Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

RANCANGAN LERENG DISPOSAL OUT PIT DUMP PT UNGGUL NUSANTARA KECAMATAN TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH: SLOPE DESIGN OF DISPOSAL OUT PIT DUMP PT UNGGUL NUSANTARA TEWEH TENGAH DISTRICT BARITO UTARA REGENCY CENTRAL KALIMANTAN PROVINCE Sitanggang, Edy Andreas; Hutajulu, Yossa Yonathan; Ganang, Nuansa Mare Apui; Ferdinandus; Novalisae
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i1.19403

Abstract

PT. Unggul Nusantara merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan menerapkan menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit mining, dimana dalam penerapannya untuk penimbunan tanah penutup (overburden) dilakukan di luar area pit (out pit). Di lokasi penelitian, seluruh area disposal sudah final sehingga perusahaan ingin melakukan perluasan area penimbunan. Permasalahan tersebut yang melatarbelakangai penelitian ini yaitu untuk membuat rancangan lereng disposal Out Pit Dump dengan mengoptimalisasi volume disposal untuk menghasilkan suatu rancangan lereng timbunan yang aman dan stabil. Material utama penyusun timbunan adalah claystone, dengan kapasitas optimal penimbunan sebesar 177.815,10 BCM. Untuk menentukan geometri lereng disposal berdasarkan nilai faktor kemanan menggunakan metode Kesetimbangan Batas Taylor dan menentukan probabilitas longsorannya menggunakan metode Bishop Simplified. Kedua metode ini mempertimbangkan kesetimbangan gaya dalam arah vertikal dan kesetimbangan momen. Analisis dilakukan pada penampang A - A' hingga Penampang E - E'. Hasil analisis menunjukkan nilai Faktor Keamanan (FoS) yang direkomendasikan perusahaan sebesar 1.2 tercapai di semua penampang. Nilai FoS berkisar antara 1.252 hingga 1.276, dengan probabilitas longsor (PoF) 0–3.2% sehingga desain lereng dengan elevasi maksimum 60 meter memenuhi ketentuan perusahaan dan Kepmen ESDM 1827/2018. Kata kunci: Kestabilan Lereng, Out Pit Dump, Metode Kesetimbangan Batas
ANALISIS SISTEM DEWATERING DI PT. MITRA BARITO KECAMATAN MONTALLAT KABUPATEN BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH: ANALISYS OF DEWATERING SYSTEM AT PT MITRA BARITO MONTALLAT DISTRICT NORTH BARITO REGENCY CENTRAL KALIMANTAN PROVINCE Sinaga, Elme Romayani; Sukmawatie, Neny; Iashania, Yunida; Novalisae; Fidayanti, Neny
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i1.19415

Abstract

PT. Mitra Barito merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pertambangan batubara. Pada industri pertambangan, curah hujan yang tinggi dapat menjadi salah satu penghambat kegiatan operasional penambangan dan dapat menurunkan target produksi yang sudah direncanakan oleh perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menanggulangi potensi air yang masuk ke Pit. Untuk penanggulangan air di PT. Mitra Barito menggunakan sistem penyaliran tambang yaitu sistem Dewatering metode kolam terbuka (sump) dimana air akan berkumpul dalam suatu kolam yang kemudian dipompa keluar. Curah hujan rencana dengan periode 10 tahun yaitu tahun 2014-2023, curah hujan rata-rata maksimum adalah 211,008 mm, dengan curah hujan rencana sebesar 351,2 mm, diperoleh intensitas curah hujan sebesar 48,2 mm/jam dan durasi hujan yaitu 4 jam perhari dengan luas catchment area sebesar 0,148 km2, sehingga total debit air yang masuk ke catchment area adalah 25.152,71 m3/hari. Pemompaan dengan pompa Sykes 150 HH debit sebesar 199,27 m3/jam dan pompa Multi Flow 420-EXH debit pompa sebesar 0,3 m3/detik maka total debit pemompaan perhari adalah 27.820 m3/jam dengan durasi pemompaan 22 jam/perhari membutuhkan pengeringan sump yaitu 0,904 hari.atau jika dibulatkan hanya membutuhkan waktu 1 hari saja. Kata kunci: Debit, Sistem Penyaliran, Catchment Area, Pompa
ANALISIS DEBIT PEMOMPAAN DI SUMP CENDANA SELATAN PT. BHUMI RANTAU ENERGI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Simanjuntak, Eppi Marina; Indrajaya , Fahrul; Novalisae, Novalisae
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jt.v8i1.10916

Abstract

PT Bhumi Rantau Energi is one of the mining companies engaged in coal with a surface mining method, which forms a basin on the surface so that it has the potential to cause water ingress into the mining pit area. The mining direction of PT Bhumi Rantau Energi is towards seam G precisely in the south sandalwood sump, for this reason it is necessary to maintain the water elevation in the sump so as not to overflow, reduce and drain the water in the sump because there will be coal mining activities in the south sandalwood sump area. For this reason, it is necessary to know the pumping discharge needed to cope with the water entering the south sandalwood sump. Measurement of pumping discharge is carried out by the discharge method, namely using an L-shaped measuring instrument at the pumping outlet so that the discharge of the DND 200-MHX pump is 397.90 m3 / hour with an efficiency of 76% while the MF 420-EXH pump is 493.69 m3 / hour with an efficiency of 70%.  Based on the results of the pumping analysis, to maximize the pumping discharge, it is necessary to operate the pump simultaneously which aims to produce a maximum pumping discharge in dealing with water in the south sandal sump, and it is necessary to carry out pumping maintenance so that the resulting pumping discharge is greater.  
Analisis Kebutuhan Pompa di Sump Pit Cendana Selatan PT. Bhumi Rantau Energi Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan Eppi Marina Simanjuntak; Fahrul Indrajaya; Novalisae Novalisae
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v2i1.55

Abstract

PT. Bhumi Rantau Energi menerapkan salah satu penambangan batubara dengan metode                           penambangan surface mining yang menyebabkan terbentuknya cekungan pada permukaan sehingga berpotensi masuknya air ke dalam pit penambangan. Arah penambangan PT. Bhumi Rantau Energi mengarah pada seam G tepatnya di sump cendana selatan, sehingga perlu untuk menjaga elevasi air pada sump dan mengeringkan sump cendana selatan karena akan adanya kegiatan penambangan batubara pada area sump cendana selatan. Untuk mengetahui debit air pada sump cendana selatan,  terlebih dahulu menganalisis data curah hujan 10 tahun dengan menggunakan metode gumbel dengan periode ulang hujan 5 tahun sehingga diperoleh curah hujan maksimum sebesar 104.24 mm  dengan intensitas hujan sebesar 12.94 mm/jam. Kebutuhan pompa pada sump cendana Selatan berdasarkan debit limpasan sebesar 96.823,75 m³/hari dengan debit pemompaan DND 200-MHX sebesar 398 m³/jam dengan efisiensi 76% dan debit pemompaan MF 420-EXH sebesar 494 m³/jam dengan efisiensi 70 % adalah menggunakan 2 pompa untuk dapat mengatasi debit limpasan pada sump cendana selatan dengan durasi pemompaan yaitu 4 hari.
ANALISIS CRUSH ZONE PADA PELEDAKAN LAPISAN BATU KAPUR (LIMESTONE): Analysis of the Crush Zone in Limestone Layer Blasting Noveriady; Virgiyanti, Lisa; Novalisae; Nainggolan, Willy Kusuma
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i2.21274

Abstract

Peledakan merupakan tahapan penting dalam kegiatan penambangan terbuka yang bertujuan untuk memecah massa batuan menjadi ukuran yang sesuai untuk proses selanjutnya. Salah satu zona krusial dalam proses ini adalah zona remuk (crush zone), yaitu area di sekitar lubang ledak yang mengalami kerusakan total akibat tekanan tinggi bahan peledak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik zona remuk pada lapisan limestone berdasarkan data geometri aktual lubang ledak. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data lapangan berupa burden, spasi, kedalaman lubang, stemming, dan kolom bahan peledak, serta perhitungan muatan bahan peledak, radius zona remuk, dan volume zona remuk. Muatan bahan peledak per lubang diperoleh sebesar 43,28 kg berdasarkan powder factor desain sebesar 0,245 kg/m³ dan volume batuan sebesar 176,64 m³. Radius zona remuk dihitung menggunakan rumus empiris Konya & Walter sebesar 4 meter dengan volume sebesar 134 m³. Nilai powder factor aktual pada zona remuk sebesar 0,323 kg/m³, lebih tinggi dari nilai desain, menunjukkan adanya potensi overblasting. Hasil ini menjadi dasar penting untuk optimalisasi desain peledakan agar energi lebih efisien dan fragmentasi batuan lebih terkendali. Kata kunci: Peledakan, Zona Remuk, Powder Factor, Limestone, Fragmentasi
Perhitungan Produksi Primary Crushing terhadap Ketercapaian Produksi di PT Mega Multi Energi Pitria, Pitria; Virgiyanti, Lisa; Ferdinandus, Ferdinandus; Novalisae, Novalisae; Murati, Ferra
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v4i10.22860

Abstract

PT. Mega Multi Energi sebuah perusahaan pertambangan yang melakukan kegiatan peremukan batubara yang merupakan salah satu penentuan dari kualitas produk yang akan dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Target produski pada unit crusher yang telah ditentukan oleh perusahaan sebesar 2000 ton/hari. Dari hasil pengamatan produksi primary crushing pada PT. Mega Multi Energi pada tanggal 15-22 November 2023 adalah 6.599,82 ton dengan waktu aktual produksi 17,74 jam kerja, rata-rata perhitungan produksi 942,83 ton/hari, jadi hasil dari perhitungan produksi aktual belum mencapai target yang telah ditatepkan perusahaan. Target produksi belum dapat tercapai terjadi dikarenakan produksi unit primary crushing masih rendah dikarenakan faktor hambatan yang mempengaruhi proses produksi, faktor hambatan yang sangat mempengaruhi kegiatan peremukan yaitu pada pengumpanan dimana sering terjadi hopper kosong dimana total waktu terbuang (loss time) akibat hal ini sebesar 37,55 jam atau 54,42% dari waktu yang dijadwalkan untuk proses peremukan. Berdasarkan analisis, hasil produksi batubara dapat meningkat jika meminimalisir waktu tunda pada pengisian hopper untuk peningkatkan produksi batubara.
Analisis Capaian Produksi Jaw Crusher Pada CV KM Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Novalisae, Novalisae; Aprilia, Reza; Pitria, Pitria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13021

Abstract

Perkembangan infrastruktur dipengaruhi oleh ketersedian material konstruksi, batu andesit merupakan material kontruksi yang dimanfaatkan untuk pembentukan pondasi bangunan, pengaspalan jalan serta pembuatan jembatan, untuk memenuhi permintaan konsumen, akibat pesatnya kegiatan pembangunan di kota Palangka Raya, perusahaan pertambangan CV KM adalah perusahaan di bidang penambangan dan peremukan batuan andesit dengan ukuran produk yang dihasilkan yaitu -5 mm (abu batu), -10+5 mm, -20+10 mm, dan -30+20 mm. Produksi nyata jaw crusher adalah 90,01 ton/jam dan produksi nyata hydraulic cone crusher 105,97 ton/jam. Nilai produksi nyata jaw crusher per hari adalah 516,56 ton/hari lebih rendah dari target capaian produksi jaw crusher 771,54 ton hari. Nilai efektivitas jaw crusher sebesar 80,14% dalam kategori sedang, dan efektivitas hydraulic cone crusher 41,11% dalam kategori buruk. Nilai efektivitas hydraulic cone crusher buruk disebabkan oleh rendahnya hasil produksi jaw crusher yang digunakan sebagai umpan untuk hydraulic cone crusher hal ini ditunjukkan dari nilai PA dan EU alat yang kurang baik
Ketelitian Geometri Hasil Pemetaan Run of Mine (ROM) Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle Saputra, Rafiq Aldi; Fidayanti, Neny; Noveriady, Noveriady; Ferdinandus, Ferdinandus; Novalisae, Novalisae
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13782

Abstract

Pemetaan merupakan salah satu kegiatan dalam pertambangan yang bertujuan untuk mendapatkan topografi suatu wilayah. Pemetaan menggunakan UAV perlu dilakukan koreksi geometri dengan titik GCP hasil pengamatan di lapangan menggunakan GPS Geodetik untuk memposisikan foto udara pada posisi sebenarnya. Sedangkan untuk tingkat ketelitian geometri perlu dilakukan uji produk peta menggunakan titik ICP antara titik pada peta terhadap hasil pengukuran lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketelitian geometri hasil pengukuran menggunakan UAV berdasarkan Peraturan Badan Informasi Geospasial Nomor 6 Tahun 2018. Hasil uji ketelitian geometri pada penelitian ini masuk klasifikasi kelas 1 berdasarkan standar ketelitian peta RBI dengan skala 1:1.000. Hasil nilai error paling kecil pada ketinggian 60 meter dengan overlap 70%, menghasilkan nilai CE 90 sebesar 0,035 dan nilai LE 90 sebesar 0,045. Hasil uji-T menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara koordinat x, y, z ICP hasil pengukuran lapangan dengan koordinat x, y orthophoto maupun koordinat z DEM dengan tingkat signifikansi sebesar 5%.
Tingkat Efektivitas Penggunaan Flocullant Jenis Clarifloc untuk Menurunkan Nilai TSS (Total Suspended Solid) pada Settling Fond Bantian-54 PT Indo Muro Kencana Provinsi Kalimantan Tengah L., Prayoga Betrio; Usup, Hepryandi Luwyk Djanas; Novalisae; Noveriady; Putrawiyanta, I Putu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15146

Abstract

Indo Muro Kencana is a company that operates in the field of gold and silver mining using the Open Pit method. This mining activity increases water turbidity due to high Total Suspended Solids (TSS). The method used in this research is quantitative and descriptive methods. The results showed that the use of Clarifloc flocculant significantly reduced TSS values, with varying effectiveness in each settling pond compartment and per hour. In accordance with the results of laboratory research, it shows that the reduction in TSS in the Bantian 5-4 settling pond of PT Indo Muro Kencana has been efficient with the test value for each compartment getting an average TSS value at the inlet = 8,136.4 mg/l down in pond 1 = 402.9 mg /l, pool 2 = 239.7 mg/l, pool 3 = 34.8 and outlet = 16.7 mg/l. The water output in pool 3 and the outlet has entered the quality standard, while in the hourly experiment the decrease in TSS is <2 hours, it has entered the quality standard. The length of settling time depends on the amount of discharge entering the settling pond with real data in the field of pump discharge of 0.16 m3/s, the length of settling time. 32.3 hours. Based on table 5, TSS data from the Bantian 5-4 settling pond hourly experiment, the reduction in TSS was very effective because the average TSS value decreased by 46.33% after being given flocculant in the hourly experiment, which was <3 hours. The TSS value was already below 200 mg/l. The quality standards that have been set are in accordance with the quality standards that refer to Minister of Environment Decree No. 202 of 2004 concerning: Waste water quality standards for gold and/or copper ore mining businesses and/or activities namely TSS mg/l 200, SNI 06-6989-3-2004.
Rancangan Settling Pond Mahalona Blok Petea Di PT. Vale Indonesia Tbk Al Fiah. B, Dwi Ayu; Fidayanti, Neny; Novalisae, Novalisae; Iashania , Yunida; Apui Ganang, Nuansa Mare
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15804

Abstract

PT. Vale Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan tambang yang terletak di Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan penerapan metode tambang terbuka atau open case mine method dimana dari waktu ke waktu area bukaan semakin banyak. Salah satu dampak dari semakin banyaknya area bukaan lahan adalah air limpasan akan bertambah serta terkontaminasi dan mengalami penurunan baku mutu. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang settling pond untuk mengelola air limpasan sebelum dilepas ke badan air. Dari hasil penelitian didapatkan data Intensitas curah hujan 42,43 mm/jam, koefisien limpasan 0,56, dan luas catchment area 2,09 km², diperoleh debit limpasan sekitar 49.635,95 m³/jam. Dari data debit dan kecepatan pengendapan sebesar 0,5 m/jam didapatkan luas settling pond sebesar 8,87 Ha.