proses belajar mereka. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung perkembangan anak ADHD secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua serta dokumentasi terkait aktivitas pembelajaran dan perkembangan anak. Sumber data terdiri dari guru, orang tua anak ADHD, dan dokumen pendukung seperti laporan perkembangan anak. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Handayani Dumu menerapkan berbagai strategi antara lain identifikasi awal melalui observasi, penerapan pembelajaran visual dan sensorik, pengelolaan perilaku berbasis penguatan positif, pendekatan sosial emosional, kerja kolaboratif dengan orang tua serta profesional, dan evaluasi berkelanjutan.
PENGARUH PROGRAM PARENTING TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 19 SANTI Misnah Sukmawati; Hendra Hendra; Lukman Lukman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program parenting terhadap kemandirian Anak Usia Dini. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan, memeriksa informasi atau data tentang hasil penemuan yang berbeda dari buku, proposal, berbagai artikel dan jurnal yang berlaku. Data yang telah diperoleh, diteliti, dan dipusatkan di dalam dan luar secara efisien dan pada dasarnya kemudian diuraikan secara naratif. Dari hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pelaksanaan program parenting di taman kanak-kanak itu sangat berpengaruh positif pada pengembangan kemandirian pada Anak Usia Dini di mana dalam program ini orang tua dan guru adalah faktor yang paling penting dan bekerja sama untuk menciptakan pembelajaran yang akan mengembangkan kemandirian pada anak.
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK KARTIKA KOTA BIMA Rudiah Rudiah; Hendra Hendra; Ade S Anhar
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Kartika menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan rendahnya partisipasi orang tua. Namun, dengan menerapkan manajemen pendidikan anak usia dini yang efektif, seperti pengelolaan sumber daya yang optimal dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan anak, kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan. Dalam konteks ini, peran aktif dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, manajemen sekolah, dan pemerintah setempat, menjadi penting. Kolaborasi yang kuat antara stakeholder dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan merangsang perkembangan anak usia dini secara optimal. Hasil dari penelitian ini dapat meningkatan kualitas pembelajaran melalui manajemen pendidikan Anak Usia Dini di TK Kartika Kota Bima bukan hanya merupakan sebuah keharusan, tetapi juga sebuah investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya dukungan dan komitmen bersama, upaya ini akan membawa dampak positif yang luas bagi perkembangan anak-anak di masa depan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI MEDIA BALOK WARNA PADA KELOMPOK A2 TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL I Isnaini Maulida Wahyuni; Indriana Warih Windasari; Hendra Hendra
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i1.1246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk-bentuk geometri melalui media balok warna. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Adapun subyek dalam penelitian ini yaitu anak Kelompok A2 TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Probolinggo yang terdiri dari 20 anak, 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Berdasarkan hasil analisis evaluasi anak tentang peningkatan kemampuan kognitif mengenal bentuk geometri pada anak usia dini melalui aktivitas membuat bentuk dari balok warna dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk-bentuk geometri. Hal tersebut dapat diketahui dari peningkatan persentase hasil belajar siswa dengan kriteria cukup baik 25%, kreiteria baik 70% dan sangat baik 5% pada siklus 1, dan meningkat menjadi kreiteria baik 45% dan sangat baik 55% pada siklus 2.
PERAN GURU DALAM MENANGANI ASUPAN GIZI SEIMBANG PADA ANAK MELALUI KREASI MAKANAN DI TK AISYIYAH 1 RANGGO KOTA BIMA Retnoningsih Retnoningsih; Hendra Hendra; Ihlas Ihlas; Muslim Muslim
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1901

Abstract

Permasalahan yang terjadi di dalam pendidikan Anak Usia Dini tempatnya di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima dapat didefinisikan bahwa anak-anak menyukai makanan siap saji. Anak-anak lebih cenderung mengkonsumsi jajanan ringan yang mengandung pengawet seperti chiki dan snack-snack sejenisnya. Selaian itu juga anak-anak sangat menyukai mengkonsumsi minuman yang bersoda.Berdasarkan masalah tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Peran Guru Dalam Menangani Asupan Gizi Seimbang pada Anak Melalaui Kreasi Makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima dan faktor internal dan eksternal yang dihadapi guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima.Hasil dari penelitian diperoleh kesimpulan bahwa peran guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan di TK Aisyiyah 1 Ranggo Kota Bima adalah guru memberikan makanan tambahan kepada peserta didik berupa bubur kacang hijau dan makanan tambahan lainnya sesuai dengan krasi ibu guru di lembaga tersebut. Adapun faktor internal yang dihadapi guru dalam menangani asupan gizi seimbang pada anak melalui kreasi makanan adalah menghadapi anak yang susah makan dan faktor eksternal yaitu minimnya anggaran dana sekolah tersebut.
MEMBUDAYAKAN LITERASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MENDONGENG Nurul Fajariah; Hendra Hendra; Muslim Muslim
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2791

Abstract

Literasi pada usia dini adalah fondasi penting dalam perkembangan anak, memainkan peran kunci dalam membentuk keterampilan bahasa, imajinasi, dan pemahaman dunia. Mendongeng telah diakui secara luas sebagai sarana yang efektif dalam membudayakan literasi pada anak usia prasekolah. Artikel ini menyelidiki efektivitas dan manfaat mendongeng dalam memperkaya kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun. Dengan mengeksplorasi teori-teori psikologis dan penelitian terkait, kita dapat memahami bagaimana mendongeng memengaruhi perkembangan kognitif dan bahasa anak-anak. Selain itu, artikel ini juga membahas strategi praktis bagi orang tua, guru, dan pengasuh dalam memanfaatkan mendongeng secara efektif untuk memperkaya pengalaman literasi anak. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pembaca tentang pentingnya mendongeng sebagai alat penting dalam membudayakan literasi pada anak usia prasekolah.