Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Dampak Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN Campurejo Tretep Temanggung (Studi Fenomenologi pada Anak Broken Home) Nurnaila, Siti Azza; Munawaroh, Hidayatul
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2024): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v7i1.1946

Abstract

Along with the increasing divorce rate in Indonesia, this has an impact It cannot be denied that children have many causes decreased children's learning achievement. This research was carried out to find out and describe the influence of a broken home on learning motivation student. This research was carried out at SDN Campurejo Tretep Temanggung to answer the phenomenon of children who are victims of divorce between two people old. This research uses qualitative research. For technique Data collection is observation, interviews and personal documentation with technically listen, record and write. In determining the population, data is obtained randomly primer from the guidance and counselling teacher (BK). Meanwhile, for processing techniques. The author's data uses descriptive techniques. The results of the author's research. What do children with broken homes do have forms of motivation low learning, such as: lazy to go to school; often absent without information; not doing school work; sleeping in class; annoying friends studying time; not listening to the teacher's directions when studying; even disobeying the teacher.
PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA STIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Maulidia, Siti Nirmaya; Fasihah, Alya; Munawaroh, Hidayatul
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v4i2.158

Abstract

Physical activities that are often carried out by pre-school children, such as: rolling, jumping, sliding, turning, walking, and running, are believed to be a means of stimulating the sensitivity and sensory systems of young children. This activity involves the emotions and vision of each individual. Every activity carried out contains important values for aspects of a child’s basic development. The values contained in each game can be a means of solving the problems faced.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERNYANYI Rizqi, Birrlinaawaliyati; Hidayah, Sri Wahyu; Munawaroh, Hidayatul
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v4i2.161

Abstract

Anak usia dini merupakan anak yang berada pada rentang usia 0 – 6 tahun (Sunanih, 2017). Masa anak usia dini ini merupakan masa keemasan atau sering disebut Golden Age. Anak usia dini memerlukan pendidikan. Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi awal dalam pembentukan karakter dan sikap seorang anak. Dibutuhkan pengetahuan dan strategi pembelajaran anak usia dini. Hal ini dibutuhkan guna mengetahui minat belajar pada anak usia dini. Minat belajar anak timbul karena adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Salah satunya menggunakan metode bernyanyi. Tujuan dari pembuatan artikel ini dilakukan untuk menganalisis apakah melalui metode bernyanyi dapat meningkatkan minat belajar anak usia dini. Bentuk penelitian ini adalah penelitian menggunakan metode studi Pustaka yang bersumber dari artikel, buku, dan karya ilmiah lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa metode bernyanyi ini terbukti efektif dapat meningkatkan minat belajar pada anak usia dini.
IMPLEMENTASI NEUROSAINS PADA ANAK USIA DINI Azizah, Iswardhani Nur; Rohmatun, Siti; Munawaroh, Hidayatul
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v4i2.179

Abstract

Abstrak Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk memotret implementasi pembelajaran neurosains (perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi) dalam menstimulasi kemampuan fisik motorik anakTeknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles and Huberman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, hingga berujung pada verifikasi/simpulan. Pelaksanaan pembelajaran neurosains terintegrasi melalui kurikulum yang diterapkan Dampak pembelajaran neurosains ini dapat terlihat pada aktivitas anak sehari–harinya di kelas, dimana anak menjadi berkonsentrasi lebih lama dan dalam menggerakan badannya menjadi lebih lentur. Hal ini dapat membuat anak lebih bersemangat dalam berolahraga,bersemangat untuk menggerakkan tubuhnya, dan mentaati aturan pembelajaran di dalam kelas. Evaluasi pembelajaran neurosains dilakukan pada guru dan anak. Evaluasi pembelajaran neurosains masih kurang menyeluruh dan berkesinambungan untuk guru. Berdasarkan analisis dan pembahasa penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan implementasi pembelajaran neurosains dilakukan melalui perencanaan yang terintegrasi dengan kurikulum yang berlaku. Pelaksanaan pembelajaran neurosains guru memberikan pijakan awal dengan menggunakan gerakan kombinasi sederhana yang mudah ditirukan oleh anak. Kemudian evaluasi pada guru masih kurang menyeluruh dan belum berkesinambungan. Kata kunci: implementasi, analisis, kurikulum, dan neurosains Abstract This descriptive qualitative research aims to photograph the implementation of neuroscience learning (planning, implementation and evaluation) in stimulating children's physical motor skills. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model which starts from data reduction, data presentation, and ends with verification/conclusion. Implementation of integrated neuroscience learning through the applied curriculum. The impact of neuroscience learning can be seen in children's daily activities in class, where children concentrate longer and when moving their bodies they become more flexible. This can make children more enthusiastic about exercising, enthusiastic about moving their bodies, and obeying the learning rules in class. Evaluation of neuroscience learning was carried out on teachers and children. Evaluation of neuroscience learning is still not comprehensive and sustainable for teachers. Based on the research analysis and discussion, it can be concluded that the implementation of neuroscience learning is carried out through planning that is integrated with the applicable curriculum. The teacher's implementation of neuroscience learning provides a starting point by using simple combination movements that are easy for children to imitate. Then the evaluation of teachers is still not comprehensive and not sustainable. Keywords implementation, analysis, curriculum, evaluation and neuroscience.
PERAN ORANGTUA TERHADAP ANAK USIA DINI DIERA DIGITALISASI Rostiana, Dea Dewi; Septiyaningrum, Dina Rus; Munawaroh, Hidayatul
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v4i2.189

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah orangtua menjadi peran utama dalam mendidik anak dimana orangtua mengajarkan Tujuan dari penelitian ini agar orang tua menjadi guru pertama untuk mengajarkan anak menggunakan literasi digita karena apabila anak mengenal digital dari lingkungan akan membawa dua pengaruh terhadap anak yakni pengaruh negatif dan pengaruh positif. Metode penelitian dengan judul Orang Tua Sebagai Guru Pertama dalam Mendidik Anak Diera Digital adalah metode penelitian kepustakaan. Dimana metode penelitian kepustakaan adalah metode penelitian yang tempat penelitiannnya di perpustakaan dengan sumber buku, artikel dan sumber penelitian ilmiah lainnya. Hasil dari penelitian tersebut adalah orang tua memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkan teknologi kepada anak dan melakukan pendampingan.
PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK MENGELOMPOKKAN BOLA BERWARNA Syafila, Fitria Nala; Putri, Shafira Ramadhani Amanda; Munawaroh, Hidayatul
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v4i2.193

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI KEGIATAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA DINI: IMPROVEMENT OF CHILDREN'S COGNITIVE ABILITIES THROUGH GROSS MOTOR ACTIVITIES IN EARLY CHILDHOOD Agustin, Asty; Zahra, Firza Hardyn Aira; Munawaroh, Hidayatul
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v3i1.203

Abstract

This article reviews improving cognitive abilities through gross motor skills in early childhood in learning to walk, practicing balance and running. This article aims to describe, train and find the impact of implementing children's learning to walk, train balance so they can run in the gross motoric process of early childhood.This type of article is a descriptive article with a naturalistic paradigm. The study instruments are observation and key instruments in research. The sources for this study are the results of interviews with primary school teachers and several books, articles and journals about cognitive and gross motoric development in early childhood. Jean Piaget's theory of cognitive development or Piaget's theory states that intelligence changes as children grow, not only about acquiring knowledge, children must also develop or build their mentality. Then, children learn on their own without influence from parents or older children. Children are motivated to learn by themselves and do not need prizes as motivation. In other words, the way to improve a child's cognitive abilities is by giving him lots of experiences through stimulation.This article reviews improving cognitive abilities through gross motor skills in early childhood in learning to walk, practicing balance and running. This article aims to describe, train and find the impact of implementing children's learning to walk, train balance so they can run in the gross motoric process of early childhood.This type of article is a descriptive article with a naturalistic paradigm. The study instruments are observation and key instruments in research. The sources for this study are the results of interviews with primary school teachers and several books, articles and journals about cognitive and gross motoric development in early childhood. Jean Piaget's theory of cognitive development or Piaget's theory states that intelligence changes as children grow, not only about acquiring knowledge, children must also develop or build their mentality. Then, children learn on their own without influence from parents or older children. Children are motivated to learn by themselves and do not need prizes as motivation. In other words, the way to improve a child's cognitive abilities is by giving him lots of experiences through stimulation.