Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Mendukung Transformasi Digital melalui Penyusunan Program Studi Software Engineering Marwati, Arum; Wahyudin, Ade; Utomo, Ardian Setio; Iza, Noor; Halwa, Elfa Nuzila
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i3.39242

Abstract

STMM sebagai institusi di bidang perguruan tinggi memiliki peran dalam menjawab tantangan tersebut dengan menghasilkan lulusan-lulusan yang cakap dan unggul di bidang digital. Tujuan penelitian ini untuk dapat menyusun program studi baru yang dapat menghasilkan SDM unggul di bidang digital. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan studi kasus. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu: analisis pasar, analisis kebutuhan industri, analisis internal STMM, penyusunan prodi baru hasil yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dilanjutkan dengan analisis kebutuhan sarana dan prasarana prodi baru. Kajian ini dilakukan dengan desk research dan focus group discussion dengan pimpinan dan para dosen. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah analisis awal untuk menyusun pembentukan program studi baru di STMM Yogyakarta. Kajian ini berisi visi dan misi, tujuan, sasaran, profil lulusan, standar kompetensi lulusan, bahan kajian, dan materi pembelajaran prodi baru. Hasil penelitian dapat menjadi bahan kajian untuk meningkatkan peran STMM dalam memenuhi kebutuhan SDM yang terampil digital. Implikasi penelitian ini adalah Program studi Software Engineering diharapkan mampu mencetak SDM yang memiliki keterampilan digital dan berkontribusi untuk pembangunan Indonesia maupun global agar potensi digital Indonesia tidak tertinggal.
The Application of Media Convergence for the Promotion and Socialization of Potentials and MSMEs in Hargowilis Village, Kulon Progo Astuti, Ch. Aprilina Dwi; Wahyudin, Ade; Kristiadi, David; Utari, Tituk; Widirahayu, Margareth Dyah Anggraini
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i1.14543

Abstract

This community service project, titled "The Application of Media Convergence for the Promotion and Socialization of Potential and MSMEs in Hargowilis Village, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta," aims to address challenges in digital marketing and the promotion of local tourism and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly the Gendhis Jawi coconut sugar business. Conducted over five days, the training involved twenty participants—including MSME managers and village officials—who received guidance in website development, e-commerce marketing, and audiovisual content creation. Facilitated by lecturers and students from Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta, the program successfully produced a functional website for Gendhis Jawi and a promotional documentary video. Participants were also awarded certificates of competency. These outcomes are expected to enhance the digital visibility of Hargowilis Village, facilitating more effective promotion of its tourism assets and local products. The initiative underscores the vital role of media convergence in advancing rural economic development through digital empowerment and community-driven promotional strategies. Proyek pengabdian kepada masyarakat berjudul “Penerapan Konvergensi Media untuk Promosi dan Sosialisasi Potensi serta UMKM di Desa Hargowilis, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta” bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi desa dalam pemasaran digital dan promosi potensi pariwisata serta UMKM-nya, khususnya usaha gula kelapa Gendhis Jawi. Selama lima hari pelatihan, sebanyak 20 peserta, termasuk pengelola UMKM lokal dan perangkat desa, mendapatkan bimbingan dalam pengembangan situs web, pemasaran e-commerce, dan pembuatan konten audiovisual. Pelatihan ini dipandu oleh dosen dan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta dan menghasilkan sebuah situs web fungsional untuk Gendhis Jawi serta sebuah video dokumenter promosi. Selain itu, program ini juga memberikan sertifikat kompetensi kepada para peserta sebagai pengakuan atas keterampilan yang diperoleh. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan kehadiran digital Desa Hargowilis, sehingga promosi potensi pariwisata dan produk UMKM desa dapat dilakukan secara lebih efektif. Proyek ini menegaskan peran penting konvergensi media dalam mendukung pengembangan ekonomi pedesaan melalui penerapan teknologi digital modern dan pemberdayaan masyarakat lokal dalam mengelola strategi promosi mereka secara mandiri.
The Application of Media Convergence for the Promotion and Socialization of Potentials and MSMEs in Hargowilis Village, Kulon Progo Astuti, Ch. Aprilina Dwi; Wahyudin, Ade; Kristiadi, David; Utari, Tituk; Widirahayu, Margareth Dyah Anggraini
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i1.14543

Abstract

This community service project, titled "The Application of Media Convergence for the Promotion and Socialization of Potential and MSMEs in Hargowilis Village, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta," aims to address challenges in digital marketing and the promotion of local tourism and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly the Gendhis Jawi coconut sugar business. Conducted over five days, the training involved twenty participants—including MSME managers and village officials—who received guidance in website development, e-commerce marketing, and audiovisual content creation. Facilitated by lecturers and students from Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta, the program successfully produced a functional website for Gendhis Jawi and a promotional documentary video. Participants were also awarded certificates of competency. These outcomes are expected to enhance the digital visibility of Hargowilis Village, facilitating more effective promotion of its tourism assets and local products. The initiative underscores the vital role of media convergence in advancing rural economic development through digital empowerment and community-driven promotional strategies. Proyek pengabdian kepada masyarakat berjudul “Penerapan Konvergensi Media untuk Promosi dan Sosialisasi Potensi serta UMKM di Desa Hargowilis, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta” bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi desa dalam pemasaran digital dan promosi potensi pariwisata serta UMKM-nya, khususnya usaha gula kelapa Gendhis Jawi. Selama lima hari pelatihan, sebanyak 20 peserta, termasuk pengelola UMKM lokal dan perangkat desa, mendapatkan bimbingan dalam pengembangan situs web, pemasaran e-commerce, dan pembuatan konten audiovisual. Pelatihan ini dipandu oleh dosen dan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta dan menghasilkan sebuah situs web fungsional untuk Gendhis Jawi serta sebuah video dokumenter promosi. Selain itu, program ini juga memberikan sertifikat kompetensi kepada para peserta sebagai pengakuan atas keterampilan yang diperoleh. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan kehadiran digital Desa Hargowilis, sehingga promosi potensi pariwisata dan produk UMKM desa dapat dilakukan secara lebih efektif. Proyek ini menegaskan peran penting konvergensi media dalam mendukung pengembangan ekonomi pedesaan melalui penerapan teknologi digital modern dan pemberdayaan masyarakat lokal dalam mengelola strategi promosi mereka secara mandiri.
Implementasi Jaringan Fiber Optik Dalam Integrasi Studio Produksi Media di STMM Yogyakarta Wahyudin, Ade; Prasetyo, Lilik Jatmiko; Astuti, Aprilina Dwi
Jurnal Ilmiah Multimedia dan Komunikasi JIMK Vol. 10 No. 1, Bulan Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jimk.v10i1.482

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of fiber optic networks to improve integration and transmission efficiency in the media production studios at STMM Yogyakarta. In broadcasting environments, network stability and high-speed data transmission are essential to ensure seamless delivery of high-quality audio-visual content. Optical fiber, known for its superior bandwidth and low latency, presents a suitable technological solution. Through experimental testing using Wireshark software, this research measures key network parameters—throughput, delay, packet loss, and jitter—in two studio environments. The results reveal that Studio 2 demonstrates optimal performance with a maximum throughput of 11,286.42 Kbps, an average delay of 2.98 ms, 0% packet loss, and minimal jitter. In contrast, Studio 1 exhibits lower throughput, higher delay and jitter, and packet loss of up to 5.5%, indicating the need for technical improvement. The study highlights a research gap regarding fiber optic implementation in educational broadcast studios and offers practical recommendations such as network configuration optimization, equipment upgrades, and Quality of Service (QoS) implementation. These findings are expected to enhance practicum quality and align the learning environment more closely with industry standards.
Pemanfaatan Multimedia Dalam Pengembangan dan Promosi Potensi Desa Wisata Adiluhur Kebumen Wahyudin, Ade; Kristiadi, David; Utomo, Ardian Setio; Marwati, Arum; Gulang, Riska Ana
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3988

Abstract

Perkembangan teknologi komputer telah merubah gaya hidup masyarakat, dimana masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan informasi dan melaksanakan aktifitasnya dengan berbagai aplikasi dan gadget. Hal ini menjadi peluang dalam pengelolaan desa wisata, sehingga pengelola desa wisata mampu secara interaktif terhubung dengan wisatawan dengan memanfaatkan media sosial. Desa Wisata Adiluhur Kebumen merupakan salah satu desa yang memiliki potensi objek wisata yang bisa dikembangkan dan dipromosikan melalui multimedia.  Taman Reptil Adiluhur dan Kampung Wisata Inggris Kebumen merupakan potensi objek wisata yang menjanjikan dari Desa Wisata Adiluhur, namun pengelolaannya masih belum optimal. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan warga untuk mempromosikan potensi desa wisata. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan multi media kepada warga desa selain itu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan kepada perwakilan pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Kemudian disusun suatu strategi pengembangan dan promosi desa wisata menggunakan multimedia dan sosial media. Strategi tersebut antara lain pengotimalan website desa wisata dengan menggunakan search engine optimizer dan  pemanfaatan platform media sosia yang tepat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, peserta mampu memproduksi karya multi media yang dapat digunakan sebagai sarana promosi Desa Wisata Adiluhur.Kata Kunci : desa wisata; media sosial; multimedia; promosi.Utilization of Multimedia in the Development and Promotion of the Potential of the Adiluhur Kebumen Tourism VillageABSTRACTThe development of computer technology has changed people's lifestyles, where people are easy to getting the information and carrying out its activities by many applications and gadgets. This is an opportunity in the management of a tourist village so that the tourism village manager can interactively connect with tourists by utilizing social media. Adiluhur Kebumen Tourism Village is one of the villages that have potential tourism objects that can be developed and promoted through multimedia. Adiluhur Reptile Park and Kebumen English Tourism Village are promising tourism potentials of the Adiluhur Tourism Village, but the management is still not optimal. Therefore the purpose of community service is to increase the ability of citizens to promote the potential of tourism villages. The method used is multi-media outreach and training to villagers in addition to conducting observations, interviews, and documentation conducted to village government representatives and community leaders. Then developed a strategy for developing and promoting rural tourism using multimedia and social media. These strategies include optimizing the tourism village website by using a search engine optimizer and using an appropriate social media platform. As a result of this community service, participants were able to produce multi-media works that could be used as a means of promoting Adiluhur Tourism Village.Keywords: multimedia; promotion; social media; tourism village 
Penerapan Teknologi Siaran Digital Bagi LPP TVRI Jawa Timur Marwiyati; Wahyudin, Ade; Kristiadi, David
HERITAGE Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v10i1.3196

Abstract

Migrasi teknologi siaran dari analog ke digital tidak begitu mudah, akan membawa dampak yang begitu besar, salah satunya pada infrastruktur/pemancar.Tujuan penelitian ini mengetahui dampak penerapan sistem siaran digital bagi LPP TVRI Jawa Timur dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian LPP TVRI Jawa Timur sebagai informasi publik milik pemerintah, dengan semangat dan harapan baru mendapatkan bantuan/subsidi pemancar digital yaitu pada tahun 2013 dari Kementerian Kominfo dengan type UHF BT-ESA (DVBT2), merk RS. Dengan infrasruktur/pemancar digital tersebut diharapkan jangkauan siaran digital akan lebih meluas khususnya di daerah Jawa Timur. Adapun dampak penggantian pemancar televisi digital, efisien pemakaian spectrum frekuensi, penghematan bandwith mampu memperbaiki kesalahan pengiriman data, Pesawat penerima sangat peka dalam menangkap sinyal, kompatibilitas dalam format, skalabilitas dalam aspek ratio, pilihan konten program siaran lebih banyak.Undang-undang penyiaran digital sampai sekarang masih belum juga ada hasilnya tetapi untuk LPP TVRI Jawa Timur tetap menyiarkan siaran digital maupun analog
Pelatihan dan Produksi Konten Audiovisual untuk Mempromosikan Potensi Wisata di Desa Hargowilis, Kulonprogo Marwiyati, Marwiyati; Sunarsa, Sunarsa; Karna, Karna; Angkoso, Sutanto Prasetyo; Prasetyo, Lilik Jatmiko; Wahyudin, Ade
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i2.13774

Abstract

Desa Hargowilis, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai desa wisata berkat keindahan alam dan sumber daya lokalnya, misalnya Waduk Sermo dan produk UMKM seperti gula kelapa. Namun, kurangnya promosi digital dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan konten audiovisual menghambat pengembangan potensi tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi warga desa melalui pelatihan pembuatan konten audiovisual sederhana guna mempromosikan potensi desa dan produk lokal. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari melibatkan 6 dosen dan 5 mahasiswa, serta diikuti oleh 20 warga desa dari unsur Karang Taruna dan aparatur desa. Metode pelatihan yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat interaktif dan partisipatif, dengan penekanan pada praktik langsung yang didampingi oleh tenaga pengajar yang berkompeten. Hasil dari pelatihan ini adalah tiga karya video yang menampilkan potensi wisata, profil desa, dan UMKM lokal. Meskipun sederhana, karya-karya ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Diharapkan melalui pelatihan ini, Desa Hargowilis dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan potensi lokalnya secara lebih luas. Hargowilis Village, located in Kulonprogo, Yogyakarta, has significant potential as a tourism village due to its natural beauty and local resources, such as Sermo Reservoir and MSME products like Coconut Sugar. However, the lack of digital promotion and residents’ skills in creating audio-visual content has hindered the development of this potential. This community service program aims to enhance the skills of villagers through training in simple audio-visual content production to promote the village’s potential and local products. The five-day program involved 6 lecturers and 5 students, with 20 participants from local youth groups and village officials. The training methods employed in this activity were interactive and participatory, with an emphasis on hands-on practice guided by competent instructors. The result of the training was the production of three videos showcasing the village's tourist attractions, profiles, and local MSME. Although simple, these works demonstrated a significant improvement in participants' skills. It is hoped that through this training, Hargowilis Village can utilize digital technology to promote its local potential more widely.
Pelatihan Produksi Audio Visual Untuk Peningkatan Kompetensi Aparatur Kelurahan Sumberagung, Moyudan, Sleman Sunarsa; Purwanto; Angkoso, Sutanto Prasetyo; Wahyudin, Ade; Kristiadi, David
KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/kangmas.v5i1.1512

Abstract

Pelatihan Produksi Audio Visual (AV) merupakan upaya yang penting untuk meningkatkan kompetensi aparat kelurahan dalam menyampaikan informasi dan pelayanan publik yang efektif di era digital saat ini. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan AV selama tiga hari di Kelurahan Sumberagung, Moyudan, Sleman. Pada hari pertama, pelatihan dimulai dengan pembukaan oleh kepala program studi teknik studio produksi dan kepala lurah setempat, dilanjutkan dengan pemberian materi teori Produksi AV serta praktik pengenalan peralatan AV. Pada hari kedua, peserta fokus pada praktek produksi AV dan pembuatan konten yang relevan dengan tugas dan fungsi kelurahan. Terakhir, pada hari ketiga, kegiatan pelatihan ditutup dengan penyampaian karya audio visual peserta dan penyerahan sertifikat. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi aparat kelurahan dalam menggunakan teknologi AV untuk pelayanan publik yang lebih baik.
Pelatihan dan Produksi Konten Audiovisual untuk Mempromosikan Potensi Wisata di Desa Hargowilis, Kulonprogo Marwiyati, Marwiyati; Sunarsa, Sunarsa; Karna, Karna; Angkoso, Sutanto Prasetyo; Prasetyo, Lilik Jatmiko; Wahyudin, Ade
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i2.13774

Abstract

Desa Hargowilis, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai desa wisata berkat keindahan alam dan sumber daya lokalnya, misalnya Waduk Sermo dan produk UMKM seperti gula kelapa. Namun, kurangnya promosi digital dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan konten audiovisual menghambat pengembangan potensi tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi warga desa melalui pelatihan pembuatan konten audiovisual sederhana guna mempromosikan potensi desa dan produk lokal. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari melibatkan 6 dosen dan 5 mahasiswa, serta diikuti oleh 20 warga desa dari unsur Karang Taruna dan aparatur desa. Metode pelatihan yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat interaktif dan partisipatif, dengan penekanan pada praktik langsung yang didampingi oleh tenaga pengajar yang berkompeten. Hasil dari pelatihan ini adalah tiga karya video yang menampilkan potensi wisata, profil desa, dan UMKM lokal. Meskipun sederhana, karya-karya ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Diharapkan melalui pelatihan ini, Desa Hargowilis dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan potensi lokalnya secara lebih luas. Hargowilis Village, located in Kulonprogo, Yogyakarta, has significant potential as a tourism village due to its natural beauty and local resources, such as Sermo Reservoir and MSME products like Coconut Sugar. However, the lack of digital promotion and residents’ skills in creating audio-visual content has hindered the development of this potential. This community service program aims to enhance the skills of villagers through training in simple audio-visual content production to promote the village’s potential and local products. The five-day program involved 6 lecturers and 5 students, with 20 participants from local youth groups and village officials. The training methods employed in this activity were interactive and participatory, with an emphasis on hands-on practice guided by competent instructors. The result of the training was the production of three videos showcasing the village's tourist attractions, profiles, and local MSME. Although simple, these works demonstrated a significant improvement in participants' skills. It is hoped that through this training, Hargowilis Village can utilize digital technology to promote its local potential more widely.
Kebebasan Pers Dalam Kerangka Hukum Pelindungan Data Pribadi Di Indonesia Wahyudin, Ade; Sumanto, Listyowati
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i5.823

Abstract

Ketegangan antara hak kebebasan pers dengan pelindungan data pribadi bukanlah hal yang baru. Sejak UU Nomor 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, kelompok pendukung hak kebebasan berekspresi dan keterbukaan informasi mengkhawatirkan implementasi hak atas privasi yang termuat di dalam UU Pelindungan Data Pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normative yang bersifat deskriptif. data sekunder dianalisis secara lualitatif. Penarikan kesimpulan digunakan logika deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peluang yang cukup besar, para pelaku korupsi berlindung di balik UU Pelindungan Data Pribadi agar daftar riwayat hidup serta daftar harta kekayaanya tidak diungkap kepada publik. Sebaliknya jika data tersebut diungkap melalui produk jurnalistik, jurnalis peliput berpotensi dipenjara dengan pasal membuka data pribadi seseorang. Selain secara khusus dideskripsikan tentang pemrosesan data pribadi yang dapat digunakan oleh jurnalis ataupun perusahaan media  seperti persetujuan subjek data, pelaksanaan tugas dalam rangka kepentingan umum dan pemenuhan kepantingan yang sah.