Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS BRIDGING PENDAFTARAN ONLINE DENGAN APM BAGIAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT DI RSUD DR. MOEWARDI Wahyu Dwi Cahyo; Aries Widiyoko; Frestiany Regina Putri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/8e97r046

Abstract

Seiring perkembangan digital, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik yang mewajibkan rumah sakit menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara terintegrasi. Salah satu implementasinya adalah bridging pendaftaran online dengan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang bertujuan untuk mempercepat proses registrasi dan mengurangi antrean pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bridging pendaftaran online dengan APM menggunakan metode HOT-FIT di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan HOT-FIT jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari 5 petugas pendaftaran rawat jalan dan 1 informan triangulasi yaitu kepala unit rekam medis Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek human, sistem membantu mempercepat proses pendaftaran dan mempermudah pelayanan pasien. Pada aspek organization, manajemen memberikan dukungan melalui penyediaan APM di setiap lantai, penyusunan SOP, pelatihan, serta koordinasi antar unit. Pada aspek technology, sistem berjalan dengan cepat dan lancar selama kondisi server stabil, namun masih terdapat kendala pada technology. Pada aspek net benefit, penggunaan APM mampu mengurangi antrean pasien sehingga meningkatkan efisiensi kerja petugas. Kesimpulannya, implementasi bridging pendaftaran online dengan APM di RSUD Dr. Moewardi telah berjalan cukup baik, didukung oleh jaringan LAN dan perangkat yang memadai, serta mampu meningkatkan efisiensi pelayanan dan mempercepat proses pendaftaran pasien. Namun, perlu dilakukan peningkatan pada aspek technology guna mengoptimalkan kinerja sistem.
ANALISIS KESESUAIAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK  TERHADAP STANDAR AKREDITASI BERDASARKAN MRMIK 10 DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SEBELAS MARET Bintang Salaam; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Aries Widiyoko
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/6wha1c57

Abstract

Rumah sakit wajib memenuhi standar akreditasi untuk menjamin mutu dan keselamatan pasien, termasuk pengelolaan Rekam Medis Elektronik (RME) melalui elemen MRMIK 10. Di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret, studi pendahuluan November 2025 menemukan RME dasarnya sesuai, namun ada kendala pada otoritas pengisian, hak akses informasi, dan keamanan data. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RME terhadap standar akreditasi untuk mendukung transformasi digital. Tujuan penelitian mencakup analisis kesesuaian RME terhadap tiga aspek utama MRMIK 10 Otoritas pengisian rekam medis beserta isi/formatnya, Hak akses dalam pelepasan informasi serta Otentifikasi, keamanan, dan kerahasiaan data. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif, dilakukan di RS UNS dengan melibatkan 4 informan, melalui wawancara mendalam, observasi, serta triangulasi sumber. Analisis data mengikuti reduksi, display, dan verifikasi. Hasil menunjukkan penerapan RME umumnya sesuai, yaitu role-based access untuk pengisian via SIMRS, verifikasi identitas, SOP untuk pelepasan informasi, serta login, log aktivitas, dan enkripsi untuk keamanan meski ada kendala seperti pembaruan format formulir, pelatihan tidak merata, dan kebijakan akses suboptimal. Kesimpulannya, RME di RS UNS mendukung standar akreditasi MRMIK 10 secara keseluruhan, dengan saran sosialisasi rutin, update formulir, dan penguatan kebijakan keamanan digital untuk perbaikan berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Mojosongo Boyolali yang Dimoderasi oleh Jenis Pembayaran Elsa Melva; Aries Widiyoko; Sri Wulandari
MEDIKA TRADA Vol 7 No 1 (2026): MEDIKA TRADA: Jurnal Teknik Elektromedik Polbitrada Vol 7 No.1 (2026)
Publisher : LPPM POLBITRADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59485/jtemp.v7i1.188

Abstract

Service quality is a factor that can influence the level of patient satisfaction in obtaining health services. This study aims to determine how service quality can influence outpatient satisfaction with the type of payment as a moderating variable at the Mojosongo Boyolali Community Health Center. This study used a quantitative analytical method with a cross-sectional approach. The number of samples in this study was 355 respondents selected using a simple random sampling technique. Data were collected by distributing questionnaires with a Likert scale of 1 to 4 to patients at the Mojosongo Boyolali Community Health Center. Data analysis used validity tests, reliability tests, and Moderated Regression Analysis (MRA) tests. The results showed that service quality can influence outpatient satisfaction with a significance value of 0.000 (<0.05) and a coefficient of determination (R2) of 0.682. The results of the moderation test showed that the type of payment was unable to moderate the effect of service quality on patient satisfaction with a significance value of the interaction variable of 0.054 (>0.05). This indicates that the type of payment does not influence the extent of patient satisfaction. Therefore, to increase the satisfaction of outpatients at the Mojosongo Boyolali Community Health Center, comprehensive improvements in service quality need to be continuously carried out.