Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KESTABILAN MODEL DINAMIKA PENYEBARAN PENYAKIT FLU BURUNG Nilamsari Kusumastuti, Hidayu Sulisti, Evi Noviani,
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 3, No 03 (2014): BIMASTER
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v3i03.7644

Abstract

Flu burung merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dengan subtipe H5N1 yang ditularkan oleh virus influenza dari unggas. Model matematika mempunyai kapabilitas dalam pemahaman penyebaran penyakit menular. Model matematika merupakan sekumpulan persamaan atau pertidaksamaan yang mengungkapkan perilaku suatu permasalahan nyata. Pada penelitian ini digunakan model penyebaran penyakit flu burung yang terbagi dalam dua populasi, yaitu populasi unggas dan manusia. Diasumsikan pada populasi unggas dibagi menjadi dua sub-populasi yaitu, sub-populasi unggas susceptible (Sb) dan infective (Ib). Sedangkan pada populasi manusia dibagi menjadi empat sub-populasi yaitu, sub-populasi manusia susceptible (Sh), pre-infective (Ph), infective (Ih), dan recovered (Rh). Dari model yang terbentuk diperoleh 3 titik kesetimbangan yaitu, titik kesetimbangan bebas penyakit, endemik di dalam populasi manusia, dan endemik di dalam populasi unggas-manusia. Rasio reproduksi dasar diperoleh dari nilai eigen matriks Jacobian yang berguna sebagai rasio potensi penyebaran penyakit flu burung. Dari hasil analisis diketahui sistem di sekitar titik kesetimbangan bebas penyakit stabil pada saat r0<1 dan R0<1 yang menunjukkan bahwa tidak terjadi penyebaran penyakit di populasi unggas-manusia. Sistem di sekitar titik kesetimbangan endemik di populasi manusia stabil pada saat r0<1 dan R0>1 yang menunjukkan bahwa terjadi penyebaran penyakit di populasi manusia. Sedangkan sistem di sekitar titik kesetimbangan endemik di populasi unggas-manusia stabil pada saat r0>1 yang menunjukkan bahwa terjadi penyebaran penyakit di populasi unggas-manusia. Kata Kunci : model matematika, titik kesetimbangan, rasio reproduksi dasar
Students' Mathematical Communication Ability and Disposition in The Implementation of Micro Didactic Design at Junior High School Hidayu Sulisti; Sugiatno Sugiatno; Silvia Sayu
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Number 2 September 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.458 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v3i2.800

Abstract

The reasons for conducting this research are that some teachers have taken inappropriate learning strategies and that students’ mathematical disposition and mathematical communication ability in learning are still low. The Didactical Design Research (DDR) method begins with preliminary study on 28 eighth graders (junior high schoolers), aiming at exploring the students’ learning obstacles to develop a micro didactic design. This micro didactic design is then implemented to the same students, after being subjected to validation process. The research results indicate that the learning using micro didactic design can minimize students’ learning obstacles and this, eventually, positively contributes to students’ mathematical communication ability and disposition in materi algebraic factorization. From the data analysis results, it is found that the price of effect size for micro didactic design learning on mathematical communication ability is 1.07, and from Table Z it is found that its contribution is 35.77%. Meanwhile, the price of effect size for micro didactic design learning on mathematical disposition is 0.2, and from Table Z it is found that its contribution is 7.93%.
Kemampuan Komunikasi Matematis Santri Pondok Pesantren Assalam Pontianak Hidayu Sulisti; Ali Hasmy; Yumi Sarassanti
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v4i2.2296

Abstract

Pembelajaran matematika memiliki fungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, logis, dan kreatif yang diperlukan peserta didik dalam kehidupan yang semakin maju ini. Tidak hanya bagi peserta didik sekolah umum saja, tetapi juga para santri yang sedang belajar di pondok pesantren. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa matematika yang diajarkan di sekolah tidak diperoleh melalui eksplorasi matematik, tetapi sekedar melalui penjelasan oleh guru di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis santri pondok pesantren assalam pontianak pada materi bilangan bulat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah 20 santri kelas VII di SMP Pesantren Assalam. Indikator yang digunakan yaitu (1) Menulis, dimana peserta didik mampu memaparkan ide dan gagasannya dengan bahasanya sendiri, (2) Menggambar, dimana peserta didik memaparkan ide dan gagasan pikirannya melalui gambar, grafik maupun dalam bentuk tabel, (3) Ekspresi matematika, dimana peserta didik mampu membuat pemodelan matematika dari permasalahan yang diberikan. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil kemampuan komunikasi matematis mahasiswa pada materi bilangan bulat berada dalam kategori sedang. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi jawaban dan konversi skor peserta didik dengan persentase berurutan sebesar 64%, 68%, dan 50%.
ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN MATEMATIKA SEMESTER GENAP KELAS XI SMA NEGERI 2 PULAU MAYA Usman Usman; Wiwid Wiwid; Hidayu Sulisti
Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.176 KB) | DOI: 10.24260/add.v1i2.1133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal ulangan matematika semester genap kelas XI SMA Negeri 2 Pulau Maya tahun ajaran 2021/2022. Kualitas butir soal tersebut dapat dilihat melalui perhitungan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini yaitu 54 siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pulau Maya tahun ajaran 2021/2022. Dari hasil analisis validasi terdapat 3 soal yang tidak valid dan 17 soal yang valid. Sedangkan untuk analisis reliabilitas bisa dikatakan reliabel karena sudah memenuhi kriteria yang ditentukan. Terdapat 18 soal yang tingkat kesukarannya sedang dan 2 soal yang tingkat kesukarannya mudah pada analisis tingkat kesukaran. Pada analisis daya pembeda terdapat 5 soal dengan kriteria jelek, 9 soal dengan kriteria sangat baik, 5 soal dengan kriteria cukup dan 1 soal dengan kriteria baik. Berdasarkan analisis yang dilakukan mengenai 20 butir soal tersebut melalui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda, terdapat 17 soal yang memenuhi kriteria layak dipakai dan terdapat 3 soal yang harus direvisi.
ETNOMATEMATIKA: PENGENALAN TEORI PELUANG PADA PERMAINAN HOMPIMPA Syakira, Versha; Sulisti, Hidayu
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v2i2.2215

Abstract

Tujuan dan penelitian ini adalah pengenalan teori peluang pada permainan hompimpadi pondok pesantren Darul Qur'an Al-Haramain Pontianak. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dari penelitian adalah 7 siswa dari Pondok Pesantren pesantren Darul Qur'an Al-Haramain Pontianak. Sebelum melakukan penelitian, ada beberapa siswa yang belum mengetahui bahwa di dalam permainan tradisional salah satunya permainan hompimpa tedapat unsur dari matematika. Guna mengaitkan permainan hompimpa ke dalam etnomatematika, peneliti sedikit menjelaskan di dalam permainan hompimpa terdapat unsur matematika salah satunya teori peluang, dan memberi contoh soal kaitan permainan dengan teori peluang. Setelah itu, 7 siswa membuat 2 kelompok yang dimana 1 kelompok ada yang berjumlah 4 orang, dan 1 kelompok berjumlah 3 orang. Setelah terbentuk kelompok maka siswa bermain masing-masing dengan kelompoknya. Setelah mendapatkan pemenang permainan mereka tidak bermain lagi, dan mereka sedikit menyadari kalau didalam permainan juga ada unsur matematika, dan agak lebih mudah dipahami. Kesimpulannya Setelah bermain mereka agak lebih memahami matematika dengan mudah melewati permainan hompimpa tersebut.
ANALISIS BUTIR SOAL PAS MATEMATIKA PEMINATAN: DAYA PEMBEDA, TINGKAT KESUKARAN, DAN KUALITAS PENGECOH Mustaqim, Mustaqim; Sulisti, Hidayu
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v3i1.3011

Abstract

Analisis butir soal merupakan suatu proses yang harus ditempuh dan dilaksanakan oleh seorang pendidik untuk mengetahui sejauh mana kualitas butir soal yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis butir soal Penilaian Akhir Semester (PAS) dari segi daya pembeda, tingkat kesukaran, dan kualitas pengecoh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui kualitas butir soal tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA 1 di SMA Negeri 10 Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi hasil pengerjaan soal siswa pada Penilaian Akhir Semester (PAS) Genap mata pelajaran Matematika Peminatan kelas XII IPA Tahun Pelajaran 2023/2024. Daya pembeda soal PAS genap mata pelajaran matematika peminatan kelas XII IPA 1 SMA Negeri 10 Pontianak paling banyak berada pada kategori cukup. Hal ini artinya kualitas soal tersebut mampu membedakan dengan cukup baik peserta didik yang sudah memahami dan yang belum. Untuk tingkat kesukaran, paling banyak berada pada kategori mudah. Hal ini berarti soal kurang dapat merangsang siswa untuk mempertinggi usaha dalam memecahkan suatu permasalahan yang diberikan. Sedangkan untuk kualitas pengecoh, berada pada kategori sangat baik sebesar 22%, kategori baik sebesar 11,5%, kurang baik 13%, buruk 29%, dan kualitas pengecoh pada kategori sangat buruk sebesar 24,5%.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SD NEGERI 54 PONTIANAK Sulisti, Hidayu; Janah, Roikhatul
Jurnal As Sibyan Vol 6 No 2 (2023): As Sibyan: Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajamen Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAINU Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52484/as_sibyan.v6i2.526

Abstract

Mathematical literacy is the ability to understand, use and interpret numbers and mathematical concepts, which is an important skill for every student to be a master. Mathematical literacy is important because it transcends cultural differences and economic inequality. The goal is to see the world through mathematical eyes, and the emphasis is on higher-order thinking, the development and application of general problem-solving skills rather than basic mathematical skills. The approach used in this research is a qualitative approach with a descriptive method. Based on the research results, it was found that students at SD Negeri 54 Pontianak had skills in solving and formulating problems with a high percentage, namely 70%. Students have the skills to explain solutions and interpret conclusions, the percentage is 47.5%. Meanwhile, the aspect of applying mathematical concepts or procedures obtained a percentage of 47.8%.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA DALAM KEBUDAYAAN TUJUH LIKORAN DI DESA TEMPAPAN HULU KABUPATEN SAMBAS Fitri, Indra; Sulisti, Hidayu
Math Educa Journal Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mej.v8i1.8146

Abstract

The purpose of this research is to find out how mathematical concepts are in the seven likoran night culture in Tempapan Hulu Village and their application in learning. This research used an ethnographic method, which was carried out in Tempapan Hulu Village, Sambas Regency. Research subjects were selected using purposive sampling technique. The instruments used are interviews, observation and documentation. The research results show that there are forms of objects that contain mathematical elements, such as the shape of coins that resembles a circle can be related to the concept of mathematics learning taught at school, such as the elements of a circle, and calculating the circumference and area of a circle. The concept of learning mathematics contained in pasung, glass, and candle cakes, namely, curved-sided spaces whose surface area and volume we can calculate. The shape of the plate contains the concept of learning mathematics, namely, the graph of the quadratic function. The mention of numbers by the Tempapan Hulu community in Likor contains the concept of numbers. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the tradition of the night of seven likoran has benefits in learning mathematics and plays an important role and provides insight into the study of science that can connect mathematical concepts in socio-cultural conditions in a community that has local wisdom value.
Kemampuan Koneksi Matematis Mahasiswa pada Materi Aplikasi Barisan dan Deret dalam Ekonomi dan Bisnis Sulisti, Hidayu
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2194

Abstract

This study aims to identify the level of mathematical connection skills of students on the application material of rows and series in economics and business, and analyze the factors that influence it. This research is a descriptive research with a survey form. The research subjects were 1st semester students of IAIN Pontianak's Sharia Economics Study Program who had taken the course on the application of arithmetic ranks and series in economics and business.  The procedure in this research consists of 3 stages, namely: 1) Preparation stage, 2) Implementation stage, 3) The final stage. The results of this study indicate that the mathematical connection skills of sharia economics students of IAIN Pontianak on the application material of rows and series in economics and business still need to be improved. Some students were able to answer all the questions correctly, but most were only able to answer some of the questions or none of them were correct. This shows that students' understanding of this material is very diverse. Some factors that may contribute to this result include: learning approach, lack of practice, perception of mathematics, and limited resources. To overcome this problem, various efforts are needed from both lecturers and students. Thus, it is hoped that students can be better prepared to face challenges in the world of work that require critical and analytical thinking skills.
LITERASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN ETNOMATEMATIKA MERIAM KARBIT Sulisti, Hidayu; Saputri, Fuja Mutia Adinda
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.2777

Abstract

Literasi matematika merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan dan menerapkan konsep matematika dalam konteks budaya. Hal ini melibatkan pemahaman tentang konsep matematika dasar seperti angka, jumlah, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta dapat menerapkan pada budaya yang ada. Literasi matematika juga melibatkan kemampuan untuk memecahkan masalah, berpikir kritis, dan membuat keputusan berdasarkan data dan analisis. Pelajaran matematika yang diajarkan di sekolah kurang dekat dengan kehidupan sehari-hari, cara penyajian pelajaran matematika yang monoton dari konsep abstrak menuju ke kongkrit, tidak membuat anak senang belajar. Etnomatematika merupiakan suatu ilmu yang memunculkan kearifan budaya sehingga mampu memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa tentang matematika yang berkaitan dengan budaya, yaitu meriam karbit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain pre-tes post-tes (one group pretest – posttest design). Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi, dan soal tes kemampuan literasi matematis berbasis etnomatematika meriam karbit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan literasi matematika antara sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran berbasis etnomatematika meriam karbit. Hal ini juga terlihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 43, dan hasil rata- rata postestnya yaitu 70. Dari hasil tersebut dapat dapat dilihat hasil postest lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pretest.