Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Flipeed Classroom Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Terpadu Zebua, Wandi Asti; Lahagu, Arianto; Lase, Asali; Laoli, Eka Septianti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.4869

Abstract

Metode pembelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 2 Afulu yang dilakukan secara monoton dengan memusatkan pada teori dan ceramah sering membuat para siswa bosan dan mengantuk dalam kelas. Akibatnya, para siswa tidak dapat memahami rangkaian materi yang disampaikan oleh guru, sehingga pada akhirnya tidak dapat menjawab setiap soal yang diberikan. Hal tersebut dapat berdampak menurunnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Flipeed Classroom dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan proses pembelajaran menggunakan model Flipeed Classroom mencapai rata-rata 91%. Sedangkan aktivtas siswa setelah diterapkannya model pembelajaran ini mencapai rata-rata 88,27%. Sementara hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Flipeed Classroom mencapai rata-rata 87,55 % melebihi target awal. Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran Flipeed Classroom dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan UKM Sektor Usaha Dagang Di Desa Hilihao Laia, Junice Kasih; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali; Harefa, Yearning
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.4879

Abstract

Menurunnya daya beli masyarakat pada Usaha Dagang yang berlokasi di Desa Hilihao berdampak pada aktivitas operasional usaha tersebut. Ada usaha yang gulung tikar akibat tidak tercapainya tujuan penjualan produk, ada juga usaha yang sampai saat ini bertahan namun tidak menunjukkan kemajuan. Rata-rata pendapatan masyarakat yang menggeluti usaha menurun drastis, berada dibawah rata-rata pendapat sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan UKM Sektor Usaha Dagang di Desa Hilihao. Metode penelitian yang digunakan adalan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi pendapatan UKM sektor usaha dagang adalah adanya kesiapan modal usaha, lokasi strategis, pengalaman kerja dan jam operasional usaha. Selain itu volume penjualan yang tinggi juga menjadi kunci keberhasilan usaha dagang dalam meningkatkan pendapatan. Sehingga disarankan agar usaha dagang yang berkembang di Desa Hilihao harus siap terkait peningkatan akses modal, pengembangan strategi pemasaran, pengelolaan waktu dan jam kerja, penguatan keterampilan dan pengalaman, serta pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus.
Analisis Buku Teks Siswa Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 1 Tuhemberua Tahun Pelajaran 2023/2024 Telaumbanua, Julianus; Laoli, Eka Septianti; Harefa, Yearning; Lase, Asali
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5197

Abstract

Adanya keterbatasan buku teks siswa atau buku pelajaran serta tidak sinkronnya materi pada buku pelajaran dengan kurikulum yang ditetapkan sering menimbulkan permasalahan pembelajaran di kalangan guru dan siswa. Konsep pembelajaran menggunakan buku pelajaran tersebut kerap membuat siswa tidak memahami materi yang dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas dan kesesuaian buku teks siswa mata Pelajaran IPS Terpadu kelas VIII di SMP Negeri 1 Tuhemberua. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian isi buku teks pelajaran dengan Kurikulum Merdeka dari hasil analisis sesuai dengan Standar Kompetensi, hal ditunjukkan dari sampel penelitian yang dilakukan, dimana hasil analisis menunjukkan kesesuaian materi 100% dan kesesuaian indikator sebesar 78,95%. Materi soal dan kejelasan bahasa pada buku teks pelajaran pada umumnya baik, dan cukup jelas, hanya saja tingkat kesulitan soal tergolong rendah, dan variasi jenis soal masih cenderung menggunakan pilihan ganda. Sehingga kurangnya variasi ini berpotensi membatasi pengukuran kemampuan siswa secara komprehensif, terutama dalam aspek keterampilan berpikir kritis dan analitis.
Analisis yang Mempengaruhi Faktor Belajar dalam Materi Pelajaran IPS Kelas VII pada Kurikulum Merdeka SMP Negeri 1 Sitolu Ori T.A 2024/2025: Penelitian Fani Riski Zega; Wahyutra Adilman Telaumbanua; Bezisokhi Laoli; Asali Lase
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5503

Abstract

This study aimed to analyze the factors causing learning difficulties in Social Studies (IPS) among seventh-grade students at SMP Negeri 1 Sitolu Ori in the 2024/2025 academic year. Learning difficulties were examined from both internal and external factors affecting students’ learning processes. This research employed a quantitative approach using a descriptive method. Internal factors included physical condition, psychological aspects, and fatigue, while external factors comprised family, school, and community environments. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The research instruments were tested for validity and reliability. The sample consisted of seventh-grade students who experienced a decline in academic achievement. The results indicated that students’ learning difficulties were influenced by both internal and external factors. Among internal factors, psychological aspects (10.0%) and fatigue (20.0%) were categorized as low, whereas physical factors (20.0%) were categorized as moderate. Regarding external factors, family (10.0%) and community (10.0%) influences were categorized as low, while school factors (30.0%) were categorized as moderate and identified as the most dominant factor affecting students’ learning difficulties. These findings highlight the crucial role of schools in creating a supportive learning environment to reduce students’ learning difficulties.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THE POWER OF TWO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 4 ALASA Tober Putra Jaya Zalukhu; Yearning Harefa; Serniati Zebua; Asali Lase
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i1.1378

Abstract

The application of The Power of two Learning Model is one of the learning models that uses cooperation between students in groups to achieve learning goals and students are divided into small groups and directed to study the subject matter that has been determined. Based on the results of teacher observations in Cycle I, the percentage of observations was 65.8 and in Cycle II it increased to 85.83%. The results of observations of student activity in Cycle I with the percentage of observation of student activity is 48.87% and in Cycle II increased to 88.82%, student learning achievement in Cycle I average value reached 64.9, and the percentage of learning completeness = 22.72%, and in Cycle II the average value increased to 78.80 with learning completeness = 81.81%. Thus it is concluded that increased student activity and learning outcomes in the Integrated Social Studies learning process, and the application of the power of two learning model can be applied to Integrated Social Studies subjects.
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNG SITOLI Desti Nirmala Zebua; Asali Lase; Bezisokhi Laoli; Yearning Harefa
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPS telah memanfaatkan berbagai bentuk teknologi seperti LCD proyektor, video pembelajaran, kuis online,dan platform digital lainnya. Teknologi digunakan untuk mempermudah penyampaian materi, menarik perhatian siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa juga dapat mengakses materi secara mandiri sesuai gaya dan kecepatan belajar masing-masing. Namun, penerapan teknologi belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal umpan balik otomatis, pemantauan belajar secara individu, serta pengelolaan komunikasi digital yang efektif. Dari sisi motivasi belajar, teknologi terbukti memberikan dampak positif. Siswa menunjukkan peningkatan semangat belajar, keberanian bertanya, keinginan untuk berhasil, serta kesadaran terhadap pentingnya pendidikan untuk masa depan. Media digital juga mendorong keterlibatan emosional dan rasa dihargai melalui penghargaan yang diberikan guru. Kendati demikian, tantangan masih ditemukan, seperti penyalahgunaan perangkat oleh siswa dan keterbatasan pengawasan guru. Kesimpulannya, teknologi pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa IPS, tetapi masih perlu diimbangi dengan pelatihan guru, pengawasan ketat, dan dukungan infrastruktur yang memadai.