Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kajian Agronomi Potensi Pengembangan Tanaman Sorgum Varietas Numbu di Kabupaten Ende Murdaningsih Murdaningsih; Adrianus F G Uran
JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Budidaya Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbdp.2021.17.1.23

Abstract

Sorghum is a cereal crop that has the potential to be developed on dry land as a food source, has the ability to adapt widely, and requires less agricultural inputs than other food crops. Ende Regency is an area that has a dry climate and is dominated by dry land agriculture, so it has the potential for the development of sorghum plants. The purpose of this study was to conduct an agronomic study of the development of Nambu sorghum variety with the application of chicken manure. The research was conducted using a randomized block design, with 5 treatments chicken manure doses, i.e. A0: 0 tons per ha (control), A1: 3.25 tons per ha, A2: 6.5 tons per ha, A3: 9.75 tons per ha, and A4: 13 tons per ha. The application of chicken manure of 13 tons per ha to sorghum plants resulted in growth and yield variables with the highest values, i.e., plant height 277.08 cm, leaf number 15.69 pieces, leaf area 8720.03 cm2, fresh stover weight base 354.69 g, dry stover weight 249.38 g, panicle length 20.54 g, panicle dry weight 24.63 g, number of seeds per panicle 1392.19 g, 1000 seeds weight 7.50 g. Keywords: Chicken manure, dry land, food, sorghum. ABSTRAK Sorgum merupakan tanaman serealia yang berpotensi untuk dikembangkan pada lahan kering sebagai sumber pangan, memiliki kemampuan beradaptasi secara luas, serta membutuhkan input pertanian relatif lebih sedikit dibandingkan tanaman pangan lainnya. Kabupaten Ende merupakan daerah yang beriklim kering dan dengan dominasi pertanian lahan kering, sehingga berpotensi untuk pengembangan tanaman sorgum. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian agronomis pengembangan tanaman sorgum varietas Nambu dengan aplikasi pupuk kandang ayam. Penelitan dilakukan dengan percobaan menggunakan rancangan acak kelompok, dengan 5 perlakuan penggunaan pupuk kandang ayam, yakni A0: 0 ton per ha (kontrol), A1: 3,25 ton per ha, A2: 6,5 ton per ha, A3: 9,75 ton per ha, dan A4: 13 ton per ha. Aplikasi pupuk kandang ayam sebesar 13 ton per ha terhadap tanaman sorgum menghasilkan variabel-variabel pertumbuhan dan hasil dengan nilai-nilai tertinggi, yaitu tinggi tanaman 277,08 cm, jumlah daun 15,69 helai, luas daun 8720,03 cm2, bobot brangkasan basah 354,69 g, bobot brangkasan kering 249,38 g, panjang malai 20,54 g, bobot malai kering 24,63 g, jumlah biji per malai 1392,19 g, bobot 1000 biji 7,50 g. Kata Kunci: Lahan kering, pangan, pupuk kandang ayam, sorgum.
PENDAMPINGAN PENERAPAN TEKNOLOGI DAN INOVASI PERTANIAN MELALUI KKN MANDIRI PADA MASA PANDEMI COVID – 19 DI DESA NAGANESA, KABUPATEN ENDE Josina Irene Hutubessy; Murdaningsih Murdaningsih; Virgilius W.S. Rovanda Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9515

Abstract

ABSTRAKPendampingan melalui kegiatan KKN bertujuan untuk: (1) memberikan transfer teknologi dan inovasi pertanian dengan memanfaatkan pekarangan, (2) memberikan transfer ilmu pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk padat dan pembuatan Mikro Organisme Lokal  (MOL).  Kegiatan dilakukan di Desa Nanganesa terutama ibu - ibu dasa wisma berjumlah 16 orang. Metode yang digunakan adalah Partisipasi Rural Appraisal (PRA) yaitu keterlibatan secara aktif semua pihak yang terlibat dalam kegiatan. Terdiri dari tahapan survey, wawancara dan pelatihan. Hasil kegiatan ibu - ibu dapat memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayur-sayuran dan tanaman jenis empon-empon , 90 % ibu - ibu dasa wisma sangat paham tentang pupuk organik dan 80 % mengetahui tentang MOL. Kata kunci: pemanfaatan pekarangan; pembuatan pupuk; mikroorganisme local. ABSTRACTAssistance through KKN activities aims to: (1) provide technology transfer and agricultural innovation by utilizing the yard, (2) provide knowledge transfer on the use of household waste into solid fertilizer and the manufacture of Local Micro Organisms (MOL). Activities carried out in the village of Nanganesa, especially women from the homestead, amounted to 16 people. The method used is Rural Appraisal Participation (PRA), which is the active involvement of all parties involved in the activity. Consists of the stages of survey, interview and training. The results of the activities of the mothers can use the yard to grow vegetables and empon-empon types, 90% of the mothers of dasa wisma are very knowledgeable about organic fertilizers and 80% know about MOL. Keywords: yard utilization; fertilizer manufacture; local microorganisms.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI SOFA SEBAGAI BEKAL BERWIRAUSAHA MANDIRI IBU RUMAH TANGGA KELURAHAN KOTA RAJA KECAMATAN ENDE UTARA KABUPATEN ENDE Natalia Peni; Murdaningsih Murdaningsih; Ariswan Usman Aje; Stefanus Notan Tupen; Kristianus Jago Tute; Lely Suryani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2495-2501

Abstract

Kelurahan Kota Raja merupakan sebuah Kelurahan di Kecamatan Ende Utara dengan Jum lah RT sebanyak 18 dan RW sebanyak 9. Letak goegrafis kelurahan ini adalah sepanjang pantai sehingga pada waktu musim hujan wilayah kelurahan ini terhambur banyak salah yang berasal dari hulu. Salah salah upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak  sampah adalah melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak dari sampah dan cara pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonmis. Setelah memiliki pengetahuan dari hasil sosialisasi Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja diberikan pelatihan pembuat sofa dari bahan dasar ecobricik dari sampah anorganik. Hasil yang diperoleh bahwa minat peserta terhadap keberlanjutan program pelatihan pembuatan ecobrick sebagai bahan dasar pembuatan sofa sebanyak 90% menjawab ya dan 10 % menjawah tidak. Hasil ini menunjukkan bahwa Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja Sangat Auntusias. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga  di Kelurahan Kota Raja Kabupaten Ende dengan menhasilkan produk berupa ecobrick dan sofa
SOSIALISASI, EDUKASI ,CLEAN UP DAN PEMBENTUKAN BANK SAMPAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DI WILAYAH KELURAHAN KOTARAJA Ariswan Usman Aje; Lely Suryani; Stefanus Notan Tupen; Murdaningsih Murdaningsih; Natalia Peni; Kristianus J. Tute
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11618

Abstract

ABSTRAKKelurahan Kotaraja kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende merupakan lokasi kegiatan pengabdian ini. Kelurahan ini merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Ende yang sebagian besar wilayahnya adalah wilayah pesisir. Pada kelurahan ini juga terdapat situs sejarah rumah pengasingan Bungkarno. Wilayah pesisir rentan dengan permasalahan sampah, hal itu pun juga terjadi pada wilayah kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa masih banyak sampah yang dibuang ke laut khususnya sampah anorganik. Untuk mengatasi masalah tersebut tim pengabdian Universitas Flores bekerjasama dengan Organisasi Anak Cinta Lingkungan Kabupaten Ende melakukan kegiatan pengabdian diwilayah tersebut. Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam mengatasi masalah sampah, mengelolah dan memanfaatkan menjadi barang yang bernilai ekonomis melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan lainya adalah membentuk Kepengurusan organisasi Bank Sampah Kelurahan Kotaraja Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende serta melakukan kegiatan Clean up sampah diwilayah pesisir kelurahan Kotaraja. Adapun hasil dari kegiatan tersebut adalah adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah yang diukur dengan hasil test dimana terdapat peningkatan sebesar 59,2%. Kegiatan ini pun berhasil membentuk organisasi Bank Sampah Kelurahan Kotaraja.   Kata kunci: kotaraja; cleanup; sosialisasi; bank sampah. ABSTRACTKotaraja Village, North Ende District, Ende Regency is the location of this service activity. This village is one of the villages in Ende Regency, most of which are coastal areas. In this village there is also a historical site of Bungkarno's exile house. Coastal areas are vulnerable to waste problems, this also occurs in the Kotaraja village area, North Ende District, Ende Regency. Based on observations, it was found that there is still a lot of garbage thrown into the sea, especially inorganic waste. To overcome this problem, the Flores University service team in collaboration with the Ende Regency Children's Love for the Environment Organization carried out service activities in the area. The service activities carried out are providing education and understanding to the community in overcoming the problem of waste, managing and utilizing it into goods of economic value through socialization activities. Other activities are to form the management organization of the Waste Bank in Kotaraja Village, North Ende District, Ende Regency and carry out clean up activities for waste in the coastal area of Kotaraja Village. The result of these activities is an increase in public understanding related to waste management as measured by test results where there is an increase of 59.2%. This activity also succeeded in forming the Kotaraja Village Garbage Bank organization Keywords: Kotaraja; cleanup; socialization; trashbank.
Pelatihan Pembuatan Paving Blok dari Sampah Anorganik sebagai Bekal Berwirausaha Mandiri Masyarakat Kelurahan Kotaraja KRISTIANUS JAGO TUTE; Ariswan Usman Aje; Lely Suryani; Natalia Peni; Murdaningsih; Stefanus Notan Tupen; Umi Kalsum
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.704 KB)

Abstract

Masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah masih rendah kesadaran masyarakat dan membuang sampah di sembarang tempat, masyarakat juga belum memahami bagaimana pengolahan sampah anorganik menjadi Bahan yang bernilai ekonomis. Tujuan dalam pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi, edukasi melaluli clean up sampah berdasarkan jenisnya, mencacah dan mengolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan pre test untuk mengukur tingkat pemahaman pengolahan sampah, sosialisasi, edukasi dan pelatihan pembuatan paving blok dari sampah anorganik dan memberikan post test untuk mengukur kemampuan akhir setelah melakukan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan bahwa masyarakat sudah memahami pemilahan sampah berdasarkan jenisnya dan di edukasi saat clean up, hasil clean up di cacah menjadi serbuk untuk diolah menjadi paving blok. Kesimpulan masyarakat sudah paham pemanfaatan sampah anorganik yang bernilai ekonomis dengan pembuatan paving blok.
Efek Pupuk Bokashi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terung Lokal (Solanum melongena L) Josina Irene Brigetha Hutubessy; Kristono Yohanes Fowo; Murdaningsih Murdaningsih
AGRICA Vol. 16 No. 1 (2023): June
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v16i1.2487

Abstract

Efforts to increase the growth and production of local eggplant (Solanum melongena L) through chicken manure bokashi fertilizer. Local eggplant or kiku/index eggplant is a type of vegetable plant that can be eaten raw as fresh vegetables and processed with various foods with high nutritional value. The purpose of this study was to study the response of the local eggplant (index finger eggplant) to the different doses and to obtain the optimum dose of chicken manure bokashi fertilizer on the growth and yield of the index finger eggplant. In the study, a randomized block design (RBD) was used with a single factor pattern consisting of 6 treatments of Bokashi Chicken Manure, namely: BA0 = 0 tons/ha, BA1 = 10 tons/ha or 8.4 kg/plot, BA2 = 20 tons/ha ha or 16.8 kg/plot, BA3 = 30 tons/ha or 25.2 kg/plot, BA4 = 40 tones/ha or 33.6 kg/plot, BA5= 50 tons/ha or 42 kg/plot and BA6 = 60 tons/ha or 50.4 kg/plot. Observed variables; plant height (cm), number of leaves leaf area (cm2), fruit diameter (cm), fruit weight per plant (g), and fruit weight per hectare (tons). Dosage of chicken manure bokashi fertilizer 60 tons/ha or 50, 4 kg/plot produced an average plant height of 18.61 cm; the number of leaves 11.09 leaves; leaf area of 791.78 cm²; fruit Diameter of 2.52 cm; The weight of the fruit planted is 0.27 g and the fruit per hectare is 6.48 tons. Applying chicken manure bokashi fertilizer can increase local eggplant growth and yield with an average increase, in plant height by 0.32%, number of leaves by 0.45%, leaf area by 0.11%, fruit diameter by 0.024%, fruit weight per hectare by 0.21 %.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BABY CORN (ZEA MAYS) AKIBAT PENGGUNAAN NPK PHONSKA DAN PENGATURAN JARAK TANAM PADA LAHAN BERPASIR Murdaningsih, Murdaningsih; B. Katu, Albertus; I B Hutubessy, Josina
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i1.5200

Abstract

This study aims to determine the growth and yield of baby corn due to the use of NPK Phonska, to determine the growth and yield of baby corn due to the spacing of the plants and to see the interaction between the use of NPK Phonska and the regulation of plant spacing on the growth and yield of baby corn plants. The design used in this study was a factorial randomized block design (RAK) with two factors, namely P1 (350 kg/Ha) and P2 (700 kg/Ha) and the second factor was plant spacing, namely J1 (50cm X 15cm), J2 (50cm X 20cm,) and J3 (50cm X 25 cm) so that there are 6 treatment combinations, namely: P1J1, P1J2, P1J3, P2J1, P2J2, P2J3 and repeated 3 times. The variables observed in this study were plant height (cm), number of leaves (strands), leaf area (cm2), cob length, ear diameter, cob weight per plot, and cob weight per hectare. The indication of the results of this study is the combination treatment of Phonska NPK Fertilizer Application and Planting Distance there is no significant interaction on all growth variables and baby corn yields. Treatment of NPK Ponska fertilizer application 700 kg/Ha showed plant height 105 cm, number of leaves 7.41 strands, leaf area 1079.79 cm2, length of ear 12.26 cm, diameter of ear 1.70 cm, weight of cob per plot 2.54 kg and the weight of the cobs per hectare is 3.82 tons. Likewise, setting a spacing of 50x20 cm for baby corn shows a plant height of 105.86 cm, number of leaves 7.67, leaf area of ​​1310.79 cm2, length of cob 12.25 cm, diameter of cob 1.64 cm, the weight of the cobs per plot is 2.65 kg and the weight of the cobs per hectare is 3.98 tons Keywords: Baby Corn, growth, Phonska NPK, Plant Distance, yield
Pemberdayaan Masyarakat di Desa Nduaria Kecamatan Kelimutu melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Flores Djou, Ana Maria Gadi; Murdaningsih, Murdaningsih; Meke, Konstantinus Denny Pareira; Tibo, Angelina; Desenjaya, Ronaldus Arman
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v3i3.2181

Abstract

The problems that exist in the community of Nduaria village, Kelimutu sub-district are the lack of awareness from the community about environmental hygiene, it looks like garbage is just scattered about and the world of education is the lack of additional tutoring from parents and the lack of interest and enthusiasm for children's literacy at school. From these problems, there are several work programs set by students in the Group 19 Real Work Lecture program in the village of Nduaria, namely: 1) Caring for the environment and making trash bins, 2) Working on gates to welcome the 17 August celebrations, 3) Visits schools to conduct additional tutoring and the creation of a reading garden. 4) Digital literacy to introduce village potential through digital space. The achievements of the activities obtained in this Real Work Lecture are the creation of public awareness about the importance of disposing of waste in its place so that the environment looks clean, increasing the enthusiasm of students in Nduaria village in learning and reading, and increasing promotion by the community in introducing village potential through social media.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI SOFA SEBAGAI BEKAL BERWIRAUSAHA MANDIRI IBU RUMAH TANGGA KELURAHAN KOTA RAJA KECAMATAN ENDE UTARA KABUPATEN ENDE Peni, Natalia; Murdaningsih, Murdaningsih; Usman Aje, Ariswan; Notan Tupen, Stefanus; Jago Tute, Kristianus; Suryani, Lely
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2495-2501

Abstract

Kelurahan Kota Raja merupakan sebuah Kelurahan di Kecamatan Ende Utara dengan Jum lah RT sebanyak 18 dan RW sebanyak 9. Letak goegrafis kelurahan ini adalah sepanjang pantai sehingga pada waktu musim hujan wilayah kelurahan ini terhambur banyak salah yang berasal dari hulu. Salah salah upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak  sampah adalah melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak dari sampah dan cara pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonmis. Setelah memiliki pengetahuan dari hasil sosialisasi Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja diberikan pelatihan pembuat sofa dari bahan dasar ecobricik dari sampah anorganik. Hasil yang diperoleh bahwa minat peserta terhadap keberlanjutan program pelatihan pembuatan ecobrick sebagai bahan dasar pembuatan sofa sebanyak 90% menjawab ya dan 10 % menjawah tidak. Hasil ini menunjukkan bahwa Ibu-ibu Rumah Tangga Kelurahan Kota raja Sangat Auntusias. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga  di Kelurahan Kota Raja Kabupaten Ende dengan menhasilkan produk berupa ecobrick dan sofa
PEMBERDAYAAN KELOMPOK FONGASAMA DALAM PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SEBAGAI PUPUK KOMPOS DAN APLIKASINYA PADA TANAMAN SORGUM DI NTT Djou, Laurentius Dominicus Gadi; Murdaningsih, Murdaningsih; Lanamana, Willybrordus; Lulan, Theodore Y.K.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24424

Abstract

Abstrak: Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam Program Desa Binaan (PDB) pada kelompok Fongasama di Desa Ondorea Barat dengan tujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan soft skill anggota kelompok melalui kegiatan pembangunan rumah kompos, penyuluhan dan Pelatihan pembuatan pupuk kompos. Metode yang digunakan terdiri dari penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan pembangunan rumah kompos berukuran 4×6meter, dibagi dua bak untuk fermentasi. Bak pertama berukuran 1,5 x 2meter dan tinggi 2 meter, dan bak kedua berukuran 1,5 x 1,5meter dan tinggi 1,5 meter. Penyuluhan dan pelatihan dimulai dengan pre-test, dan rata-rata jawaban benar 33,3% dalam kategori rendah. Kegiatan pelatihan menggunakan alat pencacah, ember, sekop, cangkul, dan sekop, dan bahan baku yang digunakan kotoran hewan, dedak padi, sekam padi, limbah pertanian, gula pasir, EM4 dan air. Fermentasi pada bak pertama selama 14 hari dan pada bak kedua selama 8 hari. Kompos dikeluarkan dari bak kedua dan diangin-anginkan, selanjutnya diaplikasikan. Post-test dilakukan di akhir kegiatan dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 86,7% dengan kategori tinggi.Abstract: Community empowerment activities through the implementation of community service programs in the Assisted Village Program (PDB) in the Fongasama group in West Ondorea Village with the aim of improving the skills and soft skills of group members through activities of building compost houses, counseling and training in making compost fertilizer. The methods used consist of counseling, training and mentoring. The activity began with the construction of a 4×6meter compost house, divided into two tanks for fermentation. The first tub measures 1.5 x 2 meters and 2 meters high, and the second tub measures 1.5 x 1.5 meters and 1.5 meters high. Counseling and training began with a pre-test, and the average correct answer was 33.3% in the low category. Training activities use choppers, buckets, shovels, hoes and shovels, and the raw materials used are animal waste, rice bran, rice husks, agricultural waste, granulated sugar, EM4 and water. Fermentation in the first tank for 14 days and in the second tank for 8 days. The compost is removed from the second tub and aired, then applied. The post-test was carried out at the end of the activity and the results showed an increase in knowledge and skills of 86.7% in the high category.