Claim Missing Document
Check
Articles

LEMBAGA PERKREDITAN DESA (VILLAGE CREDIT INSTITUSION) AS NON BANKING FINANCIAL INSTITUTION BASED CUSTOMARY LAW IN BALI Suwitra, I Made; Arthanaya, I Wayan; Subawa, I Wayan; Sawitri Nandari, Ni Putu
Tadulako Law Review Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study in this paper aims to show the strength of the Village Rural Institution owned by Desa Adat (costumory village) in Bali in the current globalization based on Awig-Awig (costumary law). This study is based on normative legal research methods and emperical law using satute approach, analytical, case, legal anthropology, and costumory law. The results of the study show that the presence of various financial institutions such as banking, finance, cooperatives have no significant effect on the existence of Lembaga Perkreditan Desa as a non-bank financial institution owned by Desa Adat. It is precisely the financial institutions established under state law are afraid of the existence of Rural Credit Institutions owned by Adat Village because of the strength of its legal alliance body and its awig-awig. So it can be concluded that the Village Rural Institution owned by Desa Adat in Bali can coexistence with various institutions and state law. Since the administration as a model of legal document used by Rural Credit Institution in credit distribution can imitate the model of banking administration in general with some adjustment to the local wisdom law for the welfare of the people of Desa Adat
Management Model of Unda River in the Development of Traditional Village Based on Custom Village in Paksebali Village Klungkung Bali I Made Suwitra; I Wayan Subawa; Diah Gayatri Sudibya; I Wayan Arthanaya; Ni Putu Sawitri Nandari
Randwick International of Social Science Journal Vol. 2 No. 4 (2021): RISS Journal, October
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rissj.v2i4.310

Abstract

This research is intended to identify the water resources management model carried out by Paksebali Village in the development of Tourism Villages in Klungkung Regency. Water resources (SDA) managemet in the development of tourism villages through coexistence between the Customary Villages and the Dinas (state) Villages which are oriented towards empowering rural communities for community welfare. So the Paksebali Village can coexit both the legal structure and the legal substance of the use of Unda River's surface water as a water attraction, restaurant, prewed in the development of new tourist destinations in Klungkung Regency through the development of a tourism village.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Bank Sampah di Desa Sidakarya Denpasar Selatan I Nyoman Widnyana Wartama; Ni Putu Sawitri Nandari
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.89 KB)

Abstract

Rumah tangga menjadi salah satu penghasil sampah, baik sampah organik maupun non-organik. Segenap masyarakat diharapkan dapat menangani sampah yang akan memberikan manfaat yang besar terkait kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Bank Sampah adalah salah satu strategi dalam penerapan 3R pada pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Solusi inovatif ini memaksa masyarakat untuk lebih dapat memilah sampah, karena secara tidak langsung sampah juga memiliki nilai ekonomis. Jurnal Pengabdian Masyarakat ini memberikan gagasan bagaimana pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui bank sampah di desa Sidakarya, Denpasar Selatan dengan tujuan memberikan edukasi terhadap masyarakat mengenai Bank Sampah dimulai dari pendirian hingga mekanisme administrasi. Bank Sampah Lestari menggunakan metode SOS (sort out, saved) yang dimaksudkan disini guna mempemudah dalam mengingat konsep 3R (reduce, reuse, recycle), meliputi pemilahan sampah, lalu dikumpulkan dan ditabung yang output-nya diharapakan dapat menciptakan lingkungan bebas sampah dan sampah tidak akan menjadi masalah yang krusial di masing-masing lingkungan tersebut. Bank Sampah Lestari diharapkan dapat melakukan pengembangan seiring berjalannya waktu. Pengembangan dalam bidang jasa yang ditawarkan maupun pelayanan yang pada akhirnya akan memberikan kesan positif terhadap masyarakat desa adat Sidakarya maupun menjadi contoh desa lainnya.Kata Kunci: Sampah, Pemberdayaan Masyarakat, Bank Sampah.
KOPERASI SEBAGAI PENGGERAK DALAM MENGATASI PENGANGGURAN AKIBAT DAMPAK COVID-19 DI DESA ADAT KUTRI SINGAPADU TENGAH Kadek Yoga Naraditia Nesa; Ni Putu Sawitri Nandari
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.869 KB) | DOI: 10.38043/parta.v2i1.2581

Abstract

Pengabdian Masyarakat adalah suatu kegiatan yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi.yakni Pendidikan,Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di desa adat Kutri Banjar Kutri desa Singapadu Tengah, yang dimana membahas pokok permasalahan ekononomi yang terdampak akibat dari Covid-19 dan bagaimana peran penulis untuk membantu memberikan jalan keluar atas permasalahan tersebut tanpa mengurangi esensi dari sosial dan budaya dengan metode observasi atau penelitian dan diskusi yang dilakukan dengan perangkat desa sehingga mendapatkan solusi yang berdasarkan dari potensi masyarakat desa dan memaksimalkan peranan pokok koperasi sebagai wadah dalam pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: Koperasi, Penggerak, Mengatasi, Pengangguran, Dampak, Covid-19.
PENANGGULANGAN DAN PENCEGAHAN COVID-19 DARI ST DHARMA LAKSANA DESA NYANGLAN KECAMATAN TEMBUKU KABUPATEN BANGLI Komang Andro Aswindhu; Ni Putu Sawitri Nandari
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.637 KB)

Abstract

KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah tertentu atau lembaga Pendidikan, dilaksanakan secara kelompok, terintegrasi antar jurusan, terkoordinasi di tingkat fakultas, diutamakan kegiatan non fisik di bidang Pendidikan. Kegiatan KKN bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata lapangan didalam bidang membentuk sikap mandiri dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Saat KKN ini berlangsung wabah pandemic Covid-19. Pelaksanaan KKN dilakukan di wilayah masing-masing peserta dan dimulai dari tanggal 11 Juni 2020 sampai dengan agustus 2020 di Desa Nyanglan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Yang menjadi masalah di Desa Nyanglan adalah belum adanya kesadaran warga untuk tindakan penanggulangan dan pencegahan Covid-19. Untuk mengatasi masalah tersebut serta memutus penyebaran Covid-19, penulis memutuskan untuk melaksanakan program kerja dengan judul “Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 yang dilakukan ST Dharma Laksana Desa Nyanglan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli” guna memutuskan penyebaran Wabah Pandemi Covid-19 di Lingkungan Desa Nyanglan maka dibuat kegiatan penyemprotan disinfektan di lingkungan warga, pembagian masker dan handsenitizer, dan juga membuat tepat cuci tangan di setiap pintu masuk rumah demi mengurangi penyebaran Covid-19 yang tersebar di Lingkungan Desa Nyanglan. Warga akan diberikan sosialisasi mengenai Covid-19 ini dan diberikan bantuan berupa sandang dan pangan. Untuk warga yang baru datang dari kapal pesiar akan diarahkan mengisolasi diri selama 14 hari agar tidak terjadi penyebaran yang berkelanjutan. Keywords : Penanggulangan dan Covid-19.
UPAYA MENGATASI BANJIR AKIBAT PENUMPUKAN SAMPAH DI SUNGAI LINGKUNGAN DESA KEROBOKAN KELOD KUTA UTARA i komang agus jefry wirawan; Ni Putu Sawitri Nandari
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.406 KB)

Abstract

Abstrak : Sampah di Indonesia merupakan masalah yang kompleks karena kurangnya pengertian masyarakat terhadap akibat – akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah. Faktor lainnya adalah meningkatnya taraf hidup masyarakat, yang tidak disertai dengan kelarasan pengetahuan tentang persampahan dan juga partisipasi masyarakat yang kurang untuk memelihara kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Tujuan untuk mengetahui upaya pencegahan banjir akibat penumpukkan sampah disungai serta memberi solusi cara mengatasinya. terutama sungai yang berada di lingkungan Desa Kerobokan Kelod. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan hasilnya menunjukan bagaimana pengelolaan sampah sangat penting dilakukan dalam upaya pencegahan penumpukkan sampah karena dapat terciptanya kebersihan lingkungan disekitar.Kata Kunci :Upaya; Mengatasi; Banjir; Akibat; Penumpukan; Sampah.
KOPERASI SEBAGAI PENGGERAK DALAM MENGATASI PENGANGGURAN AKIBAT DAMPAK COVID-19 DI DESA ADAT KUTRI SINGAPADU TENGAH Kadek Yoga Naraditia Nesa; Ni Putu Sawitri Nandari
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.869 KB) | DOI: 10.38043/parta.v2i1.2581

Abstract

Pengabdian Masyarakat adalah suatu kegiatan yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi.yakni Pendidikan,Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di desa adat Kutri Banjar Kutri desa Singapadu Tengah, yang dimana membahas pokok permasalahan ekononomi yang terdampak akibat dari Covid-19 dan bagaimana peran penulis untuk membantu memberikan jalan keluar atas permasalahan tersebut tanpa mengurangi esensi dari sosial dan budaya dengan metode observasi atau penelitian dan diskusi yang dilakukan dengan perangkat desa sehingga mendapatkan solusi yang berdasarkan dari potensi masyarakat desa dan memaksimalkan peranan pokok koperasi sebagai wadah dalam pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: Koperasi, Penggerak, Mengatasi, Pengangguran, Dampak, Covid-19.
SOSIALISASI PERAN SERTA GENERASI MILENIAL DALAM MEMBANGUN DESA WISATA KENDERAN TEGALALANG KABUPATEN GIANYAR Kadek Julia Mahadewi; Ni Nyoman Juwita Arsawati; Bagus Gede Ari Rama; Ni Putu Sawitri Nandari; Dewa Krisna Prasada
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1029-1034

Abstract

Pengabdian  Masayarakat  ini  mentitik  beratkan  pada adanya penyuluhan  tentang  peran  serta  Generasi  milineal  dalam  memajukan  Desa  Wisata  sebagai   pariwisata  yang  berkelanjutan  sehingga  mampu  menumbus  Dunia  Internasional. Keberadaan   pariwisata  Indonesia  yang  bertumpu  pada  keunikan  dan kekhasan  budaya  alam  serta  hubungan  antar  manusia. Pembangunan kepariwisataan  Indonesia  sebagai  bagian  intergral  dari pembangunan  nasional  yang  secara  berkelanjutan  bertujuan  mewujudkan  peningkatan  kepribadian  dan  kemampuan  manusia  dan  masyarakat  Indonesaia. ,  Peran  serta  generasi  Milineal  sangat  diperlukan  dalam  penyelenggaran  desa  wisata  ada  3  tahapan  yang  dilakukan  yaitu  Tahap producer, proses  dan  produk.Peran generasi milenial bekerjasama dengan pemerintah daerah yaitu salah satu dukungan pemerintah sebagai stakeholder pariwisata sangat dibutuhkan pada tahap ini. Pemerintah dan generasi milenial sebenarnya memiliki tanggung jawab yang sama dalam pengembangan pariwisata. Dalam  kegiatan  ini  melibatkan   100  orang  ada  Masyarakat  Desa  Kenderaan,  Kepala  Desa  Kenderan,  Aparat  Desa  Kenderan  dan  Mahasiswa .Kegiatan  ini  dilaksanakan  dengan  metode  pendampingan  secara  langsung  dengan  peserta. Hasil  dilangsungkan  kegiatan  ini  masyarakat  memahami perlunya  ada  Desa  Wisata  dalam  memajukan perwujudan  peningakatan  kehidupan  Desa
Akibat Hukum Terhadap Tidak Dilakukan Penghapusan (Roya) Jaminan Fidusia Setelah Kredit Lunas Ni Putu Sawitri Nandari; Dewa Krisna Prasada; Kadek Julia Mahadewi; Tania Novelin; Dewa Ayu Putri Sukadana
Jurnal Hukum Sasana Vol. 9 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Faculty of Law, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/sasana.v9i1.2249

Abstract

Kewajiban hukum adalah sebuah tindakan yang harus dikerjakan oleh seseorang. Setiap tindakan yang dikerjakan tersebut merupakan bentuk dari rasa tanggung jawab dari permasalahan yang sedang terjadi, baik itu secara hukum atau moral. Oleh sebab itu, kewajiban akan selalu melekat pada kehidupan manusia dalam melakukan sosial bermasyarakat. Aaturan mengenai kewajiban bagi penerima fidusia untuk melakukan penghapusan (roya) fidusia apabila hutang yang telah diperjanjikan sudah lunas, namun perlu diketahui juga mengenai akibat hukum apabila kewajiban penghapusan (roya) jaminan fidusia tersebut tidak dilaksanakan maka dapat mengakibatkan kerugian bagi pemberi fidusia. Dalam hal ini muncul permasalahan “Bagaimana akibat hukum  terhadap tidak dilakukannya penghapusan (roya) jaminan fidusia setelah kredit lunas. Metode penelitian yang dipergunakan adalah jenis penelitian yuridis-normatif yaitu yang menempatkan hukum sebagai sistem norma dalam mengkaji dan menganalisis akibat hukum tidak dilakukannya penghapusan (roya) jaminan fidusia. Jenis pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan analisis konsep hukum. Hasil dari kajian pembahasan terkait akibat hukum tidak dilakukannya penghapusan (roya) jaminan fidusia tidak ditemukan aturan yang tegas terkait hal tersebut, baik pada UU No. 42 Tahun 1999, PP No. 21 Tahun 2015, Permenkumham No. 9  Tahun 2013, dan Permenkumham No. 10 Tahun 2013, karena hal yang diatur masih sebatas kewajiban untuk melakukan penghapusan (roya) jaminan fidusia, sehingga tidak ada ancaman hukuman atau sanksi hukum bagi pelanggarnya secara tegas. Sedangkan upaya hukum yang dapat ditempuh pemberi fidusia yang mengalami kerugian atas tindakan penerima fidusia yang lalai dalam melakukan penghapusan (roya) jaminan fidusia tersebut adalah dengan cara mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
Human Trafficking, Kejahatan Transnasional Dalam Prespektif Prinsip Nasional Aktif Di Indonesia Dewa Krisna Prasada; Ni Putu Sawitri Nandari; Bagus Gede Ari Rama; Kadek Julia Mahadewi
Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 12 No. 1 (2023): Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/jf.v12i1.107

Abstract

Kejahatan transional sudah menjadi ancaman yang berskala besar di setiap negara-negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia sendiri. Kejahatan Transnasional lebih lanjut jikat dilihat dari Deklarasi ASEAN di Manila tahun 2017 mengkategorikan human trafficking sebagai salah satu kejahatan transional. Kajian ini berfokus pada metode yuridis normatif (normative legal research), dengan menelaah bahan-bahan yang bersumber pada bahan kepustakaan. Dalam kajian ini akan dilihat beberapa permasalahan yang perlu dibahas, antara lain apakah sudah ada ratifikasi trafficking in person atau human trafficking dalam hukum positif di Indonesia? dan bagaimana sanksi terhadap sindikat perdagangan manusia berdasarkan prinsip nasional aktif di Indonesia? Tujuan dari dibuatnya riset mengenai kejahatan transional dalam kejahatan perdagangan manusia ini jika dilihat secara arti luas agar masyarakat tau bentuk-bentuk modus sindikat-sindikat yang memberikan tawaran menjadi TKI yang legal namun dibalik itu terdapat niat jahat. Kajian ini berfokus pada metode yuridis normatif (normative legal research), dengan menelaah bahan-bahan yang bersumber pada bahan kepustakaan. Hasil pembahasan dari kajian ini yaitu Indonesia sebagai negara hukum sudah meratifikasi beberapa instrument hukum internasional ke dalam hukum positif, seperti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998 tentang Pengesahan Convention Against Torture and Other Cruel, Inhuman Or Degrading Treatment Or Punishment (Konvensi Menentang Penyiksaan Dan Perlakuan Atau Penghukuman Lain Yang Kejam, Tidak Manusiawi, Atau Merendahkan Martabat Manusia). Dalam penerapan prinsip nasional aktif terhadap pelaku tindakan human trafficking Pasal 5 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) sudah menentukan bahwa Indonesia memeiliki kewenangan terhadap warga negaranya yang melakukan tindak pidana di luar wilayah yurisdiksinya.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Agung Arya Agung Arya Family Anak Agung Ayu Intan Pupadewi Anak Agung Ayu Intan Puspadewi Anak Agung Ayu Ngurah Sri Rahayu Gorda Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda Anak Agung Gede Mahendra, Anak Agung Gede Antari, Putu Eva Ditayani Ari Rama, Bagus Gede Artami, Ida Ayu Ketut Ayu Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bellya Lulu'il Husna Budiana, I Nyoman Ceccilia Dewi, Ni Made Ayu Clara Tia Sukma Sari Debi Febrianti, Ni Putu Dewa Ayu Putri Sukadana Dewa Ayu Putri Sukadana Dewa Krisna Prasada Dewi, Kadek Vivi Prasanti Cita Dewi, Komang Aristia Sadia Dharma, I Made Wirya Diah Gayatri Sudibya Djaga, Maria Safira Age Dwisadewa, I Dewa Made Satya Ezra Valentino Gibran Haryanto Putra Finezea, Senja Fridayanthi, Putu Pande Nathasya Gorda, A.A.A. Ngr Sri Rahayu Gorda, AAA.Ngr. Tini Rusmini Herliana, Ni Putu Mirah Henny I Dewa Made Satya Dwisadewa I Gede Agus Kurniawan I Gusti Ayu Eviani Yuliantari i komang agus jefry wirawan I Made Suwitra I Made Suwitra, I Made I Made Wirya Darma I Nyoman Widnyana Wartama I Putu Edi Rusmana I Putu Wiswambhara Hari Kana I Wayan Arthana I Wayan Arthanaya I Wayan Arthanaya I Wayan Joniarta I Wayan Subawa I Wayan Subawa I Wayan Suderana I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara Ida Ayu Sadnyini Intan Puspadewi, Agung Ayu Kadek Januarsa Adi Sudharma Kadek Julia Mahadewi Kadek Vivi Prasanti Cita Dewi Kadek Yoga Naraditia Nesa Ketut Artami, Ida Ayu Ketut Elly Sutrisni Ketut Elly Sutrisni Komang Andro Aswindhu Luh Putu Niti Rahayu Maria Safira Age Djaga Ni Kadek Aria Carniva Rukmini Ni Kadek Lira Ayu Trisna Ni Kadek Nadya Putri Maharani Ni Ketut Elly Sutrisni, Ni Ketut Elly Ni Luh Made Ayu Nia Pradnya Paramitha Ni Made Putri Meitadewi Ni Nyoman Juwita Arsawati Ni Putu Eva Ditayani Antari Nuning Indah Pratiwi Paramitha, Ni Kadek Kenza Pradnya Pebrina, Ni Putu Prasada, Dewa Krisna Putra, Komang Satria Wibawa Putu Divia Iswara Putu Suparna putu suparna, putu Rafika Amalia Rama, Bagus Gede Ari Rizki, I Putu Ayanda Sabathian Poedjiarso, Benhard Okta Sadnyini, Ida Ayu Simanjutak, Evita Ai Takeshita Sompie, Rebecca Mirella Sukadana, Dewa Ayu Putri Tania Novelin Tania Novelin Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Mas Wayan Suderana Widya Egi Pradnyani Yudas Swastika, I Gusti Bagus