Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TUNGGAK (Vigna Unguiculata L.) PADA BERBAGAI JARAK TANAM Tukidi Tukidi; Epit Erwandri
MEDIAGRO Vol 19, No 1 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i1.8200

Abstract

Abstract Cowpea is not only directly beneficial for livestock by serving as protein-rich animal feed, but it can also increase the yield of cereal crops by increasing the amount of nitrogen available for growth. This study aims to determine the differences in plant spacing on the growth and yield of cowpea. Primary data collection was carried out using the group randomized design technique (RBD). The method used in this research is group randomized design (RBD) with one factor arranged factorially, namely plant spacing. The results of the study are the treatment of plant spacing has no effect on plant height and 100 seed weight, but affects the number of main branches, the number of pods per plant, the number of filled pods and yield per hectare. The 40 x 45 cm plant spacing treatment gave the best results with the highest yield of 1.08 tons/ha. Keywords: Cowpea, Planting Distance, Randomized Block Design (RBD) Abstrak Kacang tunggak tidak hanya bermanfaat secara langsung bagi peternakan dengan berfungsi sebagai pakan ternak yang kaya protein, tetapi juga dapat meningkatkan hasil tanaman serealia dengan meningkatkan jumlah nitrogen yang tersedia untuk pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tunggak. Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik rancang acak kelompok (RAK). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yang di susun secara faktorial yaitu jarak tanam. Hasil penelitian yaitu perlakuan jarak tanaman tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan bobot 100 biji, akan tetapi berpengaruh terhadap jumlah cabang utama, jumlah polong pertanaman jumlah polong berisi dan hasil perhektar. Perlakuan jarak tanam 40 x 45 cm memberikan hasil terbaik yaitu dengan hasil tertinggi 1,08 ton/ha. Kata kunci: Jarak Tanam, Kacang Tunggak, Rancang Acak Kelompok (RAK)
Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat Desa Melalui Budidaya Sayuran Organik Dengan Sistem Pertanian Hidroponik Skala Rumah Tangga di Desa Pematang Gajah Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi Sophia Sophia; Epit Erwandri; Tukidi Tukidi
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i1.1134

Abstract

Desa Pematang Gajah merupakan desa pengembangan sumber daya potensial berbasis pertanian organik. Pengembangan kewirausahaan masyarakat melalui budidaya sayuran organik dengan sistem pertanian hidroponik skala rumah tangga merupakan salah satu upaya masyarakat. Tujuan kegiatan adalah menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat dalam pengembangan teknologi hidroponik. Penyuluhan tentang teknologi sayuran organik secara hidroponik dilakukan pada kegiatan pendidikan masyarakat. Sedangkan kegiatan pelatihan dilakukan secara langsung melalui praktek cara pembuatan nutrisi hidroponik sayuran organik dari bahan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai nutrisi hidroponik, agar dapat menekan biaya produksi. Luaran kegiatan pemberdayaan masyarakat antara lain peningkatan pengetahuan dan kapasitas, anggota masyarakat lebih termotivasi, dan pemahaman tentang cara membuat nutrisi hidroponik, cara pengembangan hidroponik sayuran organik dari sisi teknologi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI KELURAHAN TERATAI Epit Erwandri
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.254 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.53

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan budidaya tanaman obat keluarga kepada Ibu-ibu rumah tangga Kelurahan Teratai tentang manfaat dari tanaman obat namun belum banyak yang membudidayakannya di lahan pekarangan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan para ibu-ibu dalam budidaya tanaman obat di lahan pekarangan. Metode yang digunakan adalah pelatihan, yang terdiri dari penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini telah tercapai, ditandai dengan respon peserta yang sangat positif dan antusiasme yang tinggi terhadap materi penyuluhan yang diberikan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI PETANI TERHADAP PERANAN KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI DESA PASAR TERUSAN Epit Erwandri; Sri Harimurti; Firna Varina; Roosseno Roosseno
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3142

Abstract

Pasar Terusan Village has a farmer group that cultivates rice paddy farming. The development of farmer groups is directed at the implementation of the agribusiness system and increasing the participation of farmers to members and to other communities by fostering cooperation between farmers and other parties in developing their farms. Therefore, the purpose of this study is to identify and analyze factors that influence farmers' perceptions of the role of rice farmer groups in Pasar Terusan Village. Quantitative and qualitative descriptive research methods are used through survey techniques. Descriptive analysis is used through multiple linear regression approaches. The results showed that (1) the influencing factors were Age (X1), Education (X2), land area (X3), length of farming (X4), access to information (X5), member involvement (X6). (2) The result of the Coefficient of Determination (R) Test from multiple linear regression analysis that R is 0.455 or 45.5%, which means that the independent variables in the model are able to explain the dependent variables by 45.5%. The results of Test F show that the independent variables together have a significant effect on the dependent variable. The results of the T Test show that Age (X1), access to information (X5), and member involvement (X6) significantly affect farmers' perceptions of the role of rice farmer groups (Y). INTISARIDesa Pasar Terusan memiliki kelompok tani yang mengusahakan usahatani padi sawah. Pengembangan kelompok tani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis dan peningkatan peran serta petani kepada anggota maupun kepada masyarakat lainnya dengan menumbuh kembangkan kerjasama antar petani dengan pihak lain dalam mengembangkan usahataninya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap peranan kelompok tani padi sawah di Desa Pasar Terusan. Digunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui teknik survei. Digunakan analisis deskriptif melalui pendekatan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu Umur (X1), Pendidikan (X2), luas lahan (X3), lamanya berusahatani (X4), akses informasi (X5), keterlibatan anggota (X6). (2) Hasil Uji Koefisien Determinasi (R) dari analisis regresi linier berganda bahwa R  sebesar 0,455 atau 45,5% yang artinya bahwa variabel-variabel independen dalam model mampu menjelaskan variabel –variabel dependent sebesar 45,5%. Hasil Uji F menunjukkan bahwa variabel independent secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependent. Hasil Uji T menunjukkan bahwa Umur (X1), akses informasi (X5), dan Keterlibatan anggota (X6) mempengaruhi secara signifikasi terhadap persepsi petani terhadap peranan kelompok tani padi sawah (Y).
Aneka Olahan Minuman Berbahan Dasar Jahe untuk Membantu Menjaga Stamina Tubuh di Masa Pandemi Covid-19 Sri Harimurti; Rusnani Rusnani; Epit Erwandri; Enita Enita
Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/saintek.v4i2.304

Abstract

The lotus village is located in Muara Bulian District, Batang Hari Regency, Jambi Province. During the Covid-19 Pandemic, the people in Teratai Village also felt panic and anxiety. One of the efforts to overcome this epidemic is by continuing to maintain stamina to stay healthy, one of which is by utilizing ginger-based drinks. Ginger contains bioactives that can function as antioxidants with the active ingredient zingeron which is very beneficial for health. This Community Service aims to introduce various processed drinks with ginger-based ingredients, to help foster interest in home-based businesses that use ginger as a base, as well as provide direction regarding the marketing of home business products during a pandemic. The extension method is carried out to introduce to the public about various preparations with the basic ingredients of ginger. Apart from ginger, it turns out that ginger can be made for Andrek drinks, Ronde, sekoteng and many more. Questionnaire results from 21 respondents showed that the people of Teratai Village were in an effort to overcome the Covid-19 pandemic by always maintaining their health. A business that has been passed down from generation to generation and is still being carried out by making ginger based drinks. However, due to the limitations of knowledge and information, the public only knows ginger, which is a ginger-based product.
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI MENGGUNAKAN BENIH VARIETAS UNGGUL PADA USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA PASAR TERUSAN Sri Harimurti; Firna Varina; Epit Erwandri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3569

Abstract

Pasar Terusan Village is the number one rice production center in Batang Hari Regency, so this research aims to (1) determine farmers' interest in using high-yielding varieties of seeds in lowland rice farming in Pasar Terusan Village and (2) determine the factors that influence farmers' interest in using superior variety seeds in lowland rice farming in Pasar Juruan Village. The collection data and processing activities from December 2022 to March 2023. The analysis used is quantitative and qualitative descriptive. The results of research from 43 sample farmers showed that farmers' interest in using superior varieties of seeds in lowland rice farming in Pasar Juruan Village was in the high category, with the number reaching 23 farmers or 53.49%. F count is smalle than F table and sig. 0.927 is more than 0.05, meaning that simultan independent variables have no significant effect on the dependent variable (Y). The calculated t value is smaller than t table so H0 is accepted, and Ha is rejected. The form of the multiple linear regression equation is as follows: Y = 182.343 + 2,109X1 + 28,491X2 − 0,293X3 + 0,975X4 − 31,244X5 − 8,150X6 + 45,782X7 − 12,000X8. The determinant coefficient (R2) value is 0.285 or 28.5%, which means that the eight independent variables in the model are able to explain 28.5%, and the remaining 71.5% is influenced by other variables not written in the research. Key-words: Superior seeds, interest, and farmers.  INTISARIDesa Pasar Terusan merupakan sentra produksi padi nomor satu di Kabupaten Batang Hari, sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan. Kegiatan pengumpulan dan pengolahan data pada bulan Desember 2022 sampai bulan Maret 2023. Analisis yang digunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif.  Hasil penelitian dari 43 petani sampel, diperoleh bahwa minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan termasuk dalam kategori tinggi, dengan jumlah mencapai 23 petani atau sebesar 53,49%. F hitung lebih kecil dari F tabel dan sig. 0,927 lebih besar dari 0,05 artinya secara bersama-sama variabel independent tidak signifikan berpengaruh terhadap variabel dependent (Y). Nilai t hitung lebih kecil dari t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, bentuk dari persamaan regresi linier berganda adalah sebagai berikut: Y = 182.343 + 2,109X1 + 28,491X2 − 0,293X3 + 0,975X4 − 31,244X5 − 8,150X6 + 45,782X7 − 12,000X8. Nilaikoefisien determinan (R2) sebesar 0,285 atau 28,5% yang artinya kedelapan variabel independen dalam model mampu menjelaskan sebesar 28,5% dan sisanya sebesar 71,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak tertulis dalam penelitian. Kata Kunci: Benih unggul, minat, dan petani.
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI MENGGUNAKAN BENIH VARIETAS UNGGUL PADA USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA PASAR TERUSAN Sri Harimurti; Firna Varina; Epit Erwandri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3569

Abstract

Pasar Terusan Village is the number one rice production center in Batang Hari Regency, so this research aims to (1) determine farmers' interest in using high-yielding varieties of seeds in lowland rice farming in Pasar Terusan Village and (2) determine the factors that influence farmers' interest in using superior variety seeds in lowland rice farming in Pasar Juruan Village. The collection data and processing activities from December 2022 to March 2023. The analysis used is quantitative and qualitative descriptive. The results of research from 43 sample farmers showed that farmers' interest in using superior varieties of seeds in lowland rice farming in Pasar Juruan Village was in the high category, with the number reaching 23 farmers or 53.49%. F count is smalle than F table and sig. 0.927 is more than 0.05, meaning that simultan independent variables have no significant effect on the dependent variable (Y). The calculated t value is smaller than t table so H0 is accepted, and Ha is rejected. The form of the multiple linear regression equation is as follows: Y = 182.343 + 2,109X1 + 28,491X2 − 0,293X3 + 0,975X4 − 31,244X5 − 8,150X6 + 45,782X7 − 12,000X8. The determinant coefficient (R2) value is 0.285 or 28.5%, which means that the eight independent variables in the model are able to explain 28.5%, and the remaining 71.5% is influenced by other variables not written in the research. Key-words: Superior seeds, interest, and farmers.  INTISARIDesa Pasar Terusan merupakan sentra produksi padi nomor satu di Kabupaten Batang Hari, sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan. Kegiatan pengumpulan dan pengolahan data pada bulan Desember 2022 sampai bulan Maret 2023. Analisis yang digunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif.  Hasil penelitian dari 43 petani sampel, diperoleh bahwa minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan termasuk dalam kategori tinggi, dengan jumlah mencapai 23 petani atau sebesar 53,49%. F hitung lebih kecil dari F tabel dan sig. 0,927 lebih besar dari 0,05 artinya secara bersama-sama variabel independent tidak signifikan berpengaruh terhadap variabel dependent (Y). Nilai t hitung lebih kecil dari t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, bentuk dari persamaan regresi linier berganda adalah sebagai berikut: Y = 182.343 + 2,109X1 + 28,491X2 − 0,293X3 + 0,975X4 − 31,244X5 − 8,150X6 + 45,782X7 − 12,000X8. Nilaikoefisien determinan (R2) sebesar 0,285 atau 28,5% yang artinya kedelapan variabel independen dalam model mampu menjelaskan sebesar 28,5% dan sisanya sebesar 71,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak tertulis dalam penelitian. Kata Kunci: Benih unggul, minat, dan petani.
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI MENGGUNAKAN BENIH VARIETAS UNGGUL PADA USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA PASAR TERUSAN Sri Harimurti; Firna Varina; Epit Erwandri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3569

Abstract

Pasar Terusan Village is the number one rice production center in Batang Hari Regency, so this research aims to (1) determine farmers' interest in using high-yielding varieties of seeds in lowland rice farming in Pasar Terusan Village and (2) determine the factors that influence farmers' interest in using superior variety seeds in lowland rice farming in Pasar Juruan Village. The collection data and processing activities from December 2022 to March 2023. The analysis used is quantitative and qualitative descriptive. The results of research from 43 sample farmers showed that farmers' interest in using superior varieties of seeds in lowland rice farming in Pasar Juruan Village was in the high category, with the number reaching 23 farmers or 53.49%. F count is smalle than F table and sig. 0.927 is more than 0.05, meaning that simultan independent variables have no significant effect on the dependent variable (Y). The calculated t value is smaller than t table so H0 is accepted, and Ha is rejected. The form of the multiple linear regression equation is as follows: Y = 182.343 + 2,109X1 + 28,491X2 − 0,293X3 + 0,975X4 − 31,244X5 − 8,150X6 + 45,782X7 − 12,000X8. The determinant coefficient (R2) value is 0.285 or 28.5%, which means that the eight independent variables in the model are able to explain 28.5%, and the remaining 71.5% is influenced by other variables not written in the research. Key-words: Superior seeds, interest, and farmers.  INTISARIDesa Pasar Terusan merupakan sentra produksi padi nomor satu di Kabupaten Batang Hari, sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan. Kegiatan pengumpulan dan pengolahan data pada bulan Desember 2022 sampai bulan Maret 2023. Analisis yang digunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif.  Hasil penelitian dari 43 petani sampel, diperoleh bahwa minat petani menggunakan benih varietas unggul pada usaha tani padi sawah di Desa Pasar Terusan termasuk dalam kategori tinggi, dengan jumlah mencapai 23 petani atau sebesar 53,49%. F hitung lebih kecil dari F tabel dan sig. 0,927 lebih besar dari 0,05 artinya secara bersama-sama variabel independent tidak signifikan berpengaruh terhadap variabel dependent (Y). Nilai t hitung lebih kecil dari t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, bentuk dari persamaan regresi linier berganda adalah sebagai berikut: Y = 182.343 + 2,109X1 + 28,491X2 − 0,293X3 + 0,975X4 − 31,244X5 − 8,150X6 + 45,782X7 − 12,000X8. Nilaikoefisien determinan (R2) sebesar 0,285 atau 28,5% yang artinya kedelapan variabel independen dalam model mampu menjelaskan sebesar 28,5% dan sisanya sebesar 71,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak tertulis dalam penelitian. Kata Kunci: Benih unggul, minat, dan petani.
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI Sophia Sophia; Epit Erwandri; Ratna Dewi; Firna Varina
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 6, No 2: Desember 2022
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v6i2.920

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui tingkat kerawanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder, perolehan data dilakukan dengan teknik observasi, survey dan wawancara responden penelitian. Responden yang diambil berdasarkan teknik probability sampilng; simple random sampling, penentuan responden ini dilakukan dengan teknik insindental, dari total populasi sejumlah 3.791 orang dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh responden sebanyak 40 orang. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitis. Jenis penelitan deskriptif ini menggunakan metode Case Study yaitu penelitan yang menggambarkan secara mendetail tentang latar belakang, sifat maupun karakter khas dari suatu kasus terutama pada rumah tangga keluarga penerima bantuan sosial pangan atau Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Batang Hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari adalah tidak tahan pangan. Terdapat 7,50% keluarga yang tergolong tahan pangan, 92,50% tidak tahan pangan., 95,00% keluarga tidak mengalami kerawanan pangan dan 5,00% keluarga megalami kerawanan pangan. Kata kunci :Bantuan sosial pangan, pola konsumsi pangan, ketahanan pangan, dan kerawanan pangan. ABSTRACT This study aims to determine the level of food security of families who are beneficiaries of food social assistance in Batang Hari Regency, and to determine the level of food insecurity of families who are beneficiaries of food social assistance in Batang Hari Regency. The data used in this study are primary data and secondary data, data acquisition was carried out by observation, survey and interview techniques of research respondents. Respondents were taken based on probability sampling technique; simple random sampling, the determination of respondents was done by incidental technique, from a total population of 3,791 people using the Slovin formula, 40 respondents were obtained. The method of data analysis in this study used the Analytical Descriptive method. This type of descriptive research uses the Case Study method, which is research that describes in detail the background, nature and distinctive character of a case, especially in households receiving social food assistance or Non-Cash Food Aid for in Batang Hari Regency. The results of the study indicate that the condition of food security of families who are beneficiaries of food social assistance in Batang Hari Regency is not food insecure. There are 7.50% of families classified as food insecure, 92.50% not food insecure., 95.00% of families not experiencing food insecurity and 5.00% of families experiencing food insecurity. Keywords:Food social assistance, food consumption patterns, food security, and food insecurity.
Analisis Pendapatan Usahatani Melon Agrowisata Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari Erwandri, Epit; Uliya, Uliya; Harimurti, Sri; Rusnani, Rusnani
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Issue 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.471 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v5i2.15952

Abstract

Analisis Pendapatan Usahatani Melon Agrowisata Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Dosen Pembimbing : Awaludin S, SP, M.Si dan Ir. Asaibani, ME. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui besarnya biaya dalam usahatani melon.(2). Untuk mengetahui besarnya pendapatan petani dalam usahatani buah melon Agrowisata Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Buluh, penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 s.d 20 September 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriftif kuantitatif. Rata-rata biaya mengusahakan usahatani melon sebesar Rp. 7.718.848, penerimaan yang diterima oleh petani melon yaitu Rp 62.500.000. Rata-rata pendapatan usahatani melon (Rp. 54.781.152) Efisiensi usahatani Melon sebesar 8,09 berarti usahatani melon efisien.Rata-rata kontribusi pendapatan usahatani melon terhadap pendapatan total sebesar 80,09 persen, maka usahatani melon dapat meningkatkan pendapatan petani.