Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Spatial Analysis of Carbon Monoxide Factors on the Prevalence of Low-Birth-Weight Infants in the City of Palembang Zalzabila, Anisah; Septiawati, Dwi; Ardillah, Yustini; Razak, Rahmatillah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4884

Abstract

Carbon monoxide (CO) exposure has been linked to various health problems, including the risk of low birth weight (LBW) in newborns. Geographic Information Systems (GIS) in the health sector can be a way to collect information to manage health and environmental problems in regional-based environmental management. This study aims to analyze spatially the relationship between ambient CO concentrations and the prevalence of LBW in Palembang. This study used a quantitative approach with an ecological study design. CO concentration data were obtained from the Environmental Agency of Palembang City, while LBW prevalence data were obtained from the Health Office of Palembang City. Spatial and time-series analyses were conducted to examine the serial relationship between pollutant concentration time series data and LBW occurrence time series data during the period of 2019 – 2023. In the 2019-2022 period, the CO concentrations in the city of Palembang showed fluctuating results in each district. The lowest CO concentration was recorded in 2020 at 1984 µg/Nm³/hour and the highest was in 2022 at 13568 µg/Nm3/hour. The highest number of LBW cases was 58 babies in 2023, and consistently zero case during the period of 2020-2023 in one district. There is a relationship between CO concentrations in 2021-2022 and LBW occurrences in 2022-2023 in Ilir Timur I district. However, when viewed over a longer period, there is no relationship between the average CO concentration from 2019-2022 and the average LBW prevalence from 2020-2023 in the city of Palembang.
Faktor Kondisi Fisik Lingkungan Rumah Terhadap Kasus Tuberkulosis di Indonesia: Systematic Review Razak, Rahmatillah; Fakhriyatiningrum; Rahmadina, Frischa; Santiyah, Serly
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2632

Abstract

Setiap tahun, lebih dari 10 juta orang masih mengalami TB, dengan tren kasus yang terus meningkat sejak 2021. Menurut Laporan Global Tuberkulosis 2024 terdapat 10,8 juta jumlah total kasus dan 8,2 juta kasus baru TB global. Angka tersebut meningkat dibandingkan 10,7 juta pada 2022. Metode penelitian ini menggunakan Systematic Review terhadap studi observasional dengan desain penelitian case control dan cross-sectional yang dilakukan di Indonesia diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Basis data yang digunakan yaitu Google Scholar dan ScienceDirect untuk mencari artikel yang memenuhi syarat. Penilaian kualitas publikasi menggunakan JBI Critical Appraisal Tools. Hasil dari tinjauan ini adalah 5.697 artikel yang diambil dari database dan 15 artikel yang dimasukkan dalam penelitian ini. Kondisi fisik rumah seperti kepadatan hunian, ventilasi yang tidak memadai, kelembaban yang tinggi, dan kurangnya pencahayaan merupakan variabel yang cukup mempengaruhi terhadap kasus Tuberkulosis di Indonesia..
Pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Guru PJOK Ramadhan, Arizky; Iyakrus, Iyakrus; Rasyono, Rasyono; Syafaruddin, Syafaruddin; Razak, Rahmatillah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.18525

Abstract

Background: Kurikulum Merdeka Belajar adalah kurikulum yang dibuat dan dirancang untuk pendidikan yang ada di Indonesia. Pendidik atau guru PJOK wajib menggunakan kurikulum merdeka yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada pendidikan yang ada di Indonesia. Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa dalam meraih prestasi. Metode: Pelaksanaan dalam pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap diantaranya pemberian sosialisasi tentang kurikulum merdeka belajar dan penilaian pengetahuan tentang Kurikulum Merdeka Belajar serta terakhir melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil: analisis menunjukkan mayoritas guru PJOK Palembang memiliki pengetahuan yang baik dengan rata-rata 90 dengan nilai terendah 70 dan skor tertinggi 100, tentang Kurikulum Merdeka Belajar. Kesimpulan: pelatihan dan sosialisasi memberikan manfaat yang positif bagi para para guru PJOK dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka Belajar.