Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Cluster Pasien Covid-19 Berdasarkan Jumlah Rumah Terpapar di Kelurahan Kota Surakarta Edy Susanto; Frestiany Regina Putri; Nurlaila Akbar Kurniawati
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 9 No 2 (2022): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v9i2.2602

Abstract

ABsc
Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Menggunakan Metode HOT-Fit Di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Anggraini Luthfiyyah Syarry Handoko; Frestiany Regina Putri; Wahyu Ratri Sukmaningsih
MEDIKA TRADA Vol 7 No 1 (2026): MEDIKA TRADA (JTEMP) Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : LPPM POLBITRADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59485/jtemp.v7i1.184

Abstract

The implementation of the Hospital Management Information System (SIMRS) is an important part of supporting fast, accurate, and integrated health services. Sebelas Maret University Hospital has implemented the Techno Medic application to support Electronic Medical Records (EMR) in outpatient services. This study aims to determine the implementation of SIMRS based on the HOT-Fit approach, which includes Human, Organization, Technology, and Benefit aspects. The study used a qualitative descriptive method with data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants consisted of outpatient registration officers, heads of medical records, and IT staff. The results showed that users were able to operate the system quite well despite having never received formal training from the vendor. The system learning process was carried out independently through manuals and assistance from colleagues. Organizational support has been provided through the provision of supporting facilities, but there is no specific SOP regarding the use of SIMRS Techno Medic. From a technological aspect, the system is considered easy to use and has features that assist services, but still encountered obstacles such as network disruptions and errors in the BPJS bridging process. From a benefits aspect, SIMRS helps speed up services, facilitates patient data retrieval, and reduces data input errors. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of the Techno Medic SIMRS at UNS Hospital has been quite successful. However, further training, the development of specific SOPs, and periodic system development are still needed. Keywords: SIMRS, HOT-Fit, electronic medical records, hospital services, Techno Medic.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA E-PUSKESMAS DENGAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) DI PUSKESMAS NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI Suyaningrum; Wahyu Wijaya Widiyanto; Frestiany Regina Putri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/7956e163

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas. Kepuasan pengguna menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan sistem informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pengguna e-Puskesmas menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional di Puskesmas Ngemplak Boyolali. Sampel berjumlah 35 responden dengan teknik total sampling. Kepuasan pengguna diukur berdasarkan lima dimensi EUCS dan dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata (mean) yang dikategorikan ke dalam interval tingkat kepuasan. Tingkat kepuasan pengguna berada pada kategori puas (mean=3,80). Dimensi content tertinggi (mean=3,88), sedangkan accuracy dan format terendah (mean=3,73). Seluruh dimensi termasuk kategori puas, namun masih terdapat kendala pada fitur dan akses sistem. Sistem e-Puskesmas telah memenuhi kebutuhan pengguna dengan tingkat kepuasan yang baik, namun masih perlu peningkatan pada beberapa aspek.
ANALISIS BRIDGING PENDAFTARAN ONLINE DENGAN APM BAGIAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT DI RSUD DR. MOEWARDI Wahyu Dwi Cahyo; Aries Widiyoko; Frestiany Regina Putri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/8e97r046

Abstract

Seiring perkembangan digital, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik yang mewajibkan rumah sakit menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara terintegrasi. Salah satu implementasinya adalah bridging pendaftaran online dengan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang bertujuan untuk mempercepat proses registrasi dan mengurangi antrean pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bridging pendaftaran online dengan APM menggunakan metode HOT-FIT di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan HOT-FIT jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari 5 petugas pendaftaran rawat jalan dan 1 informan triangulasi yaitu kepala unit rekam medis Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek human, sistem membantu mempercepat proses pendaftaran dan mempermudah pelayanan pasien. Pada aspek organization, manajemen memberikan dukungan melalui penyediaan APM di setiap lantai, penyusunan SOP, pelatihan, serta koordinasi antar unit. Pada aspek technology, sistem berjalan dengan cepat dan lancar selama kondisi server stabil, namun masih terdapat kendala pada technology. Pada aspek net benefit, penggunaan APM mampu mengurangi antrean pasien sehingga meningkatkan efisiensi kerja petugas. Kesimpulannya, implementasi bridging pendaftaran online dengan APM di RSUD Dr. Moewardi telah berjalan cukup baik, didukung oleh jaringan LAN dan perangkat yang memadai, serta mampu meningkatkan efisiensi pelayanan dan mempercepat proses pendaftaran pasien. Namun, perlu dilakukan peningkatan pada aspek technology guna mengoptimalkan kinerja sistem.
ANALISIS KELENGKAPAN ISI FORMULIR INFORMED CONSENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA Ajeng Kusuma Wardani; Sri Suparti; Frestiany Regina Putri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/sb89sh65

Abstract

Kelengkapan formulir Informed Consent dijadikan sebagai salah satu indikator mutu rekam medis yang harus memenuhi standar sebesar 100%. Namun, ketidaklengkapan pengisian formulir Informed Consent masih ditemukan di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta, terutama pada aspek autentifikasi dan pencatatan, sehingga mutu serta kekuatan hukum rekam medis dapat dipengaruhi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kelengkapan isi formulir Informed Consent sebagai upaya peningkatan mutu rekam medis di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta. Metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap 227 formulir Informed Consent periode triwulan I tahun 2025 dengan menggunakan pedoman observasi. Variabel yang diteliti mencakup identifikasi pasien, laporan penting, autentifikasi, dan pencatatan. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan identifikasi pasien mencapai 100%, laporan penting 98%, autentifikasi 86%, dan pencatatan 96%. Ketidaklengkapan masih ditemukan pada item nama dan tanda tangan saksi keluarga serta adanya coretan pada formulir yang disebabkan oleh pengisian yang dilakukan dengan terburu-buru, beban kerja yang tinggi, dan kurangnya ketelitian dari petugas. Dari hasil analisanya, dapat ditarik kesimpulan bahwa standar pelayanan minimum untuk rumah sakit yang ditetapkan sebesar 100% dalam kelengkapan formulir Informed Consent belum sepenuhnya terpenuhi, sehingga perlu diadakannya pengawasan secara rutin, sosialisasi prosedur standar operasi, dan pengembangan sistem Informed Consent yang berbasis digital.
EVALUASI SISTEM INFORMASI KHANZA MENGGUNAKAN KERANGKA PIECES DI KLINIK PRATAMA GRIYA MEDIKA UTAMA 2 KARANGANYAR Rina Fitriyani; Frestiany Regina Putri; Sri Suparti
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/gjg0ph26

Abstract

Sistem informasi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer perlu dievaluasi agar mampu mendukung pelayanan yang efektif, efisien, dan aman. Sistem Informasi Khanza telah digunakan di Klinik Pratama Griya Medika Utama 2 Karanganyar sejak April 2024, tetapi pengguna masih menghadapi akses lambat pada jam sibuk, logout otomatis, dan kebutuhan login ulang setelah pemadaman listrik. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi sasaran terdiri atas 14 pengguna sistem; data diperoleh dari 10 informan utama dan satu penanggung jawab klinik sebagai informan triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis berdasarkan enam aspek PIECES: performance, information, economy, control, efficiency, dan service. Tabulasi deskriptif menunjukkan penilaian baik pada aspek performance (90%), information (100%), economy (100%), control (100%), efficiency (90%), dan service (100%). Pengguna menilai sistem memudahkan pencarian dan input data, mengurangi pekerjaan berbasis kertas, mendukung pembatasan akses, dan membantu alur kerja. Meskipun demikian, aspek performance dan efficiency masih terkendala akses lambat pada jam sibuk, logout otomatis, dan pemulihan sistem setelah listrik padam. Sistem Informasi Khanza dipersepsikan baik oleh pengguna pada seluruh aspek PIECES. Temuan ini menggambarkan penilaian pengguna pada satu klinik dan bukan pengujian objektif terhadap performa sistem, keamanan informasi, efektivitas biaya, atau kepuasan pasien. Pemeliharaan berkala, pemantauan jaringan dan server, evaluasi pengaturan batas waktu sesi, serta verifikasi pemulihan cadangan data perlu dilakukan.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Terintegrasi pada Poli KIA di Puskesmas Jayengan Dengan Metode Prototype Syafitria Prabandari; Frestiany Regina Putri
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v11i2.2316

Abstract

Jayengan Community Health Center has implemented a Community Health Center Management Information System for registration, but the Maternal and Child Health Clinic still uses manual methods for recording patient examinations. This condition results in inefficient service processes, potentially leading to data errors, duplicate recordings, and slowing down patient care. This study aims to analyze the existing system, identify problems, and design an integrated web-based health information system using the Prototype method. Data collection was conducted through interviews and direct observation with registration officers, doctors, midwives, and the head of the community health center. The system design included the creation of Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Data Flow Diagrams, Entity Relationship Diagrams, database structures, and system interfaces. The research results resulted in a web-based health information system design that includes patient registration, patient data, the Maternal and Child Health Clinic, medical records, reports, and a dashboard. The integration of the Maternal and Child Health Clinic into the system allows doctors and midwives to access and input examination data digitally, eliminating the need for physical documents and duplicate recording processes.