Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Decision Making Behavior in Seeking Help and Utilizing Health Services in Maternal Death Cases in Berau Regency: Application of Andersen's Behavior Model and Pass Model Heni Sudiastiningsih; Iwan Muhammad Ramdan; Annisa Nurrahmawati; Nur Rohmah; Jasmawati Jasmawati; Dini Indo Virawati; Ratna Wati; Muhammad Arifin
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 3 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i3.26127

Abstract

One of the causes of the high maternal mortality rate is the delay in seeking help. Delays in seeking help will have an impact on further delays, namely delays in utilizing health facilities which result in delays in receiving appropriate and adequate services. This study is a qualitative research with a phenomenological approach by collecting data through in-depth interviews with families of cases of maternal death in Berau with the aim of exploring the family's experience in the process of seeking health help by utilizing health services for pregnant women. The results showed that social support was related to family demographics with treatment practices still found based on local tribal customs. Perceived severity and vulnerability motivated families to seek health care. Trust in the ability of health workers also plays a role in the utilization of health facilities. This study provides information for families of pregnant women, communities and policy makers in designing more effective health programs, especially increasing knowledge related to maternal health. Improving the professionalism and competence of health workers as an attraction for the community to choose health services as the first choice when they need help Keyword: Maternal mortality;health seeking behavior ;health care utilization
Factors in Stunting Prevention with Family Planning: Literature Review Dini Indo Virawati; Ega Ersya Urnia; Cristinawati B/R Haloho
BIDANA: Jurnal Ilmu dan Praktik Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2025): BIDANA: Jurnal Ilmu dan Praktik Kebidanan
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/bidana.v1i1.37

Abstract

The prevalence of stunting in Indonesia among children aged 0-23 months was approximately 32.9% in 2013. In 2016, the value decreased to 26.1% but increased in 2018 to 29.9%. The results of a nutrition study in Indonesia (SSGI) in 2021 show that the prevalence of stunting in toddlers is approximately 24.4%. In East Kalimantan, the prevalence of stunting is approximately 22.8%, which is lower than the national prevalence. From the previous study, the prevalence of stunting increases in large families with more than 3 toddlers, mothers who visit health care less than 4 times during pregnancy, baby boys, children aged 12-23 months, and babies with low birth weight (<2500 g). One way to control the causes is by using contraception. This research used a literature review of three articles selected based on inclusion characteristics, namely articles published within the last 4 years, with an ISSN, and using a cross-sectional method. The results from the 3 articles indicate that there is a relationship between contraception and a decrease in stunting, and we suggest empowering contraception users to prevent stunting. Keywords: contraception, stunting.
Efektivitas Akupresure dan Pijat Oksitosin Terhadap Waktu Pengeluaran Kolostrum pada Ibu Postpartum di Ruang Catelya RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara Mannu Sabba, Rusdiani; Dini Indo Virawati; Satriani
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 2 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i2.247

Abstract

Pendahuluan: ASI merupakan hadiah pertama untuk bayi baru lahir dikehidupannya. Masalah yang sering dihadapi ibu post partum adalah koostrum yang belum keluar sehingga perlu dilakukan upaya non farmakologis yaitu akupresure dan pijat oksitosin. Tujuan penelitian: mengetahui efektvfitas akupresure dan pijat oksitosin efektif terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu postpartum. Metodologi : Quasi experimental design dengan rancangan penelitian Post-test Only Design, populasi adalah seluruh ibu postpartum hari I dan II yang melahirkan di RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara. Instrumen penelitian adalah SOP dan lembar observasi. Teknik analisa data univariat dan analisa bivariat menggunakan uji independent t test. Hasil : Tidak ada perbedaan efektifitas waktu pengeluaran kolostrum antara kelompok yang dilakukan akupresure dan kelompok yang dilakukan pijat oksitosin pada ibu post partum di RSUD Ratu Aji Putri Botung dengan nilai p value 0,201 dimana selisih waktu pengeluaran kolostrum 0,575 jam. Kesimpulan : akupresure dan pijat oksitosin dapat mempercepat waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum. Kata Kunci : Akupresure, Pijat Oksitosin, Waktu Pengeluaran Kolostrum
Pengaruh Konseling PoPa-B Pada Ibu Nifas Terhadap Pengetahuan dan Keputusan Memilih Kontrasepsi di Klinik Ramlah Parjib Tahun 2023 Ningsih, Windi Muliana; Virawati, Dini Indo; Rahman, Gajali
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 7 No 2 (2023): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v7i2.301

Abstract

Latar Belakang: Media informasi sangat berperan penting dalam mentransfer informasi kepada masyarakat. Banyak masyarakat belum mengetahui alat kontrasepsi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh konseling PoPa-B pada ibu nifas terhadap pengetahuan dan keputusan memilih kontrasepsi di Klinik Ramlah Parjib. Metedologi: Penelitian Quasi Eksperimental dengan One Group Pretest Posttest. Sampel penelitian berjumlah 41 orang dengan teknik Probability Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji statistik yang digunakan yakni Uji McNemar. Hasil : Pengetahuan responden sebelum diberikan konseling PoPa-B menunjukkan hampir seluruhnya berpengetahuan kurang. Sedangkan, setelah diberikan konseling PoPa-B hampir seluruh responden berpengetahuan baik. Hasil Uji McNemar didapatkan nilai ρvalue 0,000 < α 0,05, artinya adanya pengaruh konseling PoPa-B pada ibu nifas terhadap pengetahuan dan keputusan memilih kontrasepsi di Klinik Ramlah Parjib. Kesimpulan: Materi PoPa-B hendaknya dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan bidan dan sebagai sumber informasi yang inovatif.
The Hubungan Pola Makan terhadap Status Gizi (BB/U) Anak Balita 12-60 Bulan di Wilayah Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Cristinawati B/R Haloho; Fara Imelda Th Patty; Evy Nurachma; Lidia Lushinta; Elisa Goretti Sinaga; Dini Indo Virawati; Emmy Putri Wahyuni
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1772

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Prevalensi masalah gizi balita di Kabupaten Bulungan masih di atas target nasional dan diduga terkait pola makan yang tidak optimal. Tujuan: Menganalisis hubungan pola makan terhadap status gizi (BB/U) balita usia 12–60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Selor. Metode: Penelitian cross sectional pada 98 balita yang dipilih secara purposive; pola makan dikaji menggunakan kuesioner food recall 1×24 jam dan status gizi dihitung berdasarkan indeks BB/U, dianalisis dengan Spearman’s rank correlation. Hasil: Mayoritas balita memiliki pola makan baik (58,1%), namun 43,9% berstatus gizi kurang atau sangat kurang; terdapat hubungan bermakna antara pola makan dan status gizi (p=0,001; r=0,319, hubungan positif kekuatan sedang). Simpulan: Perbaikan kualitas pola makan berkaitan dengan peningkatan status gizi balita di Puskesmas Tanjung Selor. Saran: Tenaga kesehatan perlu mengoptimalkan edukasi pola makan seimbang dan praktik pemberian ASI eksklusif serta MP-ASI tepat waktu melalui program 1000 HPK dan konseling gizi keluarga
The Efficacy of the ‘My Darling’ Family Planning App in Reducing Unmet Postpartum Dini Indo Virawati; Lidia Lushinta; Elisa Goretti Sinaga
MEDICA (International Medical Scientific Journal) Vol. 8 No. 3 (2026): MEDICA (International Medical Scientific Journal)
Publisher : Borneo Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/medica.v8i3.977

Abstract

Unmet need for family planning is highest among women during the first year postpartum, reflecting gaps in access to effective counselling services, particularly during the COVID-19 pandemic. Integrating family planning counselling into antenatal and postnatal care has been proposed as a strategy to improve service efficiency and accessibility. Therefore, this study aimed to identify the family planning counselling needs of pregnant women during the COVID-19 pandemic, develop an online counselling application (“My Darling KB”), and evaluate its effectiveness in reducing postpartum unmet need for family planning. This study employed a quantitative experimental approach using a randomized controlled trial (RCT) design. A total of 150 pregnant women from four selected clinics in Samarinda City were randomly allocated to either the intervention or control group, with 75 participants in each group. The intervention group received counselling through the “My Darling KB” application, while the control group received standard care. The results showed that baseline characteristics between the intervention and control groups were comparable. The use of the “My Darling KB” application significantly reduced postpartum unmet need for family planning. Furthermore, pregnant women who received counselling through the application demonstrated a higher intention to use modern contraceptive methods compared to those in the control group. In conclusion, the “My Darling KB” application is an effective digital intervention for improving family planning counselling and reducing postpartum unmet need for contraception. This approach offers a promising strategy to enhance access to reproductive health services, particularly in contexts with limited face-to-face interaction, such as during the COVID-19 pandemic.
Efektivitas Teka-Teki Silang sebagai Media Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa Sekolah Dasar di Samarinda Nino Adib Chifdillah; Adinda Gusti Nurhaliza; Yona Palin; Dini Indo Virawati
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i4.5135

Abstract

Oral health is a global health issue among children. The study aimed to analyze the effect of health education using crossword puzzles on knowledge about oral health among students at SDN 006 Loa Janan Ilir. The study was a pre-experimental study using an one-group pretest-posttest design. The intervention involved health education using crossword puzzles as a medium. The sample consisted of 79 fifth-grade students selected through total sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed statistically using the Wilcoxon test. The validity of the questionnaire was tested by comparing the calculated r-value with the table r-value. The questionnaire validity test used Cronbach's Alpha value. The research results showed that most respondents were 11 years old (63 students, 79.7%), female (45 students, 57%), had parents with a secondary education level (40 students, 50.6%), and had never received information about KGM (64 students, 81%). The number of students with good knowledge increased by 56 (80.9%). Meanwhile, the number of students with adequate knowledge decreased by 44, and the number of students with insufficient knowledge decreased by 12. Statistical analysis results indicated that there was an effect of the intervention on respondents' knowledge (ρ-value=0.000). Crossword puzzles was effective as a health education media about oral health for elementary school students.
Pemberdayaan kader dan orang tua dalam pencegahan stunting melalui gerakan peduli stunting di Desa Bukit Raya Ega Ersya Urnia; Rosalin Ariefah Putri; Rahmawati Wahyuni; Heni Suryani; Riana Trinovita; Nursari Abdul Syukur; Jasmawati Jasmawati; Dini Indo Virawati; Ni Nyoman Murti; Eka Farpina
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 8, No 1 (2026): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v8i1.2993

Abstract

Angka stunting tertinggi di Kalimantan Timur terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara (268 kasus), diikuti Samarinda (194 kasus) dan Balikpapan (179 kasus). Di wilayah Puskesmas Teluk Dalam, prevalensi stunting mencapai 64% (171 kasus), sementara di Desa Bukit Raya terdapat 34 balita stunting, angka ini berada di atas rata-rata kabupaten. Permasalahan utama adalah program penanggulangan stunting yang belum berkesinambungan akibat keterbatasan tenaga kesehatan serta belum adanya penyuluhan kepada orang tua. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan angka stunting di Desa Bukit Raya melalui dukungan terhadap tenaga kesehatan dalam pelayanan balita, pemberdayaan kader, serta peningkatan pengetahuan orang tua tentang dampak stunting. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi dan pelatihan kader kesehatan serta penyuluhan kepada orang tua untuk meningkatkan kepedulian terhadap stunting. Mitra kegiatan adalah kader kesehatan dan perangkat desa (kepala desa, sekretaris desa, dan kepala dusun) yang berperan sebagai role model dalam keberlanjutan program melalui pembentukan “Gerakan Peduli Stunting”. Target capaian meliputi terbentuknya tim Gerakan Peduli Stunting, peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dari tidak ada menjadi ada, peningkatan kapasitas mitra dalam edukasi stunting hingga 100%, peningkatan capaian pelayanan kesehatan reproduksi dari 66% menjadi 77%, serta peningkatan keterampilan kader dan masyarakat sebagai mentor edukasi stunting dari 0% menjadi 100%.
Keefektifan Media Video Breast Care Sadari Dan Leaflet Terhadap Minat Melakukan Praktik Sadari Pada WUS Di Klinik Aminah Amin Rianta 1 Bidari, Anisa Dwi; Virawati, Dini Indo; ., Satriani
Jumantik Vol 10 No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i1.4777

Abstract

Hasil riset dari Global Burden Cancer (GLOBOCAN) pada tahun 2020 kanker payudara terletak pada posisi kedua dengan angka kematian 626.679 kasus kematian. Salah satu penyebab terdeteksinya kanker stadium lanjut adalah terbatasnya pengetahuan mengenai kanker payudara. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas media video Breast Care Periksa Payudara Sendiri (BC-SADARI) dan leaflet terhadap minat melakukan SADARI pada WUS di Klinik Aminah Amin Rianta 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental dengan desain penelitian two group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah wanita usia subur berkunjung ke Klinik Aminah Amin Rianta 1. Sampel diambil secara Purposive Sampling yaitu sebanyak 88 orang dengan teknik Purposive Sampling. Pengambilan sampel dilakukan selama bulan April 2022. Berdasarkan hasil uji normalitas yang didapat maka peneliti akan menggunakan uji non parametrik berupa uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini yaitu nilai p-value 0.000<0.05 menunjukkan bahwa kedua media efektif dalam meningkatkan minat melakukan SADARI. Kemudian mean yang didapatkan dari kelompok video yaitu 22.50 sedangkan mean pada kelompok leaflet yaitu 17.50. Hasil ini dapat disimpulkan jika media video lebih efektif dibanding dengan media leaflet. Berdasarkan hasil maka disarankan tenaga kesehatan di klinik Aminah Amin Rianta 1 dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang SADARI dan mengedukasi keluarga sehingga meningkatkan dukungan untuk mendeteksi kanker payudara.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JINTEN HITAM TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI SMPN 22 SAMARINDA Cahyan Zaini; Dini Indo Virawati; Ratnawati
Indonesian Food and Nutrition Research Journal Vol 1 No 2 (2025): September
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan kelanjutan dampak kekurangan zat gizi makro dan mikro. Jinten Hitam merupakan rempah yang diketahui sebagai obat herbal terapi anemia karena mengandung senyawa aktif thymoquinone dan zat gizi yang mampu membantu dalam proses pembentukan sel darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak jinten hitam terhadap kadar hemoglobin remaja putri dengan anemia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain One Group Pretest- Posttest. Sampel terdiri dari 15 remaja putri dengan anemia yang berusia 12-14 tahun. Intervensi dilakukan dengan pemberian ekstrak jinten hitam selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jinten hitam kepada remaja putri selama 15 hari berpengaruh terhadap kadar hemoglobin, rata-rata kadar hemoglobin sebelum intervensi adalah 11,05 g. Setelah intervensi, rata-rata kadar hemoglobin meningkat menjadi 12,47 g/dL. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,001). Peningkatan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 1,36 g/dL menunjukkan bahwa ekstrak jinten hitam efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia.