Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA KOMUNIKASI VISUAL MELALUI JOB BOARD DALAM MENDUKUNG OPERASIONAL DI ME TIME SALON BALI Komang Adelia Trisnadevy; Suparna, Putu
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v5i1.878

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi internal di Me Time Salon by Lea melalui penerapan media komunikasi visual berupa job board. Permasalahan yang dihadapi oleh karyawan Me Time Salon by Lea adalah dominasi komunikasi lisan, ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis, serta terjadinya miskomunikasi antar karyawan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan teknik pendampingan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dilanjutkan dengan perancangan serta penerapan job board, kemudian evaluasi melalui pendampingan dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa job board berfungsi sebagai pusat informasi internal yang menampilkan kalender jadwal kerja, agenda kebersihan, Standar Operasional Prosedur (SOP) sederhana, serta pengumuman operasional yang dapat diperbarui secara berkala. Penerapan media ini menunjukkan dapat mengurangi miskomunikasi, memperjelas pembagian tugas, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendorong budaya kerja yang lebih kolaboratif. Kontribusi pengabdian ini adalah pengembangan inovasi komunikasi visual dalam perusahaan. Secara teoritis, hasil ini dapat memperkaya kajian komunikasi organisasi terkait pemanfaatan media visual, sedangkan secara praktis memberikan model komunikasi yang efektif dan berkelanjutan untuk mendukung operasional salon maupun sektor jasa lainnya.
Literasi Emosional dan Pola Silent Treatment dalam Komunikasi Interpersonal Pada Generasi Z Kota Denpasa Suparna, Putu; Wijaya, Emelia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62287

Abstract

Silent treatment merupakan respon yang tidak sehat di dalam sebuah relasi, perlakuan ini diilustrasikan dengan upaya menghindar dari konfrotasi langsung yang saat ini marak digunakan dalam komunikasi interpersonal di kalangan Generasi Z, khususnya di Kota Denpasar. Generasi Z di Kota Denpasar semakin sering menggunakan silent treatment sebagai cara menghadapi konflik dalam hubungan pertemanan, percintaan, maupun keluarga. Perilaku mendiamkan ini sering dijadikan respons terhadap konflik, karena dianggap lebih mudah dan menghindari drama, namun justru menimbulkan kesalahpahaman dan memperburuk hubungan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap beberapa informan Generasi Z, hasilnya menunjukkan bahwa silent treatment digunakan sebagai bentuk pelampiasan emosi atau mekanisme perlindungan diri. Tindakan ini lebih sering menambah ketegangan dan membuat konflik tak terselesaikan, bahkan menimbulkan stres dan perasaan bersalah bagi pelakunya sendiri. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan literasi emosional agar individu dapat mengungkapkan perasaan secara sehat. Selain itu, pemanfaatan teknologi komunikasi seperti pesan teks atau voice note dapat menjadi alternatif awal untuk membangun dialog, terutama bagi Generasi Z yang lebih nyaman berkomunikasi secara digital. Edukasi dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik generasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong terciptanya komunikasi interpersonal yang lebih terbuka dan efektif.
DIGITAL MARKETING SOCIALIZATION AND EDUCATION FOR MSMES IN CELUK VILLAGE, SUKAWATI DISTRICT GIANYAR REGENCY Suparna, Putu; Pratiwi, Nuning Indah; Satria, Wahyu Indra; Fitriani, Sri; Listya, Ni Made
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1845

Abstract

Digital marketing is a promotion activity and market search through digital media online by utilizing various means such as social media. This service program aims to improve knowledge and skills about digital marketing, especially social media, for Small and Medium Enterprises (SMEs) business people to increase sales and profits. Attended by silver craftsman MSME participants in Celuk Village, Sukawati District, Gianyar Regency. The methods used in service program activities, namely; socialization of social media use; sharing experiences and discussions; Next, the practice of creating social media accounts and how to make them attractive to buyers in the form of words, stories, images, and others. The results of service activities show that some business actors actively use social media as a promotional tool and have not separated personal accounts from online store accounts, some MSME participants use it occasionally and the rest of, the participants have never used social media marketing due to lack of technological skills. Overall, participants showed great interest in using social media marketing on an ongoing basis.
CULTIVATION OF HENNA WATER PLANTS AS AN ECONOMIC VALUE COMMODITY IN GETAKAN VILLAGE, KLUNGKUNG REGENCY Lestara Permana, Gusi Putu; Sastra Dewanti, Wayan Ari; Wirya Darma, I Made; Wahyudi Oktavia Gama, Adie; Suparna, Putu; Adhiya Garini Putri, Dewa Ayu; Kalfika Anggria Wardani, Kadek Devi; Sutama, I Wayan
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1848

Abstract

The farming program in the village is 70% dependent on rice and cloves. which has approximately a harvest time interval of three to one year, while the percentage of girlfriend water flowers (Impatiens balsamina) cultivation in the village of Getakan is still 30%, therefore activities are more focused on raising the cultivation of water henna plants, so that farmers have additional income every day. However, currently there are problems, in terms of reduced flower production, lack of pest management using pesticides, minimal flower quality improvement, lack of knowledge about social media as a means of promotion, and stages of online education. This study aims to provide education regarding steps, tips, and also information related to the application of girlfriend water flowers (Impatiens balsamina) cultivation and promotion on social media as well as increasing knowledge and also developing community farming related to optimizing the potential of paddy fields by cultivating commodities that can be used to produce and make a product as additional income for rural communities. The results obtained by the people of Getakan Village can produce good and quality girlfriend water flowers (Impatiens balsamina) so that they increase their daily income.
SOCIALIZATION AND ASSISTANCE OF ON-BOARDING TRAINING TO INCREASE THE BRANDING OF FOSTERED MSMES BANK INDONESIA BALI PROVINCE Suparna, Putu; Sumarno, Aditya Dewangga
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i4.2553

Abstract

Service program activities through socialization and on-boarding training assistance to enhance the branding of MSMEs Fostered by Bank Indonesia Bali Province through the On Boarding Training program. The purpose of this socialization and mentoring is to analyze the effectiveness of the socialization and mentoring methods used, the level of understanding of Local MSME actors towards On Boarding, as well as its impact on the adoption of branding with digital assistance among MSME actors and the general public in Bali. Using the method of socialization and mentoring with interviews with MSME actors and the community that On Boarding training can improve Branding and be able to reach the desired target market, this socialization involves participants, MSME actors, the community and representatives of Bank Indonesia. The results of this socialization and mentoring show that the On Bording Training program has succeeded in improving the branding and understanding of MSME actors about On Boarding, and encouraging an increase in the use of digitally assisted branding in various local MSME sectors. This article also identifies challenges in the implementation of On Boarding Training and provides recommendations for future improvement of the socialization program.
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) DI GREEN SCHOOL BALI Suparna, Putu; Pratiwi, Nuning Indah; Lestari, Ni Kadek Devy
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 7 No. 3 (2024): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v7i3.910

Abstract

Complex and extensive communication within an organization will create a pattern of communication that becomes the flow of information being channel. This pattern of communication will make it easier for students to determine appropriate and correct actions and directions. The purpose of this study is to examine how the Green School Bali's pattern of organizational communication is implemented to students of the PKL and MBKM internship programs using Goldhaber's (1986) theory of organizational communication, which describes seven key concepts: process, message, network, interdependence, relationship, environment, and uncertainty. The research method used was a qualitative one involving observations and in-depth interviews with informants, who in this study were supervisors of each department, heads of internships, and student interns for the July-December 2022 period. The results of this study indicate that Green School Bali uses the wheel organizational communication pattern in its implementation for apprentice students in the PKL and MBKM programs.
SOSIALISASI DAN EDUKASI RAPERDA TENTANG FASILITAS PERLINDUNGAN KEKAYAAN INTELEKTUAL KEPADA MASYARAKAT KABUPATEN BADUNG Dwi Maharani, Ni Made; Suparna, Putu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v8i2.9028

Abstract

Tingkat kesadaran hukum masyarakat terhadap perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) di Kabupaten Badung masih tergolong rendah, khususnya pada pelaku usaha kecil dan komunitas kreatif lokal. Rendahnya pemahaman ini berpotensi menghambat perlindungan hak cipta dan inovasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Sebagai bentuk kontribusi akademik terhadap isu tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum melalui edukasi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Perlindungan Kekayaan Intelektual. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan hukum, diskusi kelompok terarah, dan penyebaran materi edukatif dalam bentuk infografis dan simulasi kasus. Kegiatan dilakukan secara langsung kepada masyarakat sasaran di Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap urgensi perlindungan KI, serta munculnya kesadaran untuk mulai mendaftarkan karya cipta mereka. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan institusi pendidikan dalam membangun budaya hukum sejak dini, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses perumusan dan implementasi kebijakan hukum daerah.
PENDEKATAN KOMUNIKASI BALI USADA DALAM MENINGKATKAN KETERBUKAAN DIRI PENDERITA SISTEMIK LUPUS ERITEMATOSUS (SLE) Adelia Trisnadevy, Komang; Suparna, Putu; Ratna Juwita Sari, Putu; Ketut Arniti, Ni
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i7.11916

Abstract

Sistemik Lupus Eritematosus (SLE) merupakan penyakit autoimun yang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga hambatan psikologis, termasuk kecenderungan penderita untuk menutup diri dan sulit mengungkapkan kondisi kepada lingkungan sosial. Dalam hal ini, Bali Usada sebagai organisasi, memiliki potensi untuk membantu meningkatkan keterbukaan diri penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mnegetahui pendekatan komunikasi Bali Usada berperan dalam meningkatkan keterbukaan diri penderita Sistemik Lupus Eritematosus (SLE). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Informan terdiri dari penderita Sistemik Lupus Eritematosus (SLE), instruktur Bali Usada, pimpinan organisasi Bali Usada, Dokter, serta keluarga atau orang terdekat penderita. Analisis dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi Bali Usada berkontribusi dalam memperluas are aterbuka (open area) penderta serta megurangi area tersembunyi (hidden area) adalam keranga Teori Jendela Johari. Melalui pendekatan tersebut, penderita menjadi lebih mampu menerima kondisi dirinya, lebih nyaman bercerita, dan menunjukkan perkembangan positif dalam hubungan interpersonal. Dengan demikian, Bali Usada memiliki peran penting sebagai oragnisasi yang mampu memfasilitasi proses keterbukaan diri