Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of Inquiry-Based Learning in Enhancing Student Creativity as a Dimension of Deep Learning and Its Impact on Learning Outcomes in Elementary Education Ariyatun; Suriswo; Dewi Apriani
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i2.19439

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of inquiry-based learning in enhancing students’ creativity as a dimension of deep learning and its impact on learning outcomes in elementary education. The research was conducted with sixth-grade students at SDN Wanamulya, Pemalang Regency. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The instruments included a creativity observation checklist and an IPAS learning achievement test. Data were analyzed using descriptive statistics and comparative analysis to examine changes in students’ creativity and learning outcomes before and after the implementation of inquiry-based learning. The findings indicate that students’ creativity improved following the implementation of inquiry-based learning, as reflected in the increase in the mean creativity score from 2.34 in the pretest to 3.54 in the posttest. Improvements were observed across several dimensions, including idea fluency, flexibility in problem-solving, originality, and elaboration. In addition, students’ learning outcomes showed a significant increase, with the class average score rising from 63.40 in the pretest to 82.15 in the posttest. The percentage of students achieving the minimum mastery criterion also increased from 45% to 85%. In conclusion, inquiry-based learning is effective in promoting meaningful learning and supporting deep learning by enhancing students’ creativity and improving learning outcomes in elementary education.
Kesulitan Belajar Perpajakan dan Pengaruhnya terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Rony Yulianto; Dewi Apriani
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v8i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh kesulitan belajar perpajakanterhadap motivasi belajar mahasiswa. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa ProgramStudi Pendidikan Ekonomi, FKIP – Universitas Pancasakti Tegal yang menempuh Mata KuliahHukum Dagang dan Pajak pada semester Genap T.A. 2010/2011, dengan jumlah 108 orang.Sebanyak 32 mahasiswa dilibatkan sebagai subjek penelitian yang diambil dengan teknikSimple Random Sampling.Hasil penelitian ini adalah tidak ada pengaruh yang signifikankesulitan belajar perpajakan terhadap motivasi belajar mahasiswa (βxy =-0,05). Implikasiterapan yang diberikan: para pengajar perlu mengetahui dan memperhatikan kesulitan belajaryang dihadapi peserta didik (mahasiswa) dalam kegiatan pembelajaran, disamping itu paramahasiswa perlu memiliki motivasi belajar yang harus selalu ditingkatkan secaraberkesinambungan dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Sistem Pembelajaran di Sekolah Dasar Kelas Rendah Berbasis Paikem Gembrot Guru SD di Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Dewi Apriani; Dewi Amaliah Nafiati; Neni Hendaryati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.91

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar kelas rendah membutuhkan motivasi yang tinggi. Pendidikandi klas rendah ini innovasi dan kreatifitas sangat di perlukan untuk mewujudkan motivasi,innovasi dan kreatifitas tersebut diperlukan berupa pendampingan pada guru sekolah dasardengan metode pembelajaran PAIKEM GEMBROT. Sistem pembelajaran PAIKEM GEMBROTmerupakan pembelajaran yang menyenangkan dengan media yang sederhana dan mudahdiadakan yaitu dengan media kertas atau semacamnya yang dibentuk dan dipotong sesuaikreasi dan innovasi guru agar dapat menarik bagi siswa, kemudian diberi tulisan yang terdiridari satu kata saja dalam pokok bahasan tertentu kemudian kata tersebut dicari makna,sinonim, antonim dan lain-lain, kemudian dilakukan berpasangan dimana siswa yang satumencari pasangan dengan siswa yang lain dipandu dan atau diawasi oleh guru di klasrendah tersebut, Jadi intinya membantu siswa mempermudah pemahaman materi pokokbahasan atau sub pokok bahasan sehingga siswa dapat memahami pokok bahasan tersebutdan guru dapat mencapai tujuan pembelajaran pada pokok bahasan tersebut
Korelasi Kepemimpinan dan Perilaku Etis Kepala Sekolah dengan Motivasi Kerja dan Kinerja Guru SMP Pius Tegal Dewi Apriani; Mustika Dewi Maria; A Rony Yulianto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v11i2.119

Abstract

This study aimed to determine the relationship of principal leadership with teacher work motivation; Principal ethical behavioral relationship with teacher work motivation; Leadership relationships and principal ethical behavior with teacher work motivation; And the relationship of work motivation with teacher performance. Subjects of this study were 20 teachers. The implications are: 1) Principal is expected to lead and coordinate all activities in school thus results can be felt directly by teachers to improve their work motivation. 2) Principal’s ethical attitudes and actions make teachers feel cared for and respected, thus improving great passion to work. 3) Teacher’s work motivation cannot be used as a indicator to improve teacher’s performance, but work motivation can be directed to improve work productivity in school