Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Rekomendasi Kebijakan Mengatasi Diskriminiasi Aksebilitas Pelayanan Pendidikan Bagi Suku Mentawai (Studi Kasus Sd Filial Sdn 28 Sagulubbek Dusun Tepuk, Desa Sagulubbek) Riyanda, Riko; Hendrik, Doni
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7560

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan mengatasi diskriminasi aksebilitas pelayanan pendidikan bagi Suku Mentawai (studi kasus Sd Filial SDN 28 Sagulubbek Dusun Tepuk, Desa Sagulubbek) Kabupaten Mentawai. Daerah ini terletak dalam kondisi pedalaman dengan medan geografis yang sulit di akses. Pada situasi tersbeut dihadapkan pada pemasalahan yang kompeks seperi infrastruktur sekolah yang tidak layak, ketersediaan  guru yang minim dan dukungan anggaran yang tidak berpihak pada kebijakan perbaikan infratrutur sekolah. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam. Rekomendasi kebijakan pada penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan akses pendidikan di Dusun Tepuk memerlukan intervensi kebijakan yang komprehensif dan kontekstual, meliputi pembangunan infrastruktur dasar, redistribusi guru dengan insentif khusus, peningkatan status sekolah filial menjadi sekolah definitif, pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal Mentawai, serta monitoring berkala dengan standar daerah yang aksesnya sulit dijangkau. Tanpa perubahan kebijakan yang lebih responsif, ketimpangan pendidikan di Mentawai akan tetap berlanjut dan menghambat pembangunan sumber daya manusia daerah.Kata Kunci: Aksebilitas, Diskiriminasi, Pelayanan Pendikan, Rekomendasi Kebijakan
Peran Partisipatif Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Di Kelurahan Sitokok-Kota Batam Riyanda, Riko
Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research is aim at describing the implementation of development planing meeting (Musrenbang) in kelurahan Sitokok, Kecamatan Bulang Kota Batam. Beside of, its aim identifitiying and inhibiting fighters of society role in planing and contructing in kelurahan Setokok. The research used qualitative and descriptive approach. There were two kinds of data taken, first is primary data and second is secondary data. In collecting data, the technique used were observation method, interview method, and documentation method, in analying data, reduction data technique was used furthurmore, the presenting of result of analysis and verivication and draw the coclussion. The result of analisis showed that the society in development plan meeting in kelurahan setokok ran as societys expection. How ever, there were some inhibiting factors founds such as the societyss distrust on stakeholder its caused by the socio economic gap in each area. The important of development planing meeting (musrenbang) is to give the chance to society to partipate in democratic way. Therefore the the society aspiration can be sent to disstrict of batam government
Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Riyanda, Riko
Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas perda nomor 11 Tahun 2013Tentang pengelolaan sampah di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif denganpendekatan deskriptif dengan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data melalui metodeobervasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan teknik reduksi data,penyajian data dan verifikasi/menarik kessimpulan. Hasil penelitiannya adalah bahwa efektifitas perdaNomor 11 Tahun 2013 Tentang pengelolaan sampah di kota Batam sudah efekfif, hanya saja awalawalterbentuk perda ini pada tahap pelaksanaannya terdapat beberapa kendala. Diantara kendalanyaadalah: penduduk KotaBatam baik jumlah penduduk yang datang dan penduduk yang lahir cepatpertumbuhannya, ketidakpatuhan hukum masyarakat dalam melaksanakan perda dan faktormasyarakat kurang berpartisipasi dalam pengelolaan sampah. Walaupun terdapat kendala, DinasLingkungan Hidup Kota Batam terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar perda ini efektifdijalankan, sehingga kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah dapat ditingkatkan. Adapunfaktor pendukung dari perda tersebut adalah: Terlihat sebagian masyarakat dalam gerakan banksampah cukup efektif, kemudian adanya kerjasama dengan pemerintah pusat dan badan usaha dalampemberdayaan dan pengelolaan tempat pembuangan akhir sampah di Kecamatan Punggur.