Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MANAJEMEN STRATEGIK KEPALA TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN ADMINISTRASI DI SMK BONTOASA KABUPATEN SINJAI Muallim Muallim; Fahmi Surya Abdi; Sri Yunita Simanjuntak
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala tata usaha dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah di SMK Bontoasa melalui manajemen strategik. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen strategik dalam meningkatkan layanan administrasi yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala tata usaha, staf administrasi, kepala sekolah, dan siswa, serta observasi langsung terhadap proses administrasi. Dokumentasi kebijakan dan prosedur administrasi digunakan untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen strategik di SMK Bontoasa melibatkan rekrutmen staf berdasarkan kompetensi, pembagian tugas yang jelas, dan peningkatan sarana prasarana. Pelaksanaan manajemen strategik di bidang kepegawaian, kurikulum, keuangan, dan administrasi siswa berjalan efektif, dengan solusi terhadap hambatan seperti keterlambatan pengumpulan dokumen siswa dan masalah koneksi internet. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan kelancaran administrasi dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti peran penting kepala tata usaha dalam mengelola dan memotivasi staf untuk mencapai tujuan pendidikan.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan di MTs Muhammadiyah Songing Kabupaten Sinjai Muallim, Muallim
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 15 No. 3 (2025): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol15No3.pp333-340

Abstract

This study analyzes the implementation of the Management Information System (MIS) to improve educational services at MTs Muhammadiyah Songing, Sinjai Regency. This qualitative-descriptive research collected data through in-depth interviews with the principal, foundation leader, teachers, and system operator, as well as documentation, which were then analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. The findings indicate that: (1) MIS planning aligns with the school’s vision and mission, focusing on improving service quality and information accuracy; (2) implementation includes managing student data using applications provided by the Ministry of Religious Affairs (EMIS, Verval PD, PD Data, PDUM, RDM) along with ANBK support, which accelerates data input, verification, report generation, and storage; (3) evaluation emphasizes data accuracy, system quality, and timeliness, all of which improved after MIS adoption; and (4) the main supporting factors are stable internet connectivity and the availability of official applications, while the challenges include a still-manual student admission process (PPDB), incomplete data, and the absence of an official school website. The study recommends digitalization and integration of the PPDB system, strengthening data governance, enhancing operator and teacher capacity, and utilizing web and social media channels. The findings underscore the strategic role of MIS in improving service efficiency and the importance of consistent system integration for sustainable impact.
Analisis Kualitas Layanan Pendidikan Berdasarkan Model Servqual: Studi Kasus di SMA Negeri 12 Sinjai Muallim, Muallim; Muallim
Merdeka Belajar Kampus Merdeka Vol 3 No 1 (2026): Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/0a1fzh44

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan pendidikan di SMA Negeri 12 Sinjai berdasarkan lima dimensi Servqual: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif evaluatif, data dihimpun melalui observasi, wawancara mendalam, dan angket terhadap 66 siswa. Hasil penelitian menunjukkan kualitas layanan berada pada kategori sangat baik. Dimensi keandalan, jaminan, dan empati menjadi keunggulan utama melalui implementasi Kurikulum Merdeka serta pendekatan guru yang humanis. Pemanfaatan WhatsApp efektif meningkatkan daya tanggap layanan informasi secara real-time. Namun, terdapat tantangan pada dimensi bukti fisik seperti keterbatasan ruang komputer, area parkir, dan kedisiplinan waktu guru. Penelitian ini merekomendasikan penataan ulang sarana prasarana dan penguatan manajemen disiplin untuk mempertahankan mutu layanan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas layanan pendidikan bersifat kontekstual dan bergantung pada sinergi antara kompetensi pedagogik serta ketersediaan fasilitas penunjang. This study analyzes the educational service quality at SMA Negeri 12 Sinjai based on five Servqual dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. Using a descriptive qualitative evaluative approach, data were gathered through observsation, in-depth interviews, and questionnaires from 66 students. The findings indicate that the service quality is categorized as excellent. Reliability, assurance, and empathy emerge as primary strengths, driven by the Merdeka Curriculum implementation and humanistic teaching approaches. Furthermore, the use of WhatsApp effectively enhances real-time responsiveness. However, challenges persist in the tangible dimension, specifically regarding limited computer labs, parking areas, and teacher time discipline. This research recommends infrastructure reorganization and strengthened discipline management to maintain service standards. The results emphasize that educational service quality is highly contextual, depending on the synergy between pedagogical competence and supporting facilities.
Analisis Kualitas Layanan Pendidikan Berdasarkan Model Servqual: Studi Kasus di SMA Negeri 12 Sinjai Muallim, Muallim; Muallim
Merdeka Belajar Kampus Merdeka Vol 3 No 1 (2026): Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/0a1fzh44

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan pendidikan di SMA Negeri 12 Sinjai berdasarkan lima dimensi Servqual: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif evaluatif, data dihimpun melalui observasi, wawancara mendalam, dan angket terhadap 66 siswa. Hasil penelitian menunjukkan kualitas layanan berada pada kategori sangat baik. Dimensi keandalan, jaminan, dan empati menjadi keunggulan utama melalui implementasi Kurikulum Merdeka serta pendekatan guru yang humanis. Pemanfaatan WhatsApp efektif meningkatkan daya tanggap layanan informasi secara real-time. Namun, terdapat tantangan pada dimensi bukti fisik seperti keterbatasan ruang komputer, area parkir, dan kedisiplinan waktu guru. Penelitian ini merekomendasikan penataan ulang sarana prasarana dan penguatan manajemen disiplin untuk mempertahankan mutu layanan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas layanan pendidikan bersifat kontekstual dan bergantung pada sinergi antara kompetensi pedagogik serta ketersediaan fasilitas penunjang. This study analyzes the educational service quality at SMA Negeri 12 Sinjai based on five Servqual dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. Using a descriptive qualitative evaluative approach, data were gathered through observsation, in-depth interviews, and questionnaires from 66 students. The findings indicate that the service quality is categorized as excellent. Reliability, assurance, and empathy emerge as primary strengths, driven by the Merdeka Curriculum implementation and humanistic teaching approaches. Furthermore, the use of WhatsApp effectively enhances real-time responsiveness. However, challenges persist in the tangible dimension, specifically regarding limited computer labs, parking areas, and teacher time discipline. This research recommends infrastructure reorganization and strengthened discipline management to maintain service standards. The results emphasize that educational service quality is highly contextual, depending on the synergy between pedagogical competence and supporting facilities.
Implementasi Manajemen POAC pada Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan dalam Meningkatkan Prestasi Nonakademik Siswa di MAS Muhammadiyah Songing Muallim
PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): FORTHCOMING ISSUE (MARCH, 2026)
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rising phenomenon of moral degradation and the fading of ethics among today’s youth demand a more structured management of student activities as an instrument for character building. This study aims to analyze the implementation of POAC management in Scout extracurricular activities at MAS Muhammadiyah Songing Sinjai to improve non-academic achievement. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that management functions are operating effectively: (1) Planning is conducted participatorily based on performance evaluation and tiered recruitment; (2) Organizing applies task specialization according to the General Proficiency Requirements (SKU) and ad-hoc work teams; (3) Actuating focuses on joyful learning methods and time discipline, which impact character internalization; and (4) Controlling utilizes a standardized, multi-layered evaluation system (incidental, monthly, and annual). The study concludes that structured, disciplined, and measurable managerial governance is the key factor in maintaining consistent student achievement.
OPTIMALISASI MOTIVASI KERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH STUDI KASUS DI SD NEGERI 46 SONGING Muallim, Muallim; Fahmi Surya Abdi
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di SD Negeri 46 Songing, Kabupaten Sinjai. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya indikasi rendahnya kedisiplinan dan profesionalisme guru akibat kurangnya dorongan manajerial di wilayah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan empat strategi utama: pemberian penghargaan (reward), fasilitasi pendidikan dan pelatihan (diklat), penciptaan kondisi kerja yang menyenangkan, serta pembinaan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja guru bersumber dari faktor intrinsik, yaitu visi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan mencetak generasi berkualitas. Namun, efektivitas strategi ini terhambat oleh keberagaman karakter guru, keterbatasan sarana prasarana, rendahnya dukungan masyarakat, serta kendala akses internet. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kepemimpinan adaptif dan sinergi antara sekolah dengan pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan fasilitas demi optimalisasi kinerja pendidik.
MANAJEMEN KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK: ANALISIS PERSPEKTIF POAC DI SD NEGERI 109 CAPPAGALUNG KABUPATEN SINJAI Muallim, Muallim; Asmansyah, Asmansyah
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan melalui Program Sekolah Penggerak menuntut manajemen kurikulum yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kurikulum di SD Negeri 109 Cappagalung melalui perspektif fungsional POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan manajemen kurikulum terlaksana secara sistematis dan optimal. Pada tahap Planning, sekolah menyusun KOSP secara partisipatif. Tahap Organizing menerapkan prinsip shared leadership dan team-based management berbasis fase perkembangan siswa. Tahap Actuating diwujudkan melalui pembelajaran berdiferensiasi dan integrasi teknologi digital yang masif. Tahap Controlling dilakukan melalui evaluasi rutin berkala dengan pendekatan formatif dan sumatif sebagai basis perbaikan berkelanjutan (feedback loop). Keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah ini didorong oleh sinergi kepemimpinan instruksional kepala sekolah, budaya kolaboratif guru dalam komunitas belajar, serta pemanfaatan teknologi yang terencana. Penelitian ini memberikan gambaran praktik terbaik (best practice) tata kelola kurikulum bagi institusi pendidikan dasar dalam ekosistem Sekolah Penggerak
Literasi digital berbasis media interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa generasi alpha di SDN 46 Songing Muallim, Muallim
Journal of Smart Education and Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Smart Education and Learning
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jsel.v3i1.2764

Abstract

This study aims to describe how digital literacy contributes to improving the learning outcomes of Generation Alpha students at SDN 46 Songing. Generation Alpha (born around 2010 onwards) has grown up in a technology-rich environment; however, familiarity with digital devices does not necessarily indicate adequate digital literacy. In this study, digital literacy is defined as students’ ability to access, evaluate, and use digital information critically and responsibly. The research employed a qualitative, descriptive approach. Data were collected through classroom observations, structured interviews, and document analysis, including students’ academic score records, involving the principal, teachers, and students as informants. Data were analyzed inductively through data reduction, data display, and conclusion drawing, with credibility ensured through technique and source triangulation. The findings show that digital literacy was implemented through digital presentations (PowerPoint/Canva), audio-visual media (Smart TV/YouTube), and educational quizzes/games (Quizizz, Baamboozle). These practices increased student engagement, supported concept visualization, and positively influenced learning outcomes, although implementation was constrained by limited infrastructure and the need for teacher training.
Pengembangan kompetensi pedagogik guru melalui praktik refleksi dan lesson study Abdi, Fahmi Surya; Muallim, Muallim; Akbar, Andi Nuzul
Journal of Smart Education and Learning Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Smart Education and Learning
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jsel.v2i3.2825

Abstract

Pedagogical competence is a fundamental element of teacher professionalism, particularly in efforts to improve the quality of learning in schools. In the context of 21st-century education, teachers are required to design student-centered, reflective, and adaptive learning environments oriented toward improving learning outcomes. This article aims to review various studies regarding the development of teachers' pedagogical competence through reflective practices and the implementation of lesson study. The method used is a systematic literature review, with articles sourced from Google Scholar, SINTA, DOAJ, and Garuda databases published between 2015 and 2025. The findings indicate that reflection strengthens a teacher's ability to evaluate the teaching process, while lesson study provides a collaborative space to develop effective learning strategies. The primary findings demonstrate that the integration of both not only enhances the quality of lesson planning and implementation but also has implications for increasing student learning motivation, strengthening professional collaboration culture, and fostering sustainable pedagogical innovation. This study confirms that reflection and lesson study are powerful strategies for supporting the development of teachers' pedagogical competence and need to be implemented systematically in both formal education and professional teacher development.