Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peningkatan Kreativitas Anak Dengan Media Playdough Pada Anak TK Kelompok B Marsina; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Hidayat , Ahid
Jurnal Smart Paud Vol. 7 No. `1 (2024): January 2024
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jspaud.v7i`1.169

Abstract

Anak mengalami berbagai tahap perkembangan yang harus dilalui, salah-satunya perkembangan kreativitas. Kreativitas anak sangat penting dikembangkan untuk menyiapkan pendidikan anak sekaligus masa depan anak nantinya oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak dengan media playdough di kelompok B TK Negeri 1 Laompo Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak di kelompok B TK Negeri 1 Laompo yang berjumlah 15 orang anak, yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan dengan rentang usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini  adalah  analaisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di temukan bahwa: (1) aktivitas mengajar guru dari 75% menjadi 91,67%. (2) aktivitas belajar anak dari 75% menjadi 91,67%. (3) hasil belajar anak dari 53,33% menjadi 86,67% dengan demikian terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan playdough dapat meningkatkan kreativitas anak di kelompok B TK Negeri 1 Laompo Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan.
Character Education in Junior High Schools: Teachers' Perceptions and Implementation Challenges Syahbudin; Darnawati; Irawaty; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Mustar, Sri Yuliani
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 7 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v7i2.80687

Abstract

Character education in Junior High Schools (SMP) is an essential element in shaping students' strong personalities and noble character. However, in its implementation, there are various challenges faced by teachers, particularly related to understanding, skills, and support for the program. This study aims to analyze how SMP teachers perceive the implementation of character education in their schools and the challenges that arise in its development. The research method used is descriptive qualitative, with 30 SMP teachers as the subjects of the study. Data collection techniques included questionnaires, interviews, and documentation. The collected data were analyzed descriptively and presented in the form of tables and frequency distributions. The results of the study show that the majority of teachers, 93.31%, have a positive perspective on the implementation of character education in SMP. However, although the implementation is already good, there is still room for improvement in achieving more optimal outcomes. Therefore, it can be concluded that character education has been well implemented, but further socialization and training for teachers regarding mastery of technology and information are necessary to optimally support the character education program.
Managing Inclusive Early Childhood Education: Strategies and Challenges in Supporting Children with Special Needs Abubakar, Sitti Rahmaniar; M., Sri Yuliani; Ashar, Dinar Salasatun
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 27 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2024v27n2i10

Abstract

According to recent data, the number of children with special needs in Indonesia has reached 1,544,184, with 330,764 of these children (21.42%) aged 5–18 years. However, only 85,737 children with special needs are currently enrolled in school. This disparity highlights the urgent need for efforts to ensure that these children receive an appropriate education. The aim of this study is to analyze the management of inclusive Early Childhood Education (PAUD) in the context of inclusive education, focusing on the following aspects: first, the policies supporting inclusive education; second, the implementation of the inclusive education program; third, the challenges faced by educators and other stakeholders in implementing the program; and fourth, the outcomes achieved in improving access to appropriate education for children with special needs. The research adopts a qualitative approach with a case study design. Data collection methods include three primary techniques: interviews, observation, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman framework, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the institution in question is committed to providing inclusive education for all children, including those with special needs. The school offers assistant teachers, therapy rooms, creative learning methods, and accessible facilities to support the learning process. Support from the government and related institutions plays a crucial role in improving educator competencies and expanding facilities, both of which are vital for the success of inclusive education programs. Abstrak: Menurut data terbaru, jumlah anak dengan kebutuhan khusus di Indonesia mencapai 1.544.184, dengan 330.764 anak (21,42%) berada dalam rentang usia 5–18 tahun. Namun, hanya 85.737 anak dengan kebutuhan khusus yang terdaftar di sekolah. Ketimpangan ini menunjukkan perlunya upaya untuk memastikan anak-anak tersebut menerima pendidikan yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif dalam konteks pendidikan inklusif, dengan fokus pada aspek-aspek berikut: pertama, kebijakan yang mendukung pendidikan inklusif; kedua, pelaksanaan program pendidikan inklusif; ketiga, tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan pihak terkait dalam melaksanakan program ini; dan keempat, hasil yang dicapai dalam meningkatkan akses pendidikan yang sesuai bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup tiga teknik utama: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa institusi yang diteliti berkomitmen untuk menyediakan layanan pendidikan inklusif bagi semua anak, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sekolah ini menawarkan guru pendamping, ruang terapi, metode pembelajaran kreatif, dan fasilitas yang dapat diakses untuk mendukung proses pembelajaran. Dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait sangat penting dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan memperluas fasilitas, yang keduanya vital untuk keberhasilan program pendidikan inklusif.
Pelatihan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Bagi Guru Tk/Ra Se-Kota Kendari Salwiah; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muhamad Safiuddin; Asmuddin; Hidayat, Ahid; Gadafi, Muamal; Hidayah, Afifah Nur; Mustar, Sri Yuliani
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/rz72hs68

Abstract

This Community Service Program is entitled "Early Detection Training for Child Growth and Development for Kindergarten/RA Teachers in Kendari City." The purpose of this service activity is to provide knowledge and insight for kindergarten/RA teachers related to the detection of child growth and development that can be implemented in schools. The specific targets to be achieved from the implementation of this community service activity are as follows, namely: (a) the existence of teachers' knowledge and skills in assessing the nutritional status of early childhood, (b) teachers can find out how to carry out early detection of developmental deviations using KPSP, (c) teachers can detect children's growth such as measuring the child's head circumference, height and testing early childhood hearing and vision,  and (d) the creation of more effective communication with parents related to child growth and development. The methods used in the implementation of this activity are as follows; (1) Preparation Stage. Where the community service team digs information about training needs, determines training materials and participants and prepares materials and tools used for early detection of child growth and development training activities for kindergarten/RA teachers. (2) Implementation Stage. The community service team provides an initial test first to find out the initial knowledge of the trainees, then the community service team provides education about early detection of child growth and development and conducts a simulation of child growth and development detection. (3) Evaluation and Reporting Stage. The community service team conducted an evaluation related to the knowledge and understanding of kindergarten/RA teachers related to the detection of early childhood growth and development. 
Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat Untuk Mencegah Cyberbullying Abubakar, Sitti Rahmaniar; Isna; Arifyanto, Alber Tigor; Yuliani M , Sri; Damsir; Dhafet , Nur Aeni Muhlisa; Zumayyah M, Anbar
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.219

Abstract

Cyberbullying merupakan masalah yang semakin mendesak di era digital ini, dengan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental dan emosional individu. Literasi digital, yang mencakup kemampuan memahami, menggunakan, dan mengevaluasi informasi dari sumber digital, menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah cyberbullying. Tujuan pengabdian ini adalah untuk: 1) meningkatkan literasi digital Masyarakat, dan 2) meningkatkan pemahaman literasi digitar masyarakat untuk pencegahan tindak perundungan digital (cyberbullying). Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Sebelum dilaksanakan, terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi menyampaikan maksud dan tujuan pelaksaan penyuluhan. Dengan adanya pengabdian ini diperoleh hasil yaitu 1) terjadi peningkatan literasi digital masyarakat, 2) adanya perubahan peningkatan pemahaman masyrakat mengenai bahaya cyberbullying dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Penguatan Guru TK dan SD Kelas Awal dalam Menghadapi Masa Transisi Dari TK Ke SD Yang Menyenangkan Bagi Anak Salwiah; Hartati, Sofia; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muh. Safiuddin; Nurjannah; Hidayat, Ahid; Gadafi, Muamal; Yuliani M, Sri; Hidayah, Afifah Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi guru TK dan SD Kelas Awal terkait dengan masa transisi anak dari TK ke SD sehingga pembelajaran di kelas Awal dapat menyenangkan bagi anak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan transisi PAUD ke SD serta meningkatkan kualitas pembelajaran di masa transisi. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mengenai masa transisi, penguasaan dan kemampuan merancang program transisi. Hal ini ditunjukkan dengan pemahaman guru terhadap masa transisi meningkat secara signifikan. Sebanyak 85% guru menunjukkan pemahaman yang baik terkait masa transisi anak, dan 87% mampu menguasai materi mengenai pemberian program transisi. Bahkan, 88% guru menunjukkan kemampuan dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan anak di masa transisi. Dari pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif mampu mendorong transformasi praktik pembelajaran pada guru TK dan SD kelas awal dalam mendukung masa transisi PAUD-SD.
Analisis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Pada Permainan Bola Keranjang di TK PGRI Zulzaman di Desa Kasaka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Tiani, Nur; Saranani, Muhamad Safiuddin; Abubakar, Sitti Rahmaniar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun pada permainan bola keranjang di TK PGRI Zulzaman di Desa Kasaka Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah lima orang anak dari kelompok B yang terlibat dalam permainan bola keranjang. Pemilihan subjek dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendapat dari Miles dan Huberman, data dianalisis secara kualitatif melalui empat tahapan yang harus digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima subjek mampu melakukan keterampilan dasar seperti berlari, melompat, dan melempar dengan koordinasi, keseimbangan, kekuatan, dan kontrol tubuh yang terus berkembang. Kesimpulan pada penelitian ini menyatakan bahwa melalui aktivitas berlari, melompat, dan melempar, anak- anak memperoleh stimulasi fisik yang menyeluruh, yang melatih koordinasi, keseimbangan, kekuatan otot, dan kelincahan tubuh.
Pelatihan Teknik Shibori Berbahan Alam untuk Penguatan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muhamad Safiuddin; Hidayah, Afifah Nur; M, Sri Yuliani M; Nurhayati, Nurhayati; Dima, Damsir; Hasanah, Nur; Astarin, Wd Ode Syamzahrah; Ashar, Dinar Salasatun
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.12834

Abstract

Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali keterampilan praktis bernilai ekonomis untuk mendukung kemandirian. Salah satu bentuk pemberdayaan tersebut melalui pelatihan kerajinan tangan berbasis seni dan budaya, seperti teknik shibori dengan pemanfaatan bahan alam sebagai pewarna ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa Program Studi PG-PAUD Universitas Halu Oleo melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan teknik shibori dari bahan alam. Metode yang digunakan adalah participatory learning, dengan melibatkan 90 mahasiswa, dalam pelatihan yang dilaksanakan di Universitas Halu Oleo Kota Kendari pada tanggal 7 April 2025 dilaksanakan melalui proses tahapan analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90–95% peserta mencapai kriteria keberhasilan berdasarkan indikator evaluasi yang meliputi pemahaman terhadap konsep dasar teknik shibori, ragam teknik shibori, penguasaan langkah-langkah pembuatan kerajinan shibori, serta pemahaman manfaat teknik shibori. Selain itu, hasil angket respon peserta menunjukkan bahwa 98% peserta mengalami peningkatan minat dan sikap kewirausahaan setelah mengikuti pelatihan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas, keterampilan teknis, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan semangat kemandirian, inovasi, serta kesadaran akan pentingnya kewirausahaan berbasis kreativitas dan keberlanjutan lingkungan
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley dalam Menyusun Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru Abubakar, Sitti Rahmaniar; Saranani, Muhamad Safiuddin; Hidayat, Ahid; Arvyaty , Arvyaty; Hidayah, Afifah Nur; Yuliani, Sri; Safiuddin, Asrun; Dima, Damsir; Dhafet, Nur Aeni Muhlisa
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i3.5162

Abstract

Purpose: Mendeley is an application widely used by scientific article writers. With the Mendeley application, writers will be assisted in citing and compiling reference lists. Training in the use of the Mendeley application in compiling scientific papers for teachers in Kendari City aims to improve teachers' understanding and skills in reference and citation management. Research Methodology: The activity was conducted through interactive lectures, demonstrations of Mendeley usage, and hands-on practice Results: The results of the activity showed that the training participants, consisting of teachers in Kendari City, experienced a significant increase in their understanding of the importance of citations and their practical skills in using Mendeley to manage references, insert citations, and automatically generate bibliographies. This community service activity was motivated by the low proficiency of teachers in writing scientific papers that meet academic writing standards, particularly regarding citations and bibliographies. Conclusions: The training on the use of Mendeley for teachers successfully improved their understanding and basic skills in digital reference management. Participants were able to operate key features such as automatic citation and bibliography generation Limitations: Limited training time, varying levels of digital literacy, and technical device issues posed challenges Contributions: This training is expected to encourage teachers to be more active in scientific activities and produce high-quality scientific papers.
Implementasi Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Salim, Salim; Abubakar, Sitti Rahmaniar; Nurhayati, Nurhayati; Saputra, Hendra Nelva
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv14i2.2019

Abstract

The purpose of this mixed methods research is to describe the implementation of the 2013 curriculum learning tools by elementary school teachers, the differences of the curriculum implementation, and to describe what teachers face in implementing it. The results of data analysis indicate that participants implemented the 2013 curriculum well in all school accreditation level. The problems faced by the elementary school teachers are relative to learning resources, limited facilities and infrastructure, and limited opportunities tocontinuing professional development.Keywords: Curriculum implementation; learning tools; elementary school teachers