Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kontribusi Friendship Quality Terhadap Subjective Well-Being pada Mahasiswa Akhir Psikologi di Sumatera Barat Ayu Anjelina; Rahmah Rezki Elvika
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.109102

Abstract

Subjective well-being merupakan penilaian individu terkait kehidupannya yang melibatkan perbandingan dari seberapa sering individu tersebut memiliki perasaan positif dan seberapa jarang memiliki perasaan negatif, serta seberapa puas individu tersebut dengan kehidupannya. salah satu faktor yang mempengaruhi subjective well-being  seseorang adalah friendship quality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi friendship quality  terhadap subjective well-being pada mahasiswa akhir psikologi di Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 270 mahasiswa akhir psikologi di Sumatera Barat. Pengumpulan data menggunakan teknik cluster sampling. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil analisis didapatkan friendship quality berpengaruh terhadap subjective well-being sebesar 20,2%. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa terdapat kontribusi friendship quality terhadap subjective well-being pada mahasiswa akhir psikologi di Sumatera Barat.
Kepuasan Pernikahan: Penilaian Generasi Milenial dan Z terkait Pernikahan yang Mereka Jalani Rahmah Rezki Elvika; Maya Yasmin; Yolivia Irna Aviani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.109261

Abstract

Menikah dan membangun keluarga adalah salah satu tugas perkembangan individu usia dewasa (khususnya dewasa awal dan seterusnya). Individu dewasa saat ini yang sedang dihadapkan pada keputusan untuk menikah dan membangun keluarga adalah individu generasi Milenial dan Z. Akan tetapi saat ini terdapat fenomena dimana para generasi Milenial dan Z ini memiliki kekhawatiran dan keengganan untuk menghadapi pernikahan dan maraknya perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pernikahan para generasi Milenial dan Z yang memilih menikah di tengah fenomena kekhawatiran dan keengganan sebagian dari generasi mereka untuk menikah. Partisipan yang terlibat pada penelitian ini adalah 175 orang (Milenial = 96; Z = 79) yang kemudian mengisi kuesioner kepuasan pernikahan. Data penelitian diolah dengan SPSS untuk mendapatkan data deskriptif dan perbandingan tingkat kepuasan pernikahan antar gender, antar generasi, dan antar gender di generasi yang berbeda menggunakan uji T-Test. Temuan penelitian ini adalah mayoritas generasi Milenial dan Z merasa puas dengan pernikahan yang mereka jalani. Selanjutnya, tidak terdapat perbedaan kepuasan pernikahan antara generasi Milenial dan Z, antar gender di masing-masing generasi, dan antar gender di generasi Milenial dan Z.