Articles
Contraceptive 3 Month Injection Booklet to Increase Knowledge and Attitude of The Acceptor
Putri, Rosalin Ariefah;
Halimatussa'diah, Halimatussa'diah;
Rahman, Gajali;
Virawati, Dini Indo
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 10, No 2 (2024): Journal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52365/jm.v10i2.1269
Contaceptive 3-month Injection Booklet is a type of printed media in book form to help health workers convey health messages. This research aims to determine the effect of using booklets on the knowledge and attitudes of 3-month contraceptive injection acceptors at Clinic, Samarinda. This research uses a quantitative type of research with a Quasi-Experimental research design (One Group Pre-post test design). The clarity was carried out in April-May 2024, with a population of 19 3-month contraceptive injection acceptors who visited the clinic. The sampling technique used accidental sampling due to the short research period and limited injectable contraceptive acceptors. data was obtained through pre-test and post-test questionnaires. The results of the analysis obtained a sig value of 0.002, where the p value is 0.05, which means that there is an influence of the use of booklets on the knowledge of 3-month contraceptive injection acceptors. It is determined that there is no impact of utilizing the booklet on the knowledge of 3-month injectable birth control acceptors since the sig value of 0.083 is more than >0.05 in contrast to the attitude value. The use of 3-month injectable contraceptive booklets is effective as a counseling tool to increase acceptor knowledge.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas VII dan Penurunan Skala Nyeri Dismenora Primer Menggunakann Video Senam Dismenorhea
Nurvadila, Putri;
Virawati, Dini Indo; Satriani, Satriani
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 4 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33490/b.v4i2.751
False information regarding menstruation has the potential to cause a variety of emotions, including worry, dread, and confusion. Worrying about getting their period or experiencing menstrual discomfort, particularly if they consider these events to be common rites of passage. By informing young girls about the typical causes of discomfort during their period, it may be possible to enhance their mental health. This research intends to demonstrate how a dysmenorrhea exercise plan may help reduce symptoms by quantifying pain on a visual analog scale. In this research, a single-group pretest-posttest format was employed using a pre-experimental design. The Wilcoxon test had 35 female students in total, and the significance level was fairly low. The findings suggest that the knowledge of the respondents may be biased. Before seeing the video, 11 respondents (31.4%) scored 67 points, while the same set of respondents (34.34%) scored 87 points on the post-test. The dysmenorrhea exercise video is effective since there is a correlation between responder knowledge and pain levels (p=0.000 on the pain scale). According to updated sources, when modified in light of recommendations for further research, dysmenorrhea exercise is expected to prove to be an effective method for lowering discomfort and encouraging movement.
Pendampingan remaja dalam pencegahan pernikahan usia dini di Desa Bukit Raya tahun 2023
Urnia, Ega Ersya;
Virawati, Dini Indo;
Haloho, Cristinawati B/R
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/pade.v6i1.1656
Angka pernikahan usia dini tertinggi di Kalimantan Timur terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara yakni sebanyak 268 kasus, disusul Samarinda 194 kasus dan Balikpapan 179 kasus. Angka Pernikahan Usia Dini pada wilayah Puskesmas Teluk Dalam adalah sebesar 64% atau 171 kasus. Sementara di Desa Bukit Raya tercatat remaja yang menikah pada usia dini adalah sebanyak 34 orang. Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) tidak berjalan secara berkesinambungan karena keterbatasan tenaga kesehatan dilapangan. Pendampingan remaja untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pernikahan usia dini belum pernah dilakukan. Membantu menurunkan angka kejadian pernikahan usia dini di Desa Bukit Raya. Membantu tenaga kesehatan dilapangan dalam melaksanakan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Meningkatkan pengetahuan remaja mengenai dampak negatif pernikahan usia dini. Menurunkan angka kejadian pernikahan usia dini di Desa Bukit Raya dengan cara melaksanakan pendampingan remaja untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pernikahan usia dini dan meningkatkan pengetahuan remaja dengan memberikan pendidikan kesehatan menggunakan media video dan leaflet. Sasaran pendampingan adalah Remaja di Desa Bukit Raya. Adapun jumlah remaja yang akan didampingi yaitu 40 remaja. Metode kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap monitoring (4) pendampingan keluarga (5) tahap evaluasi.
PENGARUH STRATEGI KONSELING BERIMBANG (SKB) TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN BER KELUARGA BERENCANA (KB) PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH PUSKESMAS TANJUNG SELOR
Yulianita, Yulianita;
Virawati, Dini Indo;
Suryani, Heni
Aspiration of Health Journal Vol. 1 No. 3: Aspiration of Health Journal, September 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan kontrasepsi secara tepat dapat mengurangi resiko kematian ibu dan bayi, oleh karena itu pemenuhan akan akses dan kualitas program KB sudah seharusnya menjadi prioritas dalam pelayanan kesehatan. Untuk menganalisis pengaruh SKB terhadap pengambilan keputusan ber KB pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Selor. Metode penelitian ini adalah quasi eskperiment, populasi adalah ibu hamil trimester III yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Selor. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 66 orang. Hasil penelitian ini diperoleh ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan konseling dengan p-value 0,000 dengan nilai < ɑ= 0,05. Penggunaan Strategi Konseling Berimbang untuk KB (SKB KB) membantu klien berfokus pada konseling dan metode KB yang dipilih, memberi informasi sejak awal tentang efektivitas dari berbagai metode, Sedikit demi sedikit petugas menyampaikan berbagai kelebihan, kelemahan, efektivitas dan efisiensi dari masing-masing alat kontrasepsi melalui pendekatan penyuluhan metode konseling maka terjadi stimulasi pandangan dari petugas mengenai alat kontrasepsi yang sebaiknya dipilih oleh responden. Ada pengaruh dengan melakukan konseling menggunakan SKB. di harapkan dapat meningkatkan kepuasan klien terhadap metode yang dipilih, penggunaan kontrasepsi yang lebih baik dan berkelanjutan dengan tepat serta menjadi pilihan dalam memberikan konseling KB.
Pelatihan Motivator Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI) di Desa Bukit Raya
Virawati, Dini Indo;
Lidia Lushinta;
Ega Ersya Urnia
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v7i4.68444
Keterbatasan kader kesehatan di lapangan menjadi hambatan dalam pencapaian optimal program pemberian ASI eksklusif, khususnya di Desa Bukit Raya. Keterbatasan tenaga pelaksana di lapangan, terutama pada 6 KP-ASI yang kurang aktif dalam kunjungan rutin, menjadi fokus masalah. Tujuan penelitian adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan motivator ASI melalui pelatihan Motivator KP-ASI, dengan harapan mendukung program ASI eksklusif. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan fokus pada strategi pelatihan untuk meningkatkan kinerja motivator ASI. Populasi penelitian melibatkan 34 kader kesehatan di Desa Bukit Raya. Metode pelatihan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan kader. Analisis data melibatkan perbandingan hasil pretest dan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan (38.2%) dan keterampilan (82.4%) motivator ASI setelah pelatihan. Pelatihan berhasil meningkatkan kinerja motivator ASI di Desa Bukit Raya. Pelatihan motivator KP-ASI dianggap kritis untuk membentuk sikap positif dalam mendukung peningkatan pemberian ASI eksklusif.
The Effect of SEKAR (Sumber Edukasi Anemia yang Relevan) Card-Based Nutrition Education on Knowledge and Iron Intake in Pregnant Women
Hairiyah, Saibatul;
Toaha, Aminah;
Abri, Nur;
Virawati, Dini Indo
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jhnresearch.v2i3.176
Anemia in pregnant women is one of the most common public health emergencies, especially in low- and middle-income countries, such as Indonesia. This study aims to determine the effect of SEKAR (Sumber Edukasi Anemia yang Relevan) card-based nutrition education on knowledge and iron intake in pregnant women at the Mangkupalas Samarinda Health Center. The type of research used is an experimental study with a pre-test and post-test research design with the control group. A total of 36 pregnant women were taken into samples divided into 2 groups, namely 18 interventions and 18 controls based on inclusion and exclusion criteria. Nutrition education variables were obtained using SEKAR cards and leaflets containing information about anemia. The knowledge was obtained using a structured questionnaire that had been validated and a pregnant woman's iron intake was obtained using a 24-hour in-depth food recall interview. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Results show that the effect of nutrition education using SEKAR on the knowledge of pregnant women (p = 0.003), and iron intake (p = 0.031). Leaflet media did not affect knowledge (p = 0.072) and iron intake (p = 0.078). There was a significant difference between SEKAR cards and leaflets on knowledge improvement (p = 0.001) and there was no significant difference between the use of SEKAR card media and leaflets on iron intake (p = 0.516). Media SEKAR is superior and effective was used in this study. It is hoped that there will be continuous nutrition education
The Effect of PENEMIA (Prevention of Anemia) Video-Based Education on Anemic Pregnant Women on Changes in Knowledge and Attitudes
Anggraini, Hesti;
Mulyani, Rieska Indah;
Novaria, Astri Ayu;
Virawati, Dini Indo
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jhnresearch.v3i1.195
Pregnant women are a group that is very vulnerable to nutritional problems including anemia. around 41.8% of pregnant women are anemic worldwide. Lack of knowledge and attitudes are the main causes of anemia. This study aims to determine the effect of PENEMIA (Prevention of Anemia) video-based education for anemic pregnant women on changes in knowledge and attitudes at the Harapan Baru Community Health Center, Samarinda City. The research is a quasi-experimental design with one group pre-test post-test design carried out in May - June 2023 in the working area of the Harapan Baru Health Center, Samarinda City, East Kalimantan, Indonesia. A total of 36 anemic pregnant women were involved as respondents by determining inclusion and exclusion criteria. The data was then collected and analyzed using the Wilcoxon test. Our findings show that the difference in the level of knowledge of pregnant women before and after being given PENEMIA education obtained a p-value of 0.000. This means that there is an influence of PENEMIA education on pregnant women's knowledge. The attitudes show differences in the attitudes of pregnant women before and after being given education with a p-value of 0.000, which means there is an influence of nutritional education on the attitudes of pregnant women. PENEMIA educational videos are very effective in increasing the knowledge and attitudes of pregnant women. It is hoped that this education will continue in society
EFEKTIVITAS PERAWATAN TALI PUSAT TOPIKAL ASI DAN PERAWATAN TERBUKA TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT DI KLINIK KARTIKA JAYA SAMARINDA: EFFECTIVENESS OF UMBILICAL CORD CARE WITH TOPICAL BREAST MILK AND OPEN CARE ON THE LENGTH OF UMBILICAL CORD SEPARATION AT THE KARTIKA JAYA CLINIC, SAMARINDA
Miratna Sari;
Dini Indo Virawati; Satriani
GEMA KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47539/gk.v15i2.337
Data dari WHO menghitung insidensi secara global kejadian tetanus di dunia secara kasar berkisar antara 0,5 – 1 juta kasus. Tetanus Neonatorum (TN) terhitung sekitar 50% dari kematian akibat tetanus di negara – negara berkembang. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) kematian bayi pada Tahun 2020 dari seluruh kematian neonatus yang dilaporkan, 72,0% (20.266 kematian) terjadi pada usia 0-28 hari. Teknik perawatan tali pusat yang tidak benar akan menimbulkan infeksi tali pusat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitaserawatan tali pusat topikal ASI dan perawatan terbuka terhadap lama pelepasan tali pusat di Klinik Kartika Jaya. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasy Experimental Design dengan rancangan Posttest Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang tercatat didalam buku register Klinik Kartika Jaya. Sampel diambil secara Purposive Sampling yaitu sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawatan topikal ASI lebih efektif dibandingkan dengan perawatan terbuka terhadap lama pelepasan tali pusat (p- value = 0.002) dengan nilai α = 0,05. Kata kunci: Pelepasan Tali Pusat, Perawatan Tali Pusat Terbuka, Perawatan Topical ASI Data from WHO calculates the global incidence of tetanus events ranging from 0.5 to 1 million cases. Tetanus Neonatorum (TN) accounts for about 50% of deaths due to tetanus in developing countries. Demographic and Health Survey of Indonesia (IDHS) infant mortality in 2020 of all reported neonatal deaths, 72.0% (20,266 deaths) occurred at the age of 0-28 days. Improper umbilical cord care techniques will lead to umbilical cord infection. Culture in the community that affects mothers' knowledge of caring for the umbilical cord causes mothers to be afraid or hesitant to take care of their baby's umbilical cord. Hence, mothers still behave incorrectly in caring for the baby's umbilical cord by sprinkling the umbilical cord with turmeric or leaves to allow the development of Clostridium spores that can cause infection. It can cause disease in neonates. To determine the effectiveness of topical breast milk umbilical cord care and open treatment on the length of umbilical cord detachment at Kartika Jaya Clinic. The type of research used in this research is Quasi-Experimental Design with Posttest Only Control Design. The population in this study were all newborns recorded in the register book of the Kartika Jaya Clinic. Samples were taken by purposive sampling of as many as 35 people. The results of this study indicate that topical breastfeeding treatment is more effective than open treatment on the length of umbilical cord detachment (p-value = 0.002) with a value of = 0.05. Keywords: Length of Umbilical Cord Detachment, Open Umbilical Cord Care, Topical Breast Milk Treatment
PENGARUH EDUKASI GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN INSTAGRAM TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN REMAJA DI SMA NEGERI 1 TENGGARONG
Audina Prisca Cahyani;
Dini Indo Virawati;
Satriani
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51556/ejpazih.v13i2.342
Remaja menjadi kelompok yang berpotensi mengalami obesitas. Masalah obesitas akan berakibat pada menurunnya derajat kesehatan dan produktifitas remaja. Kurangnya pengetahuan gizi menjadi salah satu penyebab obesitas sehingga intervensi dilakukan dengan cara pemberian edukasi agar dapat meningkatkan pengetahuan dan membawa perubahan positif terhadap sikap dan tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi menggunakan Instagram terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja di SMA Negeri 1 Tenggarong. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimen Design dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Responden dalam penelitian ini berjumlah 46 orang yang diberikan edukasi gizi melalui Instagram dalam bentuk infografis dan video sebanyak 2 hari sekali selama 18 hari. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tenggarong pada Mei 2024. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wicoxon dan Paired Sampel T-test menunjukkan adanya pengaruh signifikan intervensi pemberian edukasi gizi menggunakan Instagram terhadap pengetahuan (p=0,00), sikap (p=0,00), dan terhadap tindakan (p=0,00) remaja di SMA Negeri 1 Tenggarong. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja sebagai pengaruh dari pemberian edukasi gizi menggunakan Instagram.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas VII dan Penurunan Skala Nyeri Dismenora Primer Menggunakann Video Senam Dismenorhea
Nurvadila, Putri;
Virawati, Dini Indo;
Satriani, Satriani
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 4 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33490/b.v4i2.751
False information regarding menstruation has the potential to cause a variety of emotions, including worry, dread, and confusion. Worrying about getting their period or experiencing menstrual discomfort, particularly if they consider these events to be common rites of passage. By informing young girls about the typical causes of discomfort during their period, it may be possible to enhance their mental health. This research intends to demonstrate how a dysmenorrhea exercise plan may help reduce symptoms by quantifying pain on a visual analog scale. In this research, a single-group pretest-posttest format was employed using a pre-experimental design. The Wilcoxon test had 35 female students in total, and the significance level was fairly low. The findings suggest that the knowledge of the respondents may be biased. Before seeing the video, 11 respondents (31.4%) scored 67 points, while the same set of respondents (34.34%) scored 87 points on the post-test. The dysmenorrhea exercise video is effective since there is a correlation between responder knowledge and pain levels (p=0.000 on the pain scale). According to updated sources, when modified in light of recommendations for further research, dysmenorrhea exercise is expected to prove to be an effective method for lowering discomfort and encouraging movement.