Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PROFIL KONDISI FISIK PENJAGA GAWANG SEPAKBOLA INDONESIA (STUDI PERSEBAYA, MADURA UNITED, PERSIPURA, PUSLATDA SEPAKBOLA JAWA TIMUR, DAN PETRO KIMIA JUNIOR) HAMSAH, NURDY; SETIJONO, HARI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembinanan prestasi penjaga gawang sepakbola harus dimulai sejak usia dini yang sesuai dengan kebutuhan fisik penjaga gawang. Pelatihan penjaga gawang dipusatkan lebih spesifik agar dapat meningkatkan kapasitas kondisi fisik, teknik, taktik, dan mentalnya. Aspek kondisi fisik merupakan hal mendasar yang berkaitan dengan atlet khusunya penjaga gawang dalam menghadapi pertandingan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif mengguakan metode ex post facto (sesudah fakta), hasil tes dan pengukuran fisik didapatkan melalui data sekunder. Subjek penelitian ini adalah penjaga gawang dari tim Persebaya, Madura United, Persipura, Puslatda Sepakbola Jawatimur, dan Petro Kimia Junior. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang relavan tentang kebutuhan kondisi fisik penjaga gawang dan digunakan secara efektif sebagai dasar penyusunan program latihan penjaga gawang. Hasil dari penelitian ini dikelompokkan dalam 6 kategori: (1)vertical jump dan keseimbangan masuk dalam kategori sempurna; (2)whole body reaction, fleksibilitas, sit-up 30 detik, dan power kaki biker race masuk dalam kategori baik sekali; (3)kelincahan (side steps), back strength, sit-up 60 detik, dan power kaki force plate masuk dalam kategori baik; (4)grip strength kanan, expanding stength, push-up 30 detik, dan push-up 60 detik masuk dalam kategori cukup; (5) leg strength dan grip strength kiri masuk dalam kategori kurang; dan (6) speed 30 meter dan Vo2Max masuk dalam kategori kurang sekali. Kata Kunci : kondisi fisik, penjaga gawang sepakbola, tes, dan pengukuranAbstractDestruction of football goalkeeper?s achievement must begin at grassroots level in accordance with the physical needs of the goalkeeper. Goalkeeper training is focused more specifically in order to increase the capacity of his physical, technical, tactical and mental conditions. Aspects of physical condition are fundamental things related to athletes especially goalkeepers in the face of matches. This research is a quantitative research using ex post facto method, test result and physical measurement is obtained through secondary data. The subject of this research is the goalkeeper of Persebaya, Madura United, Persipura, East Java Football Puslatda, and Petro Kimia Junior. The purpose of this research is to get relavan information about the physical condition of the goalkeeper and be used effectively as the basis for the preparation of the goalkeeper training program.The results of this study are grouped into 6 categories: (1)vertical jump and balance into the perfect?s category; (2) whole body reaction, flexibility, 30 seconds sit-up, and power foot biker race into the exxcelent?s category; (3)Agility (side steps), back, sit-up 60 seconds, and foot power force plate fall into the good?s category; (4) right grip strength, expanding stength, 30-seconds push-up, and 60-second push-ups into the average?s categories; (5) leg strength and left grip strength into the fair?s category; and (6) speeed 30 meters and Vo2Max fall into the poor?s category. Keywords: physical condition, soccer goalkeeper, test, and measurement
PROFIL KONDISI FISIK GELANDANG SEPAKBOLA INDONESIA (STUDI PADA KLUB PERSEBAYA, PERSIPURA, MADURA UNITED, PUSLATDA SEPAKBOLA JAWA TIMUR, DAN PETRO KIMIA JUNIOR) PRASTYANTO, DENNY; SETIJONO, HARI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to find out how the physical condition profile of Indonesian soccer midfielder study at club Persebaya, Madura United, Puslatda East Java, Persipura, and Petro Kimia Junior who do physical tests at ACHILLES Sport Laboratory (SSFC) Sport Science and Fitness Center UNESA. Based on the results of research obtained then the data were analyzed using descriptive statistics. Physical condition is an important aspect in sports achievements, especially in sports. A midfielder must have a good physical condition because a midfielder has the duty of an attacker to help the attack and retreat backwards to help the defense. They are more often run around compared to other players. This type of research uses secondary data, where the data taken already exists and used to examine variables that have occurred before. Seeing the results of the physical test of soccer midfielder Indonesia Which consists of 13 test items and from the test results are Strength in the category can be good. The speed of reaction and anticipation can be very good. Durability in the category can be enough. The formation can be in either category. Body Mass Index obtained ideal category, blood pressure systole obtained category prehypertension Diastole blood pressure obtained normal category, Resting obtained normal category. Keywords: physical condition, soccer midfielder, Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah profil kondisi fisik gelandang sepakbola Indonesia studi pada klub Persebaya, Madura United, Puslatda Jawa Timur, Persipura, dan Petro Kimia Junior yang melakukan tes fisik di Laboratorium olahraga ACHILLES (SSFC) Sport Science and Fitness Center UNESA. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Kondisi fisik merupakan aspek penting dalam olahraga prestasi khususnya pada cabang olahraga. Seorang Gelandang harus mempunyai kondisi fisik yang baik dikarenakan seorang gelandang memiliki tugas sebagai penyerang untuk membantu serangan dan mundur kebelakang untuk membantu pertahanan. Mereka lebih sering berlari ke sana ke mari dibandingkan dengan pemain lainnya. Jenis penelitian ini menggunakan data sekunder, dimana data yang diambil sudah ada dan dipakai untuk mengkaji variable yang telah terjadi sebelumnya. Melihat dari hasil tes fisik gelandang sepakbola Indonesia Yang terdiri dari 13 item tes dan dari hasil tes tersebut yaitu Kekuatan di dapat dengan kategori baik. Kecepatan reaksi dan antisipasi di dapat dengan kategori baik sekali. Daya tahan di dapat dengan kategori cukup. Kelentukan di dapat dengan kategori baik. Indek Massa Tubuh diperoleh kategori ideal, Tekanan darah systole diperoleh kategori prehypertension Tekanan darah Diastole diperoleh kategori normal, Resting diperoleh kategori normal. Kata kunci : kondisi fisik, gelandang sepakbola, Indonesia
PROFIL KONDISI FISIK DAN PROGRAM LATIHAN BOLAVOLI PANTAI PUTRA SMANOR SIDOARJO SETYO WIBOWO, DIAN; SETIJONO, HARI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah profil kondisi fisik dan program latihan bolavoli pantai putra SMANOR Sidoarjo yang melakukan tes fisik di Laboratorium olahraga ACHILLES (SSFC) Sport Science and Fitness Center UNESA. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Kondisi fisik merupakan aspek penting dalam olahraga prestasi, halini tidak lepas dari permainan bolavoli yang didalamnya terdapat unsur teknik, taktik, mental, dankondisifisik yang baik. Seorang pemain bolavoli pantai dituntut untuk pintar dalam membangun sebuah serangan ke daerah lawan. Pemain bolavoli pantai harus mempunyai kondisi fisik yang baik karna mereka lebih sering berlari ke sana ke mari untuk mempertahankan bola agar tidak jatuh didaerahnya sendiri, oleh karena itu pemain bolavoli pantai harus mempunyai kondisi fisik yang baik. Dari hasil tes fisik pemain bolavoli pantai putra SMANOR Sidoarjo yang telah dilakukan di Laboratorium olahraga ACHILLES (SSFC) Sport Science and Fitness Center UNESA. Dapat ditarik kesimpulan dari 5 item tes kemudian hasil tes tersebut akan dijabarkan berdasarkan komponen kondisi fisik yaitu Kekuatan terdirir dari tes Vertical Jump diperoleh kategori Baik sekali, dan Leg Strength diperoleh kategori kurang, Sit Up 60 detik diperoleh kategori Baik Sekali. Daya Tahan terdiri dari tes VO2Max diperoleh kategori kurang. Kelentukan terdiri dari tes Fleksibilatas Togok diperoleh kategori Baik sekali. Kesimpulan bolavoli pantai putra SMANOR Sidoarjo memiliki program latihan yang baik, ini terbukti adanya program latihan tahunan, bulanan, mingguan dan harian, dilengkapi program latihan tahunan dengan siklus pemuncakan prestasi. Kondisi fisik altil bolavoli pantai putra SMANOR Sidoarjo pada beberapa aspek mendapatkan katagori kurang yaitu VO2Max dan Leg Strength, selebihnya mendapatkan katagori baik sekali. Kata kunci : kondisi fisik, pemain bolavoli pantai putra SMANOR Sidoarjo.
ANALISIS MANAJEMEN PELATIHAN PRESTASI SEPAKBOLA PADA SSB SINAR HARAPAN DAN SSB BLIGO PUTRA DI SIDOARJO JAWA TIMUR DANI SADEWA, DIMAS; SETIJONO, HARI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan sepakbola adalah cabang olahraga permainan beregu atau permainan tim, suatu kesebelasan yang baik, kuat, tangguh adalah kesebelasan yang terdiri atas pemain-pemain yang mampu menyelenggarakan permainan yang kompak. Dalam Sekolah sepakbola (SSB) merupakan sebuah organisasi olahraga khususnya sepakbola yang memiliki fungsi mengembangkan potensi yang dimiliki atlet. Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Tujuan Penelitihan untuk mengetahui manajemen pelatihan SSB Sinar Harapan dan SSB Bligo Putra. Penelitian ini mempunyai fokus penelitian tentang bagaimana manajemen pelatihan di SSB Sinar Harapan dan SSB Bligo Putra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan cara pengamatan serta wawancara langsung di lapangan tersebut. Sumber data atau informan dalam penelitian ini adalah SSB Sinar Harapan dan SSB Bligo Putra, dengan informan pengurus, pelatih, pemain, orang tua pemain. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa SSB Sinar Harapan sendiri dalam manajemen pelatihan yang kurang dapat dilihat dari kurangnya pendanaan untuk memenuhi fasilitas latihan di lapangan dan fasilitas untuk latihan terbatas Kemudian untuk proses latihan sudah dijalankan dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan pemain seperti sudah mempunyai kurikulum sepakbola. Sedangkan di SSB Bligo Putra dalam manajemen pelatihan sudah berjalan dan tertsruktur dengan baik dapat lilihat dari adanya kerja sama dengan orang tua pemain dalam organisasi dan mencari sponsor, pendanaan sudah mencukupi dan fasilitas lapangan masih sewa. Kemudian untuk proses latihan sudah dijalankan dan diterapkan menyesuaikan dengan kebutuhan pemain, seperti sudah memiliki kurikulum sepakbola. Selain itu SSB Bligo Putra juga sering menyalurkan pemain ke klub-klub profesional yang lebih tinggi. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa SSB Bligo Putra lebih baik dari pada SSB Sinar Harapan. Di SSB Bligo Putra dalam manajemen pelatihan dapat dilihat dari pendanaan sudah mencukupi, sudah memiliki kurikulum sepakbola di SSB, fasilitas lapangan memiliki sendiri tetapi tidak standart oleh karena itu lapangan masih sewa. Kemudian di SSB Sinar Harapan adanya pendanaan yang kurang, fasilitas untuk latihan terbatas dan sudah memiliki buku kurikulum sepakbola di SSB. Selain itu SSB Bligo Putra sudah meraih prestasi-prestasi yang sudah didapat maupun turnamen-turnamen yang diikutinya, selain prestasi SSB Bligo Putra juga sering menyalurkan pemain di klub profesional yang lebih tinggi. Kemudian SSB Sinar Harapan juga sudah meraih prestasi yang sudah didapat maupun turnamen-turnamen yang diikutinya. KATA KUNCI :Manajemen, Pelatihan Sepakbola, di SSB di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur ABSTRACK The game of football is a sport of team games or team games, a team that is good, strong, tough is a team consisting of players who are able to hold a compact game. In the School of Football (SSB) is a sports organization, especially football that has the function of developing the potential of athletes. Management is science and art regulates the process of utilizing human resources and other sources of resources effectively and efficiently to achieve a certain goal. The aim of the study was to determine the management of the Sinar Harapan and SSB Bligo Putra SSB training. This study has a research focus on how training management in Sinar Harapan and SSB Bligo Putra SSB. This study uses a type of qualitative research with a descriptive approach, namely by way of observation and direct interviews in the field. Data sources or informants in this study were SSB Sinar Harapan and SSB Bligo Putra, with management informants, coaches, players, players parents. The results of this study prove that Sinar Harapans own SSB in training management can not be seen from lack of funding to fulfill training facilities in the field and facilities for limited training. Then the training process has been carried out and implemented according to the needs of players such as having a football curriculum. Whereas in SSB Bligo Putra in training management it is already underway and well structured can be seen from the cooperation with the parents of players in the organization and looking for sponsors, funding is sufficient and field facilities are still leased. Then the training process has been carried out and applied to suit the needs of players, such as having a football curriculum. Besides that the SSB Bligo Putra also often channel players to higher professional clubs. From the results of these studies it can be concluded that SSB Bligo Putra is better than SSB Sinar Harapan. In SSB Bligo Putra in training management it can be seen from the funding that it is sufficient, already has a football curriculum on SSB, field facilities have their own but are not standard therefore the field is still rented. Then in the Sinar Harapan SSB there was insufficient funding, limited training facilities and already had a football curriculum book on SSB. In addition, the SSB Bligo Putra has won the achievements and tournaments it participated in, in addition to the achievements of the SSB Bligo Putra also often channel players in higher professional clubs. Then the SSB Sinar Harapan has also achieved the achievements and tournaments they participated in. KEY WORDS: Management, Football Training, at SSB in Sidoarjo Regency, East Java
ANALISIS LATIHAN FISIK TERHADAP HASIL PRESTASI LOMPAT JAUH PELATNAS B JAWA TIMUR MUHLIS, MOH; SETIJONO, HARI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ANALISIS LATIHAN FISIK TERHADAP HASIL PRESTASI LOMPAT JAUH PELATNAS B JAWA TIMUR Nama : Moh Muhlis NIM : 15060474161 Prodi : S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Jurusan : Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas : Ilmu Keoalahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Dosen Pembimbing : Prof. Dr. H. Hari Setijono, M.Pd. Olahraga merupakan kegiatan kerja fisik yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran jasmani seseorang. Olahraga bisa juga digunakan untuk membentuk badan yang lebih bagus dan ideal. Olahraga juga bisa di lompakan atau di pertandingkan ada beberapa macam cabang olahraga yang di lompakan ataupun di pertandingkan seperti Bola Basket, Bola Voli, Sepak Bola, Silat, Renang, Atletik, dan masih banyak lagi. Atletik adalah cabang olahraga yang paling tua dibandingkan dengan cabang olahraga lain. Berdasarkan sejarah, atletik dinamakan ?ibu dari semua cabang olahraga? atau mother of sport, hal ini dapat diketahui melalui gerakan-gerakan dalam atletik seperti jalan, lari, lompat, dan lempar dan itu semua merupakan gerak dasar manusia sehari-hari. Lompat jauh adalah suatu aktivitas dalam atletik dengan gerakan yang dilakukan di dalam lompatan untuk mencapai lompatan yang sejauh-jauhnya. Dengan dilakukannya latihan yang baik dapat meningkatkan prestasi lompat jauh yang maksimal dan untuk mendapatkan prestasi maksimal maka atlet harus di di bimbing ke tempat yang benar, sedangkan di Jawa Timur ada pemusatan latihan nasional B yang di singkat Pelatnas B Jawa Timur cabang olahtaga Atletik. Pelatnas B merupakan pemusatan untuk mencari bibit-bibit atlet baru di daerah Jawa timur, dan saya berkesempatan pkl di tempat tersebut dan mendapatkan banyak ilmu yang saya pelajari kemudian saya menemukan permasalahan yang kemudian menjadi tujuan penelitian saya yaitu untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh latihan fisik terhadap prestasi lompat jauh Pelatnas B Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif, yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif, data yang di Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan hasil tes fisik, program latihan, hasil prestasi, kemudian di analisis. Di mulai dari tahap awal pengumpulan popolasi atlet lompat jauh Pelatnas B Jawa Timur kemudian di dapatkan dua sampel untuk dapat di teliti. Hasil penelitian ini adalah tes fisik kedua atlet mengalami peningkatan tes fisik, sedangkan program yang di buat pelatih sudah tersusun baik dari persiapan umum sampai persiapan pra kompetisi, dan pada kejuraanya Jatim Open 2019 hasilnya pengalami penurunan prestasi di karenakan faktor cedera ankle sama cedera punggung. Kata Kunci : Olahraga, Atletik, Hasil Prestasi Lompat Jauh
MODEL BERMAIN GANDS CAMPURAN PADA CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS ELBAB, ULIL; SETIJONO, HARI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MODEL BERMAIN GANDA CAMPURAN PADA CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS (Studi pada pemain ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad) ULIL ELBAB ABSTRAK Bulutangkis adalah olahraga tepok bulu cock melintasi jaring atau net yang dimainkan menggunakan raket oleh dua orang (tunggal) atau dua pasangan (ganda). Sedangkan ganda campuran adalah permainan bulu tangkis antar dua pasangan dimana satu pasangan terdiri dari pemain putra dan putri. Saat ini gengsi ganda campuran Indonesia mengalami kemajuan, sehingga menarik untuk diteliti karena ganda campuran berbeda dengan ganda putra atau ganda putri. Pada ganda campuran, pemain putri secara fisik, power, kecepatan dan reflek berbeda atau di bawah pemain putra, dengan demikian pemain putri merupakan titik lemah yang akan menjadi lumbung poin bagi lawan, namun demikian kenyataannya kemenangan pada pasangan ganda campuran banyak ditentukan oleh peran pemain putri walaupun penguasaan di lapangan lebih banyak dikuasai oleh pemain putra. Inilah yang menjadi hipotesa dari penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase penguasaan pemain putra dan pemain putri dalam sebuah permainan, untuk mengetahui bahwa apakah pemain putri yang banyak berhasil menurunkan bola akan memaksa lawan mengangkat bola, sehingga akan memberi umpan kepada pemain pria untuk melakukan serangan smash. Untuk mengetahui keberhasilan pemain putra dan putri melakukan eksekusi setelah pemain putri berhasil menurunkan bola dan menghasilkan bola smash dari lawan. Untuk mengetahui seberapa bagus defend pemain putra dan putri jika harus terpaksa mengangkat bola. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan deskriptif yaitu membuat deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta, sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki ( Nazir, 1988: 63). Sedangkan teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa statistik deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pertandingan Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad di turnamen Asian Games 2018 pada babak 16 besar, 8 besar dan semi final. Berdasarkan data yang telah terkumpul, diolah dan dianalisa sebagaimana telah dijelaskan secara umum, penelitian ini telah menjawab permasalahan yang diajukan. Dapat disimpulkan bahwa pemain putra mempunyai cover lapangan yang lebih dibanding pemain putri, setiap pasangan berusaha menerapkan strategi menurunkan bola melalui pukulan netting, bola setengah, dan drive untuk memaksa lawan mengangkat bola untuk memperoleh bola serang smash. Strategi menyerang menurunkan bola akan efektif jika pemain putra mempunyai pukulan yang keras dan mematikan. Jika lawan mempunyai kemampuan dan strategi yang sama dalam menurunkan bola maka diperlukan defend yang kuat khususnya pemain putri. Strategi menurunkan bola akan efektif jika mempunyai kematangan pukulan agar tidak banyak melakukan unforce error. Kata kunci : Ganda campuran, model, strategi
IMPACT OF ANTHROPOMETRIC FACTOR ON SERVE VELOCITIES EVALUATION TENNIS MATCH AT THE 2019 US OPEN GRANDSLAM TOURNAMENT Dharma, Pandit Putu; Setijono, Hari; Mintarto, Edy
Journal of Sport Science and Education Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v5n1.p48-56

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to analyze  (a) anthropometric factor as multivariant regression model to predict the serves velocities of elite tennis player that compete in Roland Garros 2017.  The athropometric factor was describe as, player height, player weight, age, and the Body Mass Index (BMI) of player. (b) this study also determind the significant level from the model to predict the serves speed. The data were collected from MATCH DETAILS BY IBM SLAMTRACKER.  Results show that correlation between each independent variable (i.e, age, height, weight, BMI) to serves speed of the player respectively are -0.0094, 0.7457, 0.7135, and 0.1944. The data show us that variable Height and Weight have the most correlated predictors of tennis serves speed. More over the correlation level  (R2) from the model was 0.5767 or 57.67 % it indicate that the model can predict 57.67% the dependent variable, i.e serve speed and the other 42.33% was determind by the other factor not included in model. The present finding underline the importance of player height and weight to determind   the serves speed of the players that play in Roland Garros 2017.
PERKEMBANGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA MELALUI RENANG ARTISTIK Danardani, Wasti; Soegiyanto, Soegiyanto; Setijono, Hari; Sulaiman, Sulaiman
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v8i2.33754

Abstract

Tujuan penelitian adalah melihat perkembangan kecerdasan logical-matematika pada atlet renang artistik sebagai efek dari hasil latihan yang dijalani. Cabor renang artistik merupakan olahraga yang tidak terukur dengan tingkat subjektifitas tinggi. Menampilkan keterampilan  gerak, musik pengiring, dan keselarasan diantaranya. Penelitian ini menggunakan metode grounded theory kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui catatan lapangan, wawancara kepada informan dengan mencatat dan mencatat informasi. Subjek penelitian adalah anggota tim nasional terdiri dari 10 perenang berusia 12-24 tahun. Hasil peneitian Keterampilan gerak perkembangan kognitif khususnya ingatan terkini. Kekhasan tampilan renang artistik dapat membantu perkembangan kecerdasan logika –matematika pada perenang artistic.
Impact of Anthropometric Factor on Serve Velocities Evaluation Tennis Match at The 2019 US Open Grandslam Tournament Dharma, Pandit Putu; Setijono, Hari; Mintarto, Edy
Journal of Sport Science and Education Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v5n1.p48-56

Abstract

The purposes of this study are to analyze (a) anthropometric factor as multivariant regression model to predict the serves velocities of elite tennis player that compete in US Open Grandslam 2019. The athropometric factor was describe as, player height, player weight, age, and the Body Mass Index (BMI) of player. (b) this study also determind the significant level from the model to predict the serves speed. The data were collected from MATCH DETAILS BY IBM SLAMTRACKER. Results show that correlation between each independent variable (i.e, age, height, weight, BMI) to serves speed of the player respectively are -0.0094, 0.7457, 0.7135, and 0.1944. The data show us that variable Height and Weight have the most correlated predictors of tennis serves speed. More over the correlation level (R2 ) from the model was 0.5767 or 57.67 % it indicates that the model can predict 57.67% the dependent variable, i.e serve speed and the other 42.33% was determind by the other factor not included in model. The present finding underlines the importance of player height and weight to determind the serves speed of the players that play in US Open Grandslam Tournament 2019.
PERKEMBANGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA MELALUI RENANG ARTISTIK Danardani, Wasti; Soegiyanto, Soegiyanto; Setijono, Hari; Sulaiman, Sulaiman
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v8i2.33754

Abstract

Tujuan penelitian adalah melihat perkembangan kecerdasan logical-matematika pada atlet renang artistik sebagai efek dari hasil latihan yang dijalani. Cabor renang artistik merupakan olahraga yang tidak terukur dengan tingkat subjektifitas tinggi. Menampilkan keterampilan  gerak, musik pengiring, dan keselarasan diantaranya. Penelitian ini menggunakan metode grounded theory kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui catatan lapangan, wawancara kepada informan dengan mencatat dan mencatat informasi. Subjek penelitian adalah anggota tim nasional terdiri dari 10 perenang berusia 12-24 tahun. Hasil peneitian Keterampilan gerak perkembangan kognitif khususnya ingatan terkini. Kekhasan tampilan renang artistik dapat membantu perkembangan kecerdasan logika –matematika pada perenang artistic.