Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan Akar Tembakau Sebagai Inokulan Bakteri PGPR dalam Meningkatkan Produktivitas Tembakau di Desa Sumberpinang Arifiana, Nisa Budi; Rahmawati, Rahmawati; Wardati, Irma; Irawan, Triono Bambang; Ghozali, Mochammad Amran; Addin, Ghassani Syarafina; Priatama, Putra Indra
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i1.51

Abstract

Gapoktan Desa Sumberpinang di wilayah Jember menjadi salah satu Gapoktan sebagai sentra penghasil tembakau. Teknik budidaya yang dilakukan dengan menerapkan aplikasi pupuk anorganik secara terus menerus tanpa pemberian pupuk organik atau pupuk hayati. Hal ini berdampak terhadap kesehatan tanah persawahan. Sebagai upaya untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari pupuk anorganik dan menghemat biaya Tim Pengabdian kepada Masyarakat memberikan penyuluhan kepada Gapoktan untuk memanfaatkan akar tanaman tembakau sebagai bahan mikroorganisme dan perbanyakan melalui pembuatan PGPR akar tembakau. Kebermanfaatan PGPR akar tembakau dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, menyediakan unsur hara bagi tanaman, meningkatkan kesuburan tanah, dan mengurangi dampak penggunaan pupuk anorganik pada tanah dan lingkungan. Hasil penyuluhan dari pemanfaatan akar tembakau sebagai inokulan bakteri PGPR kepada Gapoktan dapat memberikan wawasan melalui penerapan teknologi PGPR bahwa akar tanaman dapat dimanfaatkan sebagai mikroorganisme yang menguntungkan untuk tanaman dan tanah. Selain itu sebagai salah satu langkah dalam menjaga lingkungan persawahan dan sebagai wujud penerapan pertanian berkelanjutan.
The Effect Of Giving Natural ZPT On The Growth Of Cocoa Stem Cuttings (Theobroma cacao L.) From Plagiotropic Clonal Cocoa (PCC) Sulawesi Clone Rachman Mutaqien, Fadhil; Arifiana, Nisa Budi; Irawan, Triono Bambang
JURNAL AGRIMENT Vol. 10 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v10i1.3404

Abstract

Cocoa (Theobrama cacao L.) is one of the plantation products that has a very high economic value. Cocoa productivity has decreased every year. In 2019, cocoa productivity in Indonesia was 734,795 thousand tons and has decreased every year until 2022, cocoa productivity was 650,612 thousand tons. To overcome this, plant rejuvenation and provision of superior planting materials are needed. One common propagation technique is stem cuttings, which is growing new plants from parts of the parent plant. The success of propagation through cuttings is highly dependent on the ability of the cuttings to grow roots, a process that can be enhanced by administering plant growth regulators, especially those from the auxin group. This study aims to evaluate the effect of natural plant growth regulator (PGR) concentrations on clonal stem cuttings of Plagiotropic Cocoa (PCC) Sulawesi 01. The experiment was conducted from August 2024 to January 2025 at the Jember State Polytechnic. The non-factorial Randomized Complete Block Design (RBD) used was P0 (control), P1 to P4 (long bean sprout extract concentrations of 20%, 40%, 60%, and 80%, respectively), and P5 to P8 (coconut water concentrations of 20%, 40%, 60%, and 80%, respectively). Each treatment was repeated three times, with two experimental samples per replication. The results showed that the administration of natural ZPT at the highest coconut water concentration (80%, P8) significantly increased shoot height at 90, 120, and 150 days after planting (DAP), as well as root length at 150 DAP, compared to other treatments.
Effect of Shallot Extract on the Growth of Cocoa Cuttings from Sulawesi 01 Clone Orthotropic Shoots Amrullah, Ahmad Naufal Zayin; Arifiana, Nisa Budi; Rahmawati
JURNAL AGRIMENT Vol. 10 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v10i1.3406

Abstract

Cocoa (Theobroma cacao L.) is a key plantation commodity, with Indonesia being one of the world's largest producers. This study aimed to evaluate the effect of shallot (Allium ascalonicum L.) extract concentrations as a natural plant growth regulator on the vegetative growth of cocoa cuttings derived from Orthotropic Shoot Cocoa (OSC) of Sulawesi Clone 01. The research was conducted from August 2024 to January 2025 at the Seed Technology Laboratory Nursery, Jember State Polytechnic. A non-factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) was used, consisting of five treatments: 0% (control), 25%, 50%, 75%, and 100% shallot extract concentrations, each with five replications. Observed parameters included survival percentage, shoot height, and dry biomass weight. The results showed that shallot extract had no significant effect on the survival percentage of cuttings. However, it had a significant to highly significant effect on shoot height at 60, 90, 120, and 150 days after planting (DAP), and on dry biomass weight. The best vegetative growth was observed at 100% concentration (BM4), followed by 75% (BM3). This suggests that the auxin and nutrient content in shallot extract can enhance cell metabolism and growth, thereby supporting better shoot development and biomass accumulation. In conclusion, shallot extract has potential as an organic plant growth regulator to improve cocoa cutting performance, particularly at concentrations between 75% and 100%
Pengaruh Biostimulan Keong Mas terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta dan Arabika Fase Siap Tanam pada Kondisi Cekaman Kekeringan Asmono, Sepdian Luri; Rahmawati, Rahmawati; Arifiana, Nisa Budi
Agrikultura Vol 36, No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i2.64419

Abstract

Cekaman kekeringan berdampak langsung terhadap pertumbuhan tanaman kopi sehingga dapat menurunkan produktivitasnya. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan pendekatan ramah lingkungan menggunakan biostimulan keong mas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh biostimulan keong mas terhadap pertumbuhan bibit kopi Robusta dan Arabika fase siap tanam pada kondisi cekaman kekeringan. Penelitian dilaksanakan pada musim kemarau bulan Juni sampai September 2024 di rumah kaca dengan suhu rata-rata daerah Jember 33-35 °C. Metode yang digunakan pada percobaan pertama adalah pengukuran beberapa kadar air media untuk menentukan kondisi optimal bibit tumbuh dan kondisi kekeringan sebagai acuan percobaan berikutnya. Percobaan kedua melakukan pengujian respon pertumbuhan bibit kopi menggunakan metode RAK non faktorial dengan 6 perlakuan meliputi: 1) Bibit kopi Robusta pada kondisi kondisi kadar air (KA) media normal, 2) Bibit kopi Arabika dengan kondisi KA normal, 3) Bibit kopi Robusta dengan kondisi tercekam keringan, 4) Bibit kopi Arabika dengan kondisi tercekam keringan, 5) Bibit kopi Robusta dengan kondisi tercekam kekeringan + asupan biostimulan, dan 6) Bibit kopi Arabika dengan kondisi tercekam kekeringan + asupan biostimulan. Setiap perlakuan terdapat 4 blok. Pengamatan dilaksanakan selama 4 bulan dengan variabel yang diamati meliputi pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, panjang akar, pertambahan jumlah daun, luasan daun, klorofil, kerapatan stomata, bobot segar dan bobot kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit kopi masih tetap bisa bertahan dan tumbuh pada kadar air media 41% dan mulai mengering pada kadar air tanah <12%. Penambahan biostimulan keong mas pada bibit kopi Robusta dan Arabika memiliki peran signifikan terhadap pertumbuhan bibit dalam kondisi cekaman kekeringan.
Edukasi Start-Up Lokalan.id dalam Mempertahankan Kualitas Benih Luffa cylindrica Selama Penyimpanan Wilujeng, Elly Daru Ika; Adnan, Moch Rosyadi; Arifiana, Nisa Budi; Prasetyo, Hari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4452

Abstract

Lokalan.id merupakan start-up yang dibangun oleh pemuda daerah dengan mengembangkan tanaman lokal salah satunya Luffa cylindrica untuk dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai lebih. Luffa cylindrica atau dikenal sebagai gambas atau blustru merupakan tanaman hortikultura yang dapat dikonsumsi, sebagian orang jaman dulu menfaatkan tanaman ini sebagai spons cuci piring atau penggosok badan. Potensi tanaman ini masih dapat dikembangkan mejadi berbagai macam produk yang ramah lingkungan pengganti produk yang berbahan dasar plastik. Namun dalam praktiknya masih sedikit petani yang berminat untuk menanam dikarenakan harga jual yang rendah. Untuk itu, guna meningkatkan hasil produksi serat tanaman gambas diperlukan wawasan dan informasi perihal sortasi dan penyimpanan benih agar mampu mempertahankan viabilitas benih untuk digunakan di musim tanam selanjutnya, sehingga mampu memberikan hasil produksi serat yang optimal. Kegiatan edukasi dilakukan dengan metode ceramah menggunakan platform zoom dilanjutkan dengan praktik penyimpanan benih menggunakan wadah yang kaca. Kegiatan edukasi penyimpanan benih dapat terlaksana dengan baik, tim lokalan.id dapat memahami bagaimana melakukan sortasi dan penyimpanan benih yang baik.
Subtitusi Pupuk Hayati Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays L, Saccharata) Varietas Secada F1 Triono Bambang Irawan; Nisa Budi Arifiana; Rahmawati; Abdurrahman Salim; Anni Nuraisyah; Satria Indra Kusuma; Emma Trinurani Sofyan; Yuliati Mahfud; Oviyanti Mulyani
Berkala Ilmiah Pertanian Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 (in press)
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bip.v8i4.53732

Abstract

Pupuk merupakan bahan mengandung unsur hara yang diberikan ke media tanam untuk memenuhi kebutuhan hara untuk tanaman. Pupuk hayati cair merek "Basiscrop" merupakan salah satu produk pupuk hayati cair yang diproduksi oleh CV. Basiscrop Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui substitusi pupuk hayati cair "Basiscrop" dengan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays L. Saccharata) varietas Secada F1. Pengujian dilakukan pada bulan Januari hingga Mei 2025 di Lahan Percobaan Kimia Tanah dan Nutrisi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas delapan perlakuan, yaitu satu kontrol (tanpa pupuk), satu perlakuan pupuk rekomendasi, satu perlakuan dengan 3/4 dosis pupuk rekomendasi, dan enam kombinasi dosis pupuk hayati cair "Basiscrop" dengan pupuk anorganik. Seluruh perlakuan diberikan ulangan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian pada 8 perlakuan memberikan hasil pertumbuhan dan komponen hasil terbaik pada perlakuan 1 dosis N (350 kg/ha), 1 dosis P (100 kg/ha), 1 dosis K (50 kg/ha), dan 1 dosis pupuk hayati cair "Basiscrop" (30 kg/ha).