Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG BAHAYA PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DI DESA KALISARI DAN DESA KALIJAYA KABUPATEN KARAWANG Vera Fauziah Dilla; Merry Wijaya; Ariyati Mandiri; Ari Indra Susanti; Fardila Elba
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.767

Abstract

ABSTRAKPengetahuan remaja tentang seks pranikah masih kurang karena sumber informasi yang didapatkan tidak benar, tepat, dan terpercaya sehingga akan mempengaruhi pemahaman menjadi menyimpang. Pengetahuan remaja yang minim akan berpegaruh terhadap perilaku seksual pranikah. Perilaku seksual pranikah berisiko terjadi kehamilan di luar nikah, aborsi, dan dapat meningkatkan kasus kekerasan dan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang bahaya perilaku seksual pranikah di Desa Kalisari dan Desa Kalijaya Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2018 dengan populasi dua desa sebayak 403 orang. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 remaja putri di Desa Kalisari dan Desa Kalijaya. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Cara pengolahan dan analisis data menggunakan spss versi 15. Hasil penelitian pada kuesioner pengetahuan menunjukkan 47,8% berpengetahuan cukup. Simpulan penelitian ini adalah masih terdapat remaja yang berpengetahuan cukup tentang bahaya perilaku seksual pranikah.Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku Seksual Pranikah, Remaja PutriABSTRACTAdolescent girls' knowledge about premarital sex is still lacking due to the incorrect, inaccurate, and untrustworthy source of information obtained, which affects their understanding to be distorted. Lack of adolescent girls' knowledge will affect the premarital sexual behavior. Premarital sexual behavior presents risks of an extramarital pregnancy, abortion, and can increase cases of violence and divorce. This study aimed to determine the adolescent girls' knowledge about the dangers of premarital sexual behavior in Kalisari and Kalijaya Villages, Karawang District. The research method used was descriptive research with cross-sectional approach and the sampling used purposive sampling technique. This study was conducted in July 2018 with a population of two villages consisting of 403 people. The sample size in this study was 80 adolescent girls in Kalisari and Kalijaya Villages. Instrument of this study used a questionnaire. Furthermore, data processing and analyzing used SPSS version 15. The results of the study from questionnaire on knowledge showed that 47.8% were knowledgeable enough. The conclusion of this study is that there are still adolescent girls who have sufficient knowledge about the dangers of premarital sexual behavior.Keywords: knowledge, premarital sexual behavior, adolescent girls
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PHBS MELALUI PROGRAM GO GREEN didah, didah; Mandiri, Ariyati
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.61884

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Namun, penerapannya di perkotaan masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya edukasi, minimnya fasilitas pemilahan sampah, serta keterbatasan lahan hijau. Tujuan PPM adalah memahami pentingnya PHBS serta mampu mengimplementasikan praktik PHBS untuk kelestarian lingkungan. Tahapan kegiatan nya meliputi Penyuluhan PHBS ramah lingkungan dan konsep daur ulang sampah, Workshop waur ulang dan Pengelolaan sampah rumah tangga, Program HIDROFAM (Hidroponik for Family) serta Go Green Challenge. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan, terlihat dari hasil post-test yang lebih tinggi dibanding pre-test, peningkatan instalasi hidroponik di setiap RW, serta antusiasme masyarakat dalam kampanye digital. Kesimpulan dari kegiatan PPM adalah meningkatkan kesadaran PHBS melalui program Go Green ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, tetapi masih terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas pemilahan sampah dan kurangnya lahan berkebun. Oleh karena itu, keberlanjutan program memerlukan dukungan dari pemerintah setempat dan partisipasi aktif masyarakat untuk menyediakan sarana pendukung, memastikan penerapan PHBS dan konsep Go Green dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kelurahan Drajat, Kota Cirebon.