Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Behavior Modification for Children Indicated of Phubbing Using Shapping Technique and Token Economy Ananda Tri Suci; Fajri Rahman; Winata Ardiana; Kayla Afifa; Rahmah Rezki Elvika
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.211

Abstract

Perkembangan teknologi gadget yang pesat memunculkan fenomena phubbing, yaitu kebiasaan mengabaikan orang lain dan fokus pada layar gadget. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode Token Economy untuk memodifikasi perilaku phubbing pada anak. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain Single Subject Design. Subjek penelitian adalah anak usia 12 tahun yang terindikasi phubbing berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada tahap intake. Intervensi dilakukan selama 7 hari dengan 14 sesi treatment. Subjek diberikan waktu 1 jam untuk berperilaku dengan sistem poin sesuai durasi phubbing yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tahap pasca treatment dibandingkan baseline. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya rata-rata durasi waktu ketika anak berperilaku phubbing pada sesi baseline akhir. Selain mengurangi perilaku phubbing, anak juga mengalami peningkatan dalam interaksi sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Token Economy efektif untuk menurunkan perilaku phubbing pada anak. Sistem reward berbasis poin berhasil memodifikasi perilaku negatif menjadi perilaku yang lebih adaptif dalam berinteraksi sosial.
Psikoedukasi “Kenali, Dalami, dan Berstrategi: Mengenal Masa Remaja dengan Segala Keunikan dan Tantangannya” bagi Orang Tua dalam Membersamai Remaja Rahmah Rezki Elvika; Ramaita Ramaita; Serly Safitri; Muhammad Lutfan Rais; Rihadatul Aisy; Aditya Yoga Andika; Anisa Fadilah; Maya Yasmin; Yolivia Irna Aviani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21013

Abstract

Pendahuluan: Situasi dan kondisi yang dialami oleh remaja seringkali memicu perilaku unik pada remaja dan menimbulkan kebingungan serta kewalahan bagi orang tua saat melakukan upaya pengasuhan. Apalagi jika strategi dan peran pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua tidak disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Studi ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman orang tua terkait perkembangan remaja, perbedaan individual, dan strategi pengasuhan. Metode: Kegiatan psikoedukasi ini dilakukan kepada peserta (ibu) yang memiliki anak usia remaja. Efektivitas kegiatan ditinjau dari dua evaluasi (evaluasi reaction dan evaluasi learning) berdasarkan acuan dari Kirkpatrick. Data evaluasi learning (pretest dan postest) akan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait perkembangan dan keunikan pada masa remaja serta strategi pengasuhan yang bisa diterapkan. Kesimpulan: Psikoedukasi “Kenali, Dalami, dan Berstrategi: Mengenal Masa Remaja dengan Segala Keunikan dan Tantangannya” dapat menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman orang tua terkait pengasuhan remaja.
Penerapan Token Economy dan Negative Punishment  untuk Mengurangi Durasi Penggunaan Media Sosial Instagram Mardhiah, Siti; Yustiani Perbina Br Sitepu; Rani Hasanah Br Solin; -, Deby Melisa putri; Rahmah Rezki Elvika
Indonesian Journal of Behavioral Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Behavioral Studies
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatra Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ijobs.v5i1.27101

Abstract

Kecanduan media sosial dapat berdampak pada pemikiran individu sehingga menyebabkan masalah emosional seperti kecemasan, depresi, kemarahan, dan cacian. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi durasi penggunaan media sosial Instagram pada remaja menggunakan teknik token economy dan negative punishment agar tidak menjadi heavy users yang berdampak pada kecanduan. Subjek penelitian adalah seorang siswi berusia 16 tahun yang menunjukkan kriteria kecanduan media sosial Instagram. Metode penelitian yang digunakan yaitu single subject design dengan tipe pengambilan data A1-B-A2. Teknik token ekonomi memberikan reward berupa sticker ketika partisipan berhasil mengurangi durasi penggunaan Instagram, sementara negative punishment berupa penarikan sticker diterapkan jika penggunaan melebihi batas yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan dalam durasi penggunaan Instagram, dari rata-rata 230 menit/hari pada fase baseline (A1) menjadi rata-rata 96 menit/hari selama fase intervensi (B), dengan total akumulasi 118 sticker tanpa mendapatkan negative punishment dan pada pengukuran fase baseline (A2) menjadi 46 menit/hari. Kesimpulannya, penerapan teknik token ekonomi dan negative punishment terbukti efektif dalam menurunkan durasi penggunaan media sosial Instagram dan mengatasi kecanduan media sosial pada partisipan.
Kontribusi Friendship Quality Terhadap Subjective Well-Being pada Mahasiswa Akhir Psikologi di Sumatera Barat Anjelina, Ayu; Elvika, Rahmah Rezki
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.109102

Abstract

Subjective well-being merupakan penilaian individu terkait kehidupannya yang melibatkan perbandingan dari seberapa sering individu tersebut memiliki perasaan positif dan seberapa jarang memiliki perasaan negatif, serta seberapa puas individu tersebut dengan kehidupannya. salah satu faktor yang mempengaruhi subjective well-being  seseorang adalah friendship quality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi friendship quality  terhadap subjective well-being pada mahasiswa akhir psikologi di Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 270 mahasiswa akhir psikologi di Sumatera Barat. Pengumpulan data menggunakan teknik cluster sampling. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis didapatkan friendship quality berpengaruh terhadap subjective well-being sebesar 20,2%. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa terdapat kontribusi friendship quality terhadap subjective well-being pada mahasiswa akhir psikologi di Sumatera Barat.