Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

TEKNIK PENGELOLAAN AIR DALAM PERTANIAN: MENYEIMBANGKAN KONSERVASI DAN KEBUTUHAN IRIGASI Ninasari, Anita; Suleyman, Suleyman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27344

Abstract

Pengelolaan air dalam pertanian adalah permasalahan penting yang memerlukan pendekatan yang holistik dan terpadu untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan irigasi dan konservasi sumber daya air. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi teknik pengelolaan air dalam pertanian dengan fokus pada mencapai keseimbangan tersebut. Temuan utama dari studi ini mencakup berbagai teknik konservasi air seperti pengumpulan air hujan, penggunaan mulsa, dan penerapan teknologi irigasi yang canggih untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air. Selain itu, manajemen air terpadu dan peningkatan kesadaran masyarakat juga diidentifikasi sebagai faktor penting dalam mencapai tujuan keseimbangan antara konservasi dan kebutuhan irigasi. Saran dari penelitian ini meliputi perlunya promosi dan adopsi praktik-praktik pengelolaan air yang berkelanjutan melalui pendekatan edukasi yang lebih luas serta penguatan kebijakan yang mendukung distribusi air yang adil dan kolaborasi lintas-sektoral dalam pengelolaan sumber daya air. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung penelitian ini.
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP POLA PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN GANDUM Ninasari, Anita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim terhadap pola pertumbuhan dan produktivitas tanaman gandum melalui metode studi literatur. Perubahan iklim, terutama peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, dan kejadian cuaca ekstrem, memberikan tekanan signifikan pada produksi gandum. Studi menunjukkan bahwa peningkatan suhu sebesar 1°C dapat mengurangi hasil panen gandum sebesar 6-10%, terutama di daerah tropis dan subtropis. Curah hujan yang tidak teratur menyebabkan periode kekeringan yang memperpanjang stres air pada tanaman, sedangkan curah hujan yang berlebihan dapat menyebabkan genangan air dan meningkatkan risiko penyakit tanaman. Kejadian cuaca ekstrem, seperti gelombang panas dan banjir, juga berdampak merugikan pada tanaman gandum. Untuk mengatasi tantangan ini, pengembangan varietas gandum tahan iklim, teknik pengelolaan air yang efisien, dan praktik pertanian konservasi menjadi sangat penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi teknologi dan praktik pertanian inovatif sangat diperlukan untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim dan menjaga ketahanan pangan global. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menemukan solusi yang lebih efektif dalam menghadapi perubahan iklim di sektor pertanian.
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PENINGKATAN DAN PENURUNAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PANGAN Sulaminingsih, Sulaminingsih; Silamat, Eddy; Ruruh, Alexander; Syaiful, Muhammad; Ninasari, Anita; AR, Muchdir
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31609

Abstract

Perubahan iklim menjadi tantangan serius bagi produktivitas tanaman pangan global. Penelitian ini menginvestigasi dampak perubahan iklim terhadap peningkatan dan penurunan produktivitas tanaman pangan dengan menggunakan metode studi literatur. Analisis dilakukan terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan untuk memahami bagaimana perubahan suhu global, pola curah hujan yang berubah, dan kejadian cuaca ekstrem mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu global dapat menghambat proses fotosintesis dan respirasi tanaman, sementara perubahan pola curah hujan meningkatkan risiko kekeringan atau banjir yang merusak tanaman. Kejadian cuaca ekstrem seperti gelombang panas dan badai dapat mengurangi kualitas dan kuantitas hasil panen. Penyebaran hama dan penyakit tanaman juga dipengaruhi oleh perubahan iklim, memperburuk kondisi pertanian. Meskipun demikian, beberapa daerah dapat mengalami manfaat seperti peningkatan panen akibat musim tanam yang lebih panjang. Strategi adaptasi seperti pengembangan varietas tanaman tahan stres iklim dan penerapan teknologi pertanian yang canggih menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan global di masa depan.
Community Empowerment through Utilization of Rice Husk Waste in Cirebon Regency Rusmayadi, Gusti; Iffah, Nur; Ninasari, Anita; Laksmono, Rendro; Rais, Rinovian; Indriyani, Indriyani
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 4 No. 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v4i2.3012

Abstract

The amount of rice production in Indonesia every year is always increasing. The results of the rice mill produce waste material, namely husks. Along with the increase in rice production, the amount of rice husk waste has also increased. The purpose of this service is to assist the community in utilizing husk waste to make a useful product. The approach used in implementing the KKN program for the people of Jagapura Kulon Village, Gegesik District, Cirebon Regency, is a Participatory Rural Appraisal (PRA) with five stages of design thinking. The dedication results show that the shoe rack and sandals that will be made use eco-friendly materials that use the waste from rice husks. The culture of reuse, reduce and recycle must also be applied to organic waste to reduce the use of new materials or materials. The manufacture of shoe and sandal racks is also expected to reduce the felling of trees used to make conventional shoe racks made of wood. Through RASENDAL products, we can reduce the use of new materials using unused waste.