Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ayu Setyoningrum, Fani Rahmasari, Uci Zulfinanda, Prahesti Tirta Safitri
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v6i1.5396

Abstract

Pasca penyebaran wabah Covid-19 ini berefek pada dunia pendidikan, perubahan sistem pembelajaran secara paksa menjadi  kebijakan belajar dirumah secara online atau daring. Hal ini membuat pengajar dituntut untuk dapat menguasai media pembelajaran yang bisa digunakan pada jarak jauh demi mengikuti aturan social distancing yang diberlakukan oleh pemerintah untuk mengurangi angka penyebaran covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan membandingkan hasil belajar siswa secara online pada siswa di SMA An-Nuqtah. Hasil Pengujian di SMA SMA An-Nuqtah didapatkan bahwa belajar secara online kurang efektif sehingga banyak siswa yang kurang paham dalam materi pembelajaran. Media yang digunakan siswa untuk pembelajaran online yaitu handphone atau laptop dan kendala yang didapatkan pada siswa dalam pembelajaran online adalah kendala kuota dan jaringan internet hal ini mengakibatkan hasil belajar siswa menurun.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pandemi Covid-19, Hasil Belajar Matematika.
Peningkatan Kemampuan Strategis Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Kuantum Kurnadi Kurnadi; Prahesti Tirta Safitri
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v2i1.921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menelaah peningkatan kemampuan kompetensi strategis matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran kuantum, dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tangerang. Sampel dalam penelitian ini dipilih sebanyak 2 kelas dari kelas VII. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran kuantum, dan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan kompetensi strategis matematis. Pengolahan data peningkatan kemampuan kompetensi strategis matematis menggunakan uji-t dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian yang diperoleh adalah peningkatan kemampuan kompetensi strategis matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran kuantum lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
PROFILE OF STUDENT'S MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY BASED ON LINGUISTIC INTELLIGENCE AND MATHEMATICAL LOGICAL INTELLIGENCE Hestu Wilujeng; Edi Irawan; Prahesti Tirta Safitri; Aan Subhan Pamungkas
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2021): Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v5i1.3224

Abstract

The process of solving problems carried out by students in stages, namely understanding problems, planning solutions, carrying out solutions and checking again. Solving student problems varies according to the basic characteristics of students' interests, talents and potential. Learning will be more optimal if it is adjusted to the intelligence possessed by students. The goal is that teachers can facilitate learning according to the intelligence possessed by students, so the teacher must know the intelligence possessed by students. This research is a qualitative study using two subjects, namely the subject of linguistics and the subject of mathematical logic. The results showed that at the problem-understanding stage, SLM completed using formulas, completed according to plan and checked by recalculating. SL uses more trial-and-error reasoning, understanding information by reading sentences quickly as well as checking again.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP LIMIT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR INTERPERSONAL Ani Wijayanti; Prahesti Tirta Safitri; Aji Raditya
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v2i2.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami konsep limit yang ditinjau dari gaya belajar interpersonal pada siswa kelas XI IPA SMA Az-Zamir. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas XI IPA SMA Az-Zamir. Objek penelitian adalah kemampuan pemahaman konsep limit dan gaya belajar interpersonal pada siswa. Setting penelitian mengambil tempat XI IPA SMA AZ-Zamir. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan melakukan obeservasi, angket, tes soal, wawancara serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya belajar interpersonal pada siswa berada dalam kategori tinggi dan sedang. Dalam kategori ini siswa tersebut memiliki tingkat gaya belajar interpersonal yang berbeda. Penelitian mengambil 6 sampel yang akan diuji yaitu 3 siswa dengan tingkat gaya belajar interpersonal tinggi yaitu AD, AN, IS dan 3 siswa dengan tingkat gaya belajar interpersonal sedanga yaitu SA, PRS dan TLV. Tidak semua siswa degan tingkat gaya belajar interpesonal tinggi mampu memahami konsep limit.Kata Kunci: Pemahaman Konsep limit dan gaya belajar interpersonal
PERBANDINGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP YANG MEMPEROLEH MODEL PEMBELAJARAN QUICK ON THE DRAW DAN TREFFINGER. PRAHESTI TIRTA SAFITRI
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1a (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan siswa untuk dapat menyelesaikan berbagai masalah matematis yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari. Jika kemampuan pemecahan masalah matematis siswa baik dengan begitu mereka akan lebih mudah dalam menyelesaikan pelbagai masalah yang muncul dalam kehidupannya. Pada kenyataannya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tersebut masih rendah sehingga peneliti berusaha untuk meningkatkan kemampuan tersebut dengan menggunakan pembelajaran quick on the draw dan Treffinger.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perbandingan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran quick on the drawdan siswa yang memperoleh pembelajaran treffinger.Pola Penelitian ini bersifat eksperimental dengan pola M-G (Matched Group Design) yaitu dengan mengadakan keseimbangan kondisi terhadap kedua kelompok (kelompok eksperimen I dan kelompok eksperimen II) sehingga diperoleh sampel siswa kelas VII di salah satu SMPN di Kota Tangerangsebanyak dua kelas yang menggunakan teknik Simple Random Sampling.Instrumen penelitian tersebut berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis.Berdasarkan hasil analisis didapat informasi bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran quick on the draw lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran treffinger.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN PERSPEKTIF BANGUNAN BERSEJARAH DI BANTEN Prahesti Tirta Safitri; Dhihan Rima Ayuni; Nur Hikmah Pebrianis; Riri Suci Maryana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i4.8627

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman matematis pada siswa SMPN 3 Sepatan kelas VIII dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar dengan menggunakan bentuk dari bangunan bersejarah di Banten. Diketahui dari beberapa hasil  penelitian  tentang kemampuan pemahaman matematis pada siswa SMP masih rendah, salah satu alasannya adalah karena siswa selalu dituntut untuk menghapal bukan memahami. Analisis data pada pendekatan kualitatif ini bersifat deduktif. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 3 Sepatan kelas VIII. Sampel penelitian ini diperoleh menggunakan teknik purposive sampling yaitu 6 siswa dengan kemampuan bervariasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes kemampuan pemahaman matematis, angket siswa dan dokumentasi. Tes kemampuan pemahaman matematis yang dilakukan yaitu pemberian 4 soal uraian mengenai bangun ruang sisi datar dengan perspektif bangunan bersejarah yang ada di Banten. Angket siswa berisi 13 pernyataan positif dan 2 pernyataan negatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VIII SMPN 3 Sepatan rendah, hal ini dibuktikan dengan hasil tes ke enam siswa yang belum mencapai total skor 24 untuk setiap soal (indikatornya) dan hasil analisis angket membuktikan bahwa ke enam siswa yang mendapatkan skor 1 hanya di 4 pernyataan dari total 15 pernyataan yang ada.
Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Model PISA Prahesti Tirta Safitri; Eprilita Yasintasari; Santi Adhitama Putri; Uswatun Hasanah
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 1 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.787 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i1.941

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena pentingnya kemampuan metakognisi sebagai salah satu syarat penguasaan pemecahan masalah yang belum banyak mendapat perhatian dan pengevaluasian oleh guru. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan metakognisi siswa kelas VIIA dalam memecahkan masalah matematika model PISA. Dalam pemecahan masalah pada soal model PISA terdapat aspek-aspek yang meliputi Planning, Monitoring, dan Evaluation. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian dilakukan di MTS Al-Kamil pada siswa kelas VIIA semester genap tahun ajaran 2018/2019. Subjek pada penelitian ini adalah 3 siswa kelas VIIA yang telah dipilih secara purposive sampling yaitu 1 siswa dengan metakognisi sangat baik, 1 siswa dengan metakognisi baik, dan 1 siswa dengan metakognisi tidak baik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal model PISA, dan angket metakognisi yang telah diuji dengan menggunakan uji kredibilitas data. Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa dengan metakognisi sangat baik dan siswa dengan metakognisi baik dalam menyelesaikan masalah soal model PISA tergolong sedang karena siswa belum dapat memaksimalkan aspek-aspek metakognisi, sedangkan siswa dengan metakognisi tidak baik dalam menyelesaikan soal PISA tergolong rendah karena hampir semua aspek-aspek metakognisi tidak diperhatikan dengan baik. Kata kunci: kemampuan metakognisi, pemecahan masalah, soal model PISA. ABSTRACT This research is motivated by the importance of metacognition abilities as one of the mastery requirements for problem solving that has not received much attention and evaluation by the teacher. International Student Assessment (PISA) is a system for measuring student’s ability in problem solving. The research aimed to determine the metacognition ability of class VIIA students in solving mathematical problems in the PISA model which include aspects of Planning, Monitoring, and Evaluation. This qualitative research was conducted in VII class of MTS Al-Kamil 2018/2019. The subjects in this study were 3 students of class VIIA who were selected by purposive sampling, namely 1 student with very good metacognition, 1 student with good metacognition, and 1 student with poor metacognition. Data collection techniques using tests in the form of PISA model questions, and metacognition questionnaires. The results showed that students with very good metacognition and students with good metacognition in solving problems with the PISA model were classified as moderate because students had not been able to maximize the aspects of metacognition abilities, however students with poor metacognition in completing PISA questions are classified as low because almost all aspects of metacognition are not considered well. Keywords: metacognition ability, problem solving, PISA model problems.
Microlearning dalam Pembelajaran Fisika: Literature Review Suci Haryanti; Elfita Rahmi; Prahesti Tirta Safitri; Ivan Hanafi; Teguh Trianung Djoko Susanto
Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol 5, No 1 (2023): Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol. 5 No. 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/npjpe.v5i1.1862

Abstract

Pembelajaran fisika merupakan pembelajaran yang sangat penting untuk dikuasai oleh peserta didik. Penguasaan bidang fisika ini dibutuhkan bagi para peserta didik yang akan mendalami bidang-bidang sains untuk mengoptimalkan segala hal yang tersedia di alam raya. Pembelajaran fisika membutuhkan strategi dan media yang dapat menunjang proses pembelajaran agar peserta didik lebih mudah memahami konten materi yang disajikan dan mereka mampu mengembangkan materi yang telah diberikan. Penggunaan microlearning menjadi pembelajaran yang dapat membantu peserta didik untuk lebih fokus dalam belajar ilmu fisika. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai penelitian terkait microlearning dalam pembelajaran fisika dari tahuh 2018 hingga 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah system literatur review. Metpde SLR digunakan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan penelitian yang tersedia di bidang subjek dari fenomena yang menarik dalam pembelajaran fisika dengan microlearning yang dibahas secara sistematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa microlearning dalam pembelajaran fisika dapat mengoptimalkan prestasi belajar peserta didik
Analisis Keterampilan Mahasiswa sebagai Pemimpin Kelompok daam Kegiatan Praktikum Fisika Irnin Agustina Dwi Astuti; Prahesti Tirta Safitri; Lodya Sesriyani; M Japar; Moch Sukardjo
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v8i1.15538

Abstract

Leaders in a group have an important role to organize their members so that the goals of the group can be achieved. The ability of the leader in the basic physics practicum group is in fact not working effectively, therefore it is necessary to analyze the basic abilities that a leader must have. The purpose of this study is to analyze the skills of students as a leader of the basic physics practicum group. This research is a qualitative research with research instruments in the form of observation sheets and questionnaire sheets. Based on the results and discussion, it can be concluded that the basic skills of a leader in the basic physics practicum group were obtained on average by 8.9 with a moderate category. These basic skills are based on the leader's indicators, namely analytical ability, communication skills, courage, listening ability, assertiveness, and the ability to provide encouragement. With these basic skills, a leader in the basic physics practicum group is able to organize its members in participating in practicum activities in accordance with existing procedures.  
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII Nabilla Anizzulfa; Hairul Saleh; Prahesti Tirta Safitri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan teknik kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Kota Tangerang. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest experimental control group design dengan teknik simple random sampling. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian. Analisis data penelitian ini menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa model Discovery Learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.