Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

What Is The Influence Of Compensation And Workload On Employee Performance Kania Laelawati
International Journal of Management Research and Economics Vol. 2 No. 1 (2024): February : International Journal of Management Research and Economics
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/ijmre-itb.v2i1.1237

Abstract

Previous research states that job satisfaction is one of the most complex areas that managers face today in terms of managing their employees (Komariyah, 2023). Some factors affecting employee satisfaction are workloads and compensation (Komariyah, 2022). Workload has a negative impact on job satisfaction, and compensation has a positive impact on work satisfaction and has a strong relationship. The research was conducted using descriptive and verification methods, and calculations were performed using the SPSS 20.0 program. Data collection was obtained through observations and questionnaires. Sampling is purposive random sampling. The respondents in this study were employees of a textile company in Subang City. The results of this study conclude that: 1) Compensation in the category is excellent. 2) The workload in the category is sufficient. 3) Job satisfaction in the good category has a significant impact on job satisfaction. Thus, it can be concluded that there is an influence of compensation and workload on job satisfaction.
Strategies to Increase Employee Engagement Through Employee Empowerment and Self-Development Programs Yulianah, Yulianah; Galuh Boga Kuswara; Deri Apriadi; Kania Laelawati; Asri Sundari
Jurnal Ekonomi Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Ekonomi, 2025
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe and analyze strategies for increasing employee engagement through employee empowerment and self-development programs. The research approach used was descriptive qualitative, with data collection techniques using in-depth interviews, observation, and documentation studies. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing according to the Miles and Huberman model. The results indicate that empowerment and self-development strategies have a significant influence on increasing employee engagement. By providing autonomy in decision-making, providing relevant training, and supporting career development, employees feel more valued and in control of their work. Furthermore, a supportive organizational culture and regular recognition have been shown to increase motivation and a sense of belonging to the organization. Although challenges remain, such as budget constraints, ineffective training methods, and difficulties in measuring success, the results of this study confirm that employee engagement can be significantly improved if organizations consistently implement empowerment and self-development strategies on an ongoing basis.
Managing Employees in the Digital Era: Adaptation Strategies and Competency Development Kania Laelawati; Yulianah, Yulianah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID) November 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the world of work, particularly in how companies manage human resources. This study aims to analyze employee adaptation and competency development strategies in the digital era to remain relevant and competitive. The research method used is a descriptive qualitative approach, reviewing literature and in-depth interviews with managers and employees at several digital-based companies. The results of this study indicate that employee management in the digital era requires an adaptation strategy that emphasizes competency development, both technical and soft skills. The application of technology in recruitment, training, performance management, and administration has been proven to increase organizational efficiency and effectiveness. However, the success of HR digitalization is greatly influenced by employee readiness to adapt, company support through reskilling and upskilling, and the creation of a flexible, collaborative work culture oriented towards continuous learning. Thus, companies that are able to integrate aspects of technology, organizational culture, and competency development will be better prepared to face the challenges and global competition in the digital era.
THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL CULTURE AND COMPETENCE WITH ORGANIZATIONAL COMMITMENT IN EMPLOYEES OF BUMD BINJAI, NORTH SUMATRA Komariyah, Imas; Prayudi, Ahmad; Edison, Emron; Laelawati, Kania
Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol. 16 No. 2 (2023): August Edition
Publisher : Faculty of Economic and Business, University of Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrbm.v16i2.7572

Abstract

This study aimed to examine the influence of organizational culture and competence on organizational commitment in BUMD Binjai. The purpose of this study was to determine, assess, and analyze the partial and simultaneous influence of organizational culture and competence on organizational commitment. This study used a quantitative method with data collection techniques through distributing questionnaires to 124 respondents using random sampling technique. Data analysis was carried out using descriptive and verification analysis. The results of the study descriptively showed that organizational culture was considered strong to very strong, competence was considered good to very good, and organizational commitment was considered good to very good. Meanwhile, the results of the study verifiably showed that organizational culture had a positive and significant influence on organizational commitment, competence had a positive and significant influence on organizational commitment, and organizational culture and competence simultaneously had a positive and significant influence on organizational commitment.
Pendampingan Manajemen Keuangan Keluarga dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Desa Pangauban Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung Apriadi, Deri; Sundari, Asri; Yulianah; Kuswara, Galuh Boga; Fithriani, Merry; Laelawati, Kania; Fitriyani, Nur; Purwono, Mega Zhafarina; Rahmawanti, Alpa Alipia; Nugroho., Bintang
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pendampingan manajemen keuangan keluarga merupakan upaya strategis dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat desa. Rendahnya literasi keuangan, lemahnya perencanaan anggaran, serta tidak terbiasanya pencatatan transaksi keuangan menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh sebagian besar keluarga di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan manajemen keuangan keluarga dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan perilaku keuangan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui kegiatan observasi, wawancara, pelatihan, praktik langsung, pendampingan intensif, serta evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, sebanyak 76% peserta memiliki pemahaman rendah terhadap konsep dasar pengelolaan keuangan. Setelah pelaksanaan program, terjadi peningkatan signifikan pada perilaku keuangan peserta, di mana 84% peserta mulai rutin mencatat transaksi harian, menyusun anggaran sederhana, serta menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan dana darurat. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam mengendalikan pengeluaran dan merencanakan usaha produktif skala rumah tangga. Pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan keuangan keluarga, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga yang dapat direplikasi di wilayah pedesaan lainnya.
Optimalisasi Pengelolaan Dana Usaha Desa melalui Penerapan Prinsip Manajemen Keuangan yang Akuntabel dan Transparan di Desa Pangauban Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung Apriadi, Deri; Sundari, Asri; Yulianah; Kuswara, Galuh Boga; Laelawati, Kania; Fithriani, Merry; Purwono, Mega Zhafarina; Fitriyani, Nur; Rahmawanti, Alpa Alipia; Nugroho, Bintang
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pengelolaan dana usaha desa melalui penerapan prinsip manajemen keuangan yang akuntabel dan transparan di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur desa, pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana usaha desa masih menghadapi kendala dalam pencatatan dan pelaporan keuangan yang belum terstandarisasi serta keterbatasan kompetensi sumber daya manusia. Upaya optimalisasi dilakukan melalui pelatihan manajemen keuangan, pendampingan teknis, serta penyediaan format laporan keuangan yang sistematis. Penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi terbukti mampu meningkatkan kualitas pencatatan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan BUMDes. Selain itu, keterbukaan informasi keuangan mendorong peningkatan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pengelolaan dana usaha desa. Dengan demikian, optimalisasi manajemen keuangan yang akuntabel dan transparan berperan penting dalam meningkatkan kinerja BUMDes serta mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Penguatan Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Digital dalam Meningkatkan Produktivitas UMKM di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung Kuswara, Galuh; Yulianah; Pertiwi, R. Dewi; Apriadi, Deri; Putri, Dewi Yolanda; Laelawati, Kania; Herdiana, Ardi; Sandi, Muhammad
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, termasuk di Desa Pangauban, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Namun, produktivitas UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek manajemen sumber daya manusia (SDM) yang belum terkelola secara optimal serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat manajemen SDM berbasis digital guna meningkatkan produktivitas UMKM di Desa Pangauban. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan pendekatan edukatif dan pendampingan, meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelatihan, implementasi, serta evaluasi. Kegiatan utama PKM mencakup pelatihan penggunaan aplikasi digital sederhana untuk pengelolaan kehadiran, pembagian tugas, pencatatan kinerja, serta peningkatan keterampilan digital pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola SDM secara lebih sistematis, efisien, dan berbasis teknologi. Selain itu, penerapan manajemen SDM digital berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas, efektivitas kerja, dan kualitas layanan UMKM. Dengan demikian, penguatan manajemen SDM berbasis digital melalui kegiatan PKM ini terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mendorong peningkatan produktivitas UMKM di Desa Pangauban secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Ritel Di Jawa Barat Kania Laelawati; Haris fauzi; Yayat Sudrajat
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada salah satu perusahaan ritel di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 karyawan tetap, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator lingkungan kerja dan kepuasan kerja, serta didukung oleh observasi dan wawancara untuk memperkuat informasi penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS versi 26 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi Spearman, koefisien determinasi, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel, serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,948 untuk variabel lingkungan kerja dan 0,972 untuk variabel kepuasan kerja. Uji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,916 yang menunjukkan hubungan positif sangat kuat antara lingkungan kerja dan kepuasan kerja. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,840 yang berarti lingkungan kerja berkontribusi sebesar 84 persen terhadap variasi kepuasan kerja, sedangkan 16 persen dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,658 dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya perbaikan lingkungan kerja fisik dan non fisik sebagai strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan pada sektor ritel.
The Relationship between Emotional Intelligence, Organisational Commitment, Work Environment, and Reward Systems on the Performance of Educational Personnel in Private Universities in West Java Kania Laelawati; Yudi Garnida
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol 16, No 1 (2026): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jurnal_mix.2026.v16i1.010

Abstract

Objective: Educational personnel play a strategic role in maintaining the quality of administrative and academic services in private higher education institutions (PTS). Despite their importance, empirical studies examining determinants of their performance remain limited. This study aims to analyze the influence of emotional intelligence, organizational commitment, work environment, and reward systems on the performance of educational personnel in private universities in West Java.Methodology: This study employed a quantitative approach with a causal associative design. The population consisted of permanent educational personnel across private universities in West Java. Using proportional stratified random sampling, 200 respondents were selected. Data were collected through a structured questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (PLS-SEM) with SmartPLS.Findings: The results show that emotional intelligence, organizational commitment, and work environment have positive and significant effects on performance. In contrast, the reward system demonstrates a significant negative effect, indicating that perceived unfairness or misalignment in reward distribution may reduce employee performance.Conclusion: This study highlights the importance of integrating psychological competencies and organizational factors in enhancing performance within private universities. While strengthening emotional capacity, commitment, and work climate is essential, institutional leaders must ensure that reward systems are transparent, fair, and performance-based to avoid demotivating effects.