Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Socialization of Charcoal Briquette Making and Application of Briquette Mixing and Printing Machines at Suwarno MSMEs, Kediri, East Java: SOSIALISASI PEMBUATAN BRIKET ARANG SERTA PENGAPLIKASIAN MESIN PENGADUK DAN PENCETAK BRIKET PADA UMKM SUWARNO KEDIRI JAWA TIMUR ZULFA KHALIDA; Hadi Rahmad; Eti Cahyanti; Wiwik Mukholafatul; Rima Zidni K.N; Very Verdiansyah; Mosa Inam; Leontri Ariwidiansyah; Dyno Arga
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 4 (2026): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i4.6563

Abstract

Purpose: this community service is aimed to increase charcoal production by converting unused charcoal fragments into briquettes and also training how to use and maintain the briquette machine, how to make attractive product packaging and how to market product on social media. Research Methodology: This community service includes three stages, those are the socialization of making briquettes by using briquette machine, socialization of machine maintenance and socialization of packaging and marketing product. Results: Based on the results of testing the briquette machine, machine works on good performance and the efficiency increases up to 20% of the initial planned capacity. The results showed an increasing of turnover around 50-100 kg (20-40%) each day. Conclusion: Based on the evaluation results, there is an increasing production capacity and the products can be packaged properly. Limitation: The process of breaking down the charcoal into smaller granules for subsequent processing still requires a manual crusher, which takes longer to make briquettes. Contribution: This briquette machine can provide solution for making briquettes more efficiently. Furthermore, this briquette machine can also be used for larger briquette production by adjusting the machine capacity.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA SUMBER SIRAH DENGAN PEMBUATAN SPOT FOTO PADA BUMDES KERKEP MANDIRI Ahmad Dony Mutiara Bahtiar; Fitria Nur Hamidah; Saiful Arif; Ahmad Dzulfikri Halimi; Moch. Wisnu Arif Sektiono; Zulfa Khalida
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/736czp80

Abstract

Sektor pariwisata memegang peranan krusial dalam menggerakkan perekonomian perdesaan. BUMDES Kerkep Mandiri selaku pengelola Wisata Air Sumber Sirah di Kabupaten Kediri menghadapi kendala penurunan jumlah pengunjung sebesar 25% pada tahun 2024 akibat ketatnya persaingan pariwisata alam dan minimnya diferensiasi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi diversifikasi produk dan pemasaran pariwisata melalui optimalisasi lahan pasif menjadi wahana spot foto sebagai instrumen promosi visual. Metode pelaksanaan kegiatan menerapkan pendekatan pemberdayaan partisipatif (Participatory Community Development) yang terdiri dari tiga tahapan sistematis: persiapan melalui Focus Group Discussion (FGD), pelaksanaan pembangunan infrastruktur komplementer berbasis transfer teknologi, serta evaluasi dampak (before-after analysis). Hasil intervensi menunjukkan keberhasilan pengadaan wahana spot foto terintegrasi yang berfungsi ganda sebagai fasilitas rekreasi dan pemicu promosi digital. Secara kuantitatif, evaluasi komparatif mencatat dampak positif berupa lonjakan volume kunjungan wisatawan rata-rata sebesar 81,43%, yaitu dari rata-rata 350 pengunjung menjadi 635 pengunjung per bulan. Selain itu, tingkat kepuasan pengelola BUMDES (skor 4,75 dari 5,00) dan kepuasan pengunjung (skor 4,47 dari 5,00) membuktikan efektivitas program secara menyeluruh. Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa strategi inovasi fasilitas visual ramah lingkungan mampu memicu promosi organik secara masif dan meningkatkan keberdayaan ekonomi kelembagaan desa.   Abstract  The tourism sector plays a crucial role in driving rural economies. BUMDES Kerkep Mandiri, as the manager of Sumber Sirah Water Tourism in Kediri Regency, faced a 25% decline in visitor numbers in 2024 due to intense competition in nature-based tourism and a lack of product differentiation. This community service activity aims to implement product diversification and tourism marketing strategies by optimizing passive land into a photo spot destination that serves as a visual promotion instrument. The method applied a participatory community development approach consisting of three systematic stages: preparation through Focus Group Discussions (FGD), implementation of complementary infrastructure construction based on technology transfer, and impact evaluation (before-after analysis). The intervention results demonstrated the successful provision of an integrated photo spot that serves a dual purpose as a recreational facility and a digital promotion trigger. Quantitatively, the comparative evaluation recorded a positive impact with an 81.43% surge in tourist volume, increasing from an average of 350 to 635 visitors per month. Furthermore, high satisfaction index scores from both the BUMDES management (4.75 out of 5.00) and visitors (4.47 out of 5.00) confirm the comprehensive effectiveness of the program. The implication of this activity underscores that eco-friendly visual facility innovation strategies can effectively trigger massive organic promotion and enhance the economic empowerment of village institutions.  
Penerapan Aplikasi Kasir Sederhana Berbasis Visual Basic V6 pada UMKM Tembakau Mili Mukti Kota Kediri: Implementation of a Simple Cashier Application Based on Visual Basic V6 at the Mili Mukti Tobacco MSME in Kediri City Eti Putranti; Hadi Rahmad; Elmi Rakhma Aalin; Zulfa Khalida; Ahmad Saifi Athoillah
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 10 No. 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v10i1.7669

Abstract

UMKM Tembakau Mili Mukti merupakan salah satu UMKM yang bergerak di bidang perdagangan jual beli tembakau linting yang belum melakukan pencatatan transaksi secara terkomputerisasi sehingga menyebabkan ketertinggalan teknologi dalam mengelola usaha yang dijalankan. UMKM Tembakau Mili Mukti tidak menyadari manfaat dari penggunaan teknologi, yaitu meningkatkan efisiensi operasional kegiatan usaha. Aplikasi kasir sederhana Visual Basic 6 dapat membantu memperlancar kegiatan operasional terutama transaksi penjualan. Adapun tujuan pendampingan penerapan aplikasi kasir sederhana untuk memberikan kemudahan pada mitra untuk menginput data transaksi penjualan dan mempermudah dalam menyusun laporan keuangan sederhana, sehingga data penjualan dan nilai laba yang dihasilkan lebih akurat. Pendampingan ini dimulai dari awal, koordinasi tim, koordinasi tim dan mitra, pendampingan aplikasi secara berkelanjutan selama tiga bulan. Mitra mendapatkan manfaat dari pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, kemudahan dalam menggunakan aplikasi menjadikan mitra lebih mudah dalam mengkontrol usaha yang dijalankan. Omzet penjualan dapat terlihat lebih akurat dan laba yang dihasilkan sesuai dengan harapan mitra, terlihat dari kenaikan omzet dari bulan bulan Juni ke September sebesar 142,5%. Mitra dapat lebih mudah dalam melakukan penyusunan laporan keuangan sederhana terutama untuk laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan posisi keuangan, dengan hasil evaluasi yang menunjukkan sebesar 75% peserta menyatakan mudah dalam menggunakan aplikasi dan 83% peserta menyatakan puas selama mendapatkan pendampingan.