Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penerapan Strategi Metakognitif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar Ikawati, Erna; Kartono, Azwir; Hutagalung, Nenny Triana
Jurnal Hata Poda Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hatapoda.v2i2.10532

Abstract

Every learning process must have the right strategy to apply, Strategylearning a language is a special way that learners improvelanguage skills. This article discusses the importance of language learning strategiesmetacognitive in the context of elementary school education in terms of the studylibrary. Metacognition involves understanding and monitoring the learning process.Implementation of metacognitive strategies for elementary school students in learning Indonesianis expected to be able to improve students' learning strategies to focus on lessons,plan, monitor and evaluate language learning.Keywords: Metacognitive Strategy, Indonesian Language Learning, Elementary School
Analisis Meningkatnya Permohonan Dispensasi Kawin Masa Pandemi Covid 19 di Pengadilan Agama Padangsidimpuan dan Pengadilan Agama Panyabungan Ikawati, Erna; Anisa, Darania
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 8 No. 1 (2023): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v8i1.3198

Abstract

Marriage Dispensation is an attempt by the prospective bride and groom to obtain a decision from the court to enter into a marriage for underage couples. Applications for marriage dispensation have increased since the COVID-19 pandemic hit Indonesia. This research focuses on analysing the factors behind the increase in requests for marriage dispensation and seeking efforts to overcome the increase in requests for dispensation. The research method used is field research with a qualitative approach. Data collection techniques were collected through observation and interviews with judges from the Padangsidimpuan Religious Court and the Pengabungan Religious Court. Interviews were also conducted with the Padangsidimpuan and Mandailing Natal Women's Empowerment and Child Protection Services and the people of Padangsidimpuan and Mandailing Natal, who submitted requests for dispensation from marriage. The results of this study indicate that the reasons for the prospective bride and groom applying for dispensation include juvenile delinquency (free sex), pregnancy out of wedlock, arranged marriages, low economy, and encouragement of traditional traditions (marlojong). Efforts were made to address the increase in requests for marital dispensation by strengthening the role and cooperation between the Religious Courts, the Women's Empowerment and Child Protection Service (DP3A), and the community (family)..
Problematika Kebahasaan Siswa: Studi tentang Tata Bahasa, Ejaan, Tanda Baca, dan Pengucapan Idris, Hairul; Ikawati, Erna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika kebahasaan yang dialami siswa, khususnya dalam aspek tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan pengucapan. Permasalahan kebahasaan tersebut sering muncul dalam kegiatan membaca, menulis, maupun berbicara sehingga berdampak pada keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta analisis dokumen hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam penggunaan struktur tata bahasa, seperti kesalahan penggunaan subjek-predikat, kalimat efektif, serta pemilihan kata yang tepat. Pada aspek ejaan dan tanda baca, ditemukan banyak kesalahan penulisan huruf kapital, penggunaan tanda koma, serta tanda titik. Sementara itu, dalam aspek pengucapan, siswa sering salah dalam pelafalan bunyi tertentu yang memengaruhi kejelasan makna dalam komunikasi lisan. Faktor penyebab problematika kebahasaan tersebut antara lain kurangnya pemahaman konsep dasar bahasa, minimnya latihan terarah, serta pengaruh lingkungan komunikasi yang tidak baku. Guru juga memiliki peran penting dalam menentukan strategi pembelajaran yang sesuai untuk mengatasi kesulitan siswa. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya penerapan metode pembelajaran bahasa yang integratif, kontekstual, dan berbasis latihan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan kebahasaan siswa.
PERJUANGAN GENDER KETUA PARTAI POLITIKPEREMPUAN ANALISIS APPRAISAL PADA PIDATO POLITIK Amri, Yusni Khairul; Ikawati, Erna
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.919 KB) | DOI: 10.30596/bahterasia.v2i1.6554

Abstract

Pidato Politik sebagai momentum yang sangat berpengaruh sebagai eksistensi partai politik sebagai pesan politik kepada pemilih dan konstituennya. Ketua partai politik perempuan tentu menunjukkan peran yang cukup signifikan dalam memperjuangkan gendernya. Kajian appraisal mencoba meretas sejauh mana sikap ketua parati politik yang dipimpin oleh perempuan dalam menunujukkan peran dan fungsinya dalam memperjuangkan gender. Analisis appraisal teridentifikasi ideologi dalam tekspidato politik ketua partai politik perempuan terlihat dari sikap, propemerintah dan mendukung pemerintah yang berkuasa. Ideologi yang ingin disampaikan adalah sikap kritik pada pemerintah dan sikap ideologi tersebut disampaikan melalui tekspidato politik ketua partai politik perempuan. Dari data yang dianalisis terhadap sikap positif di dalam teksPidato politik ketua partai politik perempuan adalah sikap yang diungkapkan secara implisit maupun secara eksplisit yang menjadi jati diri suku Jawa: a) pengungkapan sikap (attitude) lebih besar dibanding engagement dan graduasi dapat disimpulkan atas ideology dan sikap partai politik PSI seperti: 1. Ideologi Partai Politik, terbagi atas: a. Ideologi Sikap Positif Partai PSI, b. Ideologi Kesetaraan Gender. c. Ideologi Perjuangan Upah Perempuan, d. Ideologi Perjuangan Nasib Perempuan. 2. Sikap Mebanggakan Perempuan, a) Sikap positif, memperjuangkan upah, b. Sikap melawan hoax, c. Sikap Gaul, Kata Kunci: Appraisal, pidato politik, Ideologi
Analisis Meningkatnya Permohonan Dispensasi Kawin Masa Pandemi Covid 19 di Pengadilan Agama Padangsidimpuan dan Pengadilan Agama Panyabungan Ikawati, Erna; Anisa, Darania
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 8 No. 1 (2023): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v8i1.3198

Abstract

Marriage Dispensation is an attempt by the prospective bride and groom to obtain a decision from the court to enter into a marriage for underage couples. Applications for marriage dispensation have increased since the COVID-19 pandemic hit Indonesia. This research focuses on analysing the factors behind the increase in requests for marriage dispensation and seeking efforts to overcome the increase in requests for dispensation. The research method used is field research with a qualitative approach. Data collection techniques were collected through observation and interviews with judges from the Padangsidimpuan Religious Court and the Pengabungan Religious Court. Interviews were also conducted with the Padangsidimpuan and Mandailing Natal Women's Empowerment and Child Protection Services and the people of Padangsidimpuan and Mandailing Natal, who submitted requests for dispensation from marriage. The results of this study indicate that the reasons for the prospective bride and groom applying for dispensation include juvenile delinquency (free sex), pregnancy out of wedlock, arranged marriages, low economy, and encouragement of traditional traditions (marlojong). Efforts were made to address the increase in requests for marital dispensation by strengthening the role and cooperation between the Religious Courts, the Women's Empowerment and Child Protection Service (DP3A), and the community (family)..
Developing Problem-Based Inquiry Model in Indonesian Learning in General High Schools Ikawati, Erna; Pohan, Jusrin
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 11 No. 4 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v11i4.8978

Abstract

This research is motivated by the importance of collaboration between teachers and students in learning Indonesian. This collaboration is marked by cooperation in improving the quality of learning by designing inquiry-based Indonesian language learning model books. This model book is designed to be more attractive to educators and students by considering the content and design to suit the needs and characteristics of students. This research aims to develop an inquiry-based Indonesian language learning model that is viewed from the aspects of validity, practicality and effectiveness. The research uses research and development methods using the Plomp model which consists of preliminary research, prototypes and assessment. Research findings reveal that the model developed produces high validity seen from the results of expert assessments, while the practicality of the model shows very high results seen from teacher assessments when testing this model. Apart from that, the effectiveness of the model is very effective as seen from the presentation of this model which is clear and well organized, the language used is easy to understand, and the structure of the model is attractive. Overall, this model can be applied well in Indonesian language learning, because it can improve student learning outcomes.
Eksplorasi Bentuk dan Faktor Penyebab Kesulitan Berbahasa Indonesia Pada Siswa Sekolah Dasar Panggabean, Parjuangan; Ikawati, Erna
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3372

Abstract

Kesulitan dalam menggunakan bahasa Indonesia masih menjadi persoalan mendasar bagi banyak siswa sekolah dasar dan sangat memengaruhi keberhasilan belajar mereka. Penelitian ini bertujuan menggali berbagai bentuk hambatan berbahasa yang dialami siswa, mulai dari aspek kebahasaan, struktur tata bahasa, ejaan dan tanda baca, hingga pengucapan, serta menelusuri faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 45 siswa SD Negeri 019 Bonandolok yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi selama enam kali pertemuan. Proses analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa siswa menghadapi hambatan berbahasa pada beberapa aspek. Pada ranah kebahasaan, mereka mengalami keterbatasan kosakata dan kekeliruan dalam memilih kata. Pada aspek tata bahasa, kesalahan pada penggunaan imbuhan dan penyusunan struktur kalimat masih sering muncul. Kesalahan ejaan dan tanda baca terutama terlihat pada kapitalisasi serta penggunaan titik dan koma. Pada aspek pengucapan, logat bahasa daerah Mandailing tampak kuat memengaruhi cara siswa melafalkan kata. Faktor penyebab kesulitan ini berasal dari aspek internal seperti motivasi belajar yang rendah, kurangnya kepercayaan diri, dan kemampuan kognitif dasar serta aspek eksternal berupa dominasi bahasa daerah di lingkungan rumah, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan terbatasnya akses media literasi. Temuan tersebut menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, bersifat diferensiasi, dan dirancang untuk memperkuat kemampuan literasi berbahasa siswa.
Hakikat Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Perspektif Literasi kritis dan Pendidikan Triana, Neni Mika; Ikawati, Erna
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.807

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali hakikat pembelajaran Bahasa Indonesia dalam konteks pendidikan kontemporer. Fokus kajian tertuju pada bagaimana pembelajaran Bahasa Indonesia dirancang dan dipahami sebagai proses pengembangan kompetensi bahasa, literasi, dan berpikir kritis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap artikel jurnal, buku, dan kebijakan pendidikan. Data dianalisis melalui reduksi data, kategorisasi tematik, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat pembelajaran Bahasa Indonesia mencakup pengembangan kompetensi komunikatif, literasi kritis, pemahaman genre teks, dan kemampuan interpretatif yang memungkinkan peserta didik mampu memproduksi serta mengkritisi teks dalam berbagai konteks sosial dan digital. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia harus bersifat integratif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mampu membentuk peserta didik yang literat, reflektif, dan kritis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap penguatan paradigma pembelajaran bahasa serta menjadi dasar perumusan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih adaptif dan inovatif di era digital.
Penerapan Cooperative Learning Tipe Think Pair Share Berbasis Budaya Mandailing dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Penelitian Akhirur Rhomadon Matondang; Erna Ikawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4332

Abstract

This study aims to describe the application of the Mandailing culture-based Think Pair Share (TPS) type Cooperative Learning model in Indonesian learning at SDN No. 101390 Batang Pane 1 and describe the integration of Mandailing culture and student activity during learning. This study uses a descriptive approach with the research subjects of elementary school students and classroom teachers. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data obtained was analyzed in a qualitative descriptive manner through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn, and strengthened by triangulation techniques to maintain the validity of the data. The results of the study show that the Think Pair Share model can be applied well in Indonesian language learning. Teachers are able to carry out each stage of TPS in a sequential manner, namely the stages of thinking, pairing, and sharing. The integration of Mandailing culture is carried out through the use of folklore, examples of the daily life of the local community, and the application of the value of mutual cooperation (marsiadapari) in student discussion activities. This culture-based learning makes the material more contextual and easy for students to understand. In addition, student activeness and participation showed an increase, characterized by the courage to speak, involvement in discussions, and positive social interaction between students.
Urgensi Penguasaan Empat Keterampilan Berbahasa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Dalimunthe, Khoirani Febry; Ikawati, Erna
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2223

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penguasaan empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang berfokus pada kajian teoretis dan hasil penelitian terdahulu. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan meliputi buku referensi, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta karya ilmiah yang membahas keterampilan berbahasa anak Sekolah Dasar. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat keterampilan berbahasa saling berkaitan dan menjadi fondasi utama dalam pengembangan kemampuan literasi, komunikasi, dan berpikir siswa. Namun, pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurang optimalnya pengembangan keterampilan menyimak dan berbicara serta pembelajaran membaca dan menulis yang masih bersifat mekanis dan berorientasi pada hasil. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar perlu dirancang secara komunikatif, kontekstual, dan terintegrasi agar penguasaan empat keterampilan berbahasa siswa dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan.