Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Antibacterial and antioxidant activity of Endophytic Fungal Extract Isolated from the Root of Sonneratia caseolaris Noviyanto, Noviyanto; Oktiansyah, Rian; Nasution, Sakinah Salman Ahmad; Utami, Riza; Amelia, Dea
Life Science and Biotechnology Vol. 3 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Department of Biology, Faculty Mahematics and Natural Sciences, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sonneratia caseolaris is a mangrove species of considerable pharmacological importance; however, its natural populations are increasingly threatened by habitat degradation and overexploitation. Endophytic biotechnology provides a sustainable alternative for exploring the bioactive potential of this plant without imposing additional pressure on its fragile ecosystem. This study aimed to evaluate the antibacterial and antioxidant activities of endophytic fungal extracts isolated from the roots of S. caseolaris. Morphological and molecular techniques were employed for fungal identification, while antibacterial activity was assessed using the disc diffusion assay, and antioxidant capacity was evaluated through the DPPH radical scavenging assay. The selected fungal isolate, RSC2, exhibited strong antibacterial and antioxidant activities. Thin Layer Chromatography (TLC) analysis confirmed the presence of flavonoid compounds, and molecular identification verified the isolate as Aspergillus niger. This study reports, for the first time, the isolation of A. niger from S. caseolaris roots with the ability to produce flavonoid metabolites exhibiting notable bioactive potential. These findings provide a scientific basis for future in vivo investigations aimed at developing natural compounds from mangrove-associated endophytes as promising pharmaceutical candidates.
IDENTIFIKASI KETIDAKSTABILAN TANGGUL WADUK DESA KEMUJA KABUPATEN BANGKA MENGGUNAKAN METODE SELF-POTENTIAL (SP) Amelia, Dea; Asisah, Tina; Santya, Indah; Kusmita, Tri; widyaningrum, yekti
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.8266

Abstract

Waduk merupakan suatu bangunan buatan yang berfungsi untuk menampung air. Penyebab utama yang dapat menyebabkan kerusakan pada badan tanggul biasanya adalah keruntuhan tanggul yang disebabkan oleh ketidakstabilan tanggul tersebut. Ketidakstabilan tanggul dapat terjadi karena adanya rembesan air yang menyebabkan tanah menjadi jenuh air. Tanggul Waduk Desa Kemuja hingga saat ini terdapat beberapa retakan pada badan tanggul yang kemungkinan dapat menyebabkan keruntuhan tanggul apabila tidak ditangani lebih lanjut. Penelitian ini mengidentifikasi kondisi lapisan tanah pada tanggul agar dapat mengetahui ketidakstabilan tanggul Waduk di Desa Kemuja menggunakan metode geolistrik self-potential (SP). Penelitian ini dilakukan dengan mengukur 3 lintasan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, pada lintasan 1 terdapat ketidakstabilan tanggul pada jarak 110 m dengan nilai potensial sebesar -11,1 mV dan pada jarak 125 m sebesar -10,8 mV, pada lintasan 2 terdapat pada jarak 155 m sebesar -1,3 mV, dan pada lintasan 3 terdapat pada jarak 55 m sebesar -4,1 mV. Ketidakstabilan tanggul menunjukan anomali negatif ketika rembesan air masuk ke tanggul. Zona ini dapat menyebabkan keruntuhan sehingga dapat mengganggu kestabilan tanggul. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa metode self-potential (SP) dapat digunakan sebagai solusi tercepat untuk mencegah kerusakan tanggul berdasarkan identifikasi ketidakstabilan tanggul.
Kontribusi Faktor Harga dan Citra Merek terhadap Kepuasan Konsumen Produk Wall's di Kabupaten Bekasi Amelia, Dea; Putri, Rennita Aulia; Loi, Yuniar; Abdullah, Muhammad
Jurnal Arastirma Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v5i1.43944

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi faktor harga dan citra merek terhadap kepuasan konsumen produk Wall's di kabupaten Bekasi. Fokus utama dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh harga dan citra merek terhadap tingkat kepuasan konsumen dan menentukan hubungan sebab-akibat antara kedua variabel tersebut dengan kepuasan konsumen. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan aliran positivisme yang berfokus pada pengumpulan data spesifik dari populasi yang ditentukan. Teknik purposive sampling diterapkan dengan kriteria responden yang berusia minimal 17 tahun, tinggal di kabupaten Bekasi, dan telah membeli produk es krim merek Wall's dalam sebulan terakhir. Jumlah responden ditentukan menggunakan rumus Lemeshow untuk memastikan representativitas sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode statistik untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Hasil. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor harga dan citra merek memiliki kontribusi signifikan terhadap kepuasan pelanggan produk Wall's di Kabupaten Bekasi. Model regresi linier yang diperoleh adalah Y = 5.896+ 0.505 X1+0.422 X2. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan satu unit pada faktor harga berkontribusi sebesar 0.505 terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan setiap kenaikan satu unit pada citra merek berkontribusi sebesar 0.422. Analisis korelasi dan determinasi mengungkapkan nilai R² sebesar 0.563, yang menunjukkan bahwa 56.30% dari variasi dalam kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel harga dan citra merek. Uji parsial menunjukkan bahwa baik harga maupun citra merek memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan nilai t hitung masing-masing lebih besar dari t tabel. Uji simultan dengan uji F menunjukkan bahwa faktor harga dan citra merek secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F hitung sebesar 59.893, lebih besar dari F tabel 3.094. Implikasi. Temuan penelitian ini memiliki beberapa implikasi praktis untuk strategi pemasaran produk Wall's. Pertama, perusahaan harus mempertimbangkan strategi penetapan harga yang kompetitif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, dengan memastikan bahwa harga produk sesuai dengan kualitas yang diterima konsumen. Kedua, citra merek yang positif memainkan peran penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga perusahaan perlu fokus pada penguatan citra merek melalui promosi yang menonjolkan kualitas dan keunggulan produk. Perusahaan disarankan untuk meluncurkan promosi harga spesial dan program kontrol kualitas yang ketat untuk meningkatkan kesesuaian antara harga dan kualitas. Selain itu, memperbaiki aspek corporate image dengan kampanye transparan dan corporate social responsibility dapat meningkatkan reputasi perusahaan. Terakhir, perusahaan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menawarkan paket penawaran yang memungkinkan konsumen mencoba berbagai varian rasa es krim dengan harga terjangkau, yang pada akhirnya dapat mendorong pembelian ulang dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Adjunctive Treatment: Ozone Bagging Pada Ny. S dan Ny. N dengan Diabetic Foot Ulcer di Wocare Center Kota Bogor Amelia, Dea; Naziyah, Naziyah; Fajar, Kana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.13665

Abstract

 ABSTRAK Diabetic Foot Ulcer yaitu suatu kondisi kronis yang berkaitan dengan diabetes mellitus dan memengaruhi bagian bawah tubuh, umumnya manifestasi berupa kerusakan pada jaringan yang berhubungan dengan gangguan neurologis dan penyakit pembuluh darah perifer. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor (Kusumaningrum et al., 2020). Masalah utama dalam perawatan pasien Ny. S dan Ny. N ialah gangguan integritas kulit yang dapat dilihat melalui data subjektif dan objektif, termasuk gejala dan tanda utama seperti adanya luka diabetic foot ulcer. Kedua pasien ini menjalani terapi tambahan, yakni terapi ozone bagging sebagai bagian dari perawatan luka mereka. Terapi ozone bagging telah terbukti efektif dalam mendukung proses penyembuhan luka, berkurangnya risiko infeksi, dan menghilangkan bau pada luka. Terapi ozon dilakukan setiap pertemuan perawatan luka, dengan frekuensi tiga kali seminggu, dan durasi 15 menit per sesi untuk Ny. S dan Ny. N. Hal itu bisa kita lihat pada penurunan skor luka memakai winner scale score serta penurunan parameter bau odor menggunakan odor assesment tools. Kata Kunci: Diabetic Foot Ulcer, Terapi ozone bagging ABSTRACT Diabetic Foot Ulcer is a chronic condition related to diabetes mellitus and affecting the lower part of the body, generally manifesting in the form of tissue damage associated with neurological disorders and peripheral vascular disease. This is caused by various factors (Kusumaningrum et al., 2020). The main problem in patient care Mrs. S and Mrs. N is a disorder of skin integrity that can be seen through subjective and objective data, including main symptoms and signs such as the presence of diabetic foot ulcers. These two patients underwent additional therapy, namely ozone therapy as part of their wound treatment. Ozone therapy has been proven effective in supporting the wound healing process, reducing the risk of infection, and eliminating wound odor. Ozone therapy is carried out at every wound care appointment, with a frequency of three times a week, and a duration of 15 minutes per session for Mrs. S and Mrs. N. We can see this in the decrease in wound scores using the winner scale score and the decrease in odor parameters using odor assessment tools. Keywords: Diabetic Foot Ulcer, Ozone Therapy  
PEMANFAATAN BAHAN MAKANAN LOKAL SEBAGAI SUMBER NUTRISI UNTUK ANAK USIA DINI DI DESA MARGAMUKTI KECAMATAN PANGALENGAN Amelia, Dea; Rafifah, Fairuz Afra; Fauziah, Jihan; Syarifah, Zulfa; Jayadinata, Asep Kurnia; Muqodas, Idat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41561

Abstract

Pemanfaatan bahan makanan lokal sebagai sumber nutrisi untuk anak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya di Desa Margamukti, kecamatan Pangalengan. Desa Margamukti memiliki potensi besar dalam menghasilkan sayur-sayuran seperti kentang, wortel, dan lainnya, yang dapat menjadi sumber nutrisi penting bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan bahan makanan lokal sebagai sumber nutrisi melalui edukasi dan pelatihan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, wawancara dan pendampingan ibu rumah tangga dalam pengolahan bahan lokal menjadi makanan menarik, seperti bento. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini bisa meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya makanan lokal dalam mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, kreativitas dalam pengelolaan bahan makanan lokal mampu membuat anak tertarik untuk mengkonsumsinya.
Identifikasi Zona Lemah Tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) Bumang Desa Kemuja Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner Amelia, Dea; Widyaningrum, Yekti; Indriawati, Anisa
Jurnal Riset Fisika Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jrfi.v5i1.4940

Abstract

The Bumang Watershed is a stream of water originating from the Bumang Reservoir in Kemuja Village, Bangka Regency to hold back water from flooding the surrounding rice fields. Since the Bumang watershed embankment was built, the embankment has been damaged in the upper part of the Bumang watershed. The main cause is underground erosion. The erosion caused the embankment foundation to become weak, which was identified as a weak zone. The method used to identify weak zones in the embankment is the Wenner configuration resistivity geoelectric method. The Wenner configuration has good sensitivity to lateral changes compared to other configurations. Field data acquisition consisted of four passes with different electrode lengths and spacings. Based on the 2D cross-section of the subsurface of the Bumang watershed embankment, the weak zone is located on tracks 1, 2, and 3. On track 1 it is at a depth of 2.50 m - 3.19 m and 1.30 m - 3.19 m; on track 2 it is at a depth of 0 m - 2 m; and on track 3 it is at a depth of 0 m - 7 m, 2 m - 4.50 m, and 0 m - 4 m respectively.