Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASAWISMA DALAM PEMANFAATAN DAUN KOKANG (Lepisanthes amona (HASSK) LEENH.) SEBAGAI PRODUK KECANTIKAN Rohmah, Miftakhur; Andriyani, Yulian; Widuri, Nike
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2107

Abstract

This community service program aimed to empower the Dasawisma group in Kota Bangun I Village through the utilization of kokang leaves (Lepisanthes amoena) as raw material for beauty products. The training was conducted in several stages, including the identification of the bioactive potential of kokang leaves, drying techniques using a dehydrator, rice fermentation for cold powder production, packaging, and product labeling. The results showed a significant increase in participants' understanding and skills in processing kokang leaves into value-added products. The products were successfully marketed through local exhibitions and competitions. In addition, continuous assistance through the WhatsApp group ensured the sustainability of the production. This program is expected to improve the local economy by optimally utilizing the village's natural resources.
Sekolah Lapang Masyarakat: Pengolahan Produk berbasis hasil perairan pada masyarakat pesisir di Kawasan Delta Mahakam dan IKN Nusantara Banin, Maghfirotin Marta; Rachmawati, Maulida; Palupi, Nurul Puspita; Utoro, Panggulu Ahmad Ramadhani; Andriyani, Yulian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3642

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan ekosistem mangrove. Namun, pemanfaatan hasil perikanan di Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara masih menghadapi tantangan, terutama pada aspek pascapanen, diversifikasi produk, dan keberlanjutan ekosistem. Pengabdian masyarakat melalui program sekolah lapang dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM, dalam pengolahan hasil perikanan dan pemanfaatan buah mangrove jenis pidada. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan Participatory Action Research (PAR), dengan praktik pengolahan produk seperti abon ikan, bakso ikan, dan sambal bajak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta antusiasme tinggi dalam diskusi dan praktik tertama dalam penyelesaian resep parktik olahan yang mencapai 100%. Meskipun masih terdapat kekurangan karena kesalahan teknis dalam proses memasak. Program ini juga memberikan wawasan penting tentang desain kemasan produk, keamanan pangan, dan keberlanjutan sumber daya. Dukungan dari akademisi dan pemerintah setempat memperkuat dampak kegiatan ini. Kesimpulannya, kegiatan sekolah lapang berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat pesisir, memberikan nilai tambah ekonomi, serta mendukung konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Namun perlu peningkatan pada legalitas produk, manajemen keuangan, serta inovasi rasa dan kemasan.
Penerapan CPPB-IRT dan sistem jaminan produk halal sebagai upaya peningkatan mutu dan kehalalan produk UMKM Putri, Annisa Ananda; Rohmah, Miftakhur; Emmawati, Aswita; Andriyani, Yulian; Rahmadi, Anton
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19633

Abstract

Keamanan pangan merupakan hal penting dalam suatu produk agar tidak membahayakan kesehatan konsumen. Salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan mutu dan kehalalan produk yaitu dengan menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga dan Sistem Jaminan Produk Halal. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu UMKM Amplang Belida Gina dalam memenuhi syarat izin edar P-IRT dan Sertifikat Halal dengan menggunakan metode: (1) observasi dan wawancara; (2) identifikasi gap pemenuhan aspek CPPB-IRT dan Sistem Jaminan Produk Halal; (3) pendampingan  penerapan CPPB-IRT dan SJPH; (4) penyiapan dokumen persyaratan dan proses pendaftaran SPP-IRT dan Sertifikat Halal kategori self declare. Hasil pendampingan  UMKM telah melakukan implementasi CPPB-IRT dan SJPH sehingga telah mendapatkan sertifikat P-IRT sebagai izin edar dan Sertifikat Halal sebagai pengakuan kehalalan produk. Tindak lanjut yang dapat dilakukan yaitu melalui monitoring dan evaluasi sebagai penilaian akhir dari proses pendampingan agar pelaku usaha melakukan implementasi secara konsisten dari kegiatan yang telah dilaksanakan sehingga jika ditemukan ketidaksesuaian maka pelaku usaha harus melakukan tindakan perbaikan kembali.