Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Disiplin dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli Tahun Pelajaran 2022/2023 Talenta kasih Gulo; Asali Lase
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i4.18129

Abstract

Prestasi belajar merupakan hasil belajar yang dicapai setelah melalui proses kegiatan belajar mengajar. Prestasi belajar dapat ditunjukkan melalui nilai yang diberikan oleh seorang guru dari jumlah bidang studi yang telah dipelajari oleh peserta didik. Setiap kegiatan pembelajaran tentunya selalu mengharapkan akan menghasilkan pembelajaran yang maksimal. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh disiplin dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli, dengan subjek penelitian siswa kelas VIII-B semester II Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 26 orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif. Penelitian dilakukan pada mata pelajaran IPS terpadu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) Angket, terdiri dari angket disiplin sebanyak 20 butir dan lingkungan belajar sebanyak 20 butir dan angket prestasi belajar siswa sebanyak 20 butir berdasarkan kisi-kisi angket. Angket ini dibuat berdasarkan Skala Likert, (2) dokumentasi/foto, (3) observasi. Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dengan melihat berbagai rumusan masalah dan tujuan penelitian maka dapat dibuat suatu kesimpulan bahwa : Ada pengaruh disiplin dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VIII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli Tahun Pelajaran 2022.2023. Hal ini ditunjukkan oleh adanya pengaruh terhadap prestasi belajar pada uji hipotesis fhitung = 5.695 > 3.403 untuk taraf signifikan 5% dengan ftabel =df2 (n-k-2) = f (2:24) = 3.403 sehingga berdasarkan kriteria pengujian yaitu fhitung > ftabel Maka dapat disumpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan pengujian hipotesis pada uji t pada disiplin belajar (X1) diperoleh = 0,936, pada angket lingkungan belajar (X2) diperoleh = 0,848 dan angket pada prestasi belajar (Y) 0,772 dan dikonfirmasikan pada ttabel sebesar 0,388. Sehingga berdasarkan pengujian hipotesis yaitu thitung > ttabel maka disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Model Pembelajaran Saintifik Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di UPTD SMP Negeri 1 GUNUNUNGSITOLI Tahun Pelajaran 2022/2023 Lovertin Halawa; Asali Lase
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i4.18264

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti pada pelaksanaan pembelajaran di UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNUNGSITOLI yang selama ini mengalami hambatan dalam proses pembelajarannya sehingga hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model saintifik dan model Konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif, Siswa kelas VIII-B di UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI terdiri dari dua kelas dimana kelas VIII-B dan VII -B. Kelas VIII berjumlah 16 orang sebagai kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran Saintifik dan kelas VIII-B berjumlah 16 orang sebagai kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran Konvesional. Instrumen yang digunakan peneliti berupa tes uraian sebanyak 5 soal. Berdasarkan hasil penelitian, secara spesifik disimpulkan bahwa rata – rata hasil belajar siswa pada pemberian tes akhir kelas eksperimen yaitu 75,69 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol dengan rata – rata hasil belajar siswa yaitu 71,18. Hasil pengujian hipotesis menggunakan statistik parametrik yaitu Uji t independen diperoleh t tabel= 2,33 dan t hitung = 1,101 Karena t = 1,101 tidak terletak pada interval –1,983? t ? 1,983, maka tolak H0 terima Ha, Simpulan umum dapat disampaikan bahwa, ada perbedaan model pembelajaran santifik dan model pembelajaran konvesional (ceramah) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelasVII-B UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI Tahun pelajaran 2022/2023.
Korelasi antara Pengetahuan, Kemampuan, dan Pengalaman Kerja dengan Kinerja Pegawai di Kantor Pengadilan Negeri Gunungsitoli Asali Lase; Delipiter Lase; Otanius Laia; Nanny Artatina Buulolo
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh dari pengetahuan, kemampuan, dan pengalaman kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Pengadilan Negeri Gunungsitoli. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengetahuan pegawai berperan sebagai modal dasar dalam pelaksanaan tugas, dengan nilai probabilitas sebesar 0,036. Kemampuan individu mendefinisikan efisiensi pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, dengan nilai probabilitas sebesar 0,010. Sementara itu, pengalaman kerja meningkatkan adaptasi dan efisiensi pegawai dalam menyelesaikan tugas, dengan nilai probabilitas 0,041. Dalam uji F, ditemukan bahwa kombinasi dari ketiga faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung 7.800 dan probabilitas sebesar 0,001. Temuan ini mendukung pandangan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas dapat meningkatkan kinerja organisasi, dan kinerja pegawai dipengaruhi oleh kombinasi dari berbagai elemen kualitas individu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THE POWER OF TWO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 4 ALASA Jaya Zalukhu, Tober Putra; Harefa, Yearning; Zebua, Serniati; Lase, Asali
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i1.1378

Abstract

The application of The Power of two Learning Model is one of the learning models that uses cooperation between students in groups to achieve learning goals and students are divided into small groups and directed to study the subject matter that has been determined. Based on the results of teacher observations in Cycle I, the percentage of observations was 65.8 and in Cycle II it increased to 85.83%. The results of observations of student activity in Cycle I with the percentage of observation of student activity is 48.87% and in Cycle II increased to 88.82%, student learning achievement in Cycle I average value reached 64.9, and the percentage of learning completeness = 22.72%, and in Cycle II the average value increased to 78.80 with learning completeness = 81.81%. Thus it is concluded that increased student activity and learning outcomes in the Integrated Social Studies learning process, and the application of the power of two learning model can be applied to Integrated Social Studies subjects.
Penerapan Metode Pembelajaran Question Student Have Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Giawa, Warnita; Lase, Asali; Telaumbanua, Wahyutra Adilman
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2023): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/educativo.v2i1.145

Abstract

Untuk memenuhi Kurikulum Tingkat Pendidikan (KTSP) yang mengharapkan siswa terlibat langsung dan aktif dalam proses pembelajaran,maka salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan adalah metode pembelajaran question student have. Metode ini dapat melatih peserta didik agar memiliki kemampuan dan keterampilan bertanya sehingga dapat memunculkan keingintahuan, merangsang berpikir, serta membentuk kerjasama dalam menyelesaikan masalah dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui proses pembelajaran IPS Terpadu dengan menerapkan metode pembelajaran question student have pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 5 Huruna Tahun Pelajaran 2020/202; (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan metode pembelajaran question student have di SMP Negeri 5 Huruna Tahun Pelajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas VIII yang berjumlah 29 orang instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi Guru dan siswa, dokumentasi Tes hasil belajar. Hasil penelitian: (1) siklus I kemampuan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran mencapai rata-rata 68,74% sedangkan pada siklus II kemampuan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran mencapai rata-rata 90,27; (2) siklus I keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung mencapai rata-rata 48,56% sedangkan pada siklus II keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung mencapai rata-rata 87,63,%, dan (3) siklus I hasil belajar siswa mencapai rata-rata 59,97 dan kriteria ketuntasan yaitu 51,72% sedangkan siklus II peningkatan hasil belajar siswa mencapai rata-rata 80,42 dan kriteria ketuntasan 96,55% dalam hal ini telah mencapai target yang di tetapkan adalah 75%. Berdasarkan hasil perolehan data tersebut, maka disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran question student have.
THE ROLE OF TEACHERS IN DEALING WITH STUDENT BEHAVIOR REGARDING SCHOOL RULES VIOLATIONS laoli, Bezisokhi; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 8 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v8n2.p172-183

Abstract

The problem in this research is the violations of school rules committed by students and the efforts made by teachers to overcome various violations of these rules. This research was carried out at SMP Negeri 4 Lolofitu Moi with the research objectives: (1) To determine the role of teachers in handling various student behavior regarding violations of school rules. (2) To find out what obstacles teachers have in dealing with student behavior regarding violations of school rules. The subjects in this research were class IX students and all subject teachers. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach, where the researcher describes and explains the background of the problem obtained from informants or sources and outlines the conclusions of the research results based on accurate data sources. To ensure the validity of the research data, the author conducted observations and interviews with teachers and students at SMP Negeri 4 Lolofitu Moi. The data will then be processed for further presentation of the data and drawing conclusions from the research results. From the research results, the following conclusions can be drawn: (1) Teachers participate in overcoming violations of school rules. Teachers have a role in preventing and helping students in solving problems faced by students so that problematic students can become better students in accordance with the rules made by the school. (2) Teachers' efforts to overcome various violations of school rules are not only focused on BK (Guidance and Counseling) teachers, in this case teachers are always responsible for forming students' character and morals as well as guiding and directing students so they can behave well. (3) Teachers still experience obstacles in overcoming violations of rules and regulations that occur at school. This is because teachers are afraid to give reprimands because of child protection laws and the emphasis on upholding universal human rights.
Penerapan Model Pembelajaran Self Directed Learning (SDL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sarahono, Fianey Rifelia; Lase, Asali; Laoli, Bezisokhi; Laoli, Eka Septianti
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v5i2.20962

Abstract

Metode pembelajaran konvesional sering kali membuat siswa bosan, mengantuk, dan pasif, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Model pembelajaran Self Directed Learning dipilih sebagai strategi untuk mengatasi masalah ini karena belum pernah digunakan sebelumnya disekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  yang terdiri dari dua siklus, dengan variabel adalah model pembelajaran Self Directed Learning dan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-H UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli semester 2, tahun pelajaran 2023/2024, dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Self Directed Learning berhasil meningkatakan hasil belajar siswa secara signifikan. Rata-rata hasil observasi untuk guru meningkat menjadi 91,25%. Hasil belajar siswa mencapai rata-rata rata-rata 80,12%, Tergolong kategori sangat baik dan ketuntasan belajar mencapai 92%. Dan hal ini mencapai target yang ditetapkan adalah 75%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Self Directed Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli pada mata pelajaran IPS Terpadu.
ANALISIS PENANAMAN NILAI MORAL DAN ETIKA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPS TERPADU BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SMP NEGERI 2 MA’U TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Gulo, Petra Agusman; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali; Harefa, Yearning
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5103

Abstract

Pada pembelajaran IPS terpadu nilai moral dan etika harus perlu ditanamkan kepada para siswa. Permasalahan yang sering terjadi di SMP Negeri 2 Ma’u, dimana masih ada siswa yang memiliki karakter yang buruk, mulai dari cara berpakaian, hingga bertutur kata yang tidak sopan. Terkait masalah tersebut, penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui penyebab memudarnya nilai moral dan etika bagi siswa SMP Negeri 2 Ma’u, serta untuk mengidentifikasi apa saja kendala yang dihadapi. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masih rendahnya tingkat kesadaran siswa meskipun telah diajarkan tentang moral dan etika melalui pembelajaran IPS terpadu, hal tersebut dikarenakan faktor lingkungan dan keluarga. Kendala berikutnya adalah adanya kemajuan teknologi yang tidak dapat difilter oleh para siswa, hal ini cenderung mempengaruhi psikis atau pola pikir para siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI IDANOI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Gulo, Selvi Arwita; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Lase, Asali; Laoli, Eka Septianti
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5111

Abstract

Model pembelajaran dapat menentukan hasil belajar siswa. Permasalahan yang terjadi di SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi dimana guru masih menerapkan model pembelajaran ceramah, sehingga kerap menyebabkan siswa tidak dapat memahami apa yang diajarkan sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa. Pada tahun 2022 dan 2023 rata-rata siswa tidak tuntas pada mata pelajaran IPS, hal ini dikarenakan tidak terlibatnya siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian tindakan kelas, tujuannya untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran learning cyrcle. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 67,57% dengan kriteria kurang baik, sementara hasil belajar pada siklus II mencapai 81.19% dengan kriteria baik. Kesimpulannya bahwa penerapan model pembelajaran learning cycle dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Gunungsitoli idanoi.
The Influence of Character Building and Parents Economic Conditions on Student Learning Achievement Juni Berkat Arman Jaya Lase; Arianto Lahagu; Yearning Harefa; Asali Lase
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v4i2.641

Abstract

Based on the observations, it was found that a significant number of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Alasa demonstrate low academic achievement, as evidenced by their test scores not meeting the Minimum Competency Criteria (KKM). Additionally, many students in this grade frequently fail to complete homework and exhibit a lack of motivation during the learning process. This study aims to analyze the influence of Character building and parental economic conditions on the academic performance of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Alasa in 2024. The research employed a quantitative methodology. The findings indicate that Character building, in isolation, has a significant impact on the academic performance of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Alasa, with a t-value of 2.231, which exceeds the critical t-value of 1.673. On the other hand, parental economic conditions do not have a significant effect on students' academic achievement when considered independently. This is evidenced by a t-value of -0.084, which is below the critical t-value of 1.673. Thus, students can achieve academic success regardless of their parents' lower economic status, and wealthier parents do not necessarily guarantee improved academic performance in their children.