Ririn Linawati, Ririn
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Sentra Cendekia

Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orangtua terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini di TK Pertiwi 42 Gayamsari Semarang Linawati, Ririn; Anisha, Rhisma Nur; Santoso, Didik Ardi
Sentra Cendekia Vol 5 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i1.3124

Abstract

Dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya, anak mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi seperti kebutuhan akan stimulasi atau pendidikan. Pendidikan bagi anak sangatlah penting untuk menunjang mereka dalam memenuhi perannya dimasa depan. Keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan terpenting bagi seorang anak, sehingga memenuhi kebutuhan pendidikana anak merupakan tugas utama keluarga. Namun, tidak semua keluarga dapat mengambil tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya. Masih belum lancarnya kondisi sosial ekonomi dan kebutuhan pemenuhan kebutuhan sehari-hari nampaknya turut mempengaruhi sulitnya pemenuhan kembutuhan anak. Dampak dari kondisi tersebut membuat anak menjadi pendiam atau pemalu yang berakibat pada interaksi sosial anak dilingkungan sekolah. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh ekonomi keluarga terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun dilingkungan sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pertiwi 42 Gayamsari dengan 2 subjek kakak beradik yang berada dikelompok A dan kelompok B. Waktu penelitian dilakukan pada akhir bulan november sampai awal bulan desember tahun 2023. Penelitian yang akan dilakukan peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa ekonomi keluarga memengaruhi interaksi sosial anak ketika berada dilingkungan sekolah yang menjadikan anak lebih pendiam dan sedikit berinteraksi dengan anak lainnya.
Peningkatan Kecerdasan Naturalis melalui Kegiatan Hijau Kebunku pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati Elyana, Luluk; Linawati, Ririn
Sentra Cendekia Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i2.3110

Abstract

Tujuan penelitian ini mendiskripsikan peningkatan kecerdasan naturalis anak mellui kegiatan hijau kebunku di TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati. Adapun pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, hal ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian yang ingin dicapai yaitu untuk mendiskripsikan dan menganalisa peningkatan kecerdasan naturalis anak melalui kegiatan hijau kebunku. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik TK Annida Ya Fatimab Tayu Pati dengan jumlah 21 anak yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 11 anka laku-laki. Hasil penelitian bahwa pembelajaran dengan kegiatan hijau kebunku dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak 92%, peeningkatan ini melampaui standar keberhasilan kecerdasan naturalis anak tersebut berdasarkan pada hasil penelitian siklus I dan siklus II dengan indikator capaian peserta didik (1) sikap mampu merawat tanaman (2) sikap mampu menyukai tanaman (3) sikap mampu beradaptasi dengan lingkungan kebun (4) sikap mampu menikmati hijau kebunku.
Efektivitas Bermain konstruktif dengan Metode “Building Blocks” untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif pada anak usia dini anjarsari, Irna; Linawati, Ririn; Furi, Atika Zahra; Sari, Ika Tyas Mustika; Munawaroh, Hidayatu; Hidayati, Salis Wahyu
Sentra Cendekia Vol 5 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i3.3537

Abstract

Constructive play with the Building Blocks method can provide building blocks for children to explore mathematical concepts and improve their social skills through interaction in play activities. This activity not only stimulates creativity, but also supports the development of communication and collaboration skills among children. educators pay less attention to children playing with blocks and tend to provide immediate intervention. When children create buildings from blocks, the teacher is not only an example and facilitator but can be a partner when children play with blocks. The sample of this study from institutions in one cluster, namely PAUD Herni Dwi Wulan totaling 28 children as an experimental group and PAUD Anak Ceria totaling 26 children as a control group. Research data can be quantitative and qualitative data in the form of numbers and observations during activities. The tcount result of creative thinking ability is then compared with the ttable price = 2.008, with the interpolation formula of dk = 52. Based on these calculations, it turns out that the tcount is greater than the ttable (4.147 > 2.008), thus Ho is rejected and Ha is accepted. Constructive play with the “Building Blocks” method, proven effective for improving creative thinking skills in early childhood, based on an assessment with the Independent Sample t-test which shows the results of t count greater than t table.
Pembiasaan Perilaku Hidup Sehat dan Tindakan Darurat sebagai Inisiasi Program Parenting di PAUD Alam Jungle School Semarang Linawati, Ririn; Anjarsari, Irna; Furi, Atika Zahra
Sentra Cendekia Vol 6 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i1.3749

Abstract

Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga atau masyarakat mampu mandiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan Kesehatan masyarakat. Pembelajaran pada anak usia dini harus bisa mengatasi masalah kesehatan yang mungkin timbul, sebagai Langkah awal untuk mendukung perkembangan secara bertahap serta membentuk generasi yang berdaya tahan tubuh kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan pada siswa di PAUD ALAM JUNGLE SCHOOL sebagai upaya mewujudkan derajat kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat sudah diterapkan di PAUD ALAM JUNGLE SCHOOL. Para siswa secara rutin mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Secara umum, siswa juga telah membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan olahraga dilakukan sekali dalam seminggu. Setiap bulan, sekolah melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, serta ada pemeriksaan Kesehatan rutin dari Puskesmas Sekaran. Semua siswa menggunakan fasilitas toilet yang disediakan sekolah untuk buang air besar dan kecil. Sekolah juga memiliki program makan siang dengan konsep katering sehat.
Strategi Guru PAUD dalam Membangun Bahasa Ekspresif dan Empati Anak Melalui Cerita Islami Nisak, Hanifatun; Habibah, Mu'minatul; Linawati, Ririn
Sentra Cendekia Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i2.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAUD dalam membangun bahasa ekspresif dan empati anak melalui cerita Islami di tiga lembaga pendidikan anak usia dini di daerah Mangkang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa dari TK Tunas Rimba (29 anak, 5 guru), TK Gunung Jati Baru (28 anak, 5 guru), dan RA MANDA (80 anak, 10 guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti storytelling interaktif, role playing, diskusi reflektif, dan penggunaan media visual dalam penyampaian cerita Islami. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui peningkatan kosakata, kemampuan bercerita, dan komunikasi verbal. Selain itu, empati anak berkembang melalui pemahaman karakter dalam cerita, kemampuan mengenali emosi, dan perilaku prososial. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa cerita Islami menjadi media yang efektif untuk mengembangkan bahasa ekspresif dan empati anak ketika disampaikan dengan strategi yang tepat dan terintegrasi dengan nilai-nilai moral agama.
Representasi Kognitif Anak Usia Dini Terhadap Konsep Bilangan Dalam Kegiatan Bermain Berbasis Alam: Studi Etnografi Linawati, Ririn; Sari, Ika Tyas Mustika
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi kognitif anak usia dini terhadap konsep bilangan melalui kegiatan bermain berbasis alam menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian dilakukan di taman kanak-kanak yang menerapkan pembelajaran berbasis alam dengan melibatkan 15 anak usia 5-6 tahun sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi video selama 6 bulan. Analisis data menggunakan analisis tematik dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak mengonstruksi pemahaman bilangan melalui tiga pola representasi kognitif: pertama, representasi enaktif melalui manipulasi objek alam seperti batu, daun, dan ranting; kedua, representasi ikonik melalui pengelompokan dan pola visual dari material alam; ketiga, representasi simbolik melalui verbalisasi dan notasi informal. Temuan mengungkapkan bahwa konteks bermain alam menyediakan pengalaman matematis yang otentik dan bermakna, memfasilitasi pemahaman konsep bilangan yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran konvensional. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis alam dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan literasi numerasi sejak dini.