Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Limbah Tulang Ikan Bandeng menjadi Tepung Bergizi dalam Mendukung Ketahanan Pangan Putra, Aditya; Ferial, Linardita; Assyfa, Diva Putri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.15806

Abstract

Ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan dengan memproduksi ikan bandeng yang tinggi menghasilkan limbah tulang ikan, dimana tulang ikan mengandung nutrisi penting seperti kalsium, fosfor, dan protein yang berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya adalah tepung tulang ikan. Tujuan dari dilaksanakannya pengabdian ini yaitu mengembangkan teknologi pengolahan limbah tulang ikan bandeng menjadi tepung bergizi yang layak konsumsi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan peserta nelayan dan petani di Desa Sawah Luhur, Kota Serang. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dan penyuluhan mengenai teknik pengolahan limbah tulang ikan bandeng. Hasil pengabdian didapatkan proses pengolahan limbah tulang ikan bandeng meliputi pencucian, pengeringan, penggilingan, penyaringan, dan pengemasan yang menghasilkan tepung tulang dengan kandungan mineral tinggi, khususnya kalsium dan fosfor, yang bermanfaat untuk meningkatkan nilai gizi produk pangan. Peningkatan signifikan pada nilai post-test dan kemampuan praktik menunjukkan kesiapan peserta untuk menerapkan teknologi ini secara mandiri, yang berkontribusi pada pengembangan usaha dan ketahanan pangan di masyarakat. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai metode pengolahan yang lebih efisien dan ramah lingkungan, pengembangan varian produk olahan yang lebih beragam
Pendampingan Digitalisasi Koleksi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Puspasari, Shinta; Gustriansyah, Rendra; Sanmorino, Ahmad; Rachmansyah, Rachmansyah; Khadafi, M. Khrisna Brilian; Putra, Aditya
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.5349

Abstract

Digitalisasi koleksi museum merupakan upaya strategis dalam mendukung pelestarian warisan budaya benda melalui pemanfaatan teknologi informasi. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang sebagai institusi pelestarian budaya memiliki berbagai koleksi benda bersejarah yang merepresentasikan identitas budaya masyarakat, khususnya Palembang. Namun, pengelolaan inventaris masih menghadapi kendala berupa keterbatasan dokumentasi digital, belum tersusunnya data koleksi secara sistematis, serta terbatasnya kemampuan pengelola dalam pengarsipan digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung revitalisasi pengelolaan koleksi melalui pendampingan digitalisasi inventaris berbasis teknologi digital. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi koleksi, dokumentasi visual, pencatatan metadata, serta pengelolaan data koleksi menggunakan Microsoft Excel. Selain itu, dilakukan pendampingan teknis kepada staf museum dalam digitalisasi visual koleksi museum. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa sebanyak 100 benda budaya koleksi museum SMB II berhasil didokumentasikan secara sistematis. Kegiatan ini sebagai langkah awal dalam degitalisasi koleksi museum SMBII dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan koleksi, mendukung pelestarian budaya benda, serta diharapkan dapat memperluas akses informasi budaya bagi pengelola museum secara berkelanjutan. Assistance in the Digitalization of the Collections of the Sultan Mahmud Badaruddin II Museum in Palembang Abstract Digitizing museum collections is a strategic effort to support the preservation of tangible cultural heritage through the use of information technology. The Sultan Mahmud Badaruddin II Museum (SMB II) Palembang, as a cultural preservation institution, has a diverse collection of historical objects that represent the cultural identity of the community, especially Palembang. However, inventory management still faces obstacles such as limited digital documentation, the lack of systematic collection data, and limited management skills in digital archiving. This community service activity aims to support the revitalization of collection management through assistance with digital technology-based inventory digitization. Implementation methods include observation, collection identification, visual documentation, metadata recording, and collection data management using Microsoft Excel. In addition, technical assistance was provided to museum staff in the visual digitization of museum collections. The results of the assistance activity indicate that 100 cultural objects from the SMB II museum collection have been successfully documented systematically. This activity is the first step in digitizing the SMBII museum collection and is expected to improve the efficiency of collection management, support the preservation of tangible cultural objects, and is expected to expand access to cultural information for museum managers in a sustainable manner.
Evaluating Brivaracetam As An Adjunctive Therapy For Refractory Focal Onset Seizure: A Meta-Analysis Chandra Kusuma, Hendrawan; Isadora, Eugenia; Putra, Aditya; Kurniawan Sindaka, Jonathan
Acta Neurologica Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Acta Neurologica Indonesia
Publisher : Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69868/ani.v3i03.70

Abstract

Background: This study evaluated the safety, tolerability and effectiveness of Brivaracetam (BRV) as an adjunctive therapy for managing focal-onset seizures that are uncontrolled by primary antiseizure medications (ASMs). Method: This review systematically incorporated studies from databases including PubMed, ProQuest, The Lancet, EBSCO and the Cochrane Library. Study quality was assessed using the Cochrane Risk of Bias 2 tool. Meta-analysis was conducted with Review Manager 5.4. Result: Seven studies were included, with five qualifying for meta-analysis involving 2,486 patients taking BRV alongside one or more AEDs. The pooled risk ratios for a 50% reduction in seizure frequency and complete seizure freedom were 1.83 (95% confidence interval of 1.60 to 2.08) and 7.52 (95% confidence interval of 3.59 to 15.75), respectively. In terms of safety, the use of adjunctive BRV was linked to significantly higher rates of somnolence (p<0.00001), dizziness (p=0.0001), and fatigue (p=0.0002), along with other drug-related treatment-emergent adverse effects (TEAEs) such as headache, irritability and nausea. There was no significant difference (p>0.05) between the two groups regarding serious adverse effects (SAEs) or the number of patients who withdrew from the study due to drug-related TEAEs or SAEs. Discussion: Adjunctive BRV (50-200 mg daily) notably enhanced efficacy outcomes compared to placebo. While mild to moderate side effects occurred, there were no significant differences in SAEs and withdrawal rate, indicating a favorable safety and tolerability profile that aligns with other adjunctive ASMs. Conclusion: BRV (50–200 mg) is favourable adjunctive therapy for uncontrolled focal-onset seizures.