Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Bridging Theory and Practice: Implementation of Audio-Visual Media in Physical Education Classes Nuraini, Sri; Mas’odi, Mas’odi
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (March)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v1i1.528

Abstract

This research focuses on efforts to bridge the gap between physical education theory and teaching practice by implementing audio-visual media in the classroom. This study is a systematic literature review that evaluates the effectiveness of using audio-visual media in physical education teaching from 2020 to 2024. The theories bridged include visual learning theory and learning motivation theory, which are integrated into teaching practice through instructional videos, animations, and multimedia presentations. This research examined 21 studies involving secondary school students from various regions and countries, with a total of 1789 students participating. The study results show that using audio-visual media in physical education can significantly increase student motivation and involvement. However, implementing this media still faces various challenges, such as teachers' lack of understanding of technology, limited access to audio-visual devices, and inadequate training. To address this, the research recommends increasing specific teacher training on using audio-visual media, providing more comprehensive access to such technology, and supporting policies that encourage technology integration in physical education curricula. Thus, this research emphasizes integrating audio-visual media in physical education to bridge theory and practice and improve the quality of learning and student learning outcomes. This research also suggests concrete steps for implementation, such as ongoing training programs for teachers and regular evaluation of the effectiveness of using audio-visual media in the classroom.
Hubungan Konsumsi Junk Food Dengan Kolesterol Total Dan Obesitas Pada Anak Usia 10-12 Tahun di SDN Kecamatan Tanjungkarang Timur Kota Bandar Lampung Suroso, Suroso; Nuraini, Sri
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v4i2.265

Abstract

Masalah kesehatan pada masyarakat sekarang tidak hanya gizi buruk tetapi juga gizi berlebih. Dampak negatif dari gizi berlebih tersebut adalah bertambahnya berat badan seseorang atau bahkan akan menuju ke arah obesitas. Obesitas sangat berbahaya bila tidak dicegah sedini mungkin, yaitu mulai dari masa kanak-kanak. Pola makan yang berlebihan akan menyebabkan obesitas pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan  obesitas pada anak yang mengkonsumsi Junk Food  dengan kadar kolesterol di SD Negeri di  Kecamatan Tanjungkarang Timur Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan desain croos sectional.  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak usia 10-12 tahun yang mengkonsumsi junk food dan mengalami obesitas, yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian  didapatkan  kadar kolesterol total  minimal  adalah 120 g/dl, maksimum l98 g/dl, dan nilai rata-rata 160,63 g/dl.  Indek Masa Tubuh minimal 27,03, maksimal 35,88 dan rata-rata adalah 29,73. Keseluruhan anak dinyatakan mengalami obesitas dan mengkonsumsi junk food. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obesitas I dengan kadar kolesterol total normal sebanyak 13 orang (72,2%), sedangkan yang diatas normal sebanyak 5orang (27,6%). Pada obesitas  II, jumlah sampel dengan kadar kolesterol total normal sebanyak 7 orang (58,3%) dan yang diatas normal sebanyak 5 orang (44,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai P value =  0,344, maka disimpulkan tidak ada hubungan antara obesitas dengan peningkatan nilai kolesterol total pada anak di SDN Tanjungkarang Timur Kota Bandar Lampung.
Pengaruh Lama Pengadukan Pada Penambahan Serbuk Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Terhadap Penurunan Bilangan Asam Dan Bilangan Peroksida Pada Minyak Jelantah Nuraini, Sri; Purwadi, Purwadi; Putri, Reni Anggita
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.704 KB) | DOI: 10.26630/jak.v7i2.1203

Abstract

Mutu minyak goreng ditentukan oleh titik asapnya. Kerusakan minyak yang utama yaitu timbulnya bau dan rasa tengik yang disebut proses ketengikan. Hal ini disebabkan oleh otooksidasi radikal asam lemak tidak jenuh dalam lemak.Otooksidasi dimulai dengan pembentukan radikal-radikal bebas yang disebabkan oleh faktor-faktor yang dapat mempercepat reaksi seperti cahaya, panas, peroksida lemak, atau hidroperoksida, dan logam-logam berat. Kerusakan minyak goreng dapat dilihat dengan memeriksa kadar bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak tersebut. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi, dengan mengikat radikal bebas.Kulit buah rambutan mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengadukan pada penambahan serbuk kulit buah rambutan terhadap penurunan kadar bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak goreng jelantah. Data hasil uji univariat menunjukkan bahwa setelah dilakukan penambahan serbuk kulit buah rambutan dengan variasi lama pengadukan dapat menurunkan bilangan asam dan bilangan peroksida.Data hasil uji bivariat yang dianalisis menggunakan uji Oneway Anova dengan menunjukkan nilai signifikan untuk bilangan asam dan bilangan peroksida yaitu 0,000. Hasil tersebut menunjukan bahwa hasil uji kurang dari nilai α yaitu 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lama pengadukan pada penambahan serbuk kulit buah rambutan terhadap penurunan bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak jelantah.