Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI MENYUSUN KERANGKA PENELITIAN TINDAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MGBK SMP/MTs KABUPATEN PEKALONGAN Sukoco Kasidjan Wirjosoehardjo; Hanung Sudibyo; Muhammad Arif Budiman
Bagimu Negeri Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v1i1.307

Abstract

Guidance and counseling teachers need training on the preparation of action research guidance and counseling. Is the guidance and counseling teacher is able to frame the action research guidance and counseling? Methods include seminars and training developed the framework for action research guidance and counseling. The result of the process of obtaining training 32 participants who understands and is able to frame the action research guidance and counseling, while six participants have not been able to frame the action research guidance and counseling correctly.Keywords : Action Research; Competence; Guidance and Counseling
ANALISIS KONSELING KELUARGA DI PUSAT PELAYANAN TERPADU DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2&KB) KABUPATEN TEGAL Nanda Sakhi Dewantara; Mulyani Mulyani; Muhammad Arif Budiman Sucipto
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2023
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v1i2.31

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan konseling keluarga dan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan konseling keluarga dalam menangani kasus permasalahan keluarga Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP2KB. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan Metode analisis yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dengan cara menelaah data, mereduksi data, dan menafsirkan data, Seperti yang dikemukakan oleh Sugiyono (2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Penggunaan konseling keluarga di DP3AP2&KB Kabupaten Tegal belum maksimal karena tidak adanya Sumber Daya Manusia yakni konselor. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kurang optimalnya pelaksanaan konseling keluarga di DP3AP2&KB Kabupaten Tegal yaitu tidak adanya sumber daya manusia (SDM) yakni konselor di Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP2&KB Kabupaten Tegal sehingga dalam menjalankan proses konseling keluarga Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP&KB Kabupaten Tegal bekerja sama dengan psikolog RSUD Soesilo Kabupaten Tegal dan RSUD Kardinah Kota Tegal dan pelaksanaan konseling keluarga dalam menangani permasalahan keluarga di Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP2&KB Kabupaten Tegal dalam menangani kasus ada 5 tahapan, yaitu: Asesmen awal, identifikasi masalah, menentukan intervensi, monitoring & evaluasi, dan terminasi.
Digital Literacy and Career Guidance: A Study on University Students in Indonesia Muhammad Arif Budiman Sucipto
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 05 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i05.938

Abstract

In the contemporary landscape of higher education, digital literacy has emerged as a crucial skill set for students, particularly in the realm of career guidance and professional development. This quantitative study aims to explore the relationship between digital literacy and career guidance among university students in Indonesia. By employing a survey methodology, data will be collected from a sample of 300 university students representing various disciplines and academic levels. Statistical analysis, including Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS), will be conducted to examine the extent to which digital literacy influences career guidance practices and career-related outcomes. The findings of this study are expected to contribute to our understanding of the role of digital literacy in shaping career trajectories and inform educational policies and interventions aimed at enhancing students' digital competencies for successful career development.
Efektifitas Konseling Individu Pendekatan Cognitive Behavior Therapy untuk Mengurangi Depresi pada Peserta Didik Kelas X di Pondok Pesantren Maulina, Vina; Sucipto, Muhammad Arif Budiman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 6 (2024): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i6.7458

Abstract

Depresi pada siswa menjadi masalah yang serius karena dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, seperti kontrol emosi, pola tidur, dan semangat hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat depresi pada siswa Pondok Pesantren Al-Musyafa' melalui penerapan layanan konseling individu dengan pendekatan cognitive behavior therapy. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan teknik purposive sampling untuk memilih 5 siswa kelas X sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi, siswa menunjukkan tingkat depresi yang sangat tinggi. Namun, setelah diberikan layanan konseling dengan pendekatan cognitive behavior therapy, terdapat penurunan signifikan dalam skor depresi, yang menandakan efektivitas metode ini. Peningkatan signifikan juga terlihat dalam aspek emosi dan motivasi siswa, yang berdampak positif pada kehidupan sekolah mereka. Selain itu, faktor lingkungan juga ditemukan berpengaruh terhadap tingkat depresi siswa. Kesimpulannya, penerapan konseling individu dengan pendekatan cognitive behavior therapy secara signifikan mampu mengurangi depresi dan meningkatkan kesejahteraan mental siswa di Pondok Pesantren Al-Musyafa'
Pemodelan Regresi Logistik Ordinal Pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Di Jawa Timur Tahun 2020 Budiman, Muhammad Arif; Cahyani, Nita
Jurnal Statistika dan Komputasi Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Statistika dan Komputasi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/statkom.v1i2.1169

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah terus menerus melakukan pembangunan di segala aspek yaitu aspek pendidikan, kesehatan, dan kehidupan yang layak. Untuk mengukur keberhasilan pembangunan, salah satunya digunakan indikator yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Untuk menganalisis IPM, perlu digunakan pemodelan statistik yang bisa memberikan analisis faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi IPM. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi IPM di Jawa Timur pada tahun 2020 dengan pemodelan Regresi Logistik Ordinal. Metode: Digunakan  metode penelitian kuantitatif dengan menngunakan metode Regresi logistik dengan menggunakan bantuan software SPSS. Data yang digunakan berasal dari BPS provinsi Jawa Timur berupa data IPM yang berskala ordinal. Faktor-faktor berpengaruh yang diamati yaitu Jumlah Tenaga Pendidik, Jumlah Tenaga Kesehatan, Persentase Rumah Tangga yang Mempunyai Fasilitas Buang Air Besar, Laju Pertumbuhan Penduduk, PDRB per Kapita, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja yang berskala rasio. Hasil: Diperoleh nilai ketepatan klasifikasi relatif pada pemodelan IPM di Jawa Timur dengan model Regresi Logistik Ordinal sebesar 76,3%. Diperoleh faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi IPM di Jawa Timur pada tahun 2020 adalah Persentase Rumah Tangga yang Mempunyai Fasilitas Buang Air Besar dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja. Kesimpulan: Persentase Rumah Tangga yang Mempunyai Fasilitas Buang Air Besar dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur tahun 2020. Model regresi logistil ordinal juga memiliki keakuratan yang baik dalam klasifikasi IPM.  
Penerapan Metode EUCS dan SMARTPLS Terhadap Pengukuran Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Zalora Budiman, Muhammad Arif; Sanjaya, M. Rudi; Endang Lestari Ruskan; Indah Dwi Rosa
METIK JURNAL (AKREDITASI SINTA 3) Vol. 9 No. 1 (2025): METIK Jurnal
Publisher : LPPM Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/metik.v9i1.1044

Abstract

Zalora is an E-Commerce aplplication founded on 2012 in Singapore and now operates in various countries, including Indonesia. Although widely known, this application still has a number of complaints from users such as product incompatibility, delays in process updates, and less than optimal application performance. This study aims to evaluate user satisfaction with the Zalora application using the EUCS method, which includes five variables, namely Content, Accuracy, Format, Ease of Use, and Timeliness. This study provides benefits for application, with the subjects being student college members of the Faculty of Computer Science at Sriwijaya University. This study employs a quantitative approach, utilizing data collection through questionnaires and analysis with SmartPLS software. As a result, the five EUCS method variables positively impact user satisfaction, particularly the Content, Accuracy, Ease of Use and Timeliness variables.
Magnetic Modelling to Predict Volume of Basin as A Preliminary Study in North Cirebon Bahri, Fuad Aulia; Budiman, Muhammad Arif
Jurnal Geosaintek Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode eksplorasi hidrokarbon adalah metode magnetik. Metode magnetik berguna untuk mengetahui nilai anomaly magnetik batuan di bawah permukaan. Nilai magnetik yang digunakan adalah nilai magnetik yang disertai dengan nilai IGRF sehingga memiliki nilai anomaly magnetik yang dihasilkan oleh cekungan. Nilai anomaly magnetik rendah mengindikasikan terdapatnya cekungan dengan kisaran nilai 44.800 nt – 44.400 nt. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa suatu cekungan serta mampu memprediksi besar volume basin berdasarkan peta anomaly magnetik. Metode penelitian ini dengan cara melakukan slicing 8 line pada peta anomaly magnetik sintetik yang diindikasikan sebagai cekungan. Hasil slicing diolah secara forward modelling pada software MAG2DC. Didapatkan nilai parameter berupa nilai bearing, pusat bodi, lebar maksimum, kedalaman, serta nilai susceptibilitas cekungan (-0,02). Lakukan semua pekerjaan hingga semua line. Data data yang didapat kemudian di integrasikan dalam Software AutoMAX3D / AutoCad3D. Kemudian dilakukan analisis cross section dari setiap line. Didapatkan bentuk cekungan secara 3D yang memiliki volume sebesar 0.146 triliar meter kubik.
LEVEL OF PHUBBING BEHAVIOR IN CLASS IX STUDENTS OF SMP BHAKTI PRAJA PANGKAH Muhammad Arif Budiman Sucipto; Rizka Nur Maulida
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phubbing is the behavior of deliberately ignoring the people around us to use or focus on the use of smartphones or other electronic devices. This study aims to determine the extent of students' phubbing behavior and provide suggestions for guidance and counseling service topics. The research method used is descriptive quantitative. The population in this study were students of class IX SMP Bhakti Praja Pangkah and the research sample involved the entire population with a total of 21 students with simple random sampling technique. Data collection techniques using questionnaires, observation and documentation. Data analysis techniques using percentage categorization techniques. The results showed that 15 students had phubbing behavior in the high category and 6 students had phubbing behavior in the medium category. There are 4 aspects of phubbing, namely aspects of nomophobia by 20.19%, interpersonal conflict by 47.76%, self isolation by 21.76% and problem acknowledge 23.05%. Meanwhile, in the statement item, the highest result of the 40 statement items is item number 7 with the statement “I am worried that if I don't open my cellphone I will miss important things”, obtaining an average result of 4.57%. The second order is item number 11 with an average result of 4.43%, namely the statement “People say that I use my cellphone too much”. Finally, in the statement “I feel anxious if I am away from my cellphone, item number 1 with an average result of 4.33%. Conclusion phubbing is a significant problem among adolescents in the school. Phubbing can be explained as a habit of ignoring people around by focusing attention on electronic devices, especially smart phones. The high level of phubbing behavior requires the right service as a prevention effort, the right service is through classical guidance services.
Pelatihan Kewirausahaan Sebagai Upaya Literasi Kemandirian Disabilitas Tegal Bahari Muhammad Arif Budiman Sucipto; Azzah Putri Oktafiani; Melia Erba Robani; Muspiroh; Salma Sholihati; Sinta Nistiana; Rizki Ismayana; Tri Yunita; Tri Winda Handayani; Witdya Amanah Krismonia
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 : Mei (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disability is a condition where a person has limitations in carrying out daily activities due to physical, mental, intellectual or sensory barriers which give rise to negative stigma from society, such as the opinion that people with disabilities are not worthy of receiving a normal education, let alone working like people in general. Society considers that people with disabilities are the same as sick people who need special treatment and must be cared for with full attention. The aim of this training is an effort to support independent literacy aimed at people with disabilities in Tegal Bahari. The method for implementing this community service program is carried out by providing training and entrepreneurial assistance through several programs such as: training in making shibori batik, hydroponics, spinach sticks, making vlogs and bazaar activities. The results of this entrepreneurship training program include developing skills, increasing creativity, increasing self-confidence in social relationships, developing an entrepreneurial spirit and independence in people with maritime disabilities. The conclusion from this community service is that entrepreneurship training can be an effort to develop independence literacy for maritime disabilities.
Literasi Entrepreneurship Untuk Meningkatkan Kemandirian Di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Karanganyar Muhammad Arif Budiman Sucipto; Adzani Fajar Pradana; Aulia Isna Farida; Ayu Nur Rizkiyatul Latifah; Edi Kurniawan; Eka Rizqi Nabila; Ely Fauziyah; Hari Agus Castoro; Moch. Ikhfan Fadlilah; Nesa Dwi Gita Safila; Puji Astuti; Vivi Triyani; Witno Hadi Nurkholis; Moh. Shaefur Rokhman
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 : Agustus (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An orphanage is a social welfare institution that is responsible for providing substitute services to fulfill the physical, mental and social needs of foster children so that they receive ample and adequate opportunities for personality development in accordance with expectations. Children who live in orphanages are often looked down upon and receive little social support from the community. In these conditions, orphanage children need to be directed and given motivation to become more independent and developed individuals. The aim of this training is to foster entrepreneurial literacy to increase self-reliance among the foster children of the Putri Aisyiyah Karanganyar Orphanage. The method of implementing this leadership project is by providing entrepreneurship training and direct mentoring through several programs, namely training in making mugs, hijabs, ecoprint delivery boxes, training product marketing through the “SPA Karanganyar” marketplace, assessment and career planning group guidance services. The results of the entrepreneurship training program include increasing creativity, improving skills, developing knowledge about career planning, developing an entrepreneurial spirit and independence in the foster children of the Putri Aisyiyah Karanganyar Orphanage. The conclusion from the implementation of this leadership project is that entrepreneurship literacy is an effort to increase independence in the foster children of the Putri Aisyiyah Karanganyar Orphanage.