Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Cultural Value Of Pabuat Boru As A Semantic Learning Media Parapat, Lili Herawati; Annisah, Laila; Zahro, Annida Hafifah; Ikawati, Erna
Jurnal Hata Poda Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hatapoda.v3i1.11248

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai budaya pabuat boru sebagai media pembelajaran Semantik. Metode penelitian dilaksanakan secara deskriptif kualitatif, dengan wawancara,  teknik catata, transkrip, analisisi, memaknai sesuai ahli serta validasi hasil. pelaksanaan penelitian dilaksanakan di Sayurmatinggi kecamatan Sayurmatinggi Tapanuli Selatan Sumatra Utara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa setiap benda yang di munculkan saat upacara adat pabuat boru memiliki makna masing-masing. seperti contoh Nasi putih : maknanya melambangkan kesucian, Telor : agar jiwa dan raga bersatu padu,tetap selamat dan sehat-sehat. "Burangir" dimaknai sebagai simbol pemersatu dan sebagi bentuk tanda acara beradat. Adapun yang berbicara pada adat pangkobaran tersebut : Hata-hata ni Suhut (tuan ruamah, penyelenggara pesta), Kahanggi (saudara laki-laki dari mempelai wanita dari garis keturunan ayah), Anak boru (saudara perempuan dari garis keturunan ayah), Mora (saudara laki-laki dari pihak istri), Namora na toras (orang kaya), Raja-raja adat, Raja panusunan.
Penerapan Strategi Metakognitif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar Ikawati, Erna; Kartono, Azwir; Hutagalung, Nenny Triana
Jurnal Hata Poda Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hatapoda.v2i2.10532

Abstract

Every learning process must have the right strategy to apply, Strategylearning a language is a special way that learners improvelanguage skills. This article discusses the importance of language learning strategiesmetacognitive in the context of elementary school education in terms of the studylibrary. Metacognition involves understanding and monitoring the learning process.Implementation of metacognitive strategies for elementary school students in learning Indonesianis expected to be able to improve students' learning strategies to focus on lessons,plan, monitor and evaluate language learning.Keywords: Metacognitive Strategy, Indonesian Language Learning, Elementary School
Analisis Meningkatnya Permohonan Dispensasi Kawin Masa Pandemi Covid 19 di Pengadilan Agama Padangsidimpuan dan Pengadilan Agama Panyabungan Ikawati, Erna; Anisa, Darania
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 8 No. 1 (2023): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v8i1.3198

Abstract

Marriage Dispensation is an attempt by the prospective bride and groom to obtain a decision from the court to enter into a marriage for underage couples. Applications for marriage dispensation have increased since the COVID-19 pandemic hit Indonesia. This research focuses on analysing the factors behind the increase in requests for marriage dispensation and seeking efforts to overcome the increase in requests for dispensation. The research method used is field research with a qualitative approach. Data collection techniques were collected through observation and interviews with judges from the Padangsidimpuan Religious Court and the Pengabungan Religious Court. Interviews were also conducted with the Padangsidimpuan and Mandailing Natal Women's Empowerment and Child Protection Services and the people of Padangsidimpuan and Mandailing Natal, who submitted requests for dispensation from marriage. The results of this study indicate that the reasons for the prospective bride and groom applying for dispensation include juvenile delinquency (free sex), pregnancy out of wedlock, arranged marriages, low economy, and encouragement of traditional traditions (marlojong). Efforts were made to address the increase in requests for marital dispensation by strengthening the role and cooperation between the Religious Courts, the Women's Empowerment and Child Protection Service (DP3A), and the community (family)..
Problematika Kebahasaan Siswa: Studi tentang Tata Bahasa, Ejaan, Tanda Baca, dan Pengucapan Idris, Hairul; Ikawati, Erna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika kebahasaan yang dialami siswa, khususnya dalam aspek tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan pengucapan. Permasalahan kebahasaan tersebut sering muncul dalam kegiatan membaca, menulis, maupun berbicara sehingga berdampak pada keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta analisis dokumen hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam penggunaan struktur tata bahasa, seperti kesalahan penggunaan subjek-predikat, kalimat efektif, serta pemilihan kata yang tepat. Pada aspek ejaan dan tanda baca, ditemukan banyak kesalahan penulisan huruf kapital, penggunaan tanda koma, serta tanda titik. Sementara itu, dalam aspek pengucapan, siswa sering salah dalam pelafalan bunyi tertentu yang memengaruhi kejelasan makna dalam komunikasi lisan. Faktor penyebab problematika kebahasaan tersebut antara lain kurangnya pemahaman konsep dasar bahasa, minimnya latihan terarah, serta pengaruh lingkungan komunikasi yang tidak baku. Guru juga memiliki peran penting dalam menentukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk mengatasi kesulitan siswa. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran bahasa yang integratif, kontekstual, dan berbasis latihan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan kebahasaan siswa.
PERJUANGAN GENDER KETUA PARTAI POLITIKPEREMPUAN ANALISIS APPRAISAL PADA PIDATO POLITIK Amri, Yusni Khairul; Ikawati, Erna
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.919 KB) | DOI: 10.30596/bahterasia.v2i1.6554

Abstract

Pidato Politik sebagai momentum yang sangat berpengaruh sebagai eksistensi partai politik sebagai pesan politik kepada pemilih dan konstituennya. Ketua partai politik perempuan tentu menunjukkan peran yang cukup signifikan dalam memperjuangkan gendernya. Kajian appraisal mencoba meretas sejauh mana sikap ketua parati politik yang dipimpin oleh perempuan dalam menunujukkan peran dan fungsinya dalam memperjuangkan gender. Analisis appraisal teridentifikasi ideologi dalam tekspidato politik ketua partai politik perempuan terlihat dari sikap, propemerintah dan mendukung pemerintah yang berkuasa. Ideologi yang ingin disampaikan adalah sikap kritik pada pemerintah dan sikap ideologi tersebut disampaikan melalui tekspidato politik ketua partai politik perempuan. Dari data yang dianalisis terhadap sikap positif di dalam teksPidato politik ketua partai politik perempuan adalah sikap yang diungkapkan secara implisit maupun secara eksplisit yang menjadi jati diri suku Jawa: a) pengungkapan sikap (attitude) lebih besar dibanding engagement dan graduasi dapat disimpulkan atas ideology dan sikap partai politik PSI seperti: 1. Ideologi Partai Politik, terbagi atas: a. Ideologi Sikap Positif Partai PSI, b. Ideologi Kesetaraan Gender. c. Ideologi Perjuangan Upah Perempuan, d. Ideologi Perjuangan Nasib Perempuan. 2. Sikap Mebanggakan Perempuan, a) Sikap positif, memperjuangkan upah, b. Sikap melawan hoax, c. Sikap Gaul, Kata Kunci: Appraisal, pidato politik, Ideologi
Analisis Meningkatnya Permohonan Dispensasi Kawin Masa Pandemi Covid 19 di Pengadilan Agama Padangsidimpuan dan Pengadilan Agama Panyabungan Ikawati, Erna; Anisa, Darania
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 8 No. 1 (2023): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v8i1.3198

Abstract

Marriage Dispensation is an attempt by the prospective bride and groom to obtain a decision from the court to enter into a marriage for underage couples. Applications for marriage dispensation have increased since the COVID-19 pandemic hit Indonesia. This research focuses on analysing the factors behind the increase in requests for marriage dispensation and seeking efforts to overcome the increase in requests for dispensation. The research method used is field research with a qualitative approach. Data collection techniques were collected through observation and interviews with judges from the Padangsidimpuan Religious Court and the Pengabungan Religious Court. Interviews were also conducted with the Padangsidimpuan and Mandailing Natal Women's Empowerment and Child Protection Services and the people of Padangsidimpuan and Mandailing Natal, who submitted requests for dispensation from marriage. The results of this study indicate that the reasons for the prospective bride and groom applying for dispensation include juvenile delinquency (free sex), pregnancy out of wedlock, arranged marriages, low economy, and encouragement of traditional traditions (marlojong). Efforts were made to address the increase in requests for marital dispensation by strengthening the role and cooperation between the Religious Courts, the Women's Empowerment and Child Protection Service (DP3A), and the community (family)..
Developing Problem-Based Inquiry Model in Indonesian Learning in General High Schools Ikawati, Erna; Pohan, Jusrin
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 11 No. 4 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v11i4.8978

Abstract

This research is motivated by the importance of collaboration between teachers and students in learning Indonesian. This collaboration is marked by cooperation in improving the quality of learning by designing inquiry-based Indonesian language learning model books. This model book is designed to be more attractive to educators and students by considering the content and design to suit the needs and characteristics of students. This research aims to develop an inquiry-based Indonesian language learning model that is viewed from the aspects of validity, practicality and effectiveness. The research uses research and development methods using the Plomp model which consists of preliminary research, prototypes and assessment. Research findings reveal that the model developed produces high validity seen from the results of expert assessments, while the practicality of the model shows very high results seen from teacher assessments when testing this model. Apart from that, the effectiveness of the model is very effective as seen from the presentation of this model which is clear and well organized, the language used is easy to understand, and the structure of the model is attractive. Overall, this model can be applied well in Indonesian language learning, because it can improve student learning outcomes.
KORELASI DUKUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN TINGKAT KESULITAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Hairani Harahap, Nenni; Ikawati, Erna
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1380-1391

Abstract

Lingkungan belajar memiliki peranan penting dalam membentuk keberhasilan akademik dan perkembangan psikologis siswa sekolah dasar. Dalam konteks pendidikan dasar, dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat sering kali menjadi penentu utama keberhasilan siswa dalam mengatasi berbagai hambatan belajar. Namun, tidak semua siswa memperoleh dukungan lingkungan yang memadai, sehingga muncul kesulitan belajar yang memengaruhi prestasi dan motivasi mereka. Studi ini dimaksudkan guna menganalisis hubungan antara dukungan lingkungan belajar dengan tingkat kesulitan belajar siswa sekolah dasar. Penelitian memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di beberapa sekolah dasar negeri, yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur dua variabel utama, yaitu tingkat dukungan lingkungan belajar (meliputi dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat) serta tingkat kesulitan belajar siswa (meliputi aspek akademik, motivasional, dan perilaku). Data dianalisis dengan pengujian korelasi Pearson Product Moment dengan berbantuan program statistik. Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan lingkungan belajar dan tingkat kesulitan belajar siswa (r = -0,64; p 0,05). Temuan ini memperlihatkan bahwa semakin tinggi dukungan lingkungan belajar yang diterima siswa, maka semakin rendah tingkat kesulitan belajar yang mereka alami. Dukungan emosional, perhatian orang tua, kualitas interaksi guru, serta lingkungan sosial yang positif terbukti berperan besar dalam meningkatkan kesiapan dan konsentrasi siswa. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif guna meminimalisasi kesulitan belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia
PEMETAAN KESULITAN KETERAMPILAN BERBAHASA (MENYIMAK, BERBICARA, MEMBACA, MENULIS) SISWA KELAS IV-V SD NEGERI 036 TANGGABOSI Zuhdi, Ahmad; Ikawati, Erna
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1643-1653

Abstract

Studi ini menelusuri pola kesulitan berbahasa siswa kelas IV-V di SD Negeri 036 Tanggabosi, Mandailing Natal, sebagai fondasi merancang strategi pembelajaran yang lebih responsif. Melibatkan 44 siswa melalui pendekatan kombinasi kuantitatif-kualitatif (Mixed Method) selama enam pertemuan pembelajaran, penelitian mengungkap bahwa lebih dari separuh siswa (56,3%) mengalami kesulitan signifikan. Urutan kesulitan menunjukkan pola konsisten: menulis paling menantang (63,6% siswa kesulitan), diikuti berbicara (59,1%), membaca (54,5%), dan menyimak (47,7%). Temuan spesifik menunjukkan 72,7% siswa gagal mengidentifikasi ide pokok bacaan, 86,4% menghasilkan tulisan tanpa struktur jelas dan ejaan tidak tepat, 75,0% kehilangan konsentrasi saat menyimak, sementara 43,2% mengalami hambatan kepercayaan diri ketika berbicara. Akar permasalahan meliputi rendahnya motivasi belajar (70,5%), minimnya kebiasaan membaca (88,6%), pendekatan pembelajaran yang kurang variatif, serta terbatasnya akses literasi. Temuan menegaskan urgensi transformasi pembelajaran melalui pendekatan interaktif, program remedial terarah, dan penguatan ekosistem literasi sekolah secara menyeluruh.
MENYIMAK SEBAGAI PROSES KOGNITIF AKTIF: PERSPEKTIF LINGUISTIK, NEUROLINGUISTIK, DAN PEDAGOGIS Asiah Jamil Nasution, Nur; Ikawati, Erna
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i4.1654-1662

Abstract

Menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang berperan sebagai fondasi perkembangan kemampuan berbahasa lainnya. Artikel ini bertujuan menganalisis keterampilan menyimak sebagai proses kognitif aktif dengan mengintegrasikan perspektif linguistik, neurolinguistik, dan pedagogis. Penelitian dilakukan melalui kajian pustaka terhadap referensi mutakhir tahun 2020–2025. Secara linguistik, menyimak dipahami sebagai proses pemahaman bahasa lisan yang melibatkan analisis struktur fonologis, sintaksis, dan semantis. Dari perspektif neurolinguistik, menyimak merupakan aktivitas simultan yang melibatkan area pendengaran dan pusat bahasa di otak, termasuk korteks auditori dan area Broca–Wernicke. Sementara itu, secara pedagogis, menyimak merupakan keterampilan yang dapat dikembangkan melalui strategi metakognitif, penggunaan media multimodal, dan lingkungan belajar interaktif. Artikel ini menegaskan pentingnya pembelajaran menyimak yang berbasis strategi dan dukungan teknologi untuk membantu peserta didik memaksimalkan proses internalisasi makna. Kajian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model pengajaran keterampilan menyimak dalam pembelajaran bahasa, khususnya di era digital yang menuntut kemampuan mengolah informasi secara cepat dan kritis.