Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Sosialisasi 5 Aspek Hidup Menggereja untuk Menumbuhkan Kesadaran dan Keterlibatan Aktif Mahasiswa Katolik di Kota Pontianak Ona Sastri Lumban Tobing; Florentina Dwi Astuti; Exnasia Retno Palupi Handayani
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i6.1079

Abstract

Pembinaan ini bertujuan untuk mensosialisasikan Panca Tugas Gereja yang disebut juga dengan istilah aspek hidup menggereja untuk menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif mahasiswa Katolik di Kota Pontianak. Peningkatan keterlibatan mahasiswa Katolik melalui penguatan apek hidup menggereja menjadi penting karena pengungkapan dan perwujudan iman itu sendiri tidak hanya melibatkan pengetahuan yang baik (moral knowing), tetapi juga merasakan dengan baik atau loving good (moral feeling), dan perilaku yang baik (moral action) melalui aspek hidup menggereja. Dalam konteks keterlibatan hidup menggereja, penguatan nilai-nilai hidup menggereja perlu dilakukan secara holistik sampai implementasi dalam hidup sehari-hari. Metode yang digunakan adalah katekese dengan model Shared Christian Praxis (SCP) yang dikembangkan oleh Thomas Groome kepada para mahasiswa Katolik di Kota Pontianak. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterlibatan partisipatif untuk mengintegrasikan aspek-aspek hidup menggereja dalam hidup sehari-hari dimana ia berada. Keberhasilan pembinaan ini menunjukkan bahwa integrasi peningkatan kemampuan mahasiswa Katolik terhadap penguatan aspek-aspek hidup menggereja dapat menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif, spiritualitas atau relasi rohani yang baik, hubungan yang positif antara mahasiswa dengan lingkup paroki, dan orangtua serta umat di lingkungan kampus, lingkungan sekitarnya, serta terintegrasi pula dengan nilai-nilai karakter dalam dan kehidupan sehari-hari.
Pengembangan E Modul Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk Mendukung Student’s Self Learning Tobing, Ona Sastri Lumban; Astuti, Florentina Dwi; Handayani, Exnasia Retno Palupi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.10571

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain e modul Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk mendukung kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama dengan tingkat kedewasaan peserta didik yang lebih rendah, sehingga kesadaran untuk belajar secara mandiri juga lebih rendah. Oleh karena itu, guru perlu menciptakan perangkat mengajar menarik yang dapat mendukung kemandirian belajar peserta didik. Berdasarkan pra observasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri Pontianak, peneliti menemukan bahwa sekolah tersebut belum pernah menggunakan e modul dalam proses pembelajaran PAK hanya menggunakan buku pegangan guru dan peserta didik. Selain itu buku pendukung yang digunakan sangat minim dikarenakan guru mengusahakan sendiri buku untuk menunjang proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil wawancara bersama guru Pendidikan Agama Katolik di sekolah tersebut, disampaikan bahwa proses pembelajaran masih berpusat pada guru. Sehingga peserta didik masih kurang optimal dalam belajar mandiri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian R&D (Reseach and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini terbatas hanya sampai uji coba kepraktisan pengembangan e modul. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII di SMP Negeri Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan observai dan lembar angket. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil uji coba dalam penelitian ini pada 5 SMP di Pontianak dengan sampel yang diambil penggunaan angket sebanyak 78 peserta didik. Perolehan dari sebaran angket respon peserta didik menunjukkan indikasi kebermanfaatan 4,80, kemudahan 4,68, dan kepuasan 4,74. Ditambahkan dengan angket respon guru menunjukkan indikasi keefektifan 4,7, interaktif 5, efisien 4,6 dan kreatif 4,62. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan e modul PAK dan Budi Pekerti berpengaruh untuk mendukung student’s self learning peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan e modul dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik sangat valid dan praktis untuk digunakan.
Pelatihan E Modul Pendidikan Agama Katolik Dan Budi Pekerti Kepada Peserta Didik Kelas VII Di SMP Negeri 10 Pontianak Tobing, Ona Sastri Lumban; Florentina Dwi Astuti; Handayani, Exnasia Retno Palupi; Meman, Oktavianey Gasperius Hamahena
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1170

Abstract

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya mengoptimalkan peran guru Pendidikan Agama katolik dan Budi Pekerti dalam mendesain e modul pembelajaran dengan melibatkan peserta didik secara aktif dan terlibat. Keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti melalui pemanfaatan e modul  sebagai salah satu pilihan sumber belajar dapat semakin meningkat yang dapat diakses kapan dan saat dimana pun. Pelatihan ini diberikan kepada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 10, dengan mendesai perangkat pengajaran yang menarik dan dapat mengajarkan kepada peserta didik. Pelatihan ini berfokus pada desain dan penggunaan e modul dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti. Berdasarkan pra observasi di Sekolah Menengah Pertama, proses pembelajaran berpusat kepada guru menggunakan buku pegangan dan peserta didik hanya menggunakan LKS. Lokasi pelaksanan pelatihan pada SMP Negeri 10 Kota Pontianak dengan sampel peserta didik sebanyak 30 orang. Demonstrasi yang dilakukan dalam pelatihan ini dengan memperagakan secara langsung materi pembelajaran yang sudah didesain dalam e modul  pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti. Hasil dari pelatihan ini adalah peserta didik antusias dan terlibat aktif mempelajari materi dengan sebaran angket respon menunjukkan indikasi kebermanfaatan, kemudahan, kepuasan dan interaktif yang diharapkan dapat memberikan peningkatan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran.
Analisis Pendidikan Karakter Pada Pelajaran Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Dasar Katolik Kota Pontianak Lumban Tobing, Ona Sastri; Palupi Handayani, Exnasia Retno; Astuti, Florentina Dwi
Educatio Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v18i2.24343

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berangkat dari analisis implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Katolik, Kota Pontianak. Bentuk penelitian yang digunakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mendalami terkait implementasi nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti pada tingkat Sekolah Dasar Katolik. Alat dalam pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Temuan dalam penelitian ini adalah para guru Pendidikan Agama Katolik memahami indikator nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan kepada peserta didik, dan diimplementasikan dalam materi pelajaran maupun diluar mata pelajaran tersebut. Terlihat para guru Pendidikan Agama Katolik berupaya semaksimal mungkin untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada peserta didik sejak dini sebagai pengetahuan dalam bersikap, bertindak dan berperilaku baik dan moral yang baik pula sebagai masa depan bangsa
Katekese Paud/Minggu Gembira di Stasi Santo Yosef Ensibau Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga Balai Sebut-Jangkang Astuti, Florentina Dwi; Lumban Tobing, Ona Sastri; Meman, Oktavianey G. P. H.; Handayani, Exnasia Retno Palupi; Markus, Markus; Gery, Julvius
Amare Vol. 1 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/ja.v1i2.117

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan tujuan mengadakan katekese kepada PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan Minggu Gembira di stasi Santo Yosef Ensibau, Paroki Santa Perawan Maria Balai Sebut-Jangkang. Adapun tema dalam katekese ini adalah “katekese tanda salib (kepada PAUD) dan mengasihi sesama sebagai anak-anak Allah dalam terang (kepada Minggu Gembira). Metode dalam kegiatan pengabdian ini adalah pembinaan iman dalam bentuk katekese kepada PAUD dan Minggu Gembira yang diadakan hari Minggu tanggal 23 Oktober 2022 pada pagi hari sebelum di Gereja Santo Yosef Ensibau. Hasil kegiatan ini diharapkan agar umat; khususnya pengurus Gereja, pembina dan orang dewasa lainnya dapat membantu kegiatan katekese anak; PAUD/Mg yang sudah lama vakum. Serta berupaya menghidupkan kembali kegiatan katekese ini demi keberlangsungan pembinaan iman anak khsuusnya katekese PAUD/MG ini. Kata kunci: Katekese anak; PAUD/Minggu Gembira
EFL Speaking Achievement in Undergraduate Oral Presentations: The Roles of Enjoyment and Self-Efficacy Cenderato Cenderato; Exnasia Retno Palupi Handayani
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Culture, Management, and Business Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v12i2.17855

Abstract

English speaking achievement is a crucial outcome in foreign language learning, yet the interplay of affective factors like enjoyment and self-efficacy as determinant predictors remains an essential area for exploration. The purpose of this research is to determine the interrelationships among students’ English enjoyment, self-efficacy, and speaking achievement. Additionally, it also plays a mediating role in the relationship between self-efficacy and speaking achievement. The rationale for this investigation is rooted in developing more effective teaching strategies by understanding how positive emotions and confidence contribute to measurable language outcomes. This quantitative study employed a cross-sectional design involving undergraduate students at STAKat Negeri Pontianak. The sample included 102 students enrolled in the second semester. Data were collected using a speaking presentation test to measure achievement, along with validated questionnaires and semi-structured interviews to assess enjoyment and self-efficacy. The key findings revealed a positive prediction of speaking achievement when enjoyment and self-efficacy were considered together. The analysis underscored a moderate positive correlation, suggesting that self-efficacy had a moderate effect on speaking achievement. Crucially, the results provided evidence that enjoyment played a significant mediating role in the relationship between students’ self-efficacy and their speaking achievement. These findings carry significant pedagogical implications, suggesting that fostering positive emotions and enhancing student enjoyment is not merely a supplementary goal but a crucial factor that directly improves language learning outcomes. Teachers should focus on creating an emotionally supportive classroom environment to leverage this interplay for more effective foreign language speaking instruction.
Manghobasi dalam Batak Toba sebagai Ekspresi Kasih dan Persekutuan dalam Gereja Katolik: Studi Fenomenologis Lumban Tobing, Ona Sastri; Handayani, Exnasia Retno Palupi; Astuti, Florentina Dwi; Meman, Oktavianey Gasperius Patana Hamahena
Borneo Review Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/0gev5756

Abstract

The manghobasi tradition in Batak Toba culture represents a form of communal solidarity and mutual assistance deeply rooted in social life. Within the context of Batak Toba Catholic communities, manghobasi is not merely a social act but also an expression of love and ecclesial communion grounded in the teachings of Christ. This study aims to explore the meaning of manghobasi among Batak Toba Catholics and to identify the theological values embodied in this practice. The research employs a qualitative phenomenological approach, focusing on the lived experiences of Catholic believers who practice manghobasi. Data were collected through in-depth interviews and Questionnaire, then analyzed using data reduction, meaning categorization, and thematic description. The findings reveal that manghobasi encompasses three essential meanings: (1) as a manifestation of God’s love through selfless service to others; (2) as an expression of ecclesial communion, strengthening solidarity and togetherness within the community; and (3) as a form of inculturated Catholic faith in Batak Toba culture, where Gospel values are embodied in local tradition. Thus, manghobasi bridges faith and culture, serving as a pastoral inspiration for the Church to nurture love and solidarity among the faithful.