Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Motif Kerja Generasi Muda di Bidang Pertanian: Studi Fenomenologi Tentang Motif Kerja di Bidang Pertanian pada Kelompok Pemuda Tani di Kota Batu Hamyana, Hamyana
Mediapsi Vol 3 No 1 (2017): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2017.003.01.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motif individu pemuda tani dalam keterlibatannya terhadap perubahan minat kerja generasi muda pada bidang pertanian. Metode yang dipakai dalam menguraikan rumusan masalah pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Objek yang diteliti adalah pemuda tani yang tergabung dalam kelompok karang taruna petani sayur dan buah di Kota Batu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua motif yang secara umum mendorong atau menghambat generasi muda dalam bekerja pada bidang pertanian yaitu moral–cultural base dan motif rasional-structural base. Berdasarkan motif moral-cultural base, bekerja di bidang pertanian dimaknai bukan sekadar persoalan rasional untung atau rugi, melainkan sebuah panggilan jiwa dan sebuah tanggung jawab moral yang harus diemban oleh mereka. Sedangkan berdasarkan motif rasional–structural base, bekerja di bidang pertanian dipahami sebagai sebuah pilihan di mana pilihan untuk memilih atau tidak memilih bekerja di bidang pertanian didasarkan pada seberapa besar pilihan tersebut memberikan keuntungan-keuntungan baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Penggunaan Berbagai Macam Biopestisida Pada Tindakan Preventif Dan Kuratif Terhadap Ulat Daun (Plutella xylostella) Pada Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa subsp chinensis) Lita Hardyati P; Hamyana Hamyana; Arum Pratiwi
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 18 No. 2 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.576 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i2.426

Abstract

Tanaman sawi pakcoy merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Desa Wonorejo, Lawang. Plutella xylostella adalah salah satu hama utama tanaman ini. Larva merusak tanaman saat umur 2 minggu sampai 4 minggu, dengan memakan permukaan bawah daun tanaman sampai pada kerusakan berat sehingga tanaman tidak dapat tumbuh optimal ataupun dijual penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai biopestisida pada tindakan preventif dan kuratif terhadap P.xylostella telah dilakukan dari bulan april samapi juni 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah berbagai bipestisida P1= umbi gadung, P2= daun mimba, P3= daun pepaya, P4= daun sirsak. Faktor kedua adalah sisem tindakan T1= tindakan preventif dan T2= tindakan kuratif. Masing-masing dengan 5 kali ulangan. Parameter pada tindakan preventif adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah daun terserang , kemunculan hama, bobot basah per perlakuan dan bobot basah per satuan tanaman. Parameter pada tindakan kuratif adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah daun rusak, perkembangan hama, bobot basah per perlakuan dan bobot basah per satuan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pestisida nabati umbi gadung dengan dosis optimum 15ml/liter berpengaruh terhadap kemunculan ulat daun pada tindakan preventif dan perkembangan hama pada tindakan kuratif. Dari masing-masing sistem tindakan berpengaruh terhadap produksi tanaman sawi pakcoy. Penggunaan pestisida nabati umbi gadung dosis optimum 15ml/liter pada tindakan preventif memberikan pengaruh terbaik. Kata kunci— Biopestisida, Kuratif, Pakcoy, Plutella xylostella, Preventif
Pengaruh Peran Penyuluh dan Persepsi Petani Terhadap Partisipasi Pada Program Sekolah Lapang Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian (SL-PITP) Dwi Putri Lestari; Rika Despita; Hamyana
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i1.1983

Abstract

Tantangan global seperti pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, konflik, dan pandemi telah memperburuk kerentanan pangan, hal ini membuat negara-negara berkembang menjadikan swasembada beras dan kebijakan beras murah sebagai salah satu tujuan kebijakan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh peran penyuluh dan persepsi petani terhadap partisipasi pada program sekolah lapang uji pemupukan. Penentuan lokasi penyuluhan secara purposive atau sengaja dan sampel yang digunakan dalam kajian adalah sampel jenuh (sensus), dimana seluruh populasi sebanyak 50 peserta dijadikan sampel. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dimana data dianalisis menggunakan analsisis regresi linier berganda. Variabel yang digunakan terdiri dari variabel tetap partisipasi (Y), variabel bebas berupa peran penyuluh pertanian (X1) dan persepsi petani (X2). Teknik analisis yang digunakan berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian berpengaruh signifikan, sedangkan persepsi petani tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani.