Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Senam Hamil Yoga Butterfly terhadap Intensitas Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester Tiga Umamah Aisyah; Nila Widya Keswara
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.7615

Abstract

During gravidity, back pain is a significant issue, especially due to changes in posture along with increasing physical load in the third trimester. Muscle relaxation and stretching exercises for pregnant women can help reduce back pain, one of which is the butterfly exercise. That study aims until determine the impact to the butterfly activity on gravidity in their third trimester at TPMB Amilia Intarti Klampisrejo, Pasuruan Regency. A quantitative method was used with a quasi-experimental approach employing a one-group pre-test also post-test design. The study involved 32 third-trimester gravidity as respondents. Data were collected using purposive sampling, before-and-after measurements, and assessed with the Numeric Rating Scale (NRS). The intervention be carried out over a period of four weeks. The findings show that the butterfly pregnancy exercise effectively reduces back pain in third-trimester gravid. Therefore, the butterfly exercise can serve as an alternative method to help alleviate back pain and enhance comfort during pregnancy.
The Impact of Parity on Pariental Rupture Incidence Among Delivering Mothers at Clinic Alya Medica Maulidianingtiyas, Maulidianingtiyas; Keswara, Nila Widya
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i1.2221

Abstract

Childbirth is the process of expelling the products of conception through the birth canal or with medical assistance. Vaginal delivery may result in perineal rupture due to tearing of the birth canal tissues, which can contribute to maternal morbidity and increase the risk of maternal mortality. Several factors are associated with the occurrence of perineal rupture, including neonatal birth weight, maternal age, and parity. This study aimed to determine the relationship between parity and the incidence of perineal rupture. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The results showed that there was no significant relationship between parity and the incidence of perineal rupture. These findings indicate that parity alone may not be a determining factor in the occurrence of perineal rupture during vaginal delivery, and that other factors may play a more important role.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi kepatuhan ibu dalam Memberikan Imunisasi Dasar Lengkap di TPMB Tutik Wahyuningsih Amd. Keb Firdauziah, Nicky Aurelia; Keswara, Nila Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36405

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan upaya penting dalam mencegah penyakit menular pada bayi. Namun, pada cakupan1imunisasi di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Kaliwates, Jember, masih belum mencapai target yang direkomendasikan. Rendahnya kepatuhan ibu dalam membawa anaknya untuk imunisasi1dipengaruhi1oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, pengetahuan, dukungan1keluarga, akses layanan kesehatan, serta peran tenaga kesehatan. Kondisi ini juga terlihat di TPMB Tutik Wahyuningsih Amd.Keb, sehingga diperlukan kajian lebih mendalam terkait faktor-faktor1yang1memengaruhi kepatuhan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan1ibu dalam memberikan imunisasi dasar lengkap di TPMB Tutik Wahyuningsih Amd.Keb, Kaliwates, Jember. Penelitian ini menerapkan rancangan deskriptif analitik dengan metode potong lintang. Sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan dijadikan responden melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan memakai kuesioner terstruktur yang mencakup variabel pengetahuan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, akses terhadap layanan kesehatan, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengetahuan ibu (p1<10,05), pendidikan (p1<10,05), dukungan keluarga (p1<10,05), dan peran tenaga kesehatan (p1<10,05) berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan dalam pemberian imunisasi dasar lengkap. Sementara itu, pekerjaan ibu dan akses ke fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan hubungan yang tidak signifikan. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar lengkap dipengaruhi1oleh1faktor internal dan eksternal, terutama pengetahuan, pendidikan, dukungan1keluarga, dan peran1tenaga1kesehatan. Upaya peningkatan cakupan imunisasi perlu difokuskan pada edukasi ibu, penguatan dukungan keluarga, serta optimalisasi konseling dan komunikasi tenaga kesehatan.