Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KEBUGARAN JASMANI DENGAN KEJADIAN CEDERA PADA ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA EL FAZA SURABAYA Nugraha, Dani Maulana; Pradita, Angria; Prasetiyo, Bagus Dadang; Halimah, Nurul
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9080

Abstract

Cedera olahraga adalah segala macam cedera yang terjadi selama latihan, selama pertandingan, atau setelah pertandingan. Cedera olahraga biasanya terjadi pada tulang, otot, tendo, dan ligamentum. Cedera dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan, kesalahan teknik, benturan, atau tekanan fisik. Cedera juga dapat terjadi karena rendahnya kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebugaran jasmani dan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional yang menggambarkan hubungan antara kebugaran jasmani dengan kejadian cedera pada atlit Sekolah Sepak Bola. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh atau dikumpulkan langsung oleh peneliti dari atlit SSB El Faza Surabaya. Sumber data utama yang akan digunakan adalah: data kebugaran jasmani dan data kejadian cedera. Hasil tes kebugaran jasmani, seperti tes VO2 max, tes daya tahan otot, dan tes fleksibilitas, akan menjadi sumber data utama untuk mengukur tingkat kebugaran fisik pemain. Kuisioner pencatatan cedera yang mencakup informasi tentang jenis cedera, lokasi cedera, waktu terjadinya cedera, dan faktor-faktor terkait cedera akan menjadi sumber data tentang kejadian cedera pada pemain. Populasi dalam penelitian ini adalah atlit SSB El Faza Surabaya sebanyak 50 pemain baik pemain inti maupun pemain cadangan. Sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi, atlit SSB El Faza Surabaya sebanyak 50 pemain baik pemain inti maupun pemain cadangan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Pearson. Berdasarkan analisis diketahui terdapat hubungan antara kebugaran jasmani (Vo2max, dan daya tahan otot) dengan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya. Sedangkan hubungan antara kebugaran jasmani (fleksibilitas otot) dengan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya tidak bisa diputuskan karena semua pemain memiliki fleksibilitas baik sekali
PENGARUH KOMBINASI SQUAT EXERCISE DAN PLANK EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN LINGKAR PINGGANG DAN PAHA PADA SISWA SMAK BHAKTI LUHUR MALANG Malik, Yuliana Motu; Pradita, Angria; Halimah, Nurul; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 2 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i2.9021

Abstract

Lingkar paha dan pinggang merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan remaja karena berkaitan dengan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan kondisi metabolik. Lingkar pinggang yang besar menunjukkan penumpukan lemak visceral, yang berisiko tinggi terhadap diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung. Pada remaja, obesitas sering ditandai dengan lingkar pinggang yang tinggi, menunjukkan akumulasi lemak abdominal yang berbahaya. Pemantauan lingkar paha dan pinggang membantu mengidentifikasi pola pertumbuhan yang membutuhkan intervensi, serta mencerminkan gaya hidup dan kebiasaan makan. Aktivitas fisik dan pola makan seimbang sangat penting dalam menjaga kesehatan. Selain itu, ukuran lingkar paha dan pinggang dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja terkait harga diri dan tekanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi squat exercise dan plank exercise terhadap perubahan lingkar pinggang dan lingkar paha pada siswa SMAK Bhakti Luhur Malang. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan desain penelitian mengacu pada one group pretest-posttest. Sampel penelitian satu kelompok perlakuan dengan pemberian kombinasi plank exercise dan squat exercise untuk kelompok perlakuan. Pengukuran lingkar pinggang dan paha diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, peneliti memberikan post-test pengukuranlingkar pinggang dan paha. Populasi Penelitan adalah siswa kelas X di SMAK Bhakti Luhur Malang sebanyak 60 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas X di SMAK Bhakti Luhur Malang sebanyak 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan analisis diketahui terdapat pengaruh kombinasi squat exercise dan plank exercise terhadap perubahan lingkar pinggang dan lingkar paha pada siswa SMAK Bhakti Luhur Malang.
DIAPHRAGM BREATHING EXERCISE DAN CIRCUIT TRAINING EXERCISE BERPENGARUH TERHADAP CARDIORESPIRATORY FITNESS PEROKOK KONVENSIONAL: DIAPHRAGM BREATHING EXERCISE DAN CIRCUIT TRAINING EXERCISE BERPENGARUH TERHADAP CARDIORESPIRATORY FITNESS PEROKOK KONVENSIONAL Manuputty, Irene Jeane Maryorin; Pradita, Angria; Fau, Yohanes Deo; Hargiani, Fransiska Xaveria
Indonesian Journal of Physiotherapy Vol 5 No 2 (2025): Indonesian Journal of Physiotherapy
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52019/ijpt.v5i2.11616

Abstract

Background: The cardiorespiratory fitness level in conventional smokers can decrease significantly and affect the cardiorespiratory organ system. Therefore, special training is needed to help improve the cardiorespiratory fitness of conventional smokers. This study aims to determine the effect of diaphragm breathing exercise and circuit training exercise on the cardiorespiratory fitness of conventional smokers. Methods: This study used a quasi-experimental research design with one-group pretest-posttest design on a population of conventional smokers involving a total sampling of 20 respondents aged 20-26 years. The measuring instrument used was the 6 minutes-walking test (6MWT). Respondents were given diaphragm breathing exercise and circuit training exercise twice a week for a period of 6 weeks. Data analysis was performed using the paired sample t-test. Results: The average data results of the distance traveled before exercise were 436.30 ± 45.045 and the distance traveled after exercise was 606.15 ± 99.909. Then the Sig. value was obtained. 0.000 (p <0.005), these results indicate that there is an effect of diaphragm breathing exercise and circuit training exercise on cardiorespiratory fitness of conventional smokers. Conclusion: Diaphragm breathing exercise and circuit training exercise have an effect on increasing cardiorespiratory fitness in conventional smokers. Keywords: Circuit Training Exercise; Conventional Smoker; Diaphragm Breathing Exercise; Cardiorespiratory Fitness
Effectiveness of Infrared and William Flexion Exercise on Reducing Pain and Increasing Flexibility in Patients with Low Back Pain Halimah, Nurul; Pradita, Angria
Babali Nursing Research Vol. 4 No. 3 (2023): July
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2023.43260

Abstract

Introduction: The condition of low back pain is a musculoskeletal problem without age limit. Patients with lower back pain tend to take analgesic drugs to reduce pain. Apart from pharmacological consumption, the tendency for low back pain sufferers to seek other alternatives, namely; physiotherapy treatment. One of the physiotherapy treatments for low back pain is giving infrared and William flexion exercise or a combination of both. This study aims to determine the effectiveness of infrared and William flexion in reducing pain and flexibility of the lumbar muscles. Method: The research design is quasi experimental pre-posttest with control group. The study population consisted of 44 patients with low back pain at Physiomar Clinic by dividing 40 samples into intervention groups (William flexion exercise) and control group (Infrared and William Flexion Exercise) 2 times/week for 1 month. The pain level measured by using the Visual Analog Scale (VAS) and flexibility using the Modified Schober Test (MST). The data was analyzed by Wilcoxon and Mann Whitney (α≤0.05). Results: This study in intervention group showed a median pre-post pain score of 6.00-5.00 and a median pre-post flexibility value of 3.00-3.00 (p=0.000); while control group showed a median pre-post pain score of 6.00-2.00 and a median pre-post flexibility value of 2.50-10.00 (p=0.000). The combination of infrared and William flexion exercise is better than William flexion exercise for changes in pain and flexibility in low back pain patients at the physiomar clinic
Latihan GLA:D Dan Edukasi Berpengaruh Untuk Meningkatkan Kemampuan Fungsional Pasien Osteoarthritis Knee Di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri Hidayani, Atik; Hargiani, Fransisca Xaveria; Deo Fau, Yohanes; Pradita, Angria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16650

Abstract

Osteoarthritis knee merupakan penyakit degeneratif yang memiliki banyak intervensi fisioterapi. Dewasa ini banyak intervensi manual terapi maupun exercise menjadi sebuah pilihan yang paling sering dilakukan. Latihan GLA:D merupakan inovasi terapi latihan yang dikembangkan di Denmark yang dipercaya mampu meningkatkan kemampuan fungsional. Selain itu, di era modern perkembangan telekomunikasi juga sangat pesat, hal ini bisa menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan intervensi fisioterapi pada telekomunikasi dengan memberikan edukasi dirumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memadukan exercise dan edukasi kepada penderita osteoarthritis knee di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri pada bulan Juni-Juli 2024. Penelitian ini menggunakan desain pre tes dan post tes one grup design. Peneliti akan mengukur nilai WOMAC sebelum dilakukan perlakuan berupa kombinasi latihan GLA:D dan edukasi selama 2x/minggu selama 6 minggu. Setelah selesai perlakukan peneliti mengukur nilai WOMAC pre-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu tehnik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu dengan menggunakan analisis data uji paired sample T- Test. Berdasarkan hasil dari penelitian diketahui nilai rata-rata kemampuan fungsional pada pasien OA knee sebelum dilakukan intervensi adalah 54,433 dengan nilai minimal 34 dan maksimal 86. Sedangkan nilai rata-rata kemampuan fungsional pada pasien OA knee setelah dilakukan intervensi adalah 37,733 dengan nilai minimal 12 dan maksimal 74. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi latihan GLA:D dan edukasi terhadap tingkat kemampuan fungsional pada osteoarthritis knee di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri dengan nilai signifikansi uji Paired Sample T-Test 0,000 (p = 0,000 < 0,05).
EFEKTIVITAS KOMBINASI ELECTROTHERAPY DAN CORE STABILITY EXERCISE PADA PASIEN LOW BACK PAIN MYOGENIC Sampurno, Adi; Pradita, Angria; Efendi, Arief; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 5, No 2 (2023): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v5i2.6972

Abstract

Low back pain myogenic adalah salah satu gangguan muskuloskeletal yang diakibatkan karena spasme otot dan adanya ketidakseimbangan kinerja otot inti dan lumbopelvic sehingga terjadi nyeri dan keterbatasan aktifitas sehari-hari.Penatalaksanaan fisioterapi yang digunakan yaitu penggabungan electrotherapy dan core stability exercise (CSE) pada pasien low back pain myogenic.Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi electrotherapy dan core stability exercise dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan kapasitas fungsional pasien dengan low back pain myogenic. Desain penelitian ini adalah eksperimental pre-posttest design dengan responden 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan teknik accidental sampling yang di laksanakan pada bulan Juni - Agustus 2023. Responden dilakukan pengukuran skala nyeri menggunakan NPRS (Numeric Pain Rating Scale) dan pengukuran aktifitas fungsional dengan Quebec Back Pain Disability Scale sebelum dan sesudah dilakukan treatment fisioterapi,yakni; pemberian Microwave Dhiatermi, Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation,dan Core Stability Exercise (CSE) setiap 2x seminggu selama 4 minggu. Menggunakan uji hipotesis Wilcoxon dengan hasil nilai median NPRS; (1) pre sebanyak 6,00 ; (2) post sebanyak 2,00 dan (3) nilai P sebanyak 0,00, sedangkan nilai Quebec; (1) pre sebanyak 25,50 ; (2) post sebanyak 7,50 dan (3) nilai P sebanyak 0,00. Maka dapat disimpulkan pemberian kombinasi electrotherapy dan Core Stability Exercise (CSE)  efektif dalam menurunkan nyeri dan memperbaiki kapasitas fungsional pada kasus low back pain myogenic
Shortwave Diathermy Dan Core Stability Exercise Efektif Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Miogenik Sari, Teti Eka; Pradita, Angria; Endaryanto, Agung Hadi; Fao, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 5, No 2 (2023): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v5i2.7033

Abstract

Nyeri punggung bawah miogenik adalah kondisi punggung bawah yang tidak nyaman akibat kelemahan maupun ketidakseimbangan antara otot punggung dan perut. Metode intervensi fisioterapi yang digunakan ialah Shortwave Diathermy (SWD), Transcutaneous Electrical Stimulation (TENS) dan Core Stability Exercise (CSE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian SWD dan CSE yang dibandingkan dengan SWD dan TENS terhadap perubahan intensitas skala nyeri pada kasus nyeri punggung bawah miogenik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental pretest-posttest two group design pada populasi nyeri punggung bawah sebanyak 50 responden dengan total 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Pain Rating Scale (NPRS) sebelum dan sesudah dilakukan treatment fisioterapi dalam 2 kelompok yaitu; (1) SWD dan TENS dan (2) SWD dan CSE setiap 2x seminggu selama 4 minggu. Uji statistik dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U. Pada kelompok SWD dan CSE hasil median pre 7 menjadi 3 dengan nilai P = 0,00, sedangkan pada kelompok SWD dan TENS hasil nilai median pre 7 menjadi 5 dengan nilai P = 0,00. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian SWD dan CSE efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien nyeri punggung bawah miogenik.
CORE STABILITY EXERCISE DAN WILLIAM FLEXION EXERCISE EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS OTOT LUMBAL Aniswati, Aniswati -; Efendi, Arief; Pradita, Angria; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.7117

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengetahui apakah pemberian core stability exercise dan william flexion exercise efektif untuk meningkatkan fleksibilitas otot lumbal dan apakah ada perbedaan efektifitas diantara kedua perlakuan tersebut.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Short Wave Diathermy Dan Mc Kenzie Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita LBP Myogenic Di RS Semen Gresik Thrisminarsih, Hana; Endaryanto, Agung; Sartoyo, Sartoyo; Pradita, Angria
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16041

Abstract

Objective: To find out whether the administration of SWD and Mc Kenzie Exercise has an effect on reducing pain in patients with myiogenic low back paint conditions at Semen Gresik Hospital.Methods: This article uses pre and post test experiments conducted on 20 patients with low back pain at Semen Gresik Hospital. Strengthening exercises were carried out for 4 weeks with an intensity of 8 meetings (2 times a week).Results: SWD procedure and MC Kenzie exercise had a significant effect on reducing pain in patients with myogenic Low Back Pain (LBP) conditions at Semen Gresik Hospital with an average reduction in pain of 2,9. The initial value (pre-test) was 4,55 to 1,65 after receiving the SWD procedure and Mc Kenzie exercise (post-test) for 1 month (8 meetings). Conclusion: SWD procedure and MC Kenzie exercise had a significant effect on reducing pain intencity of 20 patients at Semen Gresik Hospital with Low Back Pain (LBP) Myiogenic as a respondent.
Pengaruh Senam Aerobic Terhadap Vo2max Pada Usia 36-45 Tahun Warga Diperumahan Swan Menganti Park Gresik Utomo, Ari Setyo; Pradita, Angria; Endaryanto, Agung Hadi
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Exercise is an important component of adopting a healthy lifestyle. Inconsistent exercise routines that are limited to holidays are one of the problems that people often face. Methods: This quantitative approach uses a type of experimental research design which aims to see the influence of aerobic exercise on VO2max levels at the age of 36-45 years in the Swan Mengati Park Gresik housing complex. The type of research design used is the one group pre-test and post-test method for conducting research. Initial measurements or pre-test, were carried out before the group was given treatment, and re-measurements or post-test, were carried out at the end of the research session. Results: 30 respondents aged 36-45 years at the Swan Menganti Park Gresik housing complex, that aerobic exercise has a big influence on the level of increase in VO2max. Conclusion: The results obtained were quite significant before doing the exercise with an average graph value of 28,343 to 30,430 after doing the exercise. So, aerobic exercise has a big influence on increasing VO2max which is very important for the healthy function of heart cells, lungs, blood circulation and muscles that work in the body for residents in the Swan Menganti Gresik housing complex. .
Co-Authors Abdur Rahman Achmad Abdullah Achmad Fariz Achmad Fariz Achmad, Fariz Agung Endaryanto Agung Hadi Endaryanto Ahmad Abdullah Alvina Rahmawati Amal, Muhammad Niltal Amin Zakaria Amran, Yuniarti Anang Tri Haryono Anggi Kurniawati Aniswati, Aniswati - Ari Nugrahanta Koesrul Ari Setyo Utomo Arief Efendi Arief Efendi, Arief Arifiyanto, Ahmad Syarwani Asiyah Binti Supri Astuti Asriyanah, Asriyanah Bagus Abdul Rozaq Candra, Kristian Ady Cesario Prima Rahmadani Dayanara Elsa Amedika Dewi Wahyuningrum Dewi Wulaningsih Diki Permadi Pratama Duwi Ana Tiara Tiara Dwi Livia Sari Elok Ghina Fadhilah Endaryanto, Agung Endaryanto, Agung Hadi Fao, Yohanes Deo Fao, Yohanes Deu Fariz , Achmad Fariz, Achmad Fauziah, Rahmah Ghinha Fransiska Xaveria Hargiani Hana Thrisminarsih Hargiani, Fransisca Xaveria Hargiani, Fransisca Xaveria Hargiani, Fransiska Xaveria Heppy Romadhani Yudhaningrum Hidayani, Atik Jamilatus Sholeha Kasimbara, Rachma Putri Linda Amiriawati Luberto, Purna Malik, Yuliana Motu Manuputty, Irene Jeane Maryorin Maradona Maradona Moh Mujibus Sauqi Mokhtar Jamil Nugraha, Dani Maulana Nurul Halimah Prasetiyo, Bagus Dadang Qodariyah, Himmatul Rachma Putri Kasimbara Rahmadi, Redi Retno Dewi Prisusanti Retno Dewi Prisusianti Sampurno, Adi Sanjoyo, Mas Nugroho Dudi Sari, Siska Ratna Sari, Teti Eka Sartoyo Satria Aji Dewantara Siti Rahmaniyah Sumpena, Fajar Supatmi, Eny Thrisminarsih, Hana Tri Chandra Ayu Aprillia Tristia Nurul Hasanah tubagus, rama anugrah Utomo, Ari Setyo Vivin Aini Zahroh Usmawanti Wagiyanto Wagiyanto Wahyu Oni Kurniawan Wahyu Tejakusuma, Wahyu Wardoyo, Pospo Wardoyo, Puspo Windy Arief Wicaksana Winingsih, Suwarni Wiwin Prasetyo Wiyanto, Nihla Vadia Haya Yohanes Deo Fau Yuda Kristiawan Zaimatul Hamdiyah