Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPS TERPADU Zega, Yestin Kurniawati; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
NIAGAWAN Vol. 14 No. 3 (2025): NIAGAWAN VOL 14 NO 3 NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v14i3.68250

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa serta metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru tanpa memperhatikan kemampuan individual peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil evaluasi, sebelum penerapan pendekatan TaRL, rata-rata nilai hasil belajar siswa berkisar antara 56,46 hingga 64,48, dengan tingkat ketuntasan belajar yang masih rendah, yakni hanya 8,65% hingga 45,45%. Namun, setelah pendekatan TaRL diterapkan, nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 80,00, dan seluruh siswa dinyatakan tuntas dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL mampu menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat kemampuan peserta didik secara individual, sehingga mereka lebih mudah memahami materi pelajaran dan mengalami peningkatan hasil belajar secara menyeluruh. Kesimpulannya, pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran IPS Terpadu.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI PEMBELAJARAN EKONOMI Mistariani Lase; Eka Septianti Laoli; Asali Lase; Arianto Lahagu
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/

Abstract

One of the causes of the decline in student learning outcomes is due to the learning method that is still conventional. The purpose of this study is to determine the effect of project-based learning models using videos on students' understanding of economic learning materials at SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara. The research method used is a quantitative research method. The results of the study show that based on the results of the hypothesis test, the t-count value is obtained = 5.413, then the t-count value is confirmed on the t-table value from the critical value for the t-distribution with a significant level of 5% (α = 0.05) with dk = 45. While the critical value of the t-distribution is obtained t-table value of 1.680. So because the t-count value = 5.413 is greater than the t-table value = 1.680, then accept Ha and reject H0 which means there is an effect of project-based learning models using videos on the understanding of Economic learning materials for grade VII students at SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara.
Penerapan Model Pembelajaran Kancing Gemerincing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi Tahun Pelajaran 2024/2025 Talenta Putri Sari Zebua; Asali Lase; Eka septianti Laoli; Arianto Lahagu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1198

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Penerapan Model Pembelajaran Kancing Gemerincing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi Tahun Pelajaran 2024/2025, penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 gunungsitoli Idanoi melalui penerapan model pembelajaran Kancing Gemerincing (2) Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kancing Gemerincing dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi (Guru dan Siswa), dokumentasi dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil pembahasan, diketahui bahwa : (1) Hasil observasi guru pada siklus I mencapai rata-rata 54,16%, sedangkan pada siklus II kemampuan guru dalam pelaksanakan proses pembelajaran mencapai rata-rata 87,49%. (2) Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I mencapai rata-rata 45,11% dan pada siklus II mengalami peningkatan yang signifikan dengan rata-rata mencapai 87,49%. (3) Hasil evaluasi pembelajaran pada siklus I, diperoleh rata-rata yaitu 74,25%, pada siklus II meningkat menjadi 80,43%. (4) Persentase kelulusan yang dicapai pada siklus I adalah sebesar 65,62% dan siklus II mencapai 90,62%. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa pada Penerapan Model Pembelajaran Kancing Gemerincing Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi Tahun Pelajaran 2024/2025.
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNG SITOLI Desti Nirmala Zebua; Asali Lase; Bezisokhi Laoli; Yearning Harefa
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPS telah memanfaatkan berbagai bentuk teknologi seperti LCD proyektor, video pembelajaran, kuis online,dan platform digital lainnya. Teknologi digunakan untuk mempermudah penyampaian materi, menarik perhatian siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa juga dapat mengakses materi secara mandiri sesuai gaya dan kecepatan belajar masing-masing. Namun, penerapan teknologi belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal umpan balik otomatis, pemantauan belajar secara individu, serta pengelolaan komunikasi digital yang efektif. Dari sisi motivasi belajar, teknologi terbukti memberikan dampak positif. Siswa menunjukkan peningkatan semangat belajar, keberanian bertanya, keinginan untuk berhasil, serta kesadaran terhadap pentingnya pendidikan untuk masa depan. Media digital juga mendorong keterlibatan emosional dan rasa dihargai melalui penghargaan yang diberikan guru. Kendati demikian, tantangan masih ditemukan, seperti penyalahgunaan perangkat oleh siswa dan keterbatasan pengawasan guru. Kesimpulannya, teknologi pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa IPS, tetapi masih perlu diimbangi dengan pelatihan guru, pengawasan ketat, dan dukungan infrastruktur yang memadai.
Analisis yang Mempengaruhi Faktor Belajar dalam Materi Pelajaran IPS Kelas VII pada Kurikulum Merdeka SMP Negeri 1 Sitolu Ori T.A 2024/2025: Penelitian Zega, Fani Riski; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi; Lase, Asali
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5503

Abstract

This study aimed to analyze the factors causing learning difficulties in Social Studies (IPS) among seventh-grade students at SMP Negeri 1 Sitolu Ori in the 2024/2025 academic year. Learning difficulties were examined from both internal and external factors affecting students’ learning processes. This research employed a quantitative approach using a descriptive method. Internal factors included physical condition, psychological aspects, and fatigue, while external factors comprised family, school, and community environments. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The research instruments were tested for validity and reliability. The sample consisted of seventh-grade students who experienced a decline in academic achievement. The results indicated that students’ learning difficulties were influenced by both internal and external factors. Among internal factors, psychological aspects (10.0%) and fatigue (20.0%) were categorized as low, whereas physical factors (20.0%) were categorized as moderate. Regarding external factors, family (10.0%) and community (10.0%) influences were categorized as low, while school factors (30.0%) were categorized as moderate and identified as the most dominant factor affecting students’ learning difficulties. These findings highlight the crucial role of schools in creating a supportive learning environment to reduce students’ learning difficulties.
Pengaruh Pasar Tradisional Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Hiliwaele Kecamatan Moro’o Kabupaten Nias Barat Waruwu, Farisman; Lase, Asali; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v4i2.204

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh aktivitas pasar tradisional terhadap pendapatan masyarakat di Desa Hiliwaele, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat. Penelitian menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan melibatkan 75 responden yang terdiri atas pedagang, pekerja pasar, pembeli, dan pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Pada naskah hasil pengembangan ini, statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana disajikan secara konsisten berdasarkan tabel skor responden yang tercantum dalam naskah awal. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel pasar tradisional memiliki rerata 80,17, sedangkan variabel pendapatan masyarakat memiliki rerata 76,76. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (r = 0,937; p < 0,001). Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa pasar tradisional berpengaruh positif terhadap pendapatan masyarakat (b = 0,907; t = 22,898; p < 0,001), dengan kontribusi penjelasan sebesar 87,8% (R² = 0,878). Temuan ini menegaskan bahwa pasar tradisional di Hiliwaele tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi, tetapi juga sebagai simpul ekonomi lokal yang menopang perputaran pendapatan, pertumbuhan usaha kecil, dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, penguatan tata kelola pasar, fasilitas, kebersihan, aksesibilitas, dan pemberdayaan pedagang menjadi agenda penting untuk mengoptimalkan kontribusi pasar terhadap pembangunan ekonomi desa.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 5 Mandrehe Tahun Pelajaran 2024/2025 Waruwu, Nofamati; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Lase, Asali; Laoli, Eka Septianti
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v4i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Mandrehe Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas VIII. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk pretest dan posttest, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk melihat perubahan hasil belajar siswa setelah penerapan model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 28,75, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 79,59, sehingga terjadi peningkatan sebesar 50,84 poin. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kemampuan memahami materi, serta menciptakan proses belajar yang lebih bermakna. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Gulo, Dominika Dewi Strisna; Laoli, Bezisokhi; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v5i2.2375

Abstract

Conventional learning methods that are still applied by teachers experience several obstacles, including many students who cannot understand the material being taught. Students tend to be passive and do not respond to the material presented, this affects the learning outcomes of students who do not meet the minimum completeness criteria. The purpose of this study was to determine the development of interactive video learning media in improving student learning outcomes. The method used in this study is the research and development method or Research and Development (R & D). The model used in this study is the development of the 4-D (Four D) model. The results of this study indicate that the assessment of the feasibility of interactive video learning media by material experts is very valid with a percentage of 93%, and the results of the feasibility of interactive video language based on learning aspects have been valid with a percentage of 90%. The results of the feasibility of interactive video media based on material editing aspects have been valid with a percentage of 83%. The response of students to the interactive learning video individual test was 80.35% (practical) while in the field test it reached 93.68% (very practical) while student learning outcomes based on validation reached 85.77%. The effectiveness of interactive learning videos is marked by student learning completion with an average of 90%. From this, it can be concluded that interactive learning videos can improve student learning outcomes.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Zai, Yernita Putri; Lase, Asali; Lahagu, Arianto; Harefa, Yearning
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v5i2.2378

Abstract

The lecture method is very disliked by today's students. The tendency of teachers to use this method often makes students sleepy in class, as a result, learning objectives will not be achieved and have an impact on students' interest in learning. The purpose of this study was to determine the development of interactive learning videos in increasing students' interest in learning. The research method used is the research and development method (Research and Development). The results of the study showed that the content of the material and handling of problems by material experts were very valid with a percentage of 91% (very valid), while the results of the feasibility of interactive learning media reached 95% (very valid). The response of students to the interactive learning video individual test was 93% (very practical) while in the field test it reached 92% (very practical) while the results of student learning interest based on the questionnaire that had been distributed reached a percentage of 93%. The effectiveness of interactive learning videos on economic activity material with learning completeness of 66% with a very high effectiveness category. It can be concluded that interactive learning videos have proven to be effective in increasing students' interest in learning.
Pengaruh Video Pembelajaran Berbasis YouTube terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 4 Alasa Talumuzoi Tahun Pelajaran 2024/2025 Zalukhu, Zuniman Efataria; Lase, Asali; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7619

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran IPS Terpadu. Namun, di SMP Negeri 4 Alasa Talumuzoi, penggunaan media pembelajaran yang inovatif masih terbatas, sehingga hasil belajar siswa cenderung rendah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran berbasis YouTube terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Alasa Talumuzoi tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment). Sampel penelitian terdiri dari satu kelas dengan pembagian dua kelompok, yaitu kelas eksperimen sebanyak 8 siswa yang menggunakan video pembelajaran berbasis YouTube dan kelas kontrol sebanyak 8 siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pembelajaran. Analisis data menggunakan uji t-test untuk membandingkan perbedaan rata-rata hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan video pembelajaran berbasis YouTube dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan diperoleh nilai signifikansi 0,007<0,05, bahwa H_O Ditolak, dan H_a diterima. Siswa yang menggunakan video pembelajaran berbasis YouTube menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dengan rata-rata 86,25. Dengan demikian, video pembelajaran berbasis YouTube dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII.